pelajaran dari kijang "jangan banyak lihat ke belakang"

Kecepatan lari seekor kijang itu sekitar 90 km/jam. Sedangkan kecepatan lari seekor singa itu sekitar 58 km/jam. Meskipun demikian,  seekor kijang dapat mudah diterkam oleh singa.

Apakah kamu tahu kenapa?

Karena kijang itu ketika lari dari singa ia merasa yaqin bahwa singa pasti dapat menerkam dirinya dan karena dia merasa lemah dibandingkan singa. Maka rasa takutnya itu menjadikan dia lbh sering menoleh ke belakang utk memperhitungkan jarak. Tolah-tolehnya ini mengurangi kecepatan larinya sehingga ia dengan mudah diterkam.

Kalau saja kijang tahu bahwa ia memiliki nilai lebih dalam kecepatan larinya niscaya dia akan selamat.

Maka berapa banyak  waktu yang sudah kita habiskan untuk menengok masa lalu hingga masa lalu itu menerkam kita dengan segala kesusahan dan kepayahan padanya serta berapa banyak rasa takut gagal menjadikan kita terjebak dn mnjd mangsa bg kenyataan hidup dan berapa banyak trauma diri menjadikan kita merasa tidak yakin bahwa kita mampu selamat dan merealisasikan tujuan kita serta rasa takut itu membunuh kita dari dalam.

reshare from whatsapp
-----------------------------------------------------------
dibutuhkan donasi perpanjang sewa domain, salurkan ke 3343-01-023572-53-6 (rek bri simpedes) atas nama Atri Yuanda. konfirmasi via whatsapp ke 085362377198. donasi masuk masih nol.semoga menjadi amal jariah

1 orang mendapat hidayah lebih baik dari pada dunia dan isinya, yuk share
kunjungan anda kembali = penyemangat untuk update artikel selalu

pelajaran dari kijang "jangan banyak lihat ke belakang"
-->