ustadz abu aisyah lc: ADAB WUDHU, HEMAT MENGGUNAKAN AIR

Ketahuilah Semoga Allah merahmati kita; Hendaklah kita tidak berlebihan dalam menggunakan air saat berwudu'.(1)

Takaran Air Wudhu' Rasulullah

Shahabat Anas -radhiyallahu 'anhu- berkata:

كان النبي صلى الله عليه وسلم يتوضأ بالمد ويغتسل بالصاع إلى خمسة أمداد
"Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam berwudhu dengan 1 mud dan mandi dengan 1 sha' hingga 5 mud." [H.R Bukhariy dan Muslim](2)

1 sha' = 4 mud, dan 1mud kurang lebih setengah liter.(3)
ADAB WUDHU, HEMAT MENGGUNAKAN AIR

Imam asy-Syaukaniy -rahimahullah - berkata:

والحديث يدل على كراهة الإسراف في الماء للغسل والوضوء واستحباب الاقتصاد
"Hadits ini dalil tentang makruhnya pemborosan air saat mandi dan wudhu', serta anjuran untuk berhemat."(4)

Imam An-Nawawiy -rahimahullah - berkata:

أجمع العلماء على النهي عن الإسراف في الماء ولو كان على شاطئ البحر, وقال بعض أصحابنا الإسراف حرام
"Para ulama berijma' tentang larangan terhadap pemborosan air -dalam berwudhu'- meskipun dia berada ditepi laut، sebagian dari kami -syafi'iyah- mengatakan pemborosan tersebut hukumnya haram."(5)

Dikatakan: Bahwa pemborosan air dalam berwudhu yang melebihi kebutuhan syar'i hukumnya adalah makruh, jika air itu mubah atau milik sendiri.

Namun jika air itu adalah air wakaf untuk wudhu seperti yang tersedia dimasjid-masjid, maka pemborosan terhadapnya hukumnya adalah haram.(6)

Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda:

أن رسول الله صلى الله عليه وسلم مر بسعد وهو يتوضأ، فقال: ما هذا السرف؟
Sungguh Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam melewati Saad -bin Abi Waqas- yang sedang berwudhu', Maka beliau berkata: "Pemborosan apa ini?"

فقال: أفي الوضوء إسراف؟
Beliau berkata: "apakah ada pemborosan didalam wudhu'?"

قال: نعم ولو كنت على نهر جار
Beliau berkata: betul, meskipun engkau berada disungai yang mengalir" (H.R Ibnu Majah, didhaifkan oleh Syaikh Albani).(7)

Larangan ini diperkuat oleh keumuman firman Allah:

ولا تسرفوا إنه لا يحب المسرفين
"Dan janganlah kalian berlebih-lebihan, sesungguhnya Dia tidak cinta kepada orang-orang yang berlebih-lebihan" (al-An'am:141, al-A'raf: 31)

Imam ath-Thabariy rahimahullah _berpendapat bahwa larangan israf ayat diatas mencakup segala bentuk israf atau hal yang berlebih-lebihan. (8)

Allahu a'lam

Ust. Abu Aisyah Imron Rosyid, Lc.
repost by: mahad al-anshor

footnote_
1. Al-Majmu syarhu al-Muhadzdzab, al-Imam an-Nawawiy, hal. 259, Juz I, Penerbit Dar Alam al-Kutub, Riyadh-KSA, Cet. II 2006 M.
2. - Shahih al-Bukhariy no. 201, kitab al-wudhu, bab al-wudhu' bil mud, hal. 59, Penerbit Maktabah al-Iman, Kairo-Mesir, Cet 2003 M.
- Shahih Muslim no.325, kitab haid, bab takaran air yang dianjurkan untuk wudhu dan mandi, hal. 149, Penerbit Dar Ibnu Hazm, Beirut-Libanon, Cet. 2010 M.
3. Shahih fiqih sunnah, abu Malik Kamal bin As-Sayyid Salim, hal. 126, Juz I, Penerbit Dar al-Maktabah at-Taufiqiyyah, Mesir.
4. Nailu al-Autar, asy-Syaukaniy, bab takaran air wudhu dan mandi, hal. 353, Juz I, Penerbit Dar al-Wafa', Cet. III 2005 M.
5. Syarah Shahih Muslim, Imam An-Nawawiy, hal.241, Juz II, Penerbit Dar al-Hadits, Kairo-Mesir, Cet. IV 2001 M.
6. Al-Fiqhu al-Islamiy wa adillatuhu, Syaikh Prof. DR. Wahbah az-Zuhailiy, hal. 356, Juz I, Penerbit Dar al-Fikri Dimaskus, Cet. 2008 M.
7. Sunan Ibnu Majah, Muhammad bin Yazid al-Qazwainiy, no. 425, bab ma ja'a fi al-qasdu fi al-wudhu wa karahiyah at-taaddiy fihi, hal.90, Penerbit Maktabah al-Maarif, Riyadh-KSA, Cet. II 2008 M.
8. Jami' al-Bayan an ta'wil ayi Al-Qur'an, ath-Thabariy, hal. 190, Juz 5, Penerbit Dar al-Hadits, Kairo-Mesir, Cet. 2010 M.
-----------------------------------------------------------
dibutuhkan donasi perpanjang sewa domain, salurkan ke 3343-01-023572-53-6 (rek bri simpedes) atas nama Atri Yuanda. konfirmasi via whatsapp ke 085362377198. donasi masuk masih nol.semoga menjadi amal jariah

1 orang mendapat hidayah lebih baik dari pada dunia dan isinya, yuk share
kunjungan anda kembali = penyemangat untuk update artikel selalu

ustadz abu aisyah lc: ADAB WUDHU, HEMAT MENGGUNAKAN AIR
-->