Ustadz Abu Ubaidah: adakah Ritual khusus di Akhir Tahun ?

Detik-detik pergantian tahun adalah saat-saat yang sangat bersejarah dalam lembaran umat manusia, sehingga menjadikan sebagian orang membuat ritual-ritual dan amalan yang keabsahan dalilnya dipertanyakan.

Diantara hadits yg dijadikan sandaran adalah:

*مَنْ صَامَ آخِرَ يَوْمٍ مِنْ ذِي الْحِجَّةِ، وَأَوَّلِ يَوْمٍ مِنَ الْمُحَرَّمِ، فَقَدْ خَتَمَ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ بِصَوْمٍ وَافْتَتَحَ السَّنَةَ الْمُسْتَقْبَلَةَ بِصَوْمٍ، جَعَلَ اللَّهُ لَهُ كَفَّارَةً خَمْسِيْنَ سَنَةً*
“Barang siapa berpuasa akhir hari bulan Dzulhijjah dan awal Muharram, maka dia telah menutup tahun lalunya dengan puasa dan membuka tahun barunya dengan puasa, Allah menjadikan baginya kaffarah lima puluh tahun.”
Ustadz Abu Ubaidah: adakah Ritual khusus di Akhir Tahun ?

*MAUDHU’* (Palsu). Dibawakan Ibnul Jauzi dalam al-Maudhū’āt 2/566 dengan sanadnya sampai kepada Ibnu Abbas, lalu katanya, _“Al-Harawi adalah al-Juwaibari dan Wahb, *keduanya adalah pendusta dan pemalsu hadits*.”Dan disetujui As-Suyuthi, Ibnu Arraq, dan Asy-Syaukani.

Dengan demikian, maka pengkhususan akhir tahun dan awal tahun dengan puasa termasuk kebid’ahan dalam agama.

Demikian juga ritual-ritual serupa yang tidak ada dalilnya, seperti do’a awal dan akhir tahun.

Syaikh Bakr bin Abdillah Abu Zaid berkata dlm kitab Tashihu Dua “Tidak ada dalam syari’at ini sedikit pun do’a atau dzikir untuk awal tahun.

Manusia zaman sekarang banyak membuat bid’ah berupa do’a, dzikir, demikian pula puasa awal tahun baru, menghidupkan malam pertama bulan Muharram dengan shalat, dzikir atau do’a, puasa akhir tahun, dan sebagainya yang semua ini tidak ada dalilnya sama sekali!!”.

Sumber : CHANNEL LENTERA DAKWAH, Channel Telegram Ustadz Abu Ubaidah Yusuf As-Sidawi hafidzohulloh
1 orang mendapat hidayah lebih baik dari pada dunia dan isinya, yuk share
kunjungan anda kembali = penyemangat untuk update artikel selalu
broadcast whatsapp dakwahpost

Ustadz Abu Ubaidah: adakah Ritual khusus di Akhir Tahun ?
-->