untuk demo pemimpin kafir, pastikan point no 4 ini terlealisasikan

1. Perbanyak doa kepada Allah ta'ala karna kita hidup di zaman fitnah. Semoga kita memang benar2 kembalikan semua ini kepada Allah. Kita giatkan belajar kitab2 para ulama di masjid2 bukan mencukupkan di medsos. Mohon maaf ana harus sampaikan, kebanyakan di antara tukang debat banyak refrensinya dari copas, tidak mau sabar duduk di majlis ilmu. Klu sudah seperti ini baru banyak kita yg sadar pentingnya duduk di majlis ilmu.
demo pemimpin kafir

2. Unjuk rasa kepada penguasa terbagi 3 :
- Penguasa muslim yg taat
- Penguasa muslim yg zhalim
Ini jelas diharamkan oleh para ulama.
- Penguasa kafir, boleh dengan 4 syarat :

a. Kita yakin seyakin-yakinnya bahwa dia memang melakukan kekufuran.
b. Jelas2 kekufurannya menentang islam bukan masih samar2 hukumnya.
c. Punya dalil dan bukti akan kekufurannya.
d. Para pengunjuk rasa yakin ada maslahatnya.
( Asy-Syahrul Mumti', jilid 11 halaman 323-324, cetakan pertama tahun 1422-1428 H, penerbit Ibnul Jauzy ).
Empat syarat ini hanya 1 yg kita belum tahu yaitu point d, Sebenarnya inti permasalahannya di sini.
Jadi tidak bijak juga kalau kita tergesa2 menghukumi bid'ah atau di luar manhaj ahlus sunnah. Jangan kita samakan AHOK dengan Khalifah al-Ma'mun yg mengatakan khalqul quran. Al-Ma'mun walau Mu'tazilah, tapi sepanjang yang kita tahu Mu'tazilah masih kita namakan Ahlul Qiblah bukan Kafir sebagaimana agama AHOK.

Kita fokus ke point d, di sinilah penyebab perbedaannya. Bagi yang menyuruh unjuk rasa berarti mereka yakin ada maslahat yang lebih besar sedangkan bagi yang melarang berarti mereka mengkhawatirkan ada mudharat yang akan timbul. Namun yang perlu kita ingat juga, MUI yang juga merupakan wali amri kita mengizinkan unjuk rasa tersebut dan juga banyak pihak berwenang yang sudah menempuh jalur hukum yaitu mendatangi Bareskrim.

Penulis belum pernah sekali pun unjuk rasa dan walau pun penulis berada di Jakarta, penulis *tidak akan* turun ikut unjuk rasa. Tapi yang penulis inginkan adalah mohon kiranya kita semua menjaga perasaan masing-masing. Kita jaga perasaan MUI yang melegalitaskan unjuk rasa ini ( di dalamnya juga banyak ulama yang wara' ), kita jaga perasaan ormas-ormas islam lainnya yang meskipun mereka ada kesalahan, mereka juga punya Ulama yang jadi rujukan. Apalagi mereka sudah berjanji untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan.

Bagi yang pergi ke Jakarta untuk unjuk rasa, mohon jangan Anda tuduh kami munafik. Jaga niat Anda. Ikhlaskan karena Allah. Kami akan bantu Anda dengan doa2 kami yang tulus, insya Allah.
Wallahu a'lam.

Semoga Allah lindungi kita dan tanah air indonesia tercinta. Semoga Allah satukan hati2 kita dan Allah ampunkan kekhilafan2 kita selama ini.

Mohon maaf apabila ada di antara kita yang merasa tidak nyaman membaca tulisan ini.

Abdurrahman Ad Dify
Riyadh, 30 Muharram 1438
-----------------------------------------------------------
dibutuhkan donasi perpanjang sewa domain, salurkan ke 3343-01-023572-53-6 (rek bri simpedes) atas nama Atri Yuanda. konfirmasi via whatsapp ke 085362377198. donasi masuk masih nol.semoga menjadi amal jariah

1 orang mendapat hidayah lebih baik dari pada dunia dan isinya, yuk share
kunjungan anda kembali = penyemangat untuk update artikel selalu

untuk demo pemimpin kafir, pastikan point no 4 ini terlealisasikan
-->