kisah inspiratif "Mengapa Bapak melemparkan sepatu yang sebelah juga ?

Seorang bapak tua hendak menaiki bus; pada saat ia menginjakkan kakinya ke tangga bus, salah satu sepatunya terlepas dan jatuh ke jalan.

Sementara itu pintu bus telah tertutup dan bus langsung bergerak, sehingga si bapak tua tidak bisa memungut sepatu yang terlepas tadi. Dengan tenang si bapak tua itu melepas sepatunya yang sebelah dan melemparkannya keluar jendela.

Seorang pemuda yang duduk dalam bis melihat kejadian itu dan bertanya kepada si bapak tua

"Mengapa Bapak melemparkan sepatu yang sebelah juga ?"

Si bapak tua sambil tersenyum menjawab ringan, "Supaya siapapun yang menemukan sepatuku bisa memanfaatkannya, itu sepatu baru dan bagus.
sepatu sebelah
ilustrasi
Jangan sampai sepatuku kehilangan pasangannya. Sepatu adalah pasangan terbaik"

Coba perhatikan saja :

Bentuk pasangannya tak persis sama, namun serasi.

Saat dipakai berjalan, gerakan bisa berbeda tapi tujuannya sama: kiri-kanan ! kiri-kanan !

Tak pernah menuntut untuk berganti posisi, namun saling melengkapi.
Yang satu loncat, yang lain mengikuti.

Selalu sederajat, tak ada yang lebih rendah atau lebih tinggi.
Satu naik tangga, pasangannya mengikuti.

Bila yang satu hilang, yang lain tak memiliki arti.
Si anak muda masih penasaran.

"Tapi bapak koq tidak kelihatan susah kehilangan sesuatu walaupun sepatu mempunyai nilai yang tinggi ?”

Si Bapak tersenyum santai.

Ah, Anak muda...., ketahuilah, "HARTA Cuma TITIPAN",  "NYAWA Cuma PINJAMAN"

*Renungkanlah*
*Kehilangan tidak bisa pilih-pilih*
*Bisa kehilangan SIAPA SAJA*
*APA SAJA dan KAPAN SAJA*
*Musibah, Berkah dan Berbuat Salah itu pasti kita alami*
*Syukurnya, bagi orang beriman diberikan cara menghadapinya.*
*Dapat Musibah supaya Bersabar*....
*Dapat Berkah supaya Bersyukur*....
*Berbuat Salah supaya segera Bertobat*...

Kiranya Ilustrasi sederhana ini bermanfaat bagi kita semua...

republish from group dakwah whatsapp
1 orang mendapat hidayah lebih baik dari pada dunia dan isinya, yuk share
kunjungan anda kembali = penyemangat untuk update artikel selalu
broadcast whatsapp dakwahpost

kisah inspiratif "Mengapa Bapak melemparkan sepatu yang sebelah juga ?
-->