kisah Haru: Pernikahanku dihadiri Istri Pertamaku yang turut Bahagia

Air matapun menetes....

Kemarin sore, Rabu 25 januari. Saat jadwal rutin kajian Akwat, harus terselakan sejenak. Karena SAHABAT saya minta izin untuk di nikahkan dengan istri keduanya. Langsung di hadiri ISTRI pertamanya.

Allahu akbar walilahilham, jujur saat mengakadkan mereka, sebenarnya dada ini gemuruh. Melihat.kehebatan mereka, Masyallah...
Pernikahanku dihadiri Istri Pertamaku yang turut Bahagia

Sungguh ini hal yang jarang terjadi, sehingga para.umahat dan akwat pun ikut meneteskan air mata kebahagiaan...

Sebelum sy ijabkan...satu persatu saya tanya...
Kepada istri.pertama " mbak apakah jenengan sadar dengan keputusan anda hari ini? Dengan tegas menjawab "'sadar tadz"' anda ikhlas suami anda menikah lagi ? Ikhlas ustadz. Apakah anda di paksa suami anda? Tidak ustadz. Sekali lagi apakah anda bahagia hari ini? Dia jawab..persaan saya campur aduk tapi saya bahagia...
Pernikahanku dihadiri Istri Pertamaku yang turut Bahagia

Mendengar jawaban istri.pertama....jamaah umahat yang menyaksikan sama nangis dan bahagia...

Allahu Akbar...di tengah zaman fitnah ini...Allah.hadirkan manusia hebat dalam kehidupan ini...semoga mereka dalam keberkahan dan lindungan Allah...

Semoga Allah memberkahi kalian semua..dalam suka dan duka...dan untuk suami..bersikap adilah..karena adil mendekati.takwa...

Foto : saat berjejer akan di.laksanakan akad dan.foto.setelah akad di.tunaikan...istri.pertama dan istri.kedua berpelukan dengan sejuta rasa...

Yuk kita doakan....semoga mereka menjadi.KELUARGA yang hebat..Dan dari mereka lahir para ulama pewaris nabi..Insyaallah...

republish from whatsapp group
-----------------------------------------------------------
dibutuhkan donasi perpanjang sewa domain, salurkan ke 3343-01-023572-53-6 (rek bri simpedes) atas nama Atri Yuanda. konfirmasi via whatsapp ke 085362377198. donasi masuk masih nol.semoga menjadi amal jariah

1 orang mendapat hidayah lebih baik dari pada dunia dan isinya, yuk share
kunjungan anda kembali = penyemangat untuk update artikel selalu

kisah Haru: Pernikahanku dihadiri Istri Pertamaku yang turut Bahagia
-->