Kisah Taubatnya Al-Qo'nabi dihadapan Syu'bah seorang ahli Hadits

Putra al-Qo'nabi bercerita:

Dahulu ayahku suka minum minuman keras dan bergaul dengan anak-anak muda. Suatu hari, ia mengundang mereka ke rumahnya. Ia duduk menunggu mereka di depan pintu.

Tiba-tiba lewat Syu'bah dengan mengendarai keledai dan diikuti oleh sejumlah murid-muridnya.

Ia bertanya, "Siapa dia?"

Ada yang menjawab, "Syu'bah."

"Siapa itu Syu'bah?" Tanyanya lagi.

"Dia seorang ahli hadits."

Lalu ia berdiri menuju Syu'bah dengan sarungnya berwarna merah.

"Beri aku hadits." Pintanya kepada Syu'bah.

Syu'bah menjawab, "Kamu bukan termasuk ahli hadits. Jadi tidak perlu saya beri hadits."

Lalu ia mengeluarkan sebilah pisau, "Kamu beri aku hadits atau aku akan tusuk kamu dengan pisauku ini."
Kisah Taubatnya Al-Qo'nabi

Syu'bah diam sejenak lalu mengatakan, "Manshur telah memberitahuku dari Rib'i dari Abu Mas'ud bahwa Rasulullah Shallallahu alahi wasallam bersabda: Kalau kamu tidak merasa malu, berbuatlah sesukamu."

Tiba-tiba ia melempar pisaunya dan kembali ke rumahnya. Ia lalu mengambil semua minuman keras yang ada di rumahnya dan menumpahkannya.

Ia juga berpesan kepada ibunya, "Sekarang teman-temanku akan datang. Nanti suruh mereka masuk dan beri mereka makan. Kalau sudah makan, beritahu mereka bahwa aku telah menumpahkan semua minuman keras yang ada supaya mereka segera pulang."

Setelah itu ia pergi ke kota Madinah dan menghadiri pengajian Imam Malik bin Anas hingga membekas di hatinya. Kemudian ia pulang ke Basrah dan ternyata Syu'bah telah meninggal dunia. Ia tidak bisa mendengar hadits darinya kecuali hanya hadits tadi.

Sumber : Kitab "At-Tawabin" karya Imam Ibnu Qudamah al-Maqdisi.
Diterjemahkan Oleh : Abul Faruq Danang Kuncoro

Turut Menyebarluaskan : @Mutiara_Nasehat4

Media Islam https://telegram.me/joinchat/DstyQUA65dBoPHSd0hgZsg
Powered by Blogger.