Cahaya Sunnah: Renungan Setelah Ramadhan...

'Aun bin Abdullah bertanya kepada Abu Ishaq : "Apa yang kini menyisa pada dirimu wahai Abu Ishaq ?" Dia menjawab : "Kini aku tinggal membaca al-Qur'an dalam satu raka'at". 'Aun berkata : "Yang menyisa pada dirimu saat ini adalah kebaikanmu, sementara keburukanmu lenyap" (Az-Zuhd no. 2144 oleh Imam Ahmad).

Inilah keadaan para ulama salaf, mereka adalah orang yang paling bersungguh-sungguh beribadah di dalam dan di luar bulan Ramadhan...

Mereka bersedih dan menangis, karena merasa belum banyak mengambil manfaat dari Ramadhan...

Mereka khawatir amal shalih tidak diterima, dan dosa-dosa pun belum dihapuskan...

Mereka berduka, karena boleh jadi tidak akan bertemu lagi bulan Ramadhan yang akan datang...

Wahai Saudaraku...

Demi Allah, sesungguhnya keadaanmu sangat aneh dan mengherankan...

Sedikit beribadah, tidak mantap dan tidak sempurna. Kemudian Ramadhan berlalu, tapi kondisimu seolah-olah sudah mendapat jaminan bahwa amalmu pasti diterima dan masuk Surga...
Renungan Setelah Ramadhan

Apakah kondisimu menjadi lebih baik setelah Ramadhan dari pada sebelum Ramadhan...?

Jika engkau seperti itu, maka pujilah Allah Ta'ala, dan jika tidak demikian, maka tangisilah dirimu...

Sesungguhnya yang menyuruhmu beribadah di bulan Ramadhan, maka Dia juga yang telah menyuruhmu beribadah di luar bulan Ramadhan...

Wahai orang yang kembali kepada dosa-dosa, maksiat dan kelalaian...

Kemungkinan amal ibadahmu tidak diterima, dan bisa jadi engkau termasuk orang-orang yang terhalang dari rahmat, sedangkan engkau tidak mengetahui...

Bagaimana engkau kembali kepada keburukan, padahal bisa jadi Allah Ta'ala telah membersihkan engkau darinya..?

Bagaimana engkau kembali kepada perbuatan maksiat, padahal kemungkinan Allah Ta'ala telah menghapusnya dari catatan amal perbuatanmu...?

Apakah Allah Ta'ala memerdekakan engkau dari Neraka, lalu engkau kembali kepadanya...?

Apakah Allah Ta'ala memutihkan catatan amalmu dari segala dosa dan engkau pun kembali menodainya...?

Janganlah engkau menghancurkan sesuatu yang telah engkau bangun...

Janganlah engkau menodai sesuatu yang telah engkau putihkan...

Tanda dari orang yang lulus Ramadhan adalah selalu semangat dan ikhlas dalam beribadah, sebagaimana yang ia lakukan di bulan Ramadhan...

Tanda dari orang yang lulus Ramadhan adalah selalu sabar menahan diri dari maksiat, sebagaimana ia sabar menahannya di bulan Ramadhan...

Tanda dari orang yang lulus Ramadhan adalah selalu istiqamah mengikuti syariat yang telah dicontohkan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam...

Syumaith bin 'Ajlan berkata : "Berpuasalah dari dunia, dan jadikanlah kematian sebagai waktu berbukamu dari puasa dunia ini" (Hilyatul Auliyaa' no. 3504)

Al-Hasan al-Bashri berkata : "Setiap hari dimana engkau tidak bermaksiat kepada Allah, maka itulah hari lebaranmu" (Lathaaiful Ma'aarif hal 278)

Ya Allah, ampunilah kami, dan janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah...😭

✍ Ustadz Najmi Umar Bakkar
join↪https://telegram.me/najmiumar⁠⁠⁠⁠
Powered by Blogger.