IBX5A47BA52847EF Bahaya Ahli Bidah Terhadap Kaum Muslimin Terkadang Lebih Besar

Bahaya Ahli Bidah Terhadap Kaum Muslimin Terkadang Lebih Besar

Bahaya ahli bid’ah terhadap kaum muslimin terkadang lebih besar daripada bahaya orang-orang kafir

Ini kalimat banyak orang yang tidak menerimanya, namun kalau kita perhatikan dengan hati yang dingin dan kenyataan serta dalil-dalil memang keadaannya demikian terkadang.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: ”Menolak atau mencegah kezoliman orang-orang ahli bid’ah itu wajib secara fardu kifayah dengan kesepakatan kaum muslimin”

Dimana Nabi ﷺ ketika mensifati orang-orang khawarij,beliau bersabda: Seburuk-buruknya orang yang terbunuh dikolong langit itu orang khawarij,dan sebaik-baiknya orang yang dibunuh adalah yang dibunuh oleh orang khawarij (Dikeluarkan oleh Tarmidzi dan yang lainnya).
Bahaya Ahli Bidah

Hadits ini menyebutkan bahwa seburuk-buruknya orang yang terbunuh di kolong langit itu adalah orang-orang khawarij.

Siapa orang khawarij?

Itu yang mengkafirkan kaum muslimin dan menghalalkan darah mereka.Dimana kerusakkan mereka langsung menimpa kaum muslimin.

Oleh karena itu,orang-orang ahli bid’ah itu:

- merusak dien,
- merusak agama secara langsung.
- dan pemikiran mereka yang menyesatkan.

Sementara orang-orang kafir ketika mereka merusak, mereka merusak melalui ahli bid’ah,mereka tidak akan bisa merusak secara langsung,karena kaum muslimin tahu dia kafir.

Tidak mungkin seorang pendeta berceramah di depan kaum muslimin. Pasti kaum muslimin akan segera menolaknya.

Tidak mungkin orang kafir berceramah di depan langsung kaum muslimin, pasti kaum muslimin akan menolaknya.

Maka mereka menggunakan orang-orang yang mempunyai pemikiran sesat, seperti orang-orang khawarij Untuk merusak citra Islam, orang-orang sufi untuk mematikan jihad fiisabilillah yang syar’i, demikian pula mematikan ilmu-ilmu Islam.

Karena sufi itu paling anti terhadap ilmu-ilmu hadits dan lainnya, demikian pula *murji’ah * yang mengatakan bahwa amal tidak termasuk iman, sehingga mereka mengaggap bahwa maksiat tidak mempengaruhi keimanan.

Tentu ini sangat menjadikan kesempatan emas orang-orang kafir untuk melariskan kemaksiatan di tengah kaum muslimin.

Demikian pemikiran orang mu’tazilah yang mengatakan akal lebih tinggi dari pada dalil.

Untuk ini menjadi pintu yang empuk bagi orang-orang kafir untuk mengotak-atik Islam dengan akal-akal pemikiran, dengan dalih bahwa akal lebih tinggi.

Demikian pula orang sufi yang mengatakan bahwa wali lebih tinggi dari Nabi dan Rasul.

Tentu ini menjadi sebuah kesempatan untuk orang kafir pura-pura masuk Islam.

Kalau dianggaplah ia seorang wali,lalu ia berbicara dengan pembicaraan yang jauh dari Al-Qur’an dan Hadits.

Sementara manusia menganggap dia seorang wali, sehingga inilah memang kerusakkan yang di timbulkan ahli bid’ah terhadap Islam dan kaum muslimin langsung.

Oleh karena itulah Nabi ﷺ ketika mensifati orang-orang khawarij;

Seburuk-buruknya orang yang terbunuh adalah orang-orang khawarij

Abu Sa’id Al-Khudri berkata: “Memerangi orang khawarij bagi saya lebih agung dari pada memerangi orang-orang kafir”.

Sampai demikian Abu Sa’id Al -Khudri ia mengatakkan.

Namun tentu pahamilah, bahwa ini terkadang orang-orang ahli bid’ah itu lebih berbahaya,

kenapa?

Karena mereka dengan pemikiran mereka yang menyesatkan itu langsung menghancurkan pondasi-pondasi Islam, Aqidah Islamiyah, demikian pula banyak sekali daripada keyakinan-keyakinan Ahlusunnah wal jama’ah.

Wallahu a'lam

----------------------
📙 Al Ishbaah Fi Qowa'id Tarbiyah wal Ishlah
👤 Syaikh Al Ubailaan
♻ Raih amal shalih dengan menyebarkan kiriman ini, semoga bermanfaat. Jazakumullahu khoiron
broadcast whatsapp 1hari 1ilmu laptop core i7
Disclaimer: jika ada kesalahan dari sisi penulisan, link rusak, sumber referensi dll harap konfirmasi via whatsapp ke 0895629036221 untuk diperbaiki

-->