IBX5A47BA52847EF Bagaimana menjadi Penulis yang baik Dalam Islam?

Bagaimana menjadi Penulis yang baik Dalam Islam?

Bagaimana menjadi Penulis yang baik Dalam Islam?
Assalamu'alaikum,

Alhamdullillah, Ilmu saat ini sangat mudah sekali didapat dan sangat mudah tersebar dengan adanya Buku, Internet dan tempat Pendidikan. Ini merupakan salah satu karunia yang Allah Ta'alla bagikan kepada Umat manusia. Tersebarnya Ilmu tidak lepas dari peran seorang Penulis. Dan menjadi Penulis merupakan Pekerjaan yang Bagus dan banyak diminati banyak orang. Namun Bagaimana Pandangan dalam islam terhadap profesi sebagai Penulis?

Pandangan Islam Terhadap Profesi Sebagai Penulis?

Dalam Islam Profesi Penulis sangatlah Mulia, karena Penulis merupakan orang yang mengikat Ilmu dalam tulisannya. Sangat banyak di dapati Para Ulama baik yang terdahulu dan yang sekarang. Mereka menyebarkan Dakwah dan mengikat Ilmu yang Mereka pelajari dan dapatkan lewat Tulisan dan menjadikannya Sebuah Buku.

Lewat Tulisan Seseorang bisa memberikan manfaat ataupun kebaikan dan membuat seseorang yang awalnya tidak tahu menjadi tahu.


Dari Abu Mas’ud Uqbah bin Amir Al Anshari radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.” (HR. Muslim no. 1893).

Berikut salah satu Ulama-ulama yang menghasilkan Karya tulis yang sangat bagus dan sangat bermanfaat bagi Umat Islam :

  • Muhammad ibnu Jarir Ath Thobari (wafat: 310 H), penulis kitab Jaami’ul Bayan ‘an Ta’wilil  Ayil Qur’an menulis dalam sehari 40 lembar. Kira-kira beliau seumur hidupnya telah menulis 584.000 lembar.
  • Imam Abul Wafa’ ‘Ali bin ‘Aqil Al Hambali Al Baghdadi  (wafat: 513 H) –manusia tercerdas di jagad raya kata Ibnu Taimiyah-, beliau menulis kitab Al Funun dalam 800 jilid, di mana di dalamnya berisi pembahasan tafsir, fikih, nahwu, ilmu bahasa, sya’ir, tarikh, hikayat dan bahasan lainnya.
  • Imam Abu Hatim Ar Rozi menulis kitab musnad dalam 1000 juz.
  • Ibnul Jauzi (Abul Faroj ‘Abdurrahman bin ‘Ali bin Muhammad Al Jauzi, wafat: 597 H), murid dari Ibnu ‘Aqil, beliau telah menulis 2.000 jilid buku dan buku yang beliau pernah baca adalah 20.000 jilid. Adz Dzahabi sampai mengatakan tentang Ibnul Jauzi bahwa tidak ada yang semisal beliau dalam berkarya.
Dinukil dari kitab ‘Uluwul Himmah, karya Syaikh Muhammad Al Muqoddam

Manfaat Menjadi Penulis:
- Dengan menulis bisa Mengikat Ilmu
- Dengan menulis bisa menambah wawasan dan manfaat bagi orang orang yang membacanya
- Dengan menulis bisa menjadi Ladang dakwah bagi semua dalam menyampaikan Ilmu sesuai dengan Al Qur'an dan As-Sunnah

بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً
Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari no. 3461).

Jadi berbanggalah Antum jika berprofesi sebagai penulis, Namun harus memiliki etika, ilmu dan niat yang ikhlas agar apa saja yang antum tulis bermanfaat dan bernilai Pahala di sisi Allah Azza wa Jalla, Aamiin.

Jadi Bagaimana Menjadi Penulis yang Baik dan Benar?

1. Sebelum Menulis Niatkan agar apa yang antum buat Bermanfaat dan Ikhlas untuk sarana mencari Ridho Allah Ta'alla

2. Buatlah Tulisan berdasarkan Fakta atau secara Ilmiah

3. Buatlah Tulisan yang sederhana dan bisa dimengerti, baik itu oleh antum ataupun si pembaca

4. Berikan referensi dari mana sumber Informasi yang antum tulis jika diperlukan

5. Dan jagalah adab dalam menulis dengan tidak menggunakan kata kata yang menjerumuskan dalam dosa seperti kata-kata cacian, hinaan atau kata-kata dusta.

Semoga Bermanfaat, Assalamu'alaikum
♻ Raih amal shalih dengan menyebarkan kiriman ini, semoga bermanfaat. Jazakumullahu khoiron
broadcast whatsapp 1hari 1ilmu
Disclaimer: jika ada kesalahan dari sisi penulisan, ukuran font, link rusak, sumber referensi dll harap konfirmasi via whatsapp ke 0895629036221 untuk diperbaiki