IBX5A47BA52847EF Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah

Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah

PEMBUKAAN SYAIKH SHALIH BIN 'ABDUL 'AZIZ SINDI -hafizhahullaah-

[1]- Allah -Subhaanahu Wa Ta'aalaa- berfirman:

{شَرَعَ لَكُمْ مِنَ الدِّينِ مَا وَصَّىٰ بِهِ نُوحًا وَالَّذِي أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ وَمَا وَصَّيْنَا بِهِ إِبْرَاهِيمَ وَمُوسَىٰ وَعِيسَىٰ ۖ أَنْ أَقِيمُوا الدِّينَ وَلَا تَتَفَرَّقُوا فِيهِ...}
"Dia (Allah) telah mensyariatkan kepadamu: agama yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh, dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad), dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada: Ibrahim, Musa dan Isa; yaitu: tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah di dalamnya..." (QS. Asy-Syuuraa: 13)

[2]- Ayat ini merupakan wasiat agung dari Allah untuk para rasul "Ulul 'Azmi", dan juga wasiat untuk kita sebagai Ummat Nabi Muhammad -shallallaahu 'alaihi wa sallam-.

Di dalam ayat ini terdapat 2 (dua) perkara yang agung:

1. "tegakkanlah agama"
2. " janganlah kamu berpecah belah di dalamnya"

[3]- Wasiat yang pertama; yakni: menegakkan agama pada diri kita dan kita juga berusaha untuk menegakkan agama pada orang lain.

Dan asas untuk bisa menegakkan agama adalah: ilmu yang benar; yakni: yang diwahyukan kepada Rasulullah -shallallaahu 'alaihi wa sallam-. Inilah Al-Haqq (kebenaran), dan dengannya akan terwujud hidayah, dan tidak mungkin bagi kita untuk mencapai hidayah; melainkan dari jalan wahyu ini. Sebagaimana firman Allah (tentang Rasul-Nya):

{...وَإِنِ اهْتَدَيْتُ فَبِمَا يُوْحِيْ إِلَيَّ رَبِّيْ...}
"...jika aku mendapat petunjuk; maka itu disebabkan apa yang diwahyukan Rabb-ku kepadaku...” (QS. Saba': 50)


Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah

Maka kita harus mempelajari (ilmu tentang) wahyu ini. Dan untuk mendapatkan ilmu; maka dibutuhkan semangat dan kesungguhan, karena ilmu tidak akan datang hanya dengan angan-angan dan ilmu tidak akan datang hanya dengan pengakuan.

Dan keutamaan ilmu sangatlah besar -dan engkau telah mengetahui tentangnya-. Alangkah bagusnya perkataan Imam Ibnul Mubarak -rahimahullaah-: "Aku tidak mengetahui -setelah kenabian- sesuatu yang lebih utama: daripada ilmu." Dan alangkah bagusnya perkataan Imam Ahmad -rahimahullaah-: "Kebutuhan manusia terhadap ilmu: adalah lebih besar daripada kebutuhan mereka terhadap makan dan minum." Dan benar apa yang beliau katakan; karena makan dan minum adalah untuk kehidupan badan, adapun ilmu adalah untuk kehidupan ruh.

[4]- Dan untuk bisa mencapai ilmu; maka kita membutuhkan 3 (tiga) perkara:

1. Kita awali menuntut ilmu dengan yang paling penting, kemudian yang penting. Ilmu itu sangat luas; maka carilah ilmu yang paling penting terlebih dahulu; yaitu:

- keyakinan yang benar, dan hal itu bisa dicapai dengan mempelajari 'aqidah yang benar,
- dan amalan yang benar, dan hal itu bisa dicapai dengan mempelajari ilmu fiqih.

Jika engkau jadikan semangatmu berporos pada dua ilmu ini; maka engkau akan mendapatkan banyak kebaikan.

2. Teliti dan mendetail dalam belajar. Yakni: dengan membangun ilmu kita di atas pondasi dan kekokohan. Kalau tidak demikian; maka manfaatnya hanya sedikit.

Kita hidup di zaman banyaknya syubhat dan fitnah (ujian), sehingga untuk menghadapinya: kita butuh kepada pondasi yang kuat -tentunya setelah taufik dari Allah-.

3. Senantiasa mengingat-ingat ilmu kita. Karena ilmu itu bisa terus hidup: jika kita senantiasa mengingat-ingatnya.

Jika engkau menuntut ilmu, membaca kitab, dan menghadiri kajian, kemudian engkau mengatakan: "Alhamdulillaah, saya telah mendapatkan ilmu." Kemudian engkau berpaling dari ilmu tapi engkau masih mengatakan: "Saya adalah penuntut ilmu." Maka engkau telah terjatuh dalam permasalahan yang serius. Karena engkau harus terus mengingat-ingat ilmu-mu, mengulang-ulangnya, dan terus bersabar (dalam mencarinya).

Janganlah engkau mengandalkan dan mencukupkan dengan pembelajaran yang terdahulu, kemudian berhenti dari menuntut ilmu. Akan tetapi: ulang-ulanglah pembelajaranmu, seperti: dengan mendatangi dauroh ini; mungkin tidak ada ilmu yang baru, akan tetapi bisa membangkitkan semangat untuk mengingat-ingat dan mengulang-ulang ilmu, yang dengannya: ilmu akan menetap (dalam diri).

Dan ilmu akan banyak yang hilang, jika pemiliknya tidak sering mengulang-ulang.

Maka dengan 3 (tiga) perkara di atas: agama bisa ditegakkan; pada diri sendiri dan pada orang lain; dengan mendakwahkannya, dan menjelaskannya kepada orang lain.

[5]- Wasiat yang kedua: janganlah kamu berpecah belah dalam agama. Justru kewajiban kita adalah: untuk bersatu di atas kebenaran.

Dengan bersatu di atas kebenaran; maka akan menguatkan kebenaran itu sendiri. Sebaliknya, dengan berpecah belah; maka akan menjadikan kita lemah. Allah -Ta'aalaa- berfirman:

{...وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ ۖ ...}
"...dan janganlah kamu berselisih, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan kekuatanmu hilang..." (QS. Al-Anfaal: 46)

Sebagai Ahlus Sunnah Wal Jama'ah; maka konsekuensi dari Al-Jama'ah adalah: kita harus bersatu. Karena Al-Qur'an itu satu dan As-Sunnah juga satu; tidak ada perselisihan (dalam keduanya), karena memang (kenyataannya): tidak ada perselisihan dalam wahyu Allah -Subhaanahu Wa Ta'aalaa-. Sebagaimana firman-Nya:

{...وَلَوْ كَانَ مِنْ عِنْدِ غَيْرِ اللَّهِ لَوَجَدُوا فِيهِ اخْتِلَافًا كَثِيرًا}
"...Sekiranya (Al-Qur'an) itu bukan dari Allah; pastilah mereka menemukan banyak hal yang bertentangan di dalamnya." (QS. An-Nisaa': 82)

Kalau selain Ahlus Sunnah berpecah belah; maka itu bukan hal aneh. Akan tetapi yang aneh adalah: berpecah belahnya (Ahlus Sunnah) yang berada di atas kebenaran, padahal seharusnya kebenaran yang ada pada mereka: mengajak mereka untuk bersatu.

[6]- Jadi, landasan menegakkan agama adalah: ilmu.

Adapun landasan agar tidak berpecah belah; maka dengan akhlak yang mulia dan adab yang baik. Yakni: kita jadikan keadaan dan sifat kita (yang baik) sebagai landasan untuk ilmu.

-ditulis dengan ringkas oleh: Ahmad Hendrix-
♻ Raih amal shalih dengan menyebarkan kiriman ini, semoga bermanfaat. Jazakumullahu khoiron
broadcast whatsapp 1hari 1ilmu
Disclaimer: jika ada kesalahan dari sisi penulisan, ukuran font, link rusak, sumber referensi dll harap konfirmasi via whatsapp ke 0895629036221 untuk diperbaiki