Nasehat kepada Penyeru persatuan kaum muslimin

Nasehat kepada Penyeru persatuan kaum muslimin

Permisalan tentang para penyeru persatuan kaum muslimin secara umum tanpa memperhatikan kelurusan akidah dan manhaj mereka.

Berkata asy-Syaikh al-Allamah Muhammad Aman al-Jaami rahimahullah:

“Permisalan mereka seperti seorang yang masuk ke dalam suatu pasar yang penuh berjubel manusia padanya, lelaki maupun wanita, dengan tujuan mengajak mereka untuk shalat. Diapun mulai menyeru:

“Wahai sekalian manusia, sesungguhnya kami telah membangun untuk kalian satu masjid yang sangat luas, cukup untuk menampung kalian semua. Maka marilah bersama-sama kita melaksanakan shalat padanya, jangan sampai ada yang tertinggal. Silahkan kalian datang dalam kondisi kalian masing-masing. Bagi yang masih punya wudhu’ silahkan dengan wudhu’nya, bagi yang berhadats silahkan datang dengan hadatsnya, bagi yang junub silahkan dengan janabahnya, bahkan wanita haidh dan nifas pun silahkan datang ke masjid, karena kami tidak akan menolak seorangpun.

Seruan kami ini berlaku bagi kalian semua secara umum. Dan seluruh kita adalah saudara, sesama muslim. Tidak perlu sikap kaku, (harus begini harus begitu sebelum shalat). Sikap kaku seperti itu hanya akan memecah belah barisan shaf kaum muslimin! ” .

Disaat dia berteriak-teriak dengan igauannya yang tidak karuan tersebut tiba-tiba dia dikejutkan oleh keberadaan seorang penyeru (lainnya) sekaligus seorang pemberi nasehat dari kalangan orang-orang yang diberi pemahaman dalam agama.

Sang Pemberi nasehat ini berkata kepada orang-orang (yang berada di pasar tersebut):

“Saudara-saudaraku kaum muslimin, telah tiba waktu shalat. Bangkitlah kalian. Ambillah air wudhu’, kemudian shalatlah dengan shalat yang kalian diseru padanya”.

artikel forumsalafy.net
______________________________
support channel youtube Mufid Jiddan dengan klik subcribe dibawah ini, syukon sobat
______________________________
Info Penting:
yuk share artikel dakwahpost.com, jika ada kesalahan atau saran membangun, koment aja di kotak komentar yang tersedia di bawah teman-teman. syukron atas perhatiannya

No comments: