Salaf Menilai Seseorang Dari Teman Dekatnya

▪ Musa bin Uqbah ash-Shuri datang ke Baghdad, hal ini disampaikan kepada Al-Imam Ahmad bin Hanbal -rahimahullah-, kata beliau:

انظروا على من نزل وإلى من يأوي
"Perhatikan kepada siapa dia singgah dan kepada siapa dia berlindung (berkunjung).

▪ berkata Al-Imam al- Auza'i -rahimahullah-:

من ستر عنا بدعته لم تخف علينا ألفته
"Siapa yang menyembunyikan bid'ahnya dari kami, tidak akan tersembunyi dari kami pertemanannya."
Salaf Menilai Seseorang Dari Teman Dekatnya

▪ Yahya bin Sa'id al-Qaththan menceritakan, tatkala Sufyan ats-Tsauri -rahimahullah- mengunjungi Bashrah, beliau memperhatikan keadaan Ar-Rabi' bin Shubaih dan kedudukannya di mata manusia, beliau pun bertanya:

أي شيء مذهبه؟ قلوا: ما مذهبه إلا السنة، قال: من بطانته؟ قالوا: أهل القدر، قال: هو قدري
"Apa mazhabnya?
Mereka menjawab: mazhabnya tidaklain adalah as- sunnah".

Beliau bertanya lebih lanjut, SIAPA TEMAN DEKATNYA?

mereka menjawab: "Para pengingkar takdir".

Maka beliau berkata: jika demikian dia juga pengingkar takdir.

Al- Ibanah 2/ 453/476/480

Al Akh Abu Abdillah Rasydi حفظه الله تعالى
Disclaimer:
jika Terdapat kesalahan dari sisi penulisan, ukuran font, link rusak, sumber referensi dll harap konfirmasi via whatsapp ke 0895629036221 untuk diperbaiki.

Salaf Menilai Seseorang Dari Teman Dekatnya