Tangisan Bayi Tidak Selamanya Karena Rasa Lapar Dan Sakit

'Aisyah رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا berkisah : "Suatu ketika nabi ﷺ masuk ke dalam rumah dan mendengarkan suara tangisan bayi. Kemudian beliau ﷺ berkata : Mengapa bayi ini menangis terus? Tidakkah kalian segera meruqyahnya dari pengaruh penyakit 'ain. Sungguh penyakit 'ain benar-benar terjadi. (HR. Ahmad 6/72, Al-Albaniy dalam "Ash-Shahihah" 3/39)

Dari Jabir رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُ bahwa Rasulullah ﷺ berkata kepada Asma’ binti Umais : “Mengapa aku lihat badan anak-anak saudaraku ini kurus kering ? Apakah mereka kelaparan ?” Asma menjawab, “Tidak, akan tetapi mereka tertimpa ‘ain”. Beliau berkata, “Kalau begitu bacakan ruqyah bagi mereka!”. (HR. Muslim, Ahmad dan Baihaqi)

Tangisan Bayi

Jama'ah بارك الله فيكم (semoga Allah berkahi kalian) Belajar dari kisah diatas, jangan lupa tuk do'akan si kecil buah hati kita dengan apa yang dituntunkan nabi ﷺ agar terhindar dari penyakit 'ain.

Ada pula do’a yang biasa diucapkan Nabi ﷺ untuk meminta perlindungan untuk Hasan dan Husain, yaitu:

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانِِ وَ هَامَّةِِ وَ مِنْ كُلِّ عَيْنِِ لامَّةِِ
“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang telah sempurna dari godaan setan, binatang beracung dan dari pengaruh ‘ain yang buruk.” (HR. Bukhari dalam kitab Ahaditsul Anbiya’: 3120)

Atau dengan doa,

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَِ
“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang telah sempurna dari kejahatan makhluk-Nya.” (HR. Muslim 6818)

Kemudian, terdapat pula do’a yang dibacakan oleh malaikat Jibril عليه السلام ketika Nabi ﷺ mendapat gangguan setan, yaitu:

بِسْمِ اللهِ أرْقِيكَ مِنْ كُلِّ شَيْءِِ يُؤْذِيْكََ مِن شَرِّ كُلِّ نَفْسِِ وَ عَيْنِ حَاسِدِِ اللهُ يَشْفِيكَ
“Dengan menyebut nama Allah, aku membacakan ruqyah untukmu dari segala sesuatu yang menganggumu dari kejahatan setiap jiwa dan pengaruh ‘ain. Semoga Allah menyembuhkanmu.” (lihat Hisnul Muslim oleh DR. Sa’id bin Ali bin Wahf Al Qahthani atau Ad Du’a min Al Kitab wa As Sunnah)

Al-Imam Ibnul Qoyim رَحِمَهُ الله juga pernah memberikan tips untuk menangkal penyakit 'ain :
"Salah satu pengobatan dan penangkal penyakit 'ain dengan menutupi bagian yang menarik dari anak, yang dikhawatirkan menjadi sumber ‘ain agar tidak menarik perhatian lagi." (Ath-thib An-nabawi hal 173)

Dan jangan lupa ya tuk berdoa ketika melihat sesuatu yang mengagumkan pada anak kita.

Berkata Al-Imam Al-Baghawi رَحِمَهُ الله : "Hendaklah ia mendo'akannya dengan keberkahan : "Allahumma Barik Fihi" Ataukah mengatakan : Masya Allah La Haula Wala Quwwata Illa Billah. (Faidhul Qodir : 1/351)

Seseorang tidak boleh berlebihan dengan menganggap semua kejadian buruk berasal dari ‘ain, dan juga tidak boleh seseorang menganggap remeh dengan tidak mempercayai adanya pengaruh ‘ain sama sekali dengan menganggapnya tidak masuk akal karena ini termasuk pengingkaran terhadap hadits-hadits shahih Nabi ﷺ.

Semoga bermanfaat. إِنْ شَاءَ اللّٰهُ

#UstAbu'AbdillahSahl
#UmmuZiyad
@markazdakwah
@muslimah
______________________________
support channel youtube Mufid Jiddan dengan klik subcribe dibawah ini, syukon sobat
______________________________
Info Penting:
yuk share artikel dakwahpost.com, jika ada kesalahan atau saran membangun, koment aja di kotak komentar yang tersedia di bawah teman-teman. syukron atas perhatiannya

No comments: