Meluruskan ungkapan "Merokok Bisa Lebih Berkonsentrasi, Fokus dan Semangat"

Merokok Bisa Lebih Berkonsentrasi

Penjelasan Ilmiah

"SAYA KALAU MEROKOK LEBIH KONSENTRASI DAN SEMANGAT, DAN KALAU TIDAK MEROKOK SEBALIKNYA"

Ada apa sebenarnya dengan rokok?
----------------
Diantara Penyebab diantara saudara saudara kita sulit untuk meninggalkan kebiasaan merokok adalah karena rokok seakan sudah menjadi kebutuhan harian. Diantaranya beralasan ketika merokok Ia bisa lebih berkonsentrasi, fokus dan semangat. Dan jika tidak merokok yg terjadi adalah sebaliknya. Bagaimana penjelasan hal diatas?

Jawab:

1. Salah satu zat yg terdapat didalam rokok adalah Nikotin. Ia merupakan senyawa zat yg menimbulkan rasa candu (addictive) pada rokok.

2. Ketika seseorang menghisap asap rokok, maka nikotin yg terdapat didalamnya akan masuk kedalam aliran darah melalui pembuluh darah yg terdapat didalam paru paru.

3. Selanjutnya darah yg sudah bercampur dengan nikotin tst dipompakan oleh jantung keseluruh tubuh. Diantaranya adalah Otak sebagai salah satu organ terdekat dengan jantung. Nikotin selanjutnya dengan mudah akan berpindah dari aliran darah menuju keotak. Keseluruhan proses dari paru-paru menuju otak hanya membutuhkan waktu 7 sd 10 detik!

4. Nikotin yg menempel dibagian otak merangsang otak utk meningkatkan pelepaskan hormon ADRENALINE dan neurotransmitter DOPAMINE

Apa efek dari 2 zat ini?

1.Adrenalin : Menyebabkan peningkatan frekuensi denyut jantung, pengecilan pembuluh darah (vasokontriksi), peningkatan tekanan darah dan peningkatan gula darah. Ini lah yg menjelaskan kenapa para perokok merasa lebih "bersemangat" ketika merokok. Akan tetapi peningkatan aktivitas simpatis para perokok bukan dalam kondisi yg seimbang shg para perokok sering merasakan gangguan irama jantung spt berdebar debar dan peningkatan tekanan darah (hipertensi)

2. Dopamine : menyebabkan adanya sensasi rasa nyaman dan segar.

Mengapa Perokok tidak bisa cukup dengan 1 atau 2 batang rokok perharinya? Tak jarang mesti berbungkus bungkus⁉️

Ini karena efek peningkatan dopamine hanya bersifat sementara sesuai dengan kadar nikotin didalam darah. Penurunan dosis nikotin didalam darah akan menyebabkan penurunan pengeluaran dopamine oleh otak,hal ini menyebabkan para perokok mesti terus menerus merokok untuk mempertahankan kadar nikotin didalam darah utk mendapatkan sensasi nyaman dari pelepasan Dopamine scr terus menerus oleh otak.

Pada tahap ini perokok sudah jatuh kedalam Kecanduan Rokok. Tidak jarang ada diantara mereka yg ekstrim menelan Asap, tembakau bekas ataupun memungut sisa sisa putung rokok utk mendapatkan hal ini..

Penghentian Rokok secara total akan menyebabkan gejala putus rokok dimana ini dirasakan perokok berupa rasa Gelisah, Tidak Nyaman, pusing dll. Shg masa awal berhenti merokok adalah masa yg berat bagi mereka yg baru berhenti merokok, akan tetapi jika mereka tetap Berdoa kepada Allah Subhanahuwataala dan terus berusaha , insyaAllah efek Candu dari rokok akan segera hilang sepenuhnya dari otak mereka

Mari kita doakan saudara saudara kita yg masih merokok agar segera diangkat Allah Subhanahuwataala kebiasaan merokoknya dan digantikan dengan kebiasaan yg lebih baik

Aamiiin

Catatan:

Gambar diatas aslinya menjelaskan bagaimana sebuah kuda bisa dipaksa diam padahal hanya diikat dg kursi( yg bisa saja dg mudah ia tarik/lepaskan) Bukan karena kursi yg kuat tapi karena pikiran kuda tst sudah dilatih oleh pemiliknya agar merasa tidak akan berdaya jika sudah diikatkan kepalanya dg tali (stlh sblmnya selalu diikat ke yg lebih kuat spt kayu)

Ini perumpamaan yg pas utk efek nikotin thdp otak kita.

Wallahua'alam

Ig, Telegram, Fp Dokter Indonesia Bertauhid

Sumber https://www.verywellmind.com/nicotine-addiction-101-2825018
Info Penting:
dengan klik share, anda telah membantu admin terus semangat update artikel dan jika Terdapat kesalahan dari sisi penulisan, ukuran font, link rusak, sumber referensi dll harap konfirmasi via whatsapp ke 0895629036221 untuk diperbaiki.

No comments: