IBX5A47BA52847EF DakwahPost: kristologi
Alkitab dan Al-Quran sebutkan bahwa "Yesus Mengaku Utusan Tuhan"

Alkitab dan Al-Quran sebutkan bahwa "Yesus Mengaku Utusan Tuhan"

Yohanes 5:30 “aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku”.

Lukas 10:16 “Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barang siapa menolak kamu, ia menolak Aku,; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku.”

Markus 9:37
“ Siapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku.”

Matius 10:40
“Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barang siapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku “.
Yesus Mengaku Utusan Tuhan

Catatan:

Keempat injil semuanya menulis pengakuan Yesus bahwa dia itu hanya seorang utusan Tuhan atau Rasul Tuhan. Bahkan masih banyak ayat-ayat lain di dalam Alkitab itu sendiri, dimana Yesus mengaku bahwa dia hanya sebagai seorang utusan Tuhan. Yesus mengaku dengan jujur dan polos, bahwa dia hanyalah seorang utusan Tuhan, rasul Tuhan.

Umat Islam menjadikan Yesus sebagai utusan Tuhan atau rasul Tuhan sebagaimana pengakuan Yesus yang tertulis dalam Alkitab. Sementara semua umat Kristen menjadikan Yesus sebagai Tuhan yang disembah. Ini membuktikan bahwa umat Islamlah yang mematuhi ajaran Yesus.

Perhatikan pengakuanYesus sendiri, bahwa dia hanya seorang utusan Tuhan, menurut Alkitab dari berbagai bahaa-bahasa daerah sbb:

Bukti lain bahwa Yesus benar-benar hanya seorang utusan Tuhan, baiklah kami kutip kembali dan kami komentari masih pada ayat tersebut tadi, untuk membuktikan pengakuan Yesus sendiri bahwa dia bukanlal Tuhan dan juga bukan Allah, tetapi hanya benar-benar hanya seorang utusan Tuhan saja.

Yoh 50:30 “Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku”.

Catatan: Jika Yesus itu Tuhan, sangat tidak masuk di akal sehat Tuhan tidak bisa berbuat apa-apa dari diri-Nya sendiri.

Dan tidak mungkin Tuhan tidak bisa menuruti kehendak-Nya sendiri. Yang namanya Tuhan, pasti Dia Maha Kuasa, jadi Dia bisa berbuat menurut kehendak-Nya sendiri.

Yesus mengaku dengan jujur dan polos bahwa dia tidak bisa berbuat apa-apa atas dirinya sendiridan tidak bisa menuruti kehendaknya sendiri, karena dia hanya seorang utusan Tuhan, bukan Tuhan!!

1. Setiap yang diutus Tuhan, pasti bukan Tuhan
2. Yesus diutus oleh Tuhan , berarti...........
3. Yesus bukan Tuhan, tetapi hanya utusan Tuhan
4. Setiap yang tidak bisa berbuat apa-apa atas didinya sendiri, pasti bukan Tuhan
5. Yesus tidak bisa berbuat apa-apa atas dirinya sendiri, berarti Yesus bukan Tuhan
6. Setiap yang tidak bisa menuruti kehendaknya sendiri, pasti bukan Tuhan.
7. Yesus tidak bisa menuruti kehendaknya sendiri, berarti Yesus bukan Tuhan

Di dalam Al Qur’an yang Allah wahyukan kembali kepada nabi Muhammad Shallallahu alahi wasallam Yesus (nabi Isa as) juga mengatakan bahwa dia hanyalah seorang utusan Tuhan atau rasul Tuhan, bahkan hanya untuk bani Israil saja , bukan untuk seluruh dunia.

وَيُعَلِّمُهُ ٱلۡكِتَـٰبَ وَٱلۡحِڪۡمَةَ وَٱلتَّوۡرَٮٰةَ وَٱلۡإِنجِيلَ
"Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al Kitab[196], Hikmah, Taurat dan Injil.

وَرَسُولاً إِلَىٰ بَنِىٓ إِسۡرَٲٓءِيلَ أَنِّى قَدۡ جِئۡتُكُم بِـَٔايَةٍ۬ مِّن رَّبِّڪُمۡ‌ۖ أَنِّىٓ أَخۡلُقُ لَڪُم مِّنَ ٱلطِّينِ كَهَيۡـٴَـةِِ ٱلطَّيۡرِ فَأَنفُخُ فِيهِ فَيَكُونُ طَيۡرَۢا بِإِذۡنِ ٱللَّهِ‌ۖ وَأُبۡرِئُ ٱلۡأَڪۡمَهَ وَٱلۡأَبۡرَصَ وَأُحۡىِ ٱلۡمَوۡتَىٰ بِإِذۡنِ ٱللَّهِ‌ۖ وَأُنَبِّئُكُم بِمَا تَأۡكُلُونَ وَمَا تَدَّخِرُونَ فِى بُيُوتِڪُمۡ‌ۚ إِنَّ فِى ذَٲلِكَ لَأَيَةً۬ لَّكُمۡ إِن كُنتُم مُّؤۡمِنِينَ
Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): "Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung;  kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman. "

Qs 3 Ali Imran 48-49

إِنۡ هُوَ إِلَّا عَبۡدٌ أَنۡعَمۡنَا عَلَيۡهِ وَجَعَلۡنَـٰهُ مَثَلاً۬ لِّبَنِىٓ إِسۡرَٲٓءِيلَ
"Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani lsrail"[1363] Qs 43 Az Zukhruf 59 

وَإِذۡ قَالَ عِيسَى ٱبۡنُ مَرۡيَمَ يَـٰبَنِىٓ إِسۡرَٲٓءِيلَ إِنِّى رَسُولُ ٱللَّهِ إِلَيۡكُم مُّصَدِّقً۬ا لِّمَا بَيۡنَ يَدَىَّ مِنَ ٱلتَّوۡرَٮٰةِ وَمُبَشِّرَۢا بِرَسُولٍ۬ يَأۡتِى مِنۢ بَعۡدِى ٱسۡمُهُ ۥۤ أَحۡمَدُ‌ۖ فَلَمَّا جَآءَهُم بِٱلۡبَيِّنَـٰتِ قَالُواْ هَـٰذَا سِحۡرٌ۬ مُّبِينٌ۬
Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata." Qs 61 Ash Shaff 6 

Keterangan : Ada juga sebagian orang yang membantah bahwa yang disebut oleh Al Qur’an Qs 61 Ash Shaff ayat 6 adalah AHMAD, bukan MUHAMMAD.

Hal ini kami jelaskan, menurut Hadist Rasulullah Shallallahu alahi wasallam, disebutkan bahwa beliau punya beberapa nama panggilan, sebagaiman hadis sbb:

“Sesungguhnya aku memiliki beberapa nama: Aku adalah Muhammad, dan aku adalah Ahmad , dan aku adalah Al Maahi ( penghapus) karena kekufuran dihancurkan olehku. Aku adalah Al-Haasyir dimana orang ramai di kumpulkan setelah masaku. Aku adalah Al Aaqib karena tidak ada lagi nabi penutup setelahku,” HR Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Ahmad, Malik

footnote
[196]. Al Kitab di sini ada yang menafsirkan dengan pelajaran menulis, dan ada pula yang menafsirkannya dengan kitab-kitab yang diturunkan Allah sebelumnya selain Taurat dan Injil.

[1363]. Ayat ini menegaskan pandangan Islam terhadap kedudukan lsa a.s.

ditulis oleh H. Insan L.S Mokoginta
Baca selengkapnya »
dalam alkitab disebutkan yesus (nabi isa alahis salam) wafat dikafani

dalam alkitab disebutkan yesus (nabi isa alahis salam) wafat dikafani

kain kafan
Markus 15:46 : Yusuf pun membeli kain lenan, kemudian ia menurunkan mayat Yesus dari salib dan mengapaninya dengan kain lenan itu. Lalu ia membaringkan Dia didalam kubur yang digali didalam bukit batu. Kemudian digulingkannya sebuah batu ke pintui kubur itu

Catatan : Menurut ayat-ayat Alkitab di atas, ternyata Yesus mati dikafani dan dikuburkan tidak pakai peti. Bahkan kuburan Yesus tidak dibeton tapi hanya diletakkan sebuah batu diatasnya sebagai tanda. Tapi umat Kristen justru matinya pakai jas, pakai sepatu, dihiasi serapih mungkin bagaikan seorang penganten dalam pelaminan, pakai peti dan kuburnya dibangun seperti rumah. 

Ketika Yesus mati, mayatnya juga disegerakan untuk dikubur walaupun baru mati beberapa jam. Tapi umat Kristiani, sering mayat itu dibiarkan sampai beberapa hari sambil menunggu keluarganya yang jauh untuk menengoknya.

Umat Islam bila mati, disunnahkan mayatnya harus disegerakan menguburkannya, dikafani, dan tidak pakai peti. Ini berarti matinya umat Islam sama seperti matinya Yesus. Sebagaimana manusia lahir tanpa bawa apa-apa, demikian pula jika mati tidak ada yang dibawa menghadap Allah, bekalnya hanyalah iman dan taqwa.

ditulis oleh H. Insan L.S Mokoginta
Baca selengkapnya »
Jadi siapa sebenarnya yang mengajarkan Terorisme, islamkah ?

Jadi siapa sebenarnya yang mengajarkan Terorisme, islamkah ?

Allah berfirman:

لَا يَنْهٰٮكُمُ اللّٰهُ عَنِ الَّذِيْنَ لَمْ يُقَاتِلُوْكُمْ فِى الدِّيْنِ وَلَمْ يُخْرِجُوْكُمْ مِّنْ دِيَارِكُمْ اَنْ تَبَرُّوْهُمْ وَ تُقْسِطُوْۤا اِلَيْهِمْ ؕ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِيْنَ
"Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu dalam urusan agama (mereka menyembah tuhan yang lain) dan tidak mengusir kamu dari kampung halamanmu. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil." (QS. Al-Mumtahanah: Ayat 8)

bible and quran

BANDINGKAN dengan Injil Exodus 22:20 ini:

Kamu harus MEMBUNUH dan MENGHANCURKAN mereka yang menyembah Tuhan yang lain.

ATAU YANG DI BAWAH INI.

Yosua (yang dianggap orang Kristen sebagai panutan) menyerang dan membantai orang2 di Yerikho:

"Mereka menumpas dengan mata pedang segala sesuatu yang di dalam kota itu, baik laki-laki maupun PEREMPUAN, baik TUA maupun MUDA, sampai kepada LEMBU, DOMBA dan KELEDAI" Yosua 6:21

"Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa itu yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, JANGANLAH KAU BIARKAN HIDUP APAPUN YANG BERNAFAS" Ulangan 20:16

Firman Tuhan untuk meyembelih kaum Amalek:

"Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun PEREMPUAN, KANAK-KANAK MAUPUN ANAK-ANAK YANG MENYUSU, LEMBU, maupun DOMBA, UNTA maupun KELEDAI" 1 Samuel 15:3

Di dalam Perjanjian Baru, Yesus yang didakwa oleh orang Kristian sebagai Tuhan dan mengajarkan ajaran kasih sayang, ternyata berkata seperti berikut:

"Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa DAMAI, melainkan PEDANG" Matius 10:34

"Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa DAMAI di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan PERTENTANGAN" Lukas 12:51

“Aku datang untuk melemparkan api ke bumi dan betapakah aku harapkan, api itu telah menyala!” (mengobarkan perang) Lukas 12:49

"Akan tetapi semua seteruku ini, yang tidak suka aku menjadi rajanya, bawalah mereka ke mari dan BUNUHLAH mereka di depan mataku" Lukas 19:27

“Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi” (ajaran tanpa belas kasihan) Matius 15:30

“Siapa yang menghujat nama Tuhan, pastilah ia dihukum mati dan dilontari dengan batu oleh seluruh jamaah itu. Baik yang asing maupun orang Israel asli, bila ia menghujat nama Tuhan, haruslah dihukum mati” IMAMAT 24:16

repost from group dakwah via whatsapp
Baca selengkapnya »
Mantan Biarawati : Islam Banyak Difitnah Karena Kesempurnaannya

Mantan Biarawati : Islam Banyak Difitnah Karena Kesempurnaannya

Mantan Biarawati yang saat ini telah memeluk Islam Ustadzah Irena Handono menjelaskan bahwa banyaknyanya fitnah yang menimpa kalangan umat Muslim, tak lepas dari sifat agama Islam yang sempurna.

“Fitnah terjadi karena kesempurnaannya. Mereka iri dan dengki dengan kesempurnaan tersebut,” ujar Ustadzh Irena kepada para jamaah masjid yang mengikuti kajian dengan tema ‘Mengapa Kita Harus Memilih Islam’ seperti dilansir republika, kamis (29/12/2011).

Mantan Biarawati : Islam Banyak Difitnah Karena Kesempurnaannya

Menurut Ustadzah Irena jika Islam agama yang kurang atau jelek tentu tak ada yang merekayasa pemfitnahan terus menerus.

Untuk menghadapi derasnya fitnah, Ustadzah Irena mengimbau kepada umat muslim agar senantiasa mencari ilmu. Jumlah pemeluk Islam yang terus bertambah di Barat tak lepas dari minat baca yang sangat besar dari mereka.

“Islam banyak dihujat, tapi semakin difitnah, justru semakin banyak orang yang tertarik mempelajarinya,” Jelas Ustadzah Irena.

Banyak jawaban tentang segala penasaran tersebut yang bisa didapatkan jawabannya dalam buku-buku Islam. Keadaan muslim di Barat cukup berkebalikan dengan kondisi Muslim di Indonesia. “Banyak umat Islam (Indonesia) yang sudah meninggalkan iqro,” tambah dia.

Iqro yang dimaksud bukanlah buku panduan membaca Alquran yang terdiri dari enam jilid, Iqro yang Irena maksud adalah soal membaca dan mencari ilmu.[islamedia/mh]
Baca selengkapnya »
injil berusia 15 abad lebih ini nyatakan bukan yesus yang di salib, lantas siapa?

injil berusia 15 abad lebih ini nyatakan bukan yesus yang di salib, lantas siapa?

Masyarakat dunia khususnya umat nasrani dikejutkan dengan temuan sebuah Injil tua usia sekitar 1500 tahun. Berbeda dengan injil yang beredar selama ini, injil tua yang bernama Barnabas menyebutkan bahwa yang disalib bukanlah Yesus namun Yudas Iskariot.

“Isa bercerita kepada Barnabas bahwa ia akan dibunuh. Namun, Allah akan menyelamatkan dan mengangkatnya. Sedangkan orang yang dibunuh sebenarnya adalah seorang pengkhianat yang wajahnya diubah seperti Isa” demikian petikan ayat Injil Barnabas bab 112 sebagaimana dilansir tarbiyah.net, senin(18/4/2016).

injil berusia 15 abad

Selain menyebutkan yang disalib bukan yesus, Injil Barnabas juga menyebutkan bahwa setelah Isa akan ada nabi akhir zaman bernama Ahmad. Isi injil tersebut memiliki kesamaan dengan Injil yang diyakini seorang Pendeta bernama Bahira yang bertemu Muhammad semasa kecil.

Penjelasan tentang sosok yang disalib sangat mirip dengan Al-Qur’an Surat An Nisa ayat 157-159 yang berbunyi: “Dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka.

Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Saat Injil Barnabas ini berada di Turki dan ditempatkan dalam sebuah museum. Pihak Vatikan sempat tertarik untuk melihat secara langsung isi injil Barnabas kepada pemerintah Turki. Namun, hingga saat ini Vatikan tidak mengakuinya sebagai injil yang sah.[islamedia/mh]
Baca selengkapnya »
perintah menutup aurat juga ada dalam injil ungkap mantan biarawati

perintah menutup aurat juga ada dalam injil ungkap mantan biarawati

Kewajiban menurut aurat tak hanya ada pada muslimah saja, karena kewajiban ini juga diterapkan oleh semua agama.

Demikian disampaikan seorang mantan biarawati, Irena Handono dalam kajian bertema “Menutup Aurat Kewajiban Semua Agama” belum lama ini.

Irena Handono mengatakan bahwa perempuan yang berkerudung (khimar) tidaklah sama dengan berhijab atau jilbab (pakaian yang menutupi seluruh tubuh, kecuali muka dan telapat tangan).

Di dalam Islam setiap Muslim wajib mengimani setiap kitab-kitab yang diturunkan Allah subhana wa ta’ala melalui nabi-nabiNya. Zabur, Taurat, al-Qur’an dan termasuk pula Injil atau Bibel. Karena menurutnya, semua isinya mentauhidkan Allah sebagai Tuhan Yang Esa.

baca juga: 6 bahaya kesehatan jika tubuhmu tidak berkeringat

Hanya saja masalahnya, saat ini hanya al-Qur’an yang hingga kini terjaga keaslian sebagaimana janji Allah. Sedangkan yang lain, sebelum dirubah oleh tangan manusia. Oleh karena itu, selain al-Qur’an sudah tidak ada lagi kitab-kitab yang orisinil.

Irena Handono menyampaikan bahwa di dalam Bibel-pun, ajakan untuk menutup kepala atau berkerudung pun telah ada. Misalnya pada Kejadian 24: 65, Katanya kepada hamba itu: “Siapakah laki-laki itu yang berjalan di padang ke arah kita?” Jawab hamba itu: “Dialah tuanku itu.” Lalu Ribka mengambil telekungnya dan bertelekunglah ia. I Korintus 11: 6 “Sebab jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka haruslah ia juga menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan, bahwa rambutnya digunting atau dicukur, maka haruslah ia menudungi kepalanya,” ujar mantan biarawati yang kemudian memeluk Islam ini menambahkan.

Menurut wanita yang kini mendalami dunia kristologi ini, wanita berkerudung (khimar), berhijab/berjilbab sebenarnya diterapkan pada semua agama. Namun, tata cara dan konsepnya berbeda.

Di samping itu konsepnya pun diubah-ubah sesuai kehendak pemuka agama dan umatnya. Tidak sempurna seperti Islam.

“Misalnya di dalam Katolik (suster), Yahudi, Dewi Kwan Im, Hindu, pakaian tradisional Jepang, wanita Mesir kuno, Eropa abad pertengahan, Anglo Saxon dan Anglo Norman, Amish (AS),” kata pendiri Irena Center ini dengan menunjukkan slide bergambar pada jamaah kajian.


Kewajiban tiap Muslimah
Menurutnya, seorang wanita Muslim (Muslimah) dikenai kewajiban hampir seluruh tubuh, kecuali wajah dan telapak tangan agar ditutup atau dihijab. Kewajiban ini diturunkan agar wanita-wanita Muslim terhindar dari godaan yang datang bukan dari mahramnya, dan sebagai pembeda di antara umat lain.

Hanya saja, maraknya mode atau fashion tata cara memakai kerudung/jilbab/hijab bagi wanita Muslim saat ini banyak yang keluar dari syariat. Sehingga berjilbab tapi masih membentu, terlihat dan terbuka yang bukan semestinya.

Bahkan Nabi di dalam banyak haditsnya menyebutkan wanita seperti ini hakikatnya adalah berpakaian tapi telanjang. Dan tidak akan masuk surga, tidak pula mencium wangi surga.Nau’zubillah, katanya.

Lebih jauh ia mengajak para Muslimah menutup aurat sebagaimana petunjuk Nabi.

“Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, “ ujarnya mengutip perintah menutup aurat dalam Al-Quran Surat Al-Ahzab ayat 59.

“Berkerudung atau khimar adalah apa yang ditutup itu ialah kepala, leher, dan sebagian dada tanpa menutupi wajah,” kutip Irena. Dan khimar semestinya

tidak tipis dan menutupi bagian dada. Sedangkan jilbab (hijab) adalah penutup untuk seluruhnya hingga batas mata kaki atau mendekati tanah.

Kewajiban berkerudung (khimar) dan berhijab diperuntukan pada kondisi apapun, sekalipun wanita ini sedang keluar rumah ataupun haid. Di manapun dan kapanpun jika berada di luar mesti menggunakannya (hijab/khimar).

Menurutnya, ini sesuai hadits Nabi dari Ummu Athiyah. Di mana Rasulullah kala itu memerintahkan para Muslimah keluar pada Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha. Saat itu Ummu Athiyah bertanya, “Wahai Rasulullah, salah seorang di antara kami ada yang tidak memiliki jilbab?” Rasulullah menjawab, “Hendaklah saudarinya meminjamkan jilbabnya kepadanya,” demikian penjelasannya mengutih hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari-Muslim.

Lahir di Surabaya, 30 Juli 1954 dengan nama kecil Han Hoo Lie ia dibesarkan dalam lingkungan Katolik. Ia bahkan pernah disekolahkan di Seminari Agung (Institut Filsafat Teologia Katolik) hingga akhirnya manjadi seorang biarawati.

Tahun 1983, ia akhirnya mengucapkan dua kalimat Syahadat di Masjid Al-Falah Surabaya, sejak itu, waktunya digunakan untuk kegiatan Islam. termasuk mendirikan IRENA CENTER, sebuah lembaga kajian kristologi dan mencegah aksi pemurtadan.*

Rep: Robigusta Suryanto, Editor: Cholis Akbar, reshare from hidayatullah
Baca selengkapnya »
seorang nasrani menemukan penyebutan nabi muhammad dalam kitab injil

seorang nasrani menemukan penyebutan nabi muhammad dalam kitab injil

seorang nasrani menemukan penyebutan nabi muhammad dalam kitab injil
Saya seorang pemuda beragama Nashrani mempelajari agama Islam dan Nashrani. Saya dapatkan bahwa Nabi Muhamad disebutkan dalam kitab Injil. Tidak ada seorang pun dari kalangan Islam yang ingin mengetahui hakikatnya sedangkan kalangan Nashrani menolak ucapan saya. Apa yang harus saya lakukan?

jawaban
Alhamdulillah

Wahai pemuda yang budiman.

Apa manfaat bagi anda jika semua orang selamat sedangkan anda binasa? Seandainya semua orang di muka bumi masuk Islam setelah mengetahui apa yang anda kaji dalam kitab Injil lalu mereka masuk surga dan selamat dari Neraka sementara anda tidak dapat mengambil manfaat dari hal itu karena anda tetap dalam agama Nashrani yang telah menyimpang dan anda mati dalam keadaan demikian, semoga tidak. Demi Tuhan, ketika itu, apa manfaat yang anda harapkan?!

Wahai sang pemuda, sesungguhnya yang diharapkan dari anda adalah perkara lain. Mereka tengah mempersiapkan untuk anda yang jika anda cerdas menangkap, sayangi dirimu jika merawat sesuatu yang tak berguna.

Tinggalkan masalah kaum muslimin dan Nashrani. Renungkanlah, apa yang kau tunggu, engkau telah diperlihatkan yang haq dan mengetahui kenabian Muhammad shallallahu alaihi wa sallam dari kitabmu?

Tahukah engkau wahai hamba Allah, bahwa ajaran Allah kepada para hambaNya dan hidayahNya bagi penduduk bumi belum sempurnna dan nikmatNya belum lengkap hingga diutusnya Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam untuk menyempurnakan risalah para pendahulunnya dari para nabi untuk berdakwah di jalan Allah rabbul aalamiin.

Allah Taala berfirman,

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا (سورة المائدة: 3)
“Hari ini aku sempurnakan untukmu agama kalian dan aku sempurnakan untuk kalian kenikmatan dariku dan aku ridha Islam sebagai agama kalian.” (QS. Al-Maidah: 3)

Dari Jabir bin Abdullah radhiallahu anhu, dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda,
مَثَلِي وَمَثَلُ الأَنْبِيَاءِ ، كَمَثَلِ رَجُلٍ بَنَى دَارًا فَأَتَمَّهَا وَأَكْمَلَهَا إِلاَّ مَوْضِعَ لَبِنَةٍ ، فَجَعَلَ النَّاسُ يَدْخُلُونَهَا وَيَتَعَجَّبُونَ مِنْهَا ، وَيَقُولُونَ : لَوْلاَ مَوْضِعُ اللَّبِنَةِ
“Perumpamaanku dengan para nabi adalah bagaikan perumpamaan seorang yang membangun rumah hingga sempurna kecuali ada satu tempat yang kosong untuk satu batu bata. Orang-orang memasuki rumah itu dan mengaguminya, namun mereka berkata, ‘Sayang sekali, tinggal tempat batu bata ini (yang kosong).”

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
فَأَنَا مَوْضِعُ اللَّبِنَةِ ، جِئْتُ فَخَتَمْتُ الأَنْبِيَاءَ (متفق عليه)
“Akulah tempat batu bata itu, aku datang untuk mengakhiri para nabi.” (Muttafaq alaih)

Tahukan anda bahwa Allah telah mengambil janji dari para nabi dan kaum beriman dari kalangan para pengikutnya agar mereka membenarkan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam nabi terakhir, yaitu apabila mereka menemui risalahnya dan kenabiannya telah sampai kepada mereka dan mereka telah mengetahui agama dan kitabnya.

Allah Taala berfirman,

وَإِذْ أَخَذَ اللَّهُ مِيثَاقَ النَّبِيِّينَ لَمَا آتَيْتُكُمْ مِنْ كِتَابٍ وَحِكْمَةٍ ثُمَّ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مُصَدِّقٌ لِمَا مَعَكُمْ لَتُؤْمِنُنَّ بِهِ وَلَتَنْصُرُنَّهُ قَالَ أَأَقْرَرْتُمْ وَأَخَذْتُمْ عَلَى ذَلِكُمْ إِصْرِي قَالُوا أَقْرَرْنَا قَالَ فَاشْهَدُوا وَأَنَا مَعَكُمْ مِنَ الشَّاهِدِينَ (سورة آل عمران: 81)
“Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil perjanjian dari para Nabi, “Sungguh apa saja yang aku berikan kepadmu berupa kitab dan hikmah kemudian datang kepadamu seorang rasul yang membenarkan apa yang ada pdamu, niscaya kamu akan sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya.” Allah berfirman, “Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjian-Ku terhadap yang demikian itu?” Mereka menjawab, “Kami mengakui.” Allah berfirman, “Kalau begitu saksikanlah (hai para nabi) dan Aku menjadi saksi (pula) bersama kamu.” (QS. Ali Imran: 81)

Wahai hamba Allah.

Banyak orang-orang yang mendapatkan hidayah dari penganut agama anda. Mereka segera menjemput alhaq (kebenaran) ketika mereka mendapatkannya dalam kitab mereka. Mereka tak gentar dengan ancaman, tidak tunduk oleh tawaran, baik laki maupun perempuan, bangsa arab atau non arab, para pemimpin atau masyarakat awam. Hendaklah itu semua menjadi teladan bagi jalan anda.

Juga hendaknya kaum Nashrani dari Habasyah menjadi teladan bagi anda, sebab mereka ketika mendengar petunjuk dan mengetahui bahwa hal itu haq serta membenarkan apa yang ada pada mereka dalam kitab Taurat dan Injjil, mereka segera masuk Islam dan menjadi pengikut Nabi Muhamad shallallahu alaih wa sallam.

Allah Taal berfirman,
لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِينَ آمَنُوا الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُوا وَلَتَجِدَنَّ أَقْرَبَهُمْ مَوَدَّةً لِلَّذِينَ آمَنُوا الَّذِينَ قَالُوا إِنَّا نَصَارَى ذَلِكَ بِأَنَّ مِنْهُمْ قِسِّيسِينَ وَرُهْبَانًا وَأَنَّهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ * وَإِذَا سَمِعُوا مَا أُنْزِلَ إِلَى الرَّسُولِ تَرَى أَعْيُنَهُمْ تَفِيضُ مِنَ الدَّمْعِ مِمَّا عَرَفُوا مِنَ الْحَقِّ يَقُولُونَ رَبَّنَا آمَنَّا فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ * وَمَا لَنَا لَا نُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَمَا جَاءَنَا مِنَ الْحَقِّ وَنَطْمَعُ أَنْ يُدْخِلَنَا رَبُّنَا مَعَ الْقَوْمِ الصَّالِحِينَ * فَأَثَابَهُمُ اللَّهُ بِمَا قَالُوا جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَذَلِكَ جَزَاءُ الْمُحْسِنِينَ (سورة المائدة: 82-85)
“Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang beriman adalah orang-orang yang berkata, ‘Sesungguhnya kami ini orang Nashrani.” Yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu (orang-orang Nashrani) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) karena sesungguhnya mereka tidak menyombongkan diri.” (QS. Al-Maidah: 82-85)

Mengapa mereka tidak bersikap demikian, padahal sikap tersebut telah terlebih dahulu dilakukan raja mereka dalam mengikuti al haq ketika dia sudah mengetahuinya. Dia adalah Najasyi, raja Habasyah.

Simak kisah orang yang berada di sana ketika itu.

Dari Abu Musa radhiallahu anhu, dia berkata, “Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam memerintahkan kami berangkat ke negeri Najasyi. Berita tersebut di dengar oleh kaum Quraisy. Maka mereka mengutus Amr bin Al-Ash dan Umarah bin Al-Walid. Mereka mengumpulkan hadiah untuk raja Najasyi. Maka kami datang, dan mereka datang membawa hadiah untuk raja Najasyi, beliau pun menerimanya, lalu mereka bersujud kepadanya.

Lalu berkatalah Amr bin Al-Ash, “Ada kaum dari kalangan kami yang membenci agama kami dan mereka sekarang berada di negerimu.” Lalu raja Najasyi berkata, “Di negeri kami?” Dia berkata, “Ya” Lalu sang raja meminta kami untuk menghadap. Maka berkatalah Ja’far (bin Abu Thalib) kepada kami, ‘Jangan ada di antara kalian yang berbicara. Aku juru bicara kalian hari ini.’ Maka kami menghadap Najasyi dan dia duduk di tempat duduknya.

Sedangkan Amr bin Ash berada di sisi kanannya dan Umarah di sisi kirinya, para pastur duduk dalam dua baris yang rapih. Lalu berkatalah Amr dan Umarah, ‘Mereka tidak bersujud kepadamu’. Maka ketika kami datang hingga berada di hadapannya, lalu para pastur tersebut membentak kami dengan berkata ‘Sujudlah kepada raja.’ Ja’far berkata, ‘Kami tidak sujud kecuali kepada Allah’ Berkatalah Najasyi, “Apa yang engkau yakini?’ Dia berkata, ‘Sesungguhnya Allah telah mengutus RasulNya kepada kami, Dia adalah Rasul yang telah dikabarkan oleh Nabi Isa akan datangnya seorang rasul yang bernama Ahmad.

Dia memerintahkan kepada kami untuk beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukannya sedikitpun, menegakkan shalat, menunaikan zakat, memerintahkan kami kepada yang ma’ruf dan melarang kami dari yang munkar.’ Hadirin kagum dengan ucapannya. Ketika hal itu dilihat oleh Amr, dia berkata kepadanya (Najasyi), ‘Semoga Allah berikan kebaikan kepada raja, sesungguhnya mereka menyelisihi anda dalam masalah Isa bin Maryam.’ Najasyi berkata kepada Ja’far, “Apa yang dikatakan sahabatmu tentang Ibnu Maryam?’ Dia berkata, ‘Dia menyampaikan dalam masalah ini, firman Allah, ‘Dia adalah ruh Allah dan kalimatNya, lahir dari gadis yang taat beribadah (Maryam) yang belum pernah disentuh manusia.”

Lalu Najasyi mengambil sebatang kayu dari tanah dan diangkatnya, maka dia berkata, “Wahai para pastur dan pendeta, apa yang mereka tambah tentang Ibnu Maryam dari apa yang kalian yakini tidak seberat ini. Selamat datang bagi kalian dan ajaran yang kalian bawa dari sisinya. Aku bersaksi bahwa dia adalah utusan Allah dan bahwa dialah yang dikabarkan Isa bin Maryam, seandainya tidak ada kerajaan yang aku jabat, niscaya aku akan mendatanginya untuk membawakan kedua sandalnya. Tinggallah kalian di negeri ini sesuka kalian.’ Lalu beliau perintahkan untuk menyediakan makanan dan pakaian untuk mereka. Lalu dia berkata lagi, ‘Kembalikan hadiah kepada kedua orang itu.”

(HR. Hakim dalam kitab Al-Mustadrak, no. 3208)

Tidakkah anda ketahui wahai hamba Allah, jika anda telah beriman dengan agama anda yang pertama, kemudian tampak jelas bagi anda kebenaran, lalu anda beriman dengan agama Islam dan anda mengikuti rasul penutup para nabi dan rasul, tahukah anda bahwa anda akan mendapatkan pahala dua kali?

Allah Taala berfirman,

الَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِهِ هُمْ بِهِ يُؤْمِنُونَ * وَإِذَا يُتْلَى عَلَيْهِمْ قَالُوا آمَنَّا بِهِ إِنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّنَا إِنَّا كُنَّا مِنْ قَبْلِهِ مُسْلِمِينَ * أُولَئِكَ يُؤْتَوْنَ أَجْرَهُمْ مَرَّتَيْنِ بِمَا صَبَرُوا وَيَدْرَءُونَ بِالْحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ * وَإِذَا سَمِعُوا اللَّغْوَ أَعْرَضُوا عَنْهُ وَقَالُوا لَنَا أَعْمَالُنَا وَلَكُمْ أَعْمَالُكُمْ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ لَا نَبْتَغِي الْجَاهِلِينَ (سورة القصص: 52-55)
“Orang-orang ang telah Kami datangkan kepada mereka Al-Kitab sebelum Al-Quran, mereka beriman (pula) dengan Al-Quran itu. Dan apabila dibacakan (Al-Quran) itu kepada mereka, mereka berkata, “Kami berikan kepadanya sesungguhnya Al-Quran itu adalah suatu kebenaran dari Tuhan kami, sesungguhnya kami sebelumnya adalah orang-orang yang membenarkannya.

Mereka itu diberi pahala dua kali disebabkan kesabaran mereka, dan mereka menolak kejahatan dengan kebaikan, dan sebagian dari apa yang telah Kami rezekikan kepada mereka, mereka nafkahkan. Dan apabila mereka mendengar perkataan yang tidak bermanfaat, mereka berpaling daripadanya dan mereka berkata, “Bagi kami amal-amal kami dan bagimu amal-amalmu, kesejahteraan atas dirimu, kami tidak ingin bergaul dengan orang-orang jahil.”

(QS. Al-Qashash: 52-55)

Dari Abu Musa Al-Asy’ari radhiallahu anhu, sesungguhnya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

ثَلَاثَةٌ يُؤْتَوْنَ أَجْرَهُمْ مَرَّتَيْنِ : رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ آمَنَ بِنَبِيِّهِ ، وَأَدْرَكَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَآمَنَ بِهِ وَاتَّبَعَهُ وَصَدَّقَهُ ، فَلَهُ أَجْرَانِ ، وَعَبْدٌ مَمْلُوكٌ أَدَّى حَقَّ اللهِ تَعَالَى وَحَقَّ سَيِّدِهِ ، فَلَهُ أَجْرَانِ، وَرَجُلٌ كَانَتْ لَهُ أَمَةٌ فَغَذَّاهَا، فَأَحْسَنَ غِذَاءَهَا، ثُمَّ أَدَّبَهَا فَأَحْسَنَ أَدَبَهَا، ثُمَّ أَعْتَقَهَا وَتَزَوَّجَهَا فَلَهُ أَجْرَانِ (رواه البخاري، رقم 3011، ومسلم، رقم 154 واللفظ له)
“Ada tiga golongan yang akan diberikan para dua kali; Seorang dari Ahli Kitab, dia beriman kepada Nabinya, lalu dia mendapatkan Nabi Muhamad shallallahu alaihi wa sallam, kemudian dia beriman kepadanya dan mengikuti serta membenarkannya, maka baginya dua pahala. Seorang budak yang menunaikan hak Allah dan hak tuannya, maka baginya dua pahala. Seorang yang memiliki budak wanita, lalu dia beri kebutuhan pangannya dengan baik, kemudian dia didik dengan baik, kemudian dia merdekakan dan dia nikahi, maka baginya dua pahala.”

(HR. Bukhari, no. 3011 dan Muslim, no. 154, redaksi olehnya)

Akhirnya Allah Taala berfirman dalam perjanjian terakhir, maksudnya Al-Quran,

يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَكُمُ الرَّسُولُ بِالْحَقِّ مِنْ رَبِّكُمْ فَآمِنُوا خَيْرًا لَكُمْ وَإِنْ تَكْفُرُوا فَإِنَّ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا * يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لَا تَغْلُوا فِي دِينِكُمْ وَلَا تَقُولُوا عَلَى اللَّهِ إِلَّا الْحَقَّ إِنَّمَا الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ رَسُولُ اللَّهِ وَكَلِمَتُهُ أَلْقَاهَا إِلَى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ وَلَا تَقُولُوا ثَلَاثَةٌ انْتَهُوا خَيْرًا لَكُمْ إِنَّمَا اللَّهُ إِلَهٌ وَاحِدٌ سُبْحَانَهُ أَنْ يَكُونَ لَهُ وَلَدٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ وَكَفَى بِاللَّهِ وَكِيلًا * لَنْ يَسْتَنْكِفَ الْمَسِيحُ أَنْ يَكُونَ عَبْدًا لِلَّهِ وَلَا الْمَلَائِكَةُ الْمُقَرَّبُونَ وَمَنْ يَسْتَنْكِفْ عَنْ عِبَادَتِهِ وَيَسْتَكْبِرْ فَسَيَحْشُرُهُمْ إِلَيْهِ جَمِيعًا * فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَيُوَفِّيهِمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدُهُمْ مِنْ فَضْلِهِ وَأَمَّا الَّذِينَ اسْتَنْكَفُوا وَاسْتَكْبَرُوا فَيُعَذِّبُهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا وَلَا يَجِدُونَ لَهُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَلِيًّا وَلَا نَصِيرًا * يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَكُمْ بُرْهَانٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكُمْ نُورًا مُبِينًا * فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَاعْتَصَمُوا بِهِ فَسَيُدْخِلُهُمْ فِي رَحْمَةٍ مِنْهُ وَفَضْلٍ وَيَهْدِيهِمْ إِلَيْهِ صِرَاطًا مُسْتَقِيمًا (سورة النساء: 170-175)
“Wahai manusia, sesungguhnya telah datang Rasul (Muhammad) itu kepadamu dengan (membawa) kebenaran dari Tuhanmu, maka berimanlah kamu, itulah yang lebih baik bagimu. Dan jika kamu kafir, (maka kekafiran itu tidak merugikan Allah sedikit pun) karena sesungguhnya apa yang di langit dan di bumi itu adalah kepunyaan Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu.

Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara. Al Masih sekali-kali tidak enggan menjadi hamba bagi Allah dan tidak (pula enggan) malaikat-malaikat yang terdekat (kepada Allah). Barang siapa yang enggan dari menyembah-Nya dan menyombongkan diri, nanti Allah akan mengumpulkan mereka semua kepada-Nya. Adapun orang-orang yang beriman dan berbuat amal saleh, maka Allah akan menyempurnakan pahala mereka dan menambah untuk mereka sebagian dari karunia-Nya.

Adapun orang-orang yang enggan dan menyombongkan diri, maka Allah akan menyiksa mereka dengan siksaan yang pedih, dan mereka tidak akan memperoleh bagi diri mereka, pelindung dan penolong selain daripada Allah. Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran dari Tuhanmu, (Muhammad dengan mukjizatnya) dan telah Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang (Al Qur’an). Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang kepada (agama)-Nya, niscaya Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat yang besar dari-Nya (surga) dan limpahan karunia-Nya. Dan menunjuki mereka kepada jalan yang lurus (untuk sampai) kepada-Nya.

Kami mohon kepada Allah, semoga Dia memberi taufik kepada anda berupa kebaikan dunia dan akhirat dan melapangkan dada anda dengan petunjuk serta agama yang benar. Wallahu a’lam.

source by islamqa.info
Baca selengkapnya »
Akar Kebencian Kristen Terhadap Islam

Akar Kebencian Kristen Terhadap Islam

kumpulankonsultasi- Count Henri Decastri, seorang pengarang Perancis menulis dalam bukunya yang berjudul 'ISLAM' tahun 1896: "Saya tidak bisa membayangkan apa yang akan dikatakan oleh kaum Muslimin jika mereka mendengar cerita-cerita di abad pertengahan dan mengerti apa yang biasa dikatakan oleh ahli pidato Kristen dalam hymne-hymne mereka. Semua hymne kami bahkan hymne yang muncul sebelum abad ke 12 berasal dari konsep yang merupakan akibat dari Perang Salib. Hymne-hymne itu dipenuhi oleh kebencian kepada kaum Muslimin dikarenakan ketidakpedulian mereka terhadap agamanya.


Akibat dari hymne dan nyanyian itu, kebencian terhadap agama itu tertancap di benak mereka, dan kekeliruan ide menjadi berakar, yang beberapa di antaranya masih terbawa hingga saat ini. Tiap orang menganggap Muslim sebagai orang musyrik, tidak beriman, pemuja berhala dan murtad. Lalu dari mana dasar bahwa Kristen bisa menjalin hubungan baik dengan Islam?”

Kebencian Kristen kepada Islam bukanlah hal yang mengada-ada. Walau sudah demikian jelas faktanya, para pengikut ajaran Kristen malah sering balik menuduh bahwa pengungkapan fakta itu dianggap provokatif.

Tidak tanggung-tanggung, seorang Paus pun tak segan menebarkan kebencian kepada Islam. Pada 12 september 2006, sehari setelah peri-ngatan serangan 11 september, alih-alih mengambil simpati umat Islam, Paus Benediktus XVI—pemimpin tertinggi umat Katholik di dunia—dalam pidato ilmiahnya di Universitas Regensburg di Jerman, kembali mengulangi penghinaan terhadap Islam untuk ke sekian kalinya.

baca juga: agama ini bukan prioritas paling penting

Paus berpidato dengan tema “korelasi antara iman dan logika dan penting-nya dialog antar peradaban dan agama”. Namun isinya melenceng. Paus Benedict XVI mengutip pernyataan Kaisar Byzan-tium abad ke-14 Kaisar Manuel II Palaeologus yang merupakan hinaan dan kecaman terhadap Islam dan Nabi Muhammad Shallallahu alahi wasallam. Ini berarti Paus Bene-diktus XVI setuju dengan penghinaan terhadap Islam seperti yang ia kutip dari dialog tersebut. Bahkan menurut Paus, pemahaman perang suci atau jihad bertentangan dengan tabiat Tuhan.

Pidato itu jelas menimbulkan ke-caman luas kaum Muslim. Beberapa hari kemudian Paus Benediktus XVI menyata-kan umat Islam salah memahami konteks ucapannya. Seolah-olah umat Islam di-anggapnya bodoh dan tidak paham konteks sebuah pembicaraan.

Sebuah Alquran palsu dengan nama "The True Furqan", dicetak di Amerika oleh dua perusahaan percetakan; 'Omega 2001' dan 'Wine Press'. Judul lain buku ini 'The 21st Century Quran', yang berisi lebih dari 366 halaman baik bahasa Arab dan Inggris.

baca juga: meluruskan manhaj dai yang menyimpang

Buku ini ditujukan sebagai pemal-suan Kitab Suci Alquran. Berbagai surah dinamai dengan surat-surat Alquran seperti An Nur, Al Fatihah, dll. "Bismillah" pada setiap surat diganti dengan "Bismil Abi, Wal Ibni, Waruuhil Quds" (dengan nama bapak, anak dan roh qudus).

Tahun 1999, The True Furqan sudah pernah menyerbu masyarakat. Edisi yang diterbitkan WinePress Publishing dengan mudah bisa dibeli di toko-toko buku di Amerika. Bahkan di dunia maya (internet) The True Furqan ini bisa diakses dengan sangat mudah. Ini menunjukkan adanya keseriusan dalam kampanye pemalsuan Alquran.

Dan mereka sendiri mengakui bah-wa, "Tujuan The True Furqan adalah sebagai alat penyebaran agama Kristen," kata Al Mahdy kepada Baptist News. Menurut Al Mahdy, sejauh ini kaum evangelis (pengabar Injil) belum berhasil menemukan terobosan penting untuk bisa menaklukkan dunia Islam.

Tak hanya dari kalangan rohaniawan bahkan tokoh politik barat pun membenci Islam. Masih sangat segar di ingatan kita, bahwa George W Bush dengan lantang mengajak dunia untuk memerangi siapapun yang berusaha menegakkan syariah Islam.

Hingga Karen Armstrong, mantan biarawati yang banyak menulis buku tentang Islam, Yahudi, dan Kristen menulis dalam bukunya, "Orang-orang Eropa mudah menyerang Islam, walaupun mereka hanya tahu sedikit tentang Islam."

baca juga: kata bijak ustadz bermanhaj salaf

Maha benar Allah dengan segala firman-Nya yang menyatakan bahwa orang Kristen dan Yahudi tidak akan berhenti hingga Muslim mengikuti millah mereka (QS 2: 120).

Demikianlah fakta dendam kesumat dan rasa benci orang Kristen dan Yahudi kepada Islam. Dan peringatan Allah tentang hal ini dalam Alquran sudah demikian jelasnya.

Di surah yang lain Allah SWT berfirman: “…Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyi-kan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. …” (Qs. Ali Imran: 118).

oleh: Hj Irena Handono, Pakar Kristologi, Pendiri Irena Center
Baca selengkapnya »
nabi luth dituduh berzina dengan 2 anak gadisnya dan bantahan alquran

nabi luth dituduh berzina dengan 2 anak gadisnya dan bantahan alquran

kumpulankonsultasi- Dalam Alkitab, Genesis 19:30-38 diceritakan bahwa Nabi Luth (Lot) berzinah dengan kedua anak kandungnya (Incest) sehingga punya anak dari mereka:

30 Pergilah Lot dari Zoar dan ia menetap bersama-sama dengan kedua anaknya perempuan di pegunungan, sebab ia tidak berani tinggal di Zoar, maka diamlah ia dalam suatu gua beserta kedua anaknya.

baca juga: bolehkah memiliki beberapa nama

31 Kata kakaknya kepada adiknya: “Ayah kita telah tua, dan tidak ada laki-laki di negeri ini yang dapat menghampiri kita, seperti kebiasaan seluruh bumi.

32 Marilah kita beri ayah kita minum anggur, lalu kita tidur dengan dia, supaya kita menyambung keturunan dari ayah kita.”

33 Pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur, lalu masuklah yang lebih tua untuk tidur dengan ayahnya; dan ayahnya itu tidak mengetahui ketika anaknya itu tidur dan ketika ia bangun.

34 Keesokan harinya berkatalah kakaknya kepada adiknya: “Tadi malam aku telah tidur dengan ayah; baiklah malam ini juga kita beri dia minum anggur; masuklah engkau untuk tidur dengan dia, supaya kita menyambung keturunan dari ayah kita.”


35 Demikianlah juga pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur, lalu bangunlah yang lebih muda untuk tidur dengan ayahnya; dan ayahnya itu tidak mengetahui ketika anaknya itu tidur dan ketika ia bangun.

36 Lalu mengandunglah kedua anak Lot itu dari ayah mereka. 

37 Yang lebih tua melahirkan seorang anak laki-laki, dan menamainya Moab; dialah bapa orangMoab yang sekarang. 

baca juga: hukum menyontek

38 Yang lebih mudapun melahirkan seorang anak laki-laki, dan menamainya Ben-Ami; dialah bapa bani Amon yang sekarang.” [Genesis 19:30-38]
image ilustration from totaltren.com
Dalam Al Qur’an dijelaskan bahwa Luth adalah benar-benar seorang Rasul yang bersih dari perbuatan dosa seperti meminum anggur atau pun berzinah dengan putrinya sendiri:

Sesungguhnya Luth benar-benar salah seorang rasul.” [Ash Shaaffaat:133]

Di Al Qur’an dijelaskan Allah melebihkan derajad Nabi Luth di atas ummat manusia. Jadi kalau manusia biasa mayoritas tidak berzinah dengan anak kandungnya, apalagi seorang Nabi seperti Nabi Luth:“dan Ismail, Alyasa’, Yunus dan Luth. Masing-masing Kami lebihkan derajatnya di atas umat (di masanya)” [Al An’aam:86]
Baca selengkapnya »
tidurkah tuhan? siapa yang mengurus alam semesta

tidurkah tuhan? siapa yang mengurus alam semesta

kumpulankonsultasi- Dalam Injil Matius 8:24 diceritakan Yesus tidur: Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur.

benarkah tuhan tidur atau yesus hanyalah nabi utusan Allah ta'ala yang sifatnya sama seperti manusia pada umumnya, yaitu punya rasa ngantuk dan tidur.

tidurkah tuhan? siapa yang mengurus alam semesta
image ilustration
Menurut Islam, Tuhan Maha Kuasa. Tidak pernah mengantuk dan juga tidak pernah tidur:

“Allah, tidak ada Tuhan selain Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya; tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” [Al Baqarah:255]

sumber:Sigit Tasulait Tasumbalit

baca juga
manhaj para nabi dalam berdakwah
hukum tawasul kepada penghulu nabi
mencium isri membatalkan wudhu kah
Baca selengkapnya »
alquran terjaga keontetikannya, bagaimana kitab sebelumnya?

alquran terjaga keontetikannya, bagaimana kitab sebelumnya?

kumpulankonsultasi- Kitab Suci Yahudi meski juga dikutip sebagai Perjanjian Lama oleh kaum Kristen tetap ada beberapa perbedaan mendasar. Selain itu bahasa Kitab Suci Yahudi sebagian besar bahasa Ibrani dengan sedikit Aramaic. Sementara Perjanjian Lama Kristen dalam bahasa Yunani kuno. Ada tambahan 7 buku yang aslinya dalam bahasa Yunani di Perjanjian Lama Kristen.

alquran terjaga keontetikannya, bagaimana kitab sebelumnya?
image ilustration
Ada pun Injil yang resmi ada 4 versi yang berbeda. Masing-masing ditulis oleh Markus, Mathius, Lukas, dan Yohanes. Penulisan dilakukan sekitar tahun 70 hingga 100 Masehi sekitar 40 tahun setelah Yesus wafat (diperkirakan tahun 29 M).

Sebagai contoh Lukas menulis Injil yang ditujukan kepada seseorang yang disebut Teofilus:1 Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita,


2 seperti yang disampaikan kepada kita oleh mereka, yang dari semula adalah saksi mata dan pelayan Firman. 

3 Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu, 

4 supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar. [Lukas 1:1-4]

Lukas kadang hanya mengira-ngira seperti Yesus umurnya kira-kira 30 tahun ketika memulai pekerjaanNya serta memakai kata “Anggapan Orang”:

Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli, [Lukas 3:23]


Sebaliknya Al Qur’an hanya ada satu versi yang dihafal oleh banyak orang dan masih murni dalam bahasa Arab sesuai bahasa Nabi Muhammad. Kalau bukan dalam bahasa Arab itu tak lebih dari terjemahan saja. Bukan Al Qur’an:

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya Al Quran pada malam kemuliaan” [Al Qadr:1]
“Kitab[ Al Quran ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa” [Al Baqarah:2]


Al Qur’an diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad. Oleh Nabi Muhammad disampaikan ke pengikutnya. Para pengikutnya ada yang menghafal, ada pula yang menulis di berbagai media (daun, tulang, kulit kambing/onta, dsb). Oleh pengikutnya Abu Bakar kemudian Al Qur’an dijadikan satu. 
Kemudian oleh sahabat Nabi Usman dijadikan satu buku berikut diberi tanda tulisan (panjang pendek, dsb) sehingga pengucapannya sesuai dengan aturan Bahasa Arab yang standar.

Jika bahasa Yesus adalah bahasa Aramaic, bahasa Perjanjian Baru aslinya adalah bahasa Yunani.

sumber: Sigit Tasulait Tasumbalit
Baca selengkapnya »
doktrin dosa warisan, ajaran yesuskah?

doktrin dosa warisan, ajaran yesuskah?

kumpulankonsultasi- kita pernah mendengar istilah dosa warisan, Dalam Kristen dikenal doktrin Dosa Asal / Dosa Warisan (Original Sin). Karena Adam telah berdosa memakan buah terlarang, maka semua manusia keturunannya turut berdosa. Untuk itulah Yesus turun guna menebus dosa manusia.

doktrin dosa warisan, ajaran yesuskah?
ilustration image
Dalam Exodus 20:5 dijelaskan Allah membalas kesalahan Bapa hingga kepada keturunannya:
“Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku”

benarkah yesus mengajarkan hal tersebut atau ada oknum tertentu yang mengajarkan doktrin tersebut, siapakah?, apakah paulus ada andil dalam hal ini?

Islam menjelaskan bahwa setiap orang hanya memikul dosa masing-masing yang mereka lakukan terhadap dirinya dan kezholiman terhadap makhluk Allah ta'ala yang lain

“Dan tidaklah seorang membuat dosa melainkan kemudharatannya kembali kepada dirinya sendiri; dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain…” [Al An’aam:164]

baca juga
orang tua nabi muslim atau kafir
hukum sholat jenazah di kuburan
haruskah diam ketika khutbah jumat
Baca selengkapnya »
apakah larangan memakan babi berlaku terhadap umat islam sajakah?

apakah larangan memakan babi berlaku terhadap umat islam sajakah?

kumpulankonsultasi- Dalam ajaran Yahudi dan Islam diharamkan memakan daging babi. Ini sesuai dengan Alkitab Levi dan Deuteronomy 14:8:

7 Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. 8 Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan bangkainya janganlah kamu sentuh; haram semuanya itu bagimu. [Levi 11:7-8]

apakah larangan memakan babi hanya islam saja?

dalam islam banyak dalil dari alquran dan sunnah nabi akan larangan memakan babi dari sejak islam hadir hingga saat ini. tidak ada perubahan hukum.

dalam ajaran islam, adanya banyak dalil tentang larangan memakan babi

﴿ إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ بِهِ لِغَيْرِ الله ﴾ [البقرة: 173]
"sesungguhnya Allah mengharamkan bagimu bangkai, dan darah dan daging babi dan binatang yang (ketika disembelih disebut (nama) selain allah" [Al Baqarah:173]

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَ الْخَمْرَ وَثَمَنَهَا وَحَرَّمَ الْمَيْتَةَ وَثَمَنَهَا وَحَرَّمَ الْخِنْزِيرَ وَثَمَنَهُ
Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan khamr dan hasil penjualannya dan mengharamkan bangkai dan hasil penjualannya serta mengharamkan babi dan hasil penjualannya.” (HR. Abu Daud)

Tapi saat ini babi adalah makanan yang umum di kalangan Kristen. apakah mengikuti perintah injil apa paulus?

kemana hukum larangan memakan babi pada agama samawi sebelum islam?

Baca selengkapnya »
dalil larangan membuat patung di dalam kitab injil dan hadits nabi

dalil larangan membuat patung di dalam kitab injil dan hadits nabi

Dalam 10 Perintah Tuhan di Exodus 20:4-5 Allah melarang manusia membuat patung apa pun:

4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. 

5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku [Exodus 20:4-5]

dalil larangan membuat patung di dalam kitab injil dan al-qur'an
pembuatan Patung Yesus perintah siapa?

Namun saat ini ummat Kristen membuat banyak patung Yesus dan Bunda Maria yang ditaruh di berbagai tempat terutama di Gereja.

Dalam Islam dilarang membuat patung apalagi menaruhnya di tempat ibadah.

Aisyah r.a. berkata, “Ketika Nabi sakit, ada sebagian di antara istri beliau menyebut-nyebut perihal gereja yang pernah mereka lihat di negeri Habasyah yang diberi nama gereja Mariyah. Ummu Salamah dan Ummu Habibah pernah datang ke negeri Habasyah. Kemudian mereka menceritakan keindahannya dan beberapa patung yang ada di gereja itu. Setelah mendengar uraian itu, beliau mengangkat kepalanya, lalu bersabda, “Sesungguhnya mereka itu, jika ada orang yang saleh di antara mereka meninggal dunia, mereka mendirikan tempat ibadah di atas kuburnya. Lalu, mereka membuat berbagai patung di dalam tempat ibadah itu. Mereka adalah seburuk-buruk makhluk di sisi Allah pada hari kiamat.” [HR Bukhari]
Baca selengkapnya »
Ular atau Iblis yang Menipu Adam dan Hawa?

Ular atau Iblis yang Menipu Adam dan Hawa?

kumpulankonsultasi- Dalam Alkitab Genesis 3:1-19 diceritakan bahwa Ular adalah binatang paling cerdik yang bisa bicara sehingga bisa menipu manusia: Adam dan Hawa:

1 Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?” //en.wikipedia.org/wiki/Snake

2 Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: “Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan,
 
3 tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati.”


4 Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan mati,



5 tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.”

6 Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminya pun memakannya.” [Genesis 3:1-6]

13 Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: “Apakah yang telah kauperbuat ini?” Jawab perempuan itu: “Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan.”

14 Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: “Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu.” [Genesis 3:13-14]

Dalam Al Qur’an dijelaskan bahwa yang menggoda Adam dan Hawa adalah Setan/Iblis:

Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu] dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: “Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan.”[Al Baqarah:36]

baca juga: 6 kekeliruan dalam praktek pengobatan ruqyah
Jika dalam ajaran Kristen Adam dan Hawa tetap berdosa dan dosanya diturunkan kepada manusia sebagai Dosa Asal / Dosa Warisan (Original Sin), dalam Islam disebut setelah Adam dan Hawa minta ampun dan bertobat, Allah segera mengampuni mereka dan tidak ada dosa warisan yang diturunkan kepada anak cucu mereka:

“Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” [Al-Baqarah:37]
Ular atau Iblis yang Menipu Adam dan Hawa?

Ummat Yahudi menganggap mereka adalah bangsa pilihan. Ummat Kristen beranggapan tidak ada keselamatan bagi orang yang tidak mengakui Yesus sebagai Tuhan sehingga mereka mengirimkan banyak misionaris/penginjil untuk “menggarami” / mengkristenkan penduduk dunia. Islam sendiri menyatakan hanya Islam agama yang diridhai Allah:

“Sesungguhnya agama yang diridhai disisi Allah hanyalah Islam.” [Ali ‘Imran:19]

“Barangsiapa mencari agama selain Islam, maka sekali-kali tidak akan diterima agama itu, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” [Ali ‘Imran:85]


Itulah beberapa perbedaan antara agama Yahudi, Kristen, dan Islam. Meski masih banyak lagi perbedaannya, namun ummat Islam dianjurkan untuk berhubungan sosial dengan baik selama mereka tidak menyerang/memusuhi ummat Islam. Meski dalam agama tak ada paksaan dalam beragama, namun ummat Islam tidak boleh mencampur-adukkan masalah aqidah/agama. Untukmu agamamu dan untukku agamaku. Demikian ajaran agama kita.

sumber: Sigit Tasulait Tasumbalit
Baca selengkapnya »
adakah hukum qishash di dalam injil dan alquran

adakah hukum qishash di dalam injil dan alquran

kumpulankonsultasi- Dalam Perjanjian Lama, Exodus 21:11-22:19 dijelaskan tentang Hukum Qishash yaitu hukuman mati untuk pembunuh, mata ganti mata, gigi ganti gigi:

“Siapa yang memukul seseorang, sehingga mati, pastilah ia dihukum mati.” [Exodus 21:12]
mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki, 25 lecur ganti lecur, luka ganti luka, bengkak ganti bengkak.” [Exodus 21:24-25]

Namun pada Perjanjian Baru hukum itu dihapuskan dan orang Kristen tidak mengikuti aturan itu lagi.

adakah hukum qishash di dalam injil dan alquran
Dalam Al Qur’an hukum Qishash kembali ditegakkan:
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh; orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan hamba, dan wanita dengan wanita…” [Al Baqarah:178]

Hukum Qishash diberlakukan agar orang berpikir panjang sebelum membunuh orang lain. Seandainya dia membunuh orang, maka dia dihukum mati sehingga tidak bisa membunuh lagi. Dengan cara itu dunia jadi lebih aman bagi orang-orang yang tidak berdosa (bukan pembunuh):

“Dan dalam qishaash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, hai orang-orang yang berakal, supaya kamu bertakwa.” [Al Baqarah:179]
Baca selengkapnya »
hukum zina, simak perbedaan antara al-quran dan injil, manakah yang vulgar

hukum zina, simak perbedaan antara al-quran dan injil, manakah yang vulgar

kumpulankonsultasi- Dalam menceritakan kisah perzinahan atau pelarangan zina, Alkitab menjelaskannya secara rinci:

1 Datanglah firman TUHAN kepadaku:

2 “Hai anak manusia, ada dua orang perempuan, anak dari satu ibu.

3 Mereka bersundal di Mesir, mereka bersundal pada masa mudanya; di sana susunya dijamah-jamah dan dada keperawanannya dipegang-pegang.

4 Nama yang tertua ialah Ohola dan nama adiknya ialah Oholiba. Mereka Aku punya dan mereka melahirkan anak-anak lelaki dan perempuan. Mengenai nama-nama mereka, Ohola ialah Samaria dan Oholiba ialah Yerusalem.

5 Dan Ohola berzinah, sedang ia Aku punya. Ia sangat berahi kepada kekasih-kekasihnya, kepada orang Asyur, pahlawan-pahlawan perang, 

6 berpakaian kain ungu tua, bupati-bupati dan penguasa-penguasa, semuanya pemuda yang ganteng, pasukan kuda.

7 Ia melakukan persundalannya dengan mereka, semuanya orang Asyur pilihan; ia menajiskan dirinya dengan semua orang, kepada siapa ia berahi dan dengan berhala-berhalanya.

8 Ia tidak meninggalkan persundalannya yang dilakukannya sejak dari Mesir, sebab pada masa mudanya orang sudah menidurinya, dan mereka memegang-megang dada keperawanannya dan mencurahkan persundalan mereka kepadanya.

9 Oleh sebab itu Aku menyerahkan dia ke dalam tangan kekasih-kekasihnya, dalam tangan orang Asyur, kepada siapa ia berahi.

10 Mereka menyingkapkan auratnya, anak-anaknya lelaki dan perempuan ditangkap dan ia sendiri dibunuh dengan pedang. Dengan demikian namanya dipercakapkan di antara kaum perempuan sebab hukuman telah dijatuhkan atasnya.

11 Walaupun hal itu dilihat oleh adiknya, Oholiba, ia lebih berahi lagi dan persundalannya melebihi lagi dari kakaknya. 

12 Ia berahi kepada orang Asyur, kepada bupati-bupati dan penguasa-penguasan kepada pahlawan-pahlawan perang yang pakaiannya sangat sempurna, kepada pasukan kuda, semuanya pemuda yang ganteng.

13 Aku melihat bahwa ia menajiskan diri; kelakuan mereka berdua adalah sama.

14 Bahkan, ia menambah persundalannya lagi: ia melihat laki-laki yang terukir pada dinding, gambar orang-orang Kasdim, diukir dalam warna linggam, 

15 pinggangnya diikat dengan ikat pinggang, kepalanya memakai serban yang berjuntai, semuanya kelihatan seperti perwira, yang menyerupai orang Babel dari Kasdim, tanah kelahiran mereka.

16 Segera sesudah kelihatan oleh matanya ia berahi kepada mereka dan mengirim suruhan kepada mereka ke tanah Kasdim.

17 Maka orang Babel datang kepadanya menikmati tempat tidur percintaan dan menajiskan dia dengan persundalan mereka; sesudah ia menjadi najis oleh mereka, ia meronta dari mereka.

18 Oleh karena ia melakukan persundalannya dengan terang-terangan dan memperlihatkan sendiri auratnya, maka Aku menjauhkan diri karena jijik dari padanya, seperti Aku menjauhkan diri dari adiknya.

19 Ia melakukan lebih banyak lagi persundalannya sambil teringat kepada masa mudanya, waktu ia bersundal di tanah Mesir. 20 Ia berahi kepada kawan-kawannya bersundal, yang auratnya seperti aurat keledai dan zakarnya seperti zakar kuda.

21 Engkau menginginkan kemesuman masa mudamu, waktu orang Mesir memegang-megang dadamu dan menjamah-jamah susu kegadisanmu. [Ezekiel 23:1-21]

hukum zina, simak perbedaan antara al-quran dan injil, manakah yang vulgar
Dalam Kidung Agung (Song) gairah seks digambarkan sebagai berikut:

2 Pusarmu seperti cawan yang bulat, yang tak kekurangan anggur campur. Perutmu timbunan gandum, berpagar bunga-bunga bakung.

3 Seperti dua anak rusa buah dadamu, seperti anak kembar kijang. 

4 Lehermu bagaikan menara gading, matamu bagaikan telaga di Hesybon, dekat pintu gerbang Batrabim; hidungmu seperti menara di gunung Libanon, yang menghadap ke kota Damsyik.

5 Kepalamu seperti bukit Karmel, rambut kepalamu merah lembayung; seorang raja tertawan dalam kepang-kepangnya. 

6 Betapa cantik, betapa jelita engkau, hai tercinta di antara segala yang disenangi.

7 Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan buah dadamu gugusannya. 8 Kataku: “Aku ingin memanjat pohon korma itu dan memegang gugusan-gugusannya Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur dan nafas hidungmu seperti buah apel.” [Kidung Agung 7:2-8]

Dalam Islam larangan zina dinyatakan secara singkat dengan tidak menimbulkan birahi bagi pembacanya sehingga mereka tidak berkeinginan untuk bersetubuh dengan istrinya, berzina dengan pacarnya, atau melakukan onani:

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” [Al Israa’:32]

Bahkan izin bersetubuh dengan istri di malam bulan puasa pun disampaikan dengan cara yang tidak vulgar:

“Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka.” [Al Baqarah:187]

sumber: Sigit Tasulait Tasumbalit
Baca selengkapnya »
-->