IBX5A47BA52847EF DakwahPost: tips
Tips Panen Pahala dari 1 Amalan

Tips Panen Pahala dari 1 Amalan

Imam Abu Tholib al-Makkiy rahimahullaah mengatakan:

فَرُبَّمَا اتَّفَقَ فِي الْعَمَلِ الْوَاحِدِ نِيَّاتٌ كَثِيْرَةٌ عَلَى مِقْدَارِ مَا يَحْتَمِلُ الْعَبْدُ مِنَ النِّيَّةِ، وَعَلَى مِقْدَارِ عِلْمِ الْعَامِلِ، فَيَكُوْنُ لَهُ بِكُلِّ نِيَّةٍ حَسَنَةٌ.
“Bisa saja niat yang banyak berkumpul pada satu amalan sesuai kadar kemampuan seorang hamba dalam menghadirkan niat dan sesuai kadar ilmu yang dimiliki orang yang beramal. Maka ia akan memperoleh untuk setiap niat, pahala tersendiri.” [Ta’thiirul Anfaas: 49]

Tips Panen Pahala dari 1 Amalan

Contoh Praktis:
------------------------

Saat tiba waktu istirahat di kantor untuk sholat Zhuhur, ambillah air wudhu, lalu berjalanlah menuju masjid, niatkan langkah Anda sebagai pengorbanan menuju ketaatan pada Allah, sesampai di masjid, hadirkan niat untuk sholat, sekaligus niat untuk menunggu waktu sholat, sekaligus niat untuk i’tikaf di masjid, tambahkan niat untuk ber-‘uzlah (mengasingkan diri) guna menghindari kemaksiatan dan ghibah yang terjadi di kantor. Dari masing-masing niat tersebut, Anda sudah mengumpulkan banyak pahala. Melalui contoh praktis ini, Anda bisa menganalogikannya pada amalan yang lain.

✍ Abu Ziyan Johan Saputra Halim
Telegram : Kristaliman
Baca selengkapnya »
Tahapan-Tahapan Yang Benar Di Dalam Menuntut Ilmu

Tahapan-Tahapan Yang Benar Di Dalam Menuntut Ilmu

Asy Syaikh al Allamah Zaid bin Hadi al Madkholy rahmatullah 'alaihi

Pertanyaan : Bagaimana metode yang benar dalam belajar agama secara bertahap? Dan bagaimana metode yang benar dalam belajar ilmu aqidah, tafsir, fiqih dan hadits. Dari mana kita memulainya?"

Beliau lalu menjawab: 

Pertanyaan ini menunjukkan bahwa penanya sedang mencari metode yang benar untuk mendapatkan ilmu agama. Namun yang benar, pertama-tama, seorang penuntut ilmu hendaknya mencari dulu guru yang menguasai ilmu syar'iy yang berjalan di atas manhaj salafus shalih. Karena memilih guru dan memilih kitab yang tepat adalah metode yang benar untuk menuntut ilmu syar’i.

Memilih mata pelajaran dalam ilmu syar'i baik aqidah, tafsir, hadits, fiqih, ilmu bahasa, sirah, semuanya ini tidak diragukan lagi butuh tahapan dan butuh pula kebijaksanaan dalam berpindah dari satu tahapan ke tahapan yang lain atau dari satu kitab ke kitab yang lain.

Tahapan-Tahapan Yang Benar Di Dalam Menuntut Ilmu

Ketika belajar aqidah dan ingin melalui tahapan yang benar, maka seorang penuntut ilmu hendaknya memulai dengan belajar kitab Al Ushul Ats Tsalatsah milik Imam Mujaddid Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab (wafat 1206 H) rahimahullah. Dalam kitab ini terdapat ilmu yang melimpah dalam permasalahan aqidah yang tidak akan membuat penuntut ilmu menyimpang dari manhaj salafus shalih dalam memahami agama.

Setelah itu lanjutkan mempelajari Al Qawaid Al Arba', Kasyfus Syubhat danRisalah Ushulil Iman. Tulisan-tulisan ini merupakan panduan dalam bidang aqidah dan merupakan pelajaran pokok dalam mempelajari ilmu-ilmu syariah yang lain. Ketika seseorang telah mempelajari kitab-kitab ini, ia akan memiliki akidah yang benar dan berjalan di atas manhaj salafiy, serta mendapatkan pencerahan darinya.

Kemudian setelah mempelajari kitab-kitab ini, hendaknya berpindah ke tahapan yang lebih tinggi semisal Kitab At Tauhid, lalu setelah menyelesaikan kitab ini berpindah lagi ke kitab Al Aqidah Al Washithiyyahmilik Imam Mujaddin Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah (wafat 728H) rahimahullah. Lalu melanjutkan ke kitab Al Hamawiyyahdan At Tadmuriyyah lalu Al Aqidah Ath Thahawiyyah.

Setelah itu, dapat melanjutkan membaca kitab-kitab Sunan yang berkaitan dengan pembahasan sunnah dan tahdzir terhadap bid’ah. Yang terkenal diantaranya Ushul I'tiqad Ahlis Sunnah milik Al Laalikaa-i (wafat 418H), Kitab As Sunnah milik Al Khallal (wafat 311H), Kitab As Sunnahmilik Abdullah bin Ahmad bin Hambal (wafat 290H), Al Ibanah milik Ibnu Bathah Al'Akbari (wafat 387H), dan Kitab At Tauhid milik Ibnu Khuzaimah (wafat 311H) dan kitab-kitab lain yang termasuk dalam bidang ini.

Adapun yang berkaitan dengan ilmu tafsir, yang aku pilih untuk para penuntut ilmu adalah kitab Tafsir Ibni Katsir (774H) rahimahullah, dan Kitab Tafsir As Sa'di(1376H) rahimahullah. Lebih khusus lagi, aku menyarankan Mukhtashar Tafsir Ibni Katsir milik Muhammad Nasib Ar Rafi'i karena -sepengetahuan kami- beliau telah meringkas Tafsir Ibni Katsir hingga sejalan dengan manhaj salaf. 

Jika mampu menyelesaikan kitab-kitab tadi, maka pelajarilah Tafsir Al Baghawi (516H) juga kitab-kitab tafsir selain yang disebutkan yang bila seorang penuntut ilmu membacanya lalu menelaahnya ia bisa menyadari jika menemukan ta'wil-ta'wil yang tercela, semisal kitab Tafsir Al Qurthubi (wafat 671H). Dan dapat juga mempelajari kitab tafsir lainnya sepertiTafsir Ibnul Jauzi (wafat 597H), dan Tafsir Asy Syaukani (wafat 1250H).

Namun dengan catatan, dalam sebagian kitab-kitab tafsir yang bagus dan mengandung limpahan ilmu tersebut, penulisnya –rahimahullah 'alaihim– terkadang men-ta'wil ayat-ayat tentang sifat Allah. Tapi sedikit sekali ta'wil yang disepakati oleh mereka yang men-ta'wil nash Qur'an dan Sunnah dengan ta'wilan yang tercela. Penyebab terjadinya hal tersebut, -sepengatahuan kami- ada tiga:

Pengaruh lingkungan tempat sangmufassir hidup Pengaruh guru tempat sang mufassirPengaruh telaah kitab-kitab. Sebagian mufassir menelaah kitab-kitab yang memuat berbagai pemikiran manusia, lalu ia terpengaruh

Sedangkan dalam ilmu hadits, seorang penuntut ilmu hendaknya memulai dari Al Arba'in An Nawawiyah untuk dihafal dan dipahami, juga membaca penjelasan yang terkandung di dalamnya. Lalu hendaknya secara bertahap mempelajari Umdatul Ahkam kemudian Bulughul Maram, juga dengan syarah-nya. Kemudian, setelah itu barulah ia mampu untuk mempelajariShahihain (Shahih Bukhari dan Shahih Muslim) dan Kutubus Sittah. Akal dan keilmuan manusia itu senantiasa berkembang

Sejalan dengan kelurusan niatnya serta keberlanjutannya dalam menuntut ilmu tanpa terputus.

Begitu juga dalam ilmu fiqih. Andai seorang penuntut ilmu sekedar membaca hadits-hadits saja ia akan mendapat banyak pemahaman dari apa yang ia baca. Namun hendaknya mereka juga mempelajari kitab-kitab fiqih sepertiUmdatul Fiqhi yang merinci permasalahan-permasalahan furu' atau juga kitab Zaadul Mustaqni. Allah telah memuliakan umat ini dengan adanya banyak kitab syarah dari Zaadul Mustaqni, baik dari ulama terdahulu maupun ulama di masa ini. 

Di antara syarah yang mudah dipelajari adalah yang ditulis oleh ulama masa ini, Syaikh Al Allamah Muhammad bin Shalih Al 'Utsaimin, dalam kitab As Syarh Al Mumthi'. Kitab ini memang benar-benar memuaskan (mumthi') karena di dalamnya terdapat bahasan-bahasan yang bermanfaat dan penjelasan-penjelasan yang langka. Semoga Allah memberikan ganjaran kepada beliau, menjadikan manfaat yang besar dari ilmu beliau, dan menambah keutamaan beliau.

Sedangkan dalam Sirah Nabawiyyah, mulailah dengan mempelajari Mukhtashr Sirah Nabawiyyah karya Imam Mujaddid Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab. Kemudian setelah itu mempelajari Sirah Nabawiyyah miliki Ibnu Hisyam (wafat 183H). Dan di zaman ini, walhamdulillah, kitab-kitab sirah sudah banyak yang diringkas.

Namun juga, semua ilmu ini dalam mempelajarinya membutuhkan ilmu-ilmu alat seperti ilmu ushul fiqih, qawa'id, musthalah, serta butuh perhatian terhadap ilmu bahasa arab dan qawaidul fiqhiyyah. Sehingga barulah seseorang memiliki kemampuan untuk mengambil ilmu dari dalil-dalil Qur'an dan Sunnah dengan pemahaman yang benar.

Semua ini, tidak cukup hanya dengan membaca kitab secara otodidak, bahkan jika perlu seseorang menempuh perjalanan untuk mencari guru ke daerah lain jika memang di daerahnya tidak ada, sebagaimana yang dilakukan para salafus shalih dalam menuntut ilmu. Ini jika memang mampu untuk menempuh perjalanan tersebut. Jika tidak mampu menempuh perjalanan tersebut, maka bacalah kitab-kitab lalu kumpulkan hal-hal yang membingungkanmu, kemudian tempuhlah sekedar perjalanan pendek (untuk menanyakanya kepada ulama). Apalagi di zaman ini berhubungan dengan ulama melalui telepon telah mencukupi kebutuhan tersebut tanpa harus bersusah payah. Walhamdulillah.
Wallahu a'lam.

Sumber asli: http://www.ajurry.com/taseel.htm
Link https://goo.gl/X2h0P7

Ustadz Ahmad Bone hafizhahullah
Baca selengkapnya »
CARA SELAMAT DARI KEBURUKAN MANUSIA

CARA SELAMAT DARI KEBURUKAN MANUSIA

Al-Imam Ahmad bertanya kepada Hatim al-Asham, "Bagaimana cara selamat dari manusia?!"

Hatim menjawab:

‏أن تعطيهم مالك ولا تأخذ من مالهم، وتقضي حقوقهم ولا تستقضي أحداً حقك، وتحتمل مكروههم ولا تكرههم على شيء، وليتك تسلم.
"Engkau berikan hartamu kepada mereka dan jangan mengambil harta mereka, engkau penuhi hak-hak mereka dan jangan menuntut hakmu kepada seorang pun, engkau sabar menghadapi hal yang tidak engkau sukai dari mereka dan tidak memaksakan apapun kepada mereka, mudah-mudahan dengan cara itu engkau akan selamat."

Siyar A'lamin Nubala', jilid 11 hlm. 487

CARA SELAMAT DARI KEBURUKAN MANUSIA

Sumber || Abouanas1438

✒ Editor : Admin AsySyamil.com
https://t.me/MuliaDenganSunnah
Baca selengkapnya »
KIAT JADI PENGUSAHA SUKSES

KIAT JADI PENGUSAHA SUKSES

Suatu hari seseorang pernah bertanya kepada Abdurrahman bin Auf -radhiallahu anhu-, "Apa kiat-kiat anda hingga bisa sekaya ini..?

Abdurrahman bin Auf menjawab, "Aku selalu ridho dengan keuntungan yang sedikit". .

Dalam menjalankan usaha, yang paling penting adalah keberkahan rezeki, bukan besarnya keuntungan. Banyak orang yang keuntungannya sedikit, namun Allah memasukkan kekayaan lain di dalam hatinya.

Sebaliknya, banyak orang yang keuntungannya banyak, namun Allah mencabut keberkahan dari hartanya, sehingga betapapun banyaknya harta yang ia miliki, dia tidak akan pernah merasa puas dan cukup dengan anugerah tersebut.

Bila anda seorang pengusaha, pilihlah harga yang masuk akal untuk barang dagangan anda. Jangan memanfaatkan hajat orang lain demi mengambil keuntungan yang sebesar-besarnya.

Ingat, siapa yang memudahkan orang lain dalam urusan dunia, maka Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan akhirat.

Dan siapa yang menyulitkan orang lain, maka hidupnya akan dipersulit, karena balasan sesuai dengan perbuatan, sebagaimana kamu berbuat, begitulah kamu akan diperlakukan. Bahkan dikwatirkan apabila dia selalu menyulitkan orang lain, maka do'a-do'a yang tak tertolak dari mereka yang merasa terdzolimi itu akan menimpanya.

Karena Allah tidak pernah lalai dari perbuatan hamba-hamba--Nya.

[Nasihat dari Syaikh DR. Muhammad bin Muhammad Al-Mukhtar As Syinqity -hafidzahullah-]

oleh Ustadz Aan Candra Thalib
Baca selengkapnya »
Belajar Meredam Rasa Tersinggung

Belajar Meredam Rasa Tersinggung

Salah satu perkara yang selalu membuatkan kita lemah adalah timbulnya rasa tersinggung di hati kita. Munculnya perasaan ini sering disebabkan oleh ketidaktahanan kita terhadap sikap orang lain.

Ketika tersinggung, paling kurang kita akan sibuk membela diri sendiri, dan akan memikirkan kejelekan orang yang membuat kita tersinggung itu.

Perkara yang paling membahayakan dari rasa tersinggung adalah timbulnya penyakit hati seperti rasa merendahkan orang lain dan mengumpat. Malah mungkin menfitnahnya kembali.

Belajar Meredam Rasa Tersinggung

Kesan yang biasa ditimbulkan oleh rasa tersinggung adalah kemarahan. Bila kita marah, kata-kata jadi tidak terkawal. Stress meningkat.

Karena itu, ketabahan kita untuk “tidak tersinggung” menjadi satu keharusan.

Apa yang menyebabkan seseorang itu tersinggung?

Tersinggung seseorang itu timbul karena menilai dirinya lebih dari kenyataan, merasa pintar, berjasa, baik, tampan, cantik dan merasa berjaya.

Setiap kali kita menilai diri lebih dari kenyataan yang sebenarnya, apabila ada yang menilai kita kurang sedikit saja dari expectation kita, maka kita akan merasa tersinggung.

Peluang untuk rasa tersinggung akan terbuka luas jika kita salah dalam menilai diri sendiri. Karena itu, ada sesuatu yang harus kita perbaiki, yaitu cara menilai diri sendiri.

Teknik pertama agar kita tidak mudah tersinggung adalah tidak menilai secara berlebihan terhadap diri kita sendiri. Misalnya, jangan banyak mengingat bahwa kita telah berjasa.

Saya seorang guru, saya seorang pemimpin, saya ini saya itu. Saya seorang pemurah. Saya banyak menolong rekan-rekan. Semakin banyak kita mengaku tentang diri kita, akan makin mudah untuk membuat kita tersinggung.

Ada beberapa cara yang cukup efektif untuk merendam rasa tersinggung :

Pertama, belajar melupakan.

Jika kita seorang berijazah maka lupakanlah ijazah kita. Jika kita seorang pengarah lupakanlah jabatan itu. Jika kita seorang pimpinan lupakanlah hal itu, dan seterusnya.

Anggap semuanya ini berkat dari Allah agar kita tidak tamak terhadap penghargaan.

Kita harus melatih diri untuk merasa sekadar hamba Allah yang tidak memiliki apa-apa kecuali berkat ilmu yang dipercikkan oleh Allah sedikit. Kita lebih banyak tidak tahu.

Kita tidak mempunyai harta sedikit pun kecuali sepercik berkat dari Allah. Kita tidak mempunyai jabatan ataupun kedudukan sedikit pun kecuali sepercik yang Allah telah berikan dan dipertanggungjawabkan.

Dengan sikap seperti ini hidup kita akan lebih ringan. Semakin kita ingin dihargai, dipuji, dan dihormati, akan kian sering kita sakit hati.

Kedua, kita harus melihat bahwa apa-apa pun yang dilakukan orang kepada kita akan bermanfaat untuk kita.

Kita tidak akan pernah rugi dengan perilaku orang kepada kita. Sebenarnya kita tidak boleh memaksa orang lain membuat sesuatu sama dengan keinginan kita.

Apa yang boleh kita lakukan adalah memaksa diri sendiri memahami orang lain dengan sikap terbaik kita. Apa pun perkataan orang lain kepada kita, walaupun sangat mengguris hati, tentu itu terjadi dengan izin Allah.

Anggap saja ini episode atau ujian yang harus kita lalui untuk menguji keimanan kita.

Ketiga, kita harus bersimpati.

Melihat sesuatu tidak dari sudut pandang kita. Renungkan kisah seseorang yang sedang membawa gajah berjalan-jalan, dari depan dan seorang lagi mengikutinya di belakang gajah tersebut.

Yang berada di depan berkata, “Oh indah sungguh pemandangan sepanjang hari”.

Pasti dia dilempar dari belakang karena dianggap menyindir. Sebab, sepanjang perjalanan, orang yang dibelakang hanya melihat punggung gajah.

Oleh itu, kita harus belajar bersimpati. Jika tidak ingin mudah tersinggung, maka cari seribu satu alasan untuk boleh menyenangkan hati orang lain.

Namun yang harus diingat, berbagai alasan yang kita buat semata-mata untuk menyenangkan, bukan untuk membenarkan kesalahan. Ingat!

Keempat, jadikan penghinaan orang lain kepada kita sebagai ladang peningkatan kualitas diri.

Jadikan penghinaan orang lain kepada kita sebagai kesempatan untuk menyucikan jiwa, dengan memaafkan orang yang menyakiti dan membalasnya dengan kebaikan.

Pada suatu hari, Rasulullah Sallallahu Alaihi wa’sallam bersama sahabat-sahabatnya sedang duduk bersama. Tiba-tiba baginda bersabda: “Akan datang selepas ini seorang ahli syurga.”

Maka muncul lah fulan bin fulan. Keesokannya juga sama, Rasulullah bersabda perkara yang sama, dan muncul fulan bin fulan yang sama. Keesokannya lagi juga sama. Rasulullah Shallallahu alahi wa salam bersabda perkara yang sama, dan muncul fulan bin fulan yang sama.

Akhirnya seorang sahabat Rasulullah pergi berziarah ke rumah lelaki itu, dan tidur di rumahnya untuk menyiasat apakah amalannya.

Selama tiga hari, sahabat Rasulullah itu tidak menjumpai apa-apa ibadah yang hebat, yang besar,yang menarik. Akhirnya dia menyatakan hajat sebenarnya tidur di rumah lelaki itu.

Lelaki itu menjawab: “Ibadahku adalah sebagaimana yang kau lihat. Tiada yang menakjubkan. Biasa-biasa sahaja.”

Sambung lelaki itu: “Tetapi di dalam hatiku tidak ada sangka buruk, rasa benci, kepada saudara-saudara mukminku.”

Memaafkan. Memaafkan dengan dada yang lapang.

InsyaAllah yang lain akan datang kemudian. Kelapangan hati, ketenangan jiwa, kesegaran roh, akan hadir kepada kita insyaAllah. Pasti.

“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah-lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Kerana itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka…” Surah Ali-Imran ayat 159

Wallahu alam, Barakallahu fiikum
Baca selengkapnya »
Cara membangunkan istri atau suami yang susah bangun untuk sholat subuh

Cara membangunkan istri atau suami yang susah bangun untuk sholat subuh

MEMBANGUNKAN ISTRI:

1. Lakukan dengan hati yang ikhlas
2. Usap kepala istri sambil cium keningnya
3. Bisikan ke kuping sebelah kanan (ingat kanan) dengan penuh kasih sayang "MAH.. IJINKAN PAPAH NIKAH LAGI YAH..

DIJAMIN ISTRI LANGSUNG BANGUN

Cara membangunkan istri atau suami

MEMBANGUNKAN SUAMI:

1. Lakukan dengan hati yang ikhlas
2. Usap kepala suami sambil cium keningnya
3. Bisikan ke kuping suami sambil elus kepalanya "PAH MAU PUNYA ISTRI LAGI GAK?"

DIJAMIN SUAMI AKAN LANGSUNG BANGUN

Silahkan buktikan tokcerrr

tulisan ini republish from whatsapp group
Baca selengkapnya »
Tips Muqobalah Ke Universitas Islam Madinah (UIM)

Tips Muqobalah Ke Universitas Islam Madinah (UIM)

Sekitar semingguan yang lalu, saya nemenin 2 orang jamaah umroh yang pengin muqobalah atau tes wawancara di kampus UIM. Seperti biasanya, sambil berjalan ke kampus, saya coba godok dikit kesiapan para pendaftar, plus saya kasih gambaran pertanyaan-pertanyaan yang memang biasanya ditanya oleh para Masyaikh penguji itu.

Dan.. MasyaAllah, lagi-lagi terulang..

Semua tips dan gambaran pertanyaan yg saya berikan di bawah ini, semuanya keluar !

Perlu diingat, ada 2 point yang jadi sumber penilaian tim kampus :

1.Berkas-berkas (nilai akademik kelengkapan berkas fisik)
2.Dan yang kedua, hasil tes muqobalah.

Nomer pertama saya ga akan jelasin, itu ada semua di situs UIM, dan dijabarkan secara rinci.

Tips Muqobalah Ke Universitas Islam Madinah (UIM)

Nah bismillah ya Syabab

Ba'dal istiqro, setelah pemantauan panjang, kurang lebih pertanyaan para Masyaikh saat muqobalah berkisar tentang 3 hal ini :

1. Aspek diniyyah

Segala hal tentang tsaqofah ilmiah para pendaftar. Biasanya yg paling penting soal aqidah. Kemudian fikih dasar, hadits, atau disuruh memberi dalil dari sebuah hukum.

2. Bahasa Arab

Ga dipungkiri, orang yg udah mahir bahasa Arab secara aktif dan pasif akan punya nilai plus. Meskipun yang masih nush-nush, kurang cakep, tetep punya peluang. Biasanya Syekh juga akan ngasih pertanyaan nahwu dasar, semisal jumlah mubtada khobar, dsb.

3. Al-qur'anul karim

Meskipun pihak kampus ga naro standar tinggi-tinggi untuk hafalan Qur'an, boleh 3 juz bahkan kurang, tapi yang punya hafalan banyak atau udah hafidz pasti punya nilai plus.

Dan berdasar pemantauan ana pribadi di lapangan selama ini, kemampuan membaca dg tajwid dan irama yang enak sangat dihargai meskipun jumlah hafalan tidak banyak.

Ini kurang lebih 3 point utama pertanyaan para Masyaikh. Jadi, fokusin di sini dan persiapkan lebih matang lagi, syabab.

Ana kasih bonus juga sekalian, jurus-jurus yang insyaAllah ampuh dan wajib antum pegang, selain persiapan 3 point diatas :
1. Ikhlaskan niat dlm menuntut ilmu

2. Perbanyak do'a dan tawakkal kpd Allah. Do'a orang tua punya kekuatan yg luar biasa, antum wajib minta selalu ke Ummi dan Abi.

3. Perhatikan kelengkapan berkas yg diminta.

4. Pe-De. Ini dia unsur yang penting pake banget. Dengan pede ini, jawaban antum jadi tenang dan bagus. Coba kalau grogi, hafalan yg udah lancar aja jadi berantakan.

5. Salam, senyum, dan sapa. Orang kita ini biasanya malu-malu. Masuk ruangan sambil nunduk membungkuk, salam dg suara lirih. Hehe, khas banget ya. Maksudnya sopan mungkin, tapi terlihat lebih ke sikap ga berani. Orang Saudi lebih menghargai mereka yg pede dan berani.

Kasih salam yang jelas, jangan bungkuk, senyum yg lebar, jabat tangan mereka dengan hangat, dan tanya kabar mereka. Dijamin, ada nilai plus lagi buat antum.

6. Tunjukkan semangat dan ambisi antum untuk dirosah di UIM.

Bilang, antum dari dulu bercita-cita kesini. Daerah antum kurang da'i (tp jangan ngada-ngada, misal asli Jakarta tapi bilang kurang da'i, kan ini minta digetok.)

Nah seperti itulah kurang lebih, point ini sekedar tambahan aja. Kalo memang waktu ga mungkin, jangan maksa jelasin, ga manfaat.

Akhirnya, ana hanya bisa berharap dan berdo'a antum semua diterima dengan mudah di kampus tercinta ini. Bersama menimba ilmu di kota Nabi Shallallahu alaihi wa sallam, langsung dari lisan para Ulama Ahlus Sunnah wal jama'ah, di atas manhaj Salafus Sholeh.

Musa Yazid Attamimi
Madinah, 8 Februari 2018.
Baca selengkapnya »
CARA CEPAT KAYA (bagian 1)

CARA CEPAT KAYA (bagian 1)

Apakah anda ingin kaya? Jika pertanyaan ini diajukan kepada kita, saya yakin jawabannya pasti “Ya”. Ada beberapa cara agar kita kaya.

1. Jauhkan diri dari riba.

Allah ﷻ di dalam Al Qur’an secara tegas mengharamkan riba dengan berbagai macam caranya. Apakah itu dengan pinjam uang di lembaga perkreditan yang mensyaratkan ada tambahan bunga di setiap cicilannya. Atau pinjam kepada seseorang lalu yang dipinjami mensyaratkan pula ada tambahan uang dari uang yang dipinjam. Allah berfirman tentang haramnya riba (bunga) :

‎الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا إِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبَا ۗ وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا ۚ فَمَنْ جَاءَهُ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّهِ فَانْتَهَىٰ فَلَهُ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُ إِلَى اللَّهِ ۖ وَمَنْ عَادَ فَأُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (QS Al-Baqarah : 275)

CARA CEPAT KAYA

Walaupun orang yang menggunakan riba ini seakan seperti OKB (orang kaya baru) namun ia selalu dihinggapi rasa gelisah, hidupnya tidak tenang.

Diantara bahaya riba adalah :

🔥 Di hapuskan barakah pada harta, jiwa, istri dan anak-anak. Menyebabkan terjangkit penyakit hati menurut keterangan para dokter dan bahwa pelaku riba biasa dikenal dengan sifat dusta, bakhil dan menipu(1)(2).

🔥 Dihapuskan barakahnya harta yaitu harta tersebut menjadi cepat habis tanpa tau kemana uang itu digunakan.

🔥 Dihapuskan barakahnya jiwa yaitu menjadikan jiwa tidak tenang, selalu gelisah, tidur tidak nyenyak.

🔥 Dihapuskan barakahnya pada istri, menjadikan istri tersebut nusyuz (lepas tanggung jawab) sebagai istri, membangkang perintah suami, kasar terhadap suami, selingkuh, minta cerai, dan lain-lain.

🔥 Dihapuskan barakahnya pada anak, menjadikan anak durhaka kepada orang tua, tidak mau nurut ketika diperintah, berani terhadap orang tua. Dinasehati tetap ngeyel, dan lain-lain.
_______
Footnote :

1. Abu Abdirrahmān Ali Khumais Ubaid. 2006. Hidup bahagia tanpa riba. Jakarta : Pustaka Ishlahul Ummah
2. Imam Adz Dzahabi. 2014. 76 dosa besar yang dianggap biasa. Jakarta : Darul Haq

(sumber : belumpernahada wp)
Baca selengkapnya »
Ringkasan motivasi Syaikh Murtadho Habibi,Lc kepada peserta Tahsin

Ringkasan motivasi Syaikh Murtadho Habibi,Lc kepada peserta Tahsin

Tahsin lah (perbaiki lah bacaan) Alqur'an mulai dari surat yang pendek2 karena lidah kita akan terbiasa yang ringan2 sebelum memulai surat2 yang panjang.

Bahkan ketika para hafizh2 qur'an yang belajar di mesjid nabawi itu terlebih dahulu di cek bacaannya adalah Alfatihah nya, bahkan untuk belajar ta'awudz saja bisa berhari2.

kemudian apabila kita sudah Tahsin Alqur'an jika lebih dari 10 surat yang dimulai dari surat surat2 pendek di juz 30, itu seharusnya kita sudah bisa membaca 2/3 Alqur'an tanpa di bimbing, yaitu dengan menerapkan kaedah2 yang sudah kita pelajari dalam 10 surat pendek2 di juz 30 tadi.

Tajwid yang sebenarnya adalah dengan hafalan, maka dari itu coba lah untuk menghafal ayat2 pendek yang sudah di tahsinkan oleh pembimbing dengan menerapkan kaedah2 yang sudah di pelajari sehingga bacaan kita akan jadi permanen, lalu selanjutnya memurojaah nya di dalam sholat2 sunnah dan jangan di simpan saja hafalannya.

Islam adalah agama ilmu, maka Allah menanamkan ilmu ke dalam dada orang2 beriman dengan mempelajari Alqur'an dan menghafalnya.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ
Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur`an) maka dia akan memperoleh satu kebaikan dan satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kebaikan yang semisalnya. Saya tidak mengatakan (الم) itu satu huruf, akan tetapi (ا) satu huruf dan (ل) satu huruf seta (م) satu huruf”. [HR. At-Tirmidzi, Ad-Darimi dan lainya; dari Abdullah bin Mas`ud Radhiyallahu ‘anhu]

Mengaji itu adalah kebiasaan, maka di butuhkan kedisiplinan dan keseriusan dalam mempelajarinya maka tidak heran jika yang muda akan kalah dari yang tua, karena sebagian akan d lebihkan dari sebahagian laennya dikarenakan keseriusan dan membiasakan diri.

Untuk mendapatkan kelancaran coba rutinkan ngaji 5 (lima) halaman sehari di waktu namun jika sibuk dan tertinggal, maka balas dan kejar kekurangan tadi dengan menambah jumlah halamannya.


tips :

1. Ketika Tahsin kita musti serius dan merespon apa yang di ajarkan oleh pembimbing Tahsin sehingga apa yang sudah di pelajari akan terserap dan itu adalah tujuan jangka pendek.

jika sudah benar maka kemunkinan materi2 yang di sampaikan akan datang bisa lebih baik dan ini tujuan jangka panjang nya.

2. Tajwid itu tidak banyak, maka kita musti menghafal dan memahami tajwid2 yang ada dlm surat2 Alqur'an tersebut.

contoh :

Huruf yang menyebabkan terjadinya Ghunnah / dengung itu hanya 2, yaitu huruf MIM dan NUN atau TANWIN.

MIM :

Mim hanya akan ghunnah / dengung jika menemui 2 huruf yaitu mim dan ba, maka kita simpulkan, sisanya 26 huruf selain itu jika bertemu MIM tidak ghunnah / dengung, jadi huruf mim lebih banyak tidak ghunnah / dengun nya daripada ghunnah /dengung nya, MAKA CUKUP KITA MENGHAFAL YANG GHUNNAH SAJA artinya kita mengambil hukum positifnya.

sedangkan NUN: tidak akan ghunnah / dengung jika bertemu dengan 8 huruf

(ا ح خ ع غ ه ل ر)
maka selain yang 8 (delapan) huruf di atas jika bertemu NUN atau TANWIN maka di ghunnah kan.

MAKA CUKUP KITA MENGHAFAL YANG TIDAK GHUNNAH SAJA kita mengambil mengambil hukum negatifnya.

Maka fahamilah dan yakinilah bahwa Alqur'an itu mudah sehingga kita mampu untuk mempelajarinya

Motto kita dalam mempelajari Alqur'an itu adalah 3M yakni :

1. menyenangkan
2. menenangkan
3. menguntungkan

Oleh karena itu, Allah Ta’ala menyifati ‘dzikir dengan membaca Alqur’an yang mulia ini sebagai perniagaan yang mulia dan pasti beruntung dan tidak akan merugi. 

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,

إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ. لِيُوَفِّيَهُمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدَهُمْ مِنْ فَضْلِهِ إِنَّهُ غَفُورٌ شَكُورٌ
“Sesungguhnya, orang-orang yang selalu membaca kitab Allah (al-Qur’an), mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka, dengan diam-diam maupun terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi. Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS. Faathir: 30).
kenapa kita tidak senang, semangat dan sabar untuk berniaga dengan Allah subhanahu wata'ala yang hadiahnya surga..?

pahala itu sangatla besar apabila Allah subhanahu wata'ala memberikannya di dunia maka rumah kita takkan muat menampungnya maka di akhirat pahala itu akan di berikan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

{ إِنَّ الدُّنْيَا مَلْعُونَةٌ مَلْعُونٌ مَا فِيهَا إِلَّا ذِكْرُ اللَّهِ وَمَا وَالَاهُ وَعَالِمٌ أَوْ مُتَعَلِّمٌ }
“Dunia itu terlaknat dan segala yang terkandung di dalamnya pun terlaknat, kecuali orang yang berdzikir kepada Allah, yang melakukan ketaatan kepada-Nya, seorang ‘alim atau penuntut ilmu syar’i.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah. Dalam Shohihul Jami’, Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini hasan)

Semoga di kokohkan hati kita semua dalam mempelajari Alqur'an dan istiqomahlah sampai kematian datang.

Agama itu ada 3 pondasinya dalam berbuat kebaikan yakni :

1. ilmu.
2. kemudian beramal,
3. lalu istiqomah lah di atas amal tersebut

mintalah selalu hidayah kepada Allah subhanahu wata'ala :

1. hidayah ilmu,
2. hidayah untuk beramal,
3. hidayah untuk istiqomah.

maka kebanyakan dari kita :

1. beragama banyak tidak tau,
2. tau lalu tidak di amalkan ,
3. beramal namun tidak di kokohkan atau istiqomah.

Demikian ringkasan sederhana faedah dari yang beliau hafizhahullah sampaikan di waktu yang mulia ini.

Semoga kita semua bisa mengambil manfaatnya dan mengamalkannya 

Ringkasan motivasi Syaikh Murtadho Habibi,Lc kepada peserta Tahsin di mesjid asy syuroo Polresta Pekanbaru.
⌚ Kamis, 18 robiul akhir 1439 h / 05 januari 2018, ba'da maghrib sampai pukul 21.30 wib

info repost from whatsapp group
Baca selengkapnya »
4 Tahap Menuju Nikmatnya Tilawah (Membaca al-Quran) :

4 Tahap Menuju Nikmatnya Tilawah (Membaca al-Quran) :

1.DIPAKSA
--------------------
Paksakan diri untuk terus bisa Tilawah tiap hari, suka atau tidak, ringan ataupun berat, cepat atau lambat asal jjangan terlewat.. terus paksakan diri...

2. KEBIASAAN
------------------------
Beberapa bentuk paksaan akan berubah menjadi 'kebiasaan'. Kita akan merasa aneh jika tidak tilawah sehari saja.
4 Tahap Menuju Nikmatnya Tilawah

3. KEBUTUHAN
--------------------------
Kebiasaan yg terus di lakukan akan berubah menjadi 'kebutuhan'. Di tahap ini sudah mulai tumbuh benih-benih cinta tilawah, akan merasa rugi jika tidak bisa tilawah

4. KENIKMATAN
---------------------------
Pada tahap ini tilawah sudah menjadi 'candu'. tilawah berlama lama adalah 'kenikmatan'. Sedangkan ketika terlewat tidak bisa tilawah akan membuat diri resah.

Yang perlu kita lakukan adalah 'istiqomah' dan mengajak, memotivasi diri dan saudara2 lainnya untuk terus semangat dalam tilawah agar mereka pun dapat merasakan nikmatnya bertilawah..

INGAT..! Kebaikan itu seperti pantulan bola, semakin semangat kita memantulkannya kepada yang lain, maka akan semakin kencang semangat yg akan kita terima.

Kita sudah ditahap mana..?

Oleh: Ustadz Abdullah Zen, MA hafidhahullah
Baca selengkapnya »
Tips mendapatkan banyak PAHALA

Tips mendapatkan banyak PAHALA

Ibnu Qudaamah Al-Maqdisi rahimahullah berkata :

الطاعات، وهى مرتبطة بالنيات في أصل صحتها، وفى تضاعف فضلها، وأما الأصل، فهو أن ينوى عبادة الله تعالى لا غير، فإن نوى الرياء صارت معصية . وأما تضاعف الفضل، فبكثرة النيات الحسنة، فإن الطاعة الواحدة يمكن أن ينوى بها خيرات كثيرة، فيكون له بكل نية ثواب، إذ كل واحدة منها حسنة، ثم تضاعف كل حسنة عشر أمثالها
"Ketaatan-ketaatan berkaitan dengan niat dari sisi sahnya ketaatan tersebut dan dari sisi berlipat gandanya ganjaran/pahala ketaatan tersebut. Adapun dari sisi sahnya maka hendaknya ia berniat untuk beribadah kepada Allah saja dan bukan kepada selain-Nya, jika ia meniatkan riyaa maka ketaatan tersebut berubah menjadi kemaksiatan.

Adapun dari sisi berlipat gandanya pahala, yaitu dengan banyaknya niat-niat baik. Karena satu ketaatan memungkinkan untuk diniatkan banyak kebaikan, maka baginya pahala untuk masing-masing niat. Karena setiap niat merupakan kabaikan, kemudian setiap kebaikan akan dilipat gandakan menjadi 10 kali lipat" (Mukhtashor Minhaaj Al-Qosshidiin )
Tips mendapatkan banyak PAHALA

Imam Abu Tholib al-Makkiy rahimahullaah mengatakan:

فَرُبَّمَا اتَّفَقَ فِي الْعَمَلِ الْوَاحِدِ نِيَّاتٌ كَثِيْرَةٌ عَلَى مِقْدَارِ مَا يَحْتَمِلُ الْعَبْدُ مِنَ النِّيَّةِ، وَعَلَى مِقْدَارِ عِلْمِ الْعَامِلِ، فَيَكُوْنُ لَهُ بِكُلِّ نِيَّةٍ حَسَنَةٌ.
“Bisa saja niat yang banyak berkumpul pada satu amalan sesuai kadar kemampuan seorang hamba dalam menghadirkan niat dan sesuai kadar ilmu yang dimiliki orang yang beramal. Maka ia akan memperoleh untuk setiap niat, pahala tersendiri.” [Ta’thiirul Anfaas: 49]

Contoh praktis:

ketika membeLi buku maka bisa di niatkan untuk

1. untuk menuntut iLmu
2. membelanjakan harta di Jalan Allah
3. memberikan kebahagiaan kepada pedagang
4. Mencintai nabi dan orang-orang shaleh
5. bisa di niatkan juga untuk dakwah dengan cara meletakkannya di masjid atau perpustakaan, dan lain-lain

silakan tambah sendiri
===
terjemahan buku Mukhtashor Minhaaj Al-Qosshidiin
semoga bermanfaaat
Baca selengkapnya »
Cara nyenengin hati istri yang lagi NGAMBEK (Gak baca nyesel)

Cara nyenengin hati istri yang lagi NGAMBEK (Gak baca nyesel)

1. Langkah yang paling pertama adalah ajak dia ngobrol baik-baik dulu.

Dengerin aja deh apa yang ada di uneg-unegnya.

2. Jangan gengsi buat bilang “Maaf ya, sayang…”.

Percayalah, istri seneng kalau suaminya minta maaf dan ngaku salah.

3. Mungkin istri ngambek karena kamu terlalu sibuk.

Kalau itu alasannya, kamu perlu ngajak jalan sesekali biar dia tahu kamu masih perhatian.
Cara nyenengin hati istri yang lagi NGAMBEK

4. Usap kepalanya dan genggam tangannya.

Gestur sederhana ini sudah sering terbukti bikin mood istri baik lagi.

5. Tanpa diminta, kamu juga perlu peka kalau dia sedang butuh bantuan.

Mungkin dia ngambek karena lagi banyak pikiran.

6. Nah kalau menurut penelitian, coklat bikin perempuan jadi bahagia.

Nah jadi kamu tahu kan harus ngapain kalau istrimu lagi ngambek.
Secuek apa pun istri...

dia akan senang bila punya pasangan yang bisa memperlakukannya dengan spesial.

Tak harus romantis, tapi perhatian² kecil cukup melumerkan hatinya.

Semoga istrimu yang sedang ngambek itu cepet baik ya moodnya. :D

Semoga bermanfaat

Ya Allah , Ya Robbi... Tuntun dan bimbinglah kami semua di jalan yang engkau Ridho'i... jadikanlah setiap detik yang kami punya sebagai amal kebaikan di akhirat kelak,

Yg like share & komen aamiin semoga di berikan kelancaran rezeki dan jodoh setia sampai maut memisahkan, Aamiin ya rabb

Ya ALLAH...

✔ Muliakanlah orang yang membaca status ini
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang membaca dan membagikan status ini.

Aamiin ya Rabbal'alamin
Baca selengkapnya »
Tips para Salaf Agar do’a mustajab dan segera terkabul.

Tips para Salaf Agar do’a mustajab dan segera terkabul.

Di dalam sebuah hadits, Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

‎مَنَ دَعَا لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ قَالَ الْمَلَكُ لْمَوَكَّلُ بِهِ: آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ.
“Barang siapa mendo’akan kebaikan untuk saudaranya dalam keadaan saudaranya tidak mengetahui maka berkata seorang malaikat yang ditugaskan “Āmīn dan bagimu yang semisalnya”. (HR. Muslim II/2094, no.2732 kitab “adz-Dzikr wad Du’aa”)
Agar do’a mustajab dan segera terkabul.

Ini menunjukkan keutamaan mendo’akan saudara semuslim dengan sembunyi-sembunyi karena ini lebih ikhlash.

Berkata Imam Nawawi as Syafi’i rahimahullah ketika menjelaskan hadits ini:

وَكَانَ بَعْضُ السَّلَفِ إِذَا أَرَادَ أَن يَدعُو لِنَفْسِهِ يَدْعُو لِأَخِيهِ الْمُسْلِم بِتِلْكَ الْدَعْوَةِ ; لِأَنَّهَا تُسْتَجَابُ ، وَيَحْصُلُ لَهُ مِثْلُهَا
“Dahulu sebagian Salaf apabila ingin mendo’akan kebaikan untuk dirinya, maka dia mendo’akan untuk saudaranya semuslim dengan do’a tersebut, karena doa ini mustajab dan dia mendapatkan yang semisalnya.

(Ust DR Abdullah Roy)
Baca selengkapnya »
Mau Minta Maaf ?, Coba perhatikan cara-caranya

Mau Minta Maaf ?, Coba perhatikan cara-caranya

1. Bersungguh-sungguh
Jangan mencoba untuk melupakan kesalahan dengan sebuah alasan atau permohonan maaf yang lemah. hanya akan menjadikan kesalahan semakin buruk.

Jadi, jangan katakan “Itu bukan hal yang besar,” “Saya tidak bermaksud melakukannya,” atau “Anda terlalu berlebihan”. Sebaliknya, katakanlah “Saya telah membuat kesalahan besar,” “Seharusnya saya tidak melakukannya,” atau “Saya seharusnya tahu mana yang benar.”
Mau Minta Maaf

2. Akui kesalahan yang sebenarnya dengan mengemukakan alasan
Sebuah permintaan maaf yang baik mengungkapkan masalah yang maksud dengan menggunakan kata “karena”.

Jadi jangan katakan “Maaf, saya lupa janji utang kemarin.”

Sebaliknya, katakanlah “Maaf, saya lupa janji utang kemarin karena memang saya sebenarnya malu belum punya uang untuk melunasi.”

3. Jangan bilang “tetapi”
Satu kata itu dapat merusak permohonan maaf Anda. Itu adalah sebuah cara untuk menutupi kesalahan.

Tidak baik mengatakan, “Maaf saya lupa utang tersebut dilunasi kemarin, tetapi Anda seharusnya mengingatkan saya.”

4. Bertekad tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa akan datang

Semoga bermanfaat.
___
Sumber : rumaysho.com
Baca selengkapnya »
Cara mencegah dan mengobati ‘ain pada anak

Cara mencegah dan mengobati ‘ain pada anak

1. sering-sering membacakan doa perlindungan kepada anak ketika anda bersama anak anda. Doa tersebut adalah

أُعِيذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ
“Aku berlindung kepada Allah untuk kalian berdua dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari segala syaitan, binatang yang berbisa dan pandangan mata yang jahat.”[5]

2. jangan terlalu sering menceritakan atau membangga-banggakan anak kita pada orang lain

3. jika sudah terkena maka bisa menempuh cara berikut:

-jika orang yang mengenai ‘ain diketahui

maka ia diminta untuk mandi atau berwudhu kemudian air bekas orang tadi digunakan untuk mandi/disiram atau di basuh pada orang yang terkena ‘ain.
Cara mencegah dan mengobati ‘ain pada anak

Sebagaimana dalam kisah hadits mengenai Sahl bin Hunaif yang terkena ‘ain maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada pelakunya,

أغتسل له فغسل وجهه ويديه ومرفقيه وركبتيه وأطراف رجليه وداخلة إزاره في قدح ثم صب ذلك الماء عليه يصبه رجل على رأسه وظهره من خلفه ثم يكفئ القدح وراءه ففعل به ذلك فراح سهل مع الناس ليس به بأس
“Mandilah untuknya !”. Kemudian ‘Amir mencuci mukanya, kedua tangannya, kedua sikunya, kedua lututnya, jari-jari kedua kakinya, dan bagian dalam kainnya di dalam bejana. Kemudian (air bekas mandi itu) disiramkan kepada Sahl)oleh seseorang ke kepalanya dan punggungnya dari arah belakangnya. Kemudian bejana terebut ditumpahkan isinya di belakangnya. Maka setelah hal itu dilakukan, Sahl kembali bersama orang-orang dalam keadaan tidak kurang suatu apa (sehat kembali).”[6]

Bisa juga dengan wudhu, jika pelakunya tidak memungkinkan mandi,

Dari ‘Aisyah radliallaahu ‘anha ia berkata,

عن عائشة رضى الله تعالى عنها قالت كان يؤمر العائن فيتوضأ ثم يغتسل منه المعين
“Orang yang melakukan ‘Ain diperintahkan agar berwudlu kemudian orang yang terkena ‘Ain mandi dari air (bekas wudlu tadi)”[7]

–menaruh tangan ke atas kepala penderita ‘Ain kemudian membaca doa

بِسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ يُؤْذِيْكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنٍ حَاسِدٍ اللهُ يَشْفِيْكَ بِسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ
“Dengan nama Allah, aku meruqyahmu dari setiap sesuatu yang menyakitimu dab dari kejelekan setiap jiwa atau mata yang dengki. Allah-lah yang menyembuhkanmu. Dengan nama Allah aku meruqyahmu”[8]

Atau doa,

بِسْمِ اللهِ يُبْرِيْكَ وَمِنْ كُلِّ دَاءٍ يَشْفِيْكَ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ وَمِنْ شَرِّ ذِيْ عَيْنٍ
“Dengan nama Allah, mudah-mudahan Dia membebaskanmu, dari setiap penyakit, mudah-mudahan Dia akan menyembuhkanmu, melindungimu dari kejahatan orang dengki jika dia mendengki dan dari kejahatan setiap orang yang mempunyai ‘Ain (mata dengki)”[9]

– meruqyah dengan membaca surat Al-Ikhlash, Al-Falaq, dan An-Naas

Dan doa-doa shahih yang lainnya.

Demikian pembahasan ini, semoga bermanfaat

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush shalihaat, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam

footnote
[1] An-Nihayah 3/332
[2] HR. Muslim
[3] Shahihul jami’ 988 n0.5662
[4] HR Muslim, Ahmad dan Baihaqi
[5] HR Abu Daud
[6] HR. Ahmad, shahih
[7] HR. Abu Dawud, shahih
[8] HR. Muslim no. 2186
[9] HR. Muslim no 2185
Penyusun: dr. Raehanul Bahraen
Baca selengkapnya »
Tips Menguatkan hapalan alquran dan terus terjaga

Tips Menguatkan hapalan alquran dan terus terjaga

Membaca Alquran memiliki banyak keutamaan, menghapalnya tentu lebih banyak lagi dan yang terpenting adalah mengamalkan kandungan Alquran tersebut.

Banyak orang yang ingin menghapal Alquran tapi niatnya tak sampai, ada pula yang sudah menghapal namun sering lupa karna dilupakan atau terlupa.

Nah bagaimana agar hapalan kita tetap kuat dan terjaga?

Jawabanya sederhana tapi prakteknya berat dan membutuhkan kesungguhan, dan tidak ada yang berat jika tekad kuat dan hati bulat untuk menghapal.

Secara umum hanya ada dua hal yang harus kita lakukan untuk menguatkan hapalan kita dan tetap terjaga : 
Tips Menguatkan hapalan alquran

pertama Meninggalkan maksiat, maksiat memiliki pengaruh besar dalam hidup seseorang, Alquran yang dihapal akan masuk kehati sedangkan maksiat merusak hati.

Ibn Qayyim menyatakan bahwa diantara pengaruh buruk maksiat adalah membutakan hati, dan terhalangnya ilmu masuk kedalam hati" (Adda' wad dawa' : 83) sedangkan Alquran adalah ilmu terbaik.

Dan sangat masyhur bagi kita perkataan imam Syafii "Aku mengeluhkan buruknya hapalanku kepada Waki', maka ia mengarahkanku agar meninggalkan maksiat, dan Waki' berkata : ketahuilah bahwa (keutamaan) ilmu adalah cahaya, dan cahaya Allah takkan diberikan kepada pelaku maksiat" (Diwan As Syafii : 54)

Kedua Mengulang-ulang hapalan atau lebih dikenal dengan muraja'ah.

Syaikh Ali Shaleh pernah menyampaikan kepada kami "menghapal Alquran hukumnya wajib sedangkan memurajaa'h hukumnya fardhu ain"

Intinya menghapal dan memurajaahnya bagaikan makan dan minum yang tak bisa terpisahkan, saat Saya menanyakan kiat menjaga hapalan kepada salah seorang remaja penghapal Alquran yang meraih juara 1 tingkat Sumatera Barat, dengan tegas ia menjawab "Tinggalkan maksiat dan selalu memurajaa'hnya"

Untuk meninggalkan maksiat kita sudah tahu bagaimana caranya, untuk memurajaa'h ada dua hal yang harus kita lakukan yaitu memurajaa'h sendiri dan mentasmi'kannya kepada orang lain, tanpa memperdengarkan hapalan kita kepada orang lain, maka kegagalan dalam menghapal sudah berada didepan mata.

Memurajaa'h sendiri bisa kita gunakan pada waktu khusus atau bisa memanfaatkan waktu luang, seperti diatas kendaraan dari rumah menuju tempat kerja, sambil menunggu antrian, dan saat kita merebahkan badan sebelum tidur. Sangat jarang orang memanfaatkan kesempatan ini, kebanyakan mereka menghayal sebelum tidur.

Sebelum kita menghapal Alquran tentu harus ada landasan yang menjadi tumpuan kita berdiri, tekad kuat untuk menghap harus menjadi pakaian hidup, berusaha untuk ikhlas, selalu berdoa, bebarkan bacaan sebelum dihapal, dan berkawan dangan para pecinta Alquran. sebagaimana yang disampaikan Syaihk Kamil bin Ibrahim dalam Turuq tadris Alquran wa hifzihi.

Mulai hari ini yakinkan diri bahwa man jadda wa ijtahada wa jadda wajada, Allah taala akan memudahkan setiap orang yang bersungguh-sungguh, dawamkan murajaa'h walau sesibuk apapun rutinitas kita. Maksiat jauhi dan usirlah jika ia mendekat semampu kita.

(Rail / Nilai sebuah Impian : ...)
Baca selengkapnya »
Agar Menghafal alquran lebih maksimal, perhatikan 3 hal penting ini

Agar Menghafal alquran lebih maksimal, perhatikan 3 hal penting ini

Rasulullah bersabda, “Perumpamaan orang yang membaca Alquran sedang ia hafal dengannya bersama para malaikat yang suci dan mulia, sedang perumpamaan orang yang membaca Alquran sedang ia senantiasa melakukannya meskipun hal itu sulit baginya maka baginya dua pahala.” (Muttafaq ‘alaih).

Selain membaca Alquran, kita juga diperintahkan untuk menghafal dan mengamalkannya. Tentunya dalam menghafal Alquran tidak semudah membacanya, begitupun mengamalkannya. Menghafal Alquran memang terdengar sulit, sama sulitnya seperti kita menghafal pelajaran. Tetapi pahala yang kita dapatkan dari itu tidaklah sedikit.
halaqah tahfidz alquran

Saat ini sudah banyak para hafiz Alquran. Dari mulai anak kecil, sampai yang sudah dewasa. Salah satu faktor penting dalam menghafal Alquran adalah tekad dan niat. Dan lebih dianjurkan dalam belajar membaca, menghafalkan Alquran dimulai sejak kecil. Karena daya ingat dan juga semangatnya yang masih kuat.

Dalam buku Rahasia Nikmatnya Menghafal Alquran yang ditulis D. M Makhyarudin dijelaskan terdapat tiga hal penting yang harus dpenuhi dengan maksimal saat ingin menghafal Alquran, yaitu:

1. Persiapan (Al-I’dad), adalah persiapan atau bekal yang harus dipenuhi sebelum memulai proses penghafalan. Mengingat dalam menghafal Alquran bukanlah perkara mudah, persiapan ini sangatlah penting. Bukan karena sulitnya dalam menghafal, tetapi karena sifat manusia yang tergesa-gesa atau ingin cepet-cepat sehingga membuat sulit.

Terkadang semangat awal yang menggebu-gebu perlahan berkurang. Itulah yang harus dijaga. Tentunya akan banyak rintangan, dan cobaan yang datang, tetapi insyaallah dengan I’dad (persiapan) yang terencana dan matang semua bisa dilewati.

2. Proses (Al-Kaifiyyah), proses dalam penghafalan. Dalam menghafalnya banyak terdapat metode-metode yang sudah banyak diberikan para ulama tau pendahulu untuk mempermudah. Contohnya dari Ustaz Khalid Basamalah dari video dakwahnya, ia memberikan cara yang paling mudah dalam menghafalkannya adalah; plihlah surah yang paling disenangi agar mudah dihafal, mulailah dengan 10 ayat per hari.

Dan ulangi dengan 10 kali saja. Tiga kali pertama baca dengan cara melihatnya, niatkan dalam hati, lalu seterusnya sampai ke 10 baca dengan menutup Alquran.

3. Penjagaan (Al-Muhafazhah), dalam semua proses menghafal, baiknya kita didampingi oleh seseorang pendamping. Dalam penjagaan dan pengawasan dari pendamping akan membantu kita agar disiplin. Menyetor hafalan kita, memperbaiki bagian salah. Dengan begitu hafalan kita akan lebih mudah.

artikel: republika.co.id
Baca selengkapnya »
Tips Menyimpan daging qurban yang benar agar tetap terjaga kualitasnya

Tips Menyimpan daging qurban yang benar agar tetap terjaga kualitasnya

1. Sebelum disimpan, daging qurban jangan dicuci. Jika dicuci pakai air kran, kuman2 bisa masuk dan tinggal di dalam pori2 daging. Itu bisa merusak kualitas daging. Nyucinya besok saja kalo pas mau masak daging.
Tips Menyimpan daging qurban

2. Jika dapat daging banyak, jangan menyimpan daging utuh 2-4 kg di dalam freezer. Cara yg benar, potong2 daging berukuran lebih kecil, lalu simpan di dalam plastik-plastik berukuran 1/2 kg atau 1 kg. Jika mau masak, ambil satu kantong kecil, biarkan yg lain tetap beku di dalam freezer. InsyaAllah daging dalam keadaan beku dapat disimpan >1 thn.

3. Sebelum disimpan di-freezer, simpan daging (mampir dulu) di dalam kulkas yg sejuk selama 4-5 jam. Setelah dingin, baru dimasukkan ke dalam lemari es (freezer).

4. Jika mau masak daging beku, jangan mencairkan es daging atau daging beku menggunakan air panas. Cara yg benar adalah letakkan daging beku tsb di bawah air kran suhu normal (dalam keadaan daging masih terbungkus rapat dalam plastik). Setelah daging kembali empuk, buka plastik, cuci daging hingga bersih, tiriskan, lalu siap dimasak.

5, Tips tambahan :
Jangan memakai kresek warna hitam karena tas kresek hitam itu adalah hasil daur ulang Tas kresek daur ulang warna hitam mengandung karsinogen yang dapat memicu sel kanker. Pakailah kresek putih atau plastik bening....!!!

Baarakallah
Semoga bermanfaat

republish from whatsapp group
Baca selengkapnya »
Kiat Menghidupkan Lailatul Qadr.

Kiat Menghidupkan Lailatul Qadr.

Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan.. Ada satu malam yang beribadah pada malam itu pahalanya setara ibadah serupa selama seribu bulan..

Agar tetap semangat dalam ibadah, berikut beberapa kiat sederhana:

1. Utamakan ibadah shalat malam/tarawih.

“Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah,

Maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni” (HR Bukhari)
Kiat Menghidupkan Lailatul Qadr.

2. Apabila telah selesai shalat, lanjutkan dengan membaca al-Qur’an.

“Bacalah Al-Qur’an karena sesungguhnya dia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at” (HR Muslim)

3. Diperbolehkan berbincang dengan keluarga atau sesama peserta i’tikaf sekedar melepas penat.

4. Berwudhu.

Selain dapat menyegarkan dan menghilangkan kantuk, berwudhu juga memiliki banyak keutamaan,

“Barangsiapa yang berwudhu kemudian membaguskan wudhunya, Maka akan keluar kesalahan-kesalahan dari jasadnya bahkan hingga keluar dari bawah kuku-kukunya” (HR Muslim)

5. Beralihlah kegiatan bermanfaat lain.

Semisal berdzikir, membaca buku-buku keislaman yang ringan.

6. Jangan lupa memperbanyak doa:

اللّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ (كَرِيْمٌ) تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّيْ
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha memberi Ampun dan Maha Pengasih.. Engkau menyukai maaf, maka ampunilah aku” [Shahih, HR. Ibnu Majah: 3850, Tirmidzi: 3513]

7. Bergeserlah dari satu tempat ke tempat lain. Agar tidak terasa jenuh dan melepas kantuk.

8. Sebisa mungkin menjauhi kasur..  Baik ketika membaca al-Qur'an maupun sejenak sekedar merebahkan badan..

9. Bila pun kantuk menyerang dahsyat, maka istrahatlah.

Mata dan badan kita juga memiliki hak. Berharaplah seperti harapan Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Aku berharap pahala dari tidurku.. Sebagaimana pahala yang aku harapkan dari shalat malamku” (HR Al-Bukhari, Muslim)

Semoga Allah menerima apapun amal ibadah kita,

di malam nan mulia…

@sahabatilmu.
Baca selengkapnya »
TIPS SAHUR AGAR TIDAK MUDAH HAUS

TIPS SAHUR AGAR TIDAK MUDAH HAUS

Terkadang kalian merasakan haus di kerongkongan saat puasa, padahal pas waktu sahur sebelumnya sudah minum bergalon-galon air.

Seakan air minum bergalon-galon yang kalian minum tak ngefek sama sekali, hihihi..

Tetep aja puasa rasanya haus melulu..

Iya khan..?

Ternyata rasa haus saat puasa bukan karena kalian tak minum air, bahkan kalian saat sahur sudah minum bergalon-galon air, sampai perut kalian mules dan kembung.
air hangat

Lho...? Lalu yang bikin haus saat puasa itu apa dong?..

Jawabnya, hal itu di sebabkan oleh minyak yang melekat di dinding kerongkongan yang berasal dari makanan saat sahur kita.

Minyak tersebutlah yang membuat kerongkongan terasa seperti haus saat puasa.

Nah, tipsnya adalah dengan minum segelas air putih hangat sebagai penutup sahur.
Apapun menu makanan dan minuman kita saat sahur, akhirilah aktifitas sahur anda dengan minum segelas air hangat.

Air hangat dapat menggelontor zat minyak yang menempel di dinding kerongkongan.
Sisa-sisa minyak itulah yang dapat memicu rasa haus saat berpuasa walaupun sudah bergelas-gelas minum di waktu sahur.
Jadi, jika anda suka ngopi misalnya, silahkan ngopi terlebih dahulu lalu tutuplah aktifitas sahur anda dengan air hangat.

Ingat ya, air hangatnya di akhir..

Artinya setelah minum air hangat jangan makan lagi, karena fungsi kalian minum air hangat tadi adalah untuk membersihkan kerongkongan dari minyak makanan sahur.

Rasakan bedanya...

Seharian penuh puasa, kerongkongan anda akan terasa lega dan tak terasa haus sama sekali.

Insya Allah..

republish from whatsapp group
Baca selengkapnya »
-->