-->

Kenapa kecap angciu pada chinese food haram di konsumsi ? ini alasannya

kenapa ang ciu haram
anda suka seafood, Chinese food, cah kangkung atau nasi goreng di pinggir jalan? 

Hati-hati jika penjualnya memakai Ang Ciu. Biasanya penjual akan membungkus botol Ang Ciu dengan kertas agar pembeli mengira botol kecap biasa.

Angciu (huangjiu) nama lainnya adalah arak merah (red wine) atau saus sari tapai, adalah penyedap masakan yang terbuat dari tapai ketan hitam. Selain itu juga ada pek be ciu (arak putih) dan kue lo ciu (arak mie). Salah satunya adalah merk Arak Gentong. 

Warnanya coklat kemerahan encer dan bening dengan rasa khas air tapai. Angciu biasanya ditambahkan pada masakan Cina atau peranakan, Korea, Jepang, nasi goreng, atau hidangan tumis lainnya, seperti tumis kepiting, sup ikan, tumis kangkung, baby kaylan, cah taoge ikan asin, bahkan capjay. 

Di Jepang dikenal dengan istilah kirin atau sake.
“Untuk sari saus tapai yang dimaksud (botol hitam dengan label merah), LPPOM MUI pernah melakukan survei. Terbukti, saus tape tersebut adalah arak merah atau angciu dengan kadar alkohol cukup tinggi. Statusnya tentu saja haram dikonsumsi,” jawab LPPOM MUI.

Selanjutnya lewat kolom Surat Pembaca Jurnal Halal No. 107 edisi Mei-Juni Tahun XVII 2014, LPPOM MUI memperjelas keharaman saus sari tape yang dicampurkan ke dalam aneka masakan.
“Walau bahan lainnya halal, kalau menggunakan angciu maka masakannya menjadi haram karena terkontaminasi bahan haram,” tegas LPPOM MUI.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebagaimana dinyatakan dalam hadis dari Abdullah bin Amr bin Ash radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا أَسْكَرَ كَثِيرُهُ، فَقَلِيلُهُ حَرَامٌ
Sesuatu yang jika dikonsumsi dalam jumlah banyak memabukkan, maka dikonsumsi sedikit hukumnya haram. (HR. Ahmad 6558, Nasai 5625 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth)

Kalau Madu gimana? Madu jelas halal dan thayyib. Bahkan Allah Jalla wa Ala mengkhabarkan padanya terdapat Syifa(kesembuhan/obat) bagi manusia.

Abu Razin Taufiq
Baca Juga
    ______________________________
    support channel youtube Mufid Jiddan dengan klik subcribe dibawah ini, syukon sobat
    ______________________________
    Info Penting:
    yuk share artikel dakwahpost.com, jika ada kesalahan atau saran membangun, japri via whatsapp ke 0895629036221. syukron atas perhatiannya

    Tidak ada komentar: