Allah Ta’ala berfirman, فَإِذَا قَضَيْتُمْ مَنَاسِكَكُمْ فَاذْكُرُوا اللَّهَ كَذِكْرِكُمْ آبَاءَكُمْ أَوْ أَشَدَّ ذِكْرًا فَمِنَ النَّاس...
Inilah Alasan Bapak Muslim ini maafkan pembunuh anaknya

Inilah Alasan Bapak Muslim ini maafkan pembunuh anaknya

Lagi ramai mendengar berita ini di Amrik...

Inilah Islam yg sesungguhnya..
Di fb kmrn sdg ramai nih..
Media muslim gencar memberitakan..

Ada momen mengharukan dan menjadi pemberitaan media-media AS saat berlangsungnya sidang di Pengadilan kota Lexington, Negara Bagian Kentucky, AS, Selasa (7/112017) kemarin.


Seorang ayah muslim AS, Abdul-Mumin Sombat Jitmoud, dimana anaknya yang bernama Salahuddin (yang bekerja pengantar Pizza) menjadi korban pembunuhan.

Di depan hakim, sang ayah memaafkan pelaku pembunuhan Trey Alexander Reyfold, lalu memeluknya, diiringi tangisan haru ibu pelaku pembunuhan.

Sang Ayah korban bahkan memanggil pelaku dengan sebutan 'Anakku, keponankanku'.

Abdul-Mumin Sombat Jitmoud:

"Saya tidak menyalahkanmu atas kejahatan yang telah kau lakukan, saya tidak marah kepadamu telah menjadi bagian dari yang menyakiti putra saya."

"Saya marah pada Iblis, saya salahkan Iblis, yang menyesatkan kamu dan membuat kamu melakukan kejahatan mengerikan ini."

"Saya sungguh merasa iba pada orangtua kamu, mereka membesarkan kamu dan ingin kamu menjadi sukses. Kesuksesan kamu adalah kesuksesan mereka, kebahagiaan kamu adalah kebahagiaan mereka."

sekarang mereka sedih atas  kriminal  yang telah  kamu lakukan.

memberi maaf adalah hadiah terbaik atau amal kebaikan dalam islam.
saya  pribadi  ikhlas memaafkan  seorang yang telah bersalah  kepada keluarga kami.
ayah korban kemudian memeluk trey yang mengaku bersalah terlibat pembunuhan.
Baca selengkapnya »
Banyak yang belum tahu asal muasal selamatan kematian

Banyak yang belum tahu asal muasal selamatan kematian

TERNYATA LEBIH DARI 200 DALIL SELAMATAN KEMATIAN ITU DALAM KITAB WEDHA. DAN TIDAK SATUPUN DIJUMPAI PADA KITAB SUCI AL QURAN DAN AS SUNNAH/HADITS.

بسم الله الرحمن الرحيم
الســـلام عليــكم ورحــمة اﻟلّـہ وبركاته

إِنَّ الْحَمْدَ لله نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَ نَتُوْبُ إِلَيْهِ وَنَعُوْذُ إلا مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ الله فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إله إلا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لا نَبِيَّ بَعْدَه
Ternyata Selamatan, Yasinan dan Tahlilan bukan dari Islam tapi dari ajaran agama hindu.

LEBIH 200 DALIL DARI KITAB WEDHA (KITAB SUCI UMAT HINDU) TENTANG SELAMATAN 1,3,7,40.100 hari, mendak pisan, mendak pindo , nyewu, dll.

0leh : ROMO PINANDHITA SULINGGIH WINARNO, (sarjana agama hindu (S1) & pendeta berkasta brahmana, kasta brahmana adalah kasta/tingkatan tertinggi pd umat hindu).

Alhamdulillah beliau Romo Pinandhita Sulinggih Winarno skrg mjd Mualaf/masuk Islam lalu beliau mengubah namanya menjadi Abdul Aziz dan sekarang beliau tinggal di Blitar-Jawa Timur.
selamatan kematian

Dulu beliau tinggal di Bali bersama keluarganya yg hindu. Beliau hampir dibunuh krn ingin masuk Islam, beliau sering di ludahi mukanya krn ingin beragama Islam & alhamdulillah ayahnya sebelum meninggal, juga memeluk agama Islam. Abdul aziz berharap, SELURUH KAUM MUSLIMIN membantu MEMPUBLIKASIKAN, MENYEBARKAN MATERI di bawah ini.

Kesaksian mantan pendeta hindu: Abdul Aziz BERSUMPAH atas asma Allah bahwa selamatan, ketupat, tingkepan, & sebahagian budaya jawa lainnya adalah keyakinan umat hindu dan beliau menyatakan tidak kurang dari 200 dalil dari kitab wedha (kitab suci umat hindu) yg menjelaskan tentang KEHARUSAN selamatan bagi pemeluk umat HINDU, demikian akan saya uraikan fakta dgn jelas dan ilmiyah di bawah ini :

1. Didalam prosesi MENUJU alam nirwana mhadap ida sang hyang widhi wasa mencapai alam moksa, DIPERINTAHKAN untuk SELAMATAN/KIRIM DO'A pada 1 harinya, 3 harinya, 7 harinya, 40 harinya, 100 harinya, mendak pisan, mendak pindho, nyewu (1000 harinya).

Pertanyaan ?????

Apakah anda orang ISLAM JUGA MELAKUKAN itu ?????

Ketahuilah bahwa TIDAK AKAN PERNAH ANDA TEMUKAN DALIL DARI AL-QUR’AN & AS-SUNNAH/hadits shahih TENTANG PERINTAH MELAKUKAN SELAMATAN, BAHKAN hadits yg DHO'IF (lemah) pun TIDAK AKAN anda temukan, akan tetapi kenyataan dan fakta membuktikan bahwa anda akan menemukan dalil/dasar selamatan, dkk, JUSTRU ADA dalam Wedha kitab suci umat hindu.

COBA ANDA BACA SENDIRI DALIL DARI KITAB WEDHA (kitab suci umat hindu) DI BAWAH INI:

a. Anda buka kitab SAMAWEDHA hal 373 ayat pertama, kurang lebih bunyinya dlm bahasa SANSEKERTA sbb: PRATYASMAHI BIBISATHE KUWI KWIWEWIBISHIBAHRA ARAM GAYAMAYA JENGI PETRISADA DWENENARA.

ANDA BELUM PUAS, BELUM YAKIN, ???

b. Anda buka lagi KITAB SAMAWEDHA SAMHITA BUKU 1, BAGIAN 1, HAL 20. Bunyinya: PURWACIKA PRATAKA PRATAKA PRAMOREDYA RSI BARAWAJAH MEDANTITISUDI PURMURTI TAYURWANTARA MAWAEDA DEWATA AGNI CANDRA GAYATRI AYATNYA AGNA AYAHI WITHAIGRANO HAMYADITAHI LILTASTASI BARNESI AGNE.

Di paparkan dgn jelas pd ayat wedha di atas bahwa LAKUKANLAH pengorbanan pada ORANG TUAMU dan lakukanlah KIRIM DO'A pada ORANG TUAMU di hari pertama, ke 3, ke 7, 40, 100, mendak pisan, mendhak pindho, nyewu (1000 harinya).

Dan dalil2 dari wedha selengkapnya silakan anda bisa baca di dlm buku karya Abdul aziz (mantan pendeta hindu) berjudul “Mualaf menggugat Selamatan”, dipaparkan TIDAK KURANG DARI 200 DALIL DARI “WEDHA” kitab suci umat hindu semua.

JIKA ANDA BELUM YAKIN, MASIH NGEYEL,,, ?

c. Silahkan anda Buka dan baca kitab MAHANARAYANA UPANISAD.

d. Baca juga buku dg judul, “NILAI-NILAI HINDU DALAM BUDAYA JAWA”, karya Prof.Dr. Ida Bedande Adi Suripto (BELIAU ADALAH DUTA DARI AGAMA HINDU UNTUK NEGARA NEPAL, INDIA, VATIKAN, ROMA, & BELIAU MENJABAT SEBAGAI SEKRETARIS PARISADA HINDU DHARMA INDONESIA).

Beliau menyatakan bhw SELAMATAN SURTANAH, GEBLAK, HARI PERTAMA, KE TIGA, KE TUJUH, KE EMPAT PULUH, KE SERATUS, MENDHAK PISAN, MENDHAK PINDHO, NYEWU (1000 harinya) ADALAH IBADAH UMAT HINDU dan beliau menyatakan pula NILAI-NILAI HINDU SANGAT KUAT MEMPENGARUHI BUDAYA JAWA,

=ADI SURIPTO DENGAN BANGGA MENYATAKAN UMAT HINDU JUMLAH PENGANUTNYA MINORITAS AKAN TETAPI AJARANNYA BANYAK DIAMALKAN MASYARAKAT LUAS , yg maksudnya sejak masih dlm kandungan ibu-pun sebagian masyarakat melakukan ritual TELONAN (selamatan bayi pd hari ke 105 (tiap telon 35 hari x 3 =105 hari sejak hari kelahiran )), TINGKEPAN (selamatan untuk janin berusia 7 bulan)=

e. Baca majalah “media hindu” tentang filosofis upacara NYEWU (ritual selamatan pada 1000 harinya sejak meninggal). Dan budaya jawa hanya TINGGAL SEJARAH bila orang jawa keluar dari agama hindu.

f. Jika anda kurang yakin, masih 'ngeyel' dan ingin membuktikan sendiri, anda bisa meneliti kitab wedha, datang saja ke DINAS KEBUDAYAAN BALI, mereka siap membantu anda. Atau Telpon Nyi Ketut Suratni: 0857 3880 7015 (dia beragama Hindu tinggal di Bali, wawasannya tentang hindu cukup luas dia bekerja sebagai pemandu wisata ).

g. APA DASAR YANG LAIN DIDALAM HINDU ??? :

# RUKUN IMAN HINDU (PANCA SRADA) yg harus diyakini umat hindu

1. Percaya adanya sang hyang widhi.
2. Percaya adanya roh leluhur.
3. Percaya adanya karmapala.
4. Percaya adanya smskra manitis.
5. Percaya adanya moksa.

PANCA SRADA mempunyai rukun, yaitu:

PANCA YAJNA (artinya 5 macam selamatan).

1. Selamatan DEWA YAJNA (selamatan yg ditujukan pd Ida Sang Hyang Widhi Wasa atau biasa dikenal orang dg istilah, ” memetri bapa kuasa ibu pertiwi “).

2. Selamatan PRITRA YAJNA (selamatan yg DITUJUKAN PADA LELUHUR).

3. Selamatan RSI YAJNA (selamatan yg ditujukan pd guru atau kirim do’a yg ditujukan pada GURU, biasanya di punden/ndanyangan ). Kalau di kota di namakan dg nama lain yaitu “SELAMATAN KHAUL” memperingati kyainya/gurunya & semisalnya, yg meninggal dunia.

4. Selamatan MANUSIA YAJNA (selamatan yg ditujukan pd hari kelahiran atau di kota disebut “ULANG TAHUN” ).

5. Selamatan BUTA YAJNA (selamatan yg ditujukan pd hari kebaikan ), misalnya kita ambil contoh biasanya pada beberapa masyarakat islam (jawa) melakukan selamatan hari kebaikan pd awal bulan ramadhan yg disebut “selamatan MEGENGAN”.

Fenomena diatas tidak diragukan lagi krn pengaruh agama hindu/budaya jawa/nenek moyang .

Allah berfirman: “Dan apabila dikatakan kpd mrk, ”ikutilah apa yg telah diturunkan Allah,” mrk mjawab, ”(tidak), kami mengikuti apa yg kami dapati pd nenek moyang kami (melakukannya).” padahal, nenek moyang mrk itu tidak mengetahui apa pun, dan tidak mendapat petunjuk.(QS.Al-Baqarah,170).

“Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan2, dan apa yg diingini oleh hawa nafsu mereka ”. (QS.An-Najm, 23).

Dan Allah juga berfirman: 'Dan apabila dikatakan pd mrk, ”marilah (mengikuti) apa yg diturunkan Allah dan (mengikuti) Rasul. ”mereka mjawab, ”cukuplah bagi kami apa yg kami dapati nenek moyang kami (mengerjakannya). ”apakah (mrk akan mengikuti) juga nenek moyang mrk walaupun nenek moyang mrk itu tidak mengetahui apa2 dan tidak (pula) mendapat petunjuk ? (QS.Al-Maidah,104)

AKIBAT YANG TIDAK DI SELAMATI DALAM KEYAKINAN HINDU, yaitu:

Pertanyaan ?

Orang tua kalau TIDAK DISELAMATI, apakah rohnya gentayangan?

Buka dalilnya DALAM KITAB SUCI UMAT HINDU di kitab SIWASASANA HALAMAN 46-47 CETAKAN TAHUN 1979. Bagi yg TIDAK MAU selamatan, mrk di peralihan, hidup kembali dalam dunia, bisa berwujud menjadi hewan atau bersemayam di dlm pohon. Makanya kalau anda ke Bali banyak pohon yg diberi kain2 dan sajen2 itu, krn mrk meyakini roh nya ada dlm pohon itu, dan bersemayam dlm benda2 bertuah misal keris dan jimat. Di hari sukra umanis (jum’at legi) keris atau jimat di beri bunga & sajen2.

DEWA ASURA akan marah besar jika orang tdk mau melakukan selamatan. Dewa asura akan mdatangkan bala/bencana & membunuh manusia yg ada di dunia.

DEWA ASURA atau dikenal dlm masyarakat dg nama BETHARAKALA. Anak ontang anting harus diruwat (ritual dg selamatan & sajen) karena takut betharakala. Sendhang kapit pancuran (anak wanita diantara kedua saudara kandung anak laki-laki) diruwat krn takut betharakala. Rabi ngalor ngulon merga rawani karo betharakala (nikah tidak boleh krn rumahnya menghadap utara & barat, krn takut celaka ).


AKIBAT YANG DISELAMATI DALAM KEYAKINAN HINDU, yaitu:

Dalam keyakinan hindu, bagi yg akan selamatan maka mrk langsung PUNYA TIKET ke surga.

2. NASI TUMPENG

Konsep dlm agama hindu: Dlm kitab MANAWA DHARMA SASTRA WEDHA SMRTI, bagi orang yg BERKASTA SUDRA (KASTA YANG RENDAH) yg TIDAK BISA membaca kalimat PERSAKSIAN dlm bahasa sansekerta:

HOM SUWASTIASU HOM AWI KNAMASTU EKAM EVA ADITYAM BRAHMAN, sbg PENGGANTINYA maka mereka CUKUP MEMBIKIN TUMPENG. Bentuknya adl SEGITIGA, segitiga yg dimaksud adl TRIMURTI (SHIVA, VISHNU, BRAHMA=> BRAHMAN) artinya TIGA MANIFESTASI IDA SANG HYANG WIDHI WASA. Umat hindu mengatakan: BARANGSIAPA YANG MEMBIKIN TUMPENG, MAKA DIA SUDAH BERAGAMA HINDU.

Dlm kitab BAGHAWAGHITA dijelaskan TUHAN nya orang hindu baru minum dan di tengahnya ada tumpeng, dan di depan dewa brahma ada sajen2

3. Pemberangkatan mayat diwajibkan dipamitkan di depan rumah lalu beberapa sanak keluarga akan lewat di bawah tandu mayat (tradisi BROBOSAN), krn umat hindu meyakini brobosan sbg wujud BAKTI pd orang tua dan SALAM pada dewa. Dalam hindu, mayat ditandu lalu di atasnya diberi PAYUNG. Pemberangkatan mayat menggunakan sebar/sawur bunga, uang logam, beras kuning, dll, lalu bunga DIRONCE (dirangkai dg benang ) lalu diletakkan/dikalungkan di atas beranda mayat. Hindu meyakini bahwa:

a. Bunga warna putih mempunyai kekuatan dewa brahma.
b. Bunga warna merah mempunyai kekuatan dewa wisnu.
c. Bunga warna kuning mempunyai kekuatan dewa siwa.

Umat hindu berkeyakinan bunga itu berfungsi sbg pendorong do’a (muspha/trisandya) & pewangi.

4. KETUPAT

Di dalam hindu, roh anak menjelang hari raya PUKANG ke rumah, sbg penghormatan orang tua kpd anak, mk biasanya dlm hindu, SETELAH hari raya dipasang KUPAT di atas pintu dan di bagi-bagikan tetangga.

Pertanyaan ? apakah anda tahu dasarnya setelah hari raya idul fitri ada hari raya kupatan/ketupat ? apa dasarnya? DEMI ALLAH tidak ada satu dalilpun perintah Allah dari Al-Qur’an dan As-sunnah tentang perbuatan tsb diatas.

Sungguh Allah berfirman: “mrk tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan2, dan apa yg diingini oleh hawa nafsu mereka”. (QS.An-NAJM: 23).

“Dan APABILA dikatakan kpd mrk ,”Ikutilah apa yg telah diturunkan Allah,” mrk mjawab”(TIDAK), kami mengikuti apa yg kami dapati pd nenek moyang kami (melakukan-nya).” padahal, nenek moyang mrk itu tidak mengetahui apa pun, dan tidak mendapat petunjuk.(QS.Al-Baqarah:170)

KESIMPULAN

TRADISI-TRADISI SALAH YANG MEMBUDAYA : Tradisi keliru dan TELAH MEMBUDAYA pada masyarakat kita yg kita sebutkan di atas, BUKAN untuk diikuti, akan tetapi untuk DIJAUHI.

Bahwa setidaknya ada dua alasan mrk melakukan tradisi2 tsb :

1. Mereka berpedoman dg hadits palsu;

2. Sebagian dari mrk hanya SEKEDAR ikut-ikutan (MENGEKOR) thdp tradisi yg berjalan disuatu tempat.

Mereka akan mengatakan bahwa ini adalah keyakinan para pendahulu dan nenek moyang mrk !

Saudaraku sekalian, argumentasi ”APA KATA ORANG TUA”, BUKANLAH JAWABAN ILMIYAH dari seorang muslim yg MENCARI KEBENARAN. Apalagi jika masalah ini menyangkut baik buruknya AQIDAH seseorang. Mk, permasalahan ini harus didudukkan dgn timbangan AL-QUR’AN AS-SUNNAH AS SHAHIHAH.

Sikap mengekor kpd pendahulu dan nenek moyang dgn tanpa memperdulikn dalil2 syar’i mrpkn perbuatan yg keliru, krn sikap tsb MENYERUPAI orang2 quraysy, KETIKA diseru oleh Rasulullah untuk beriman kpd Allah dan Rasul-Nya.

Apa jawab mereka ? silahkan anda baca al-qur’an surat az-zuhruf ayat 22 & asy-syu’ara ayat 74.

“Bahkan mrk berkata, ’Sesungguhnya kami mdapati nenek moyang kami menganut suatu agama (bukan agama yg engkau bawa) dan sesungguhnya KAMI ORANG-ORANG YANG MENDAPAT PETUNJUK dgn MENGIKUTI jejak mrk, ”(Qs.az Zuhruf, 22).

Jawaban seperti ini SERUPA dg apa yg dikatakn kaum Nabi Ibrahim, ketika mrk diajak meninggalkan peribadatan kpd selain Allah. Mrk mengatakan,” Kami dapati bapak2 kami berbuat demikian (yakni beribadah kpd berhala).” (QS.Asy Syu’ara, 74).

PENUTUP

Demikian wahai saudaraku, persaksian yg dpt saya sampaikan. Mari, JANGANLAH MENCAMPUR-ADUKKAN ajaran hindu dgn ajaran Islam. Misalnya jika anda tdk berani mdakwahi atau menyampaikan pd saudara kita sebahagian umat islam yg MASIH melakukn selamatan dsbnya adalah Hindu bukan ajaran islam. Misal, jk anda merasa malu, gak enak (ewuh pakewuh) menyampaikan atau mendakwahi kpd saudara kita muslim yg MASIH melakukan selamatan dsb atau MALU gara2 kita MENEGAKKAN Al-Qur’an & As-Sunnah , anda KELIRU BESAR.

Ingat janji-Nya, Allah bfirman: 'Sesungguhnya Allah membeli dr org2 mukmin, baik diri maupun harta mrk dg MEMBERIKAN SURGA unt mrk- (QS.At-Taubah,111).

┈•⊰✿📚✿⊱•┈

Wallaahu A'lam Bish-Showwaab...
Wallaahu Waliyyut Taufiq

Semoga bermanfaat bagi Penulis dan bagi Para Pembaca Yang Budiman. Baarokallaahu Fiikum. Hadanallaahu Wa Iyyaakum Jamii'an. Yassarallaahu Lanal Khairo Haitsuma Kunna...

سبحا نك اللهم وبحمدك أشهد أن لا إله إلا أنت أستغفرك وأتوب إليك
~ Abu Hashif Wahyudin Al-Bimawi ~

Yayasan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an dan Bahasa Arab AL-WAFA' AL-ISLAMY BIMA
Desa Godo - Dadi Bou Jln. Lintas Sumbawa Kec. Woha Kab. Bima, Pulau Sumbawa NTB.

Silakan SHARE pada yang lain yang belum mengetahui, agar Anda pun bisa dapat bagian pahala.

Kiriman: Sipar Darwis sasmito
Baca selengkapnya »
Siapa yang kita ingat disaat susah?

Siapa yang kita ingat disaat susah?

Apabila insan ditimpa derita, dikepung oleh sengsara, dihambat duka, dia akan berusaha mencari tempat bergantung., mencari dahan berpaut, mencari teduhan untuk berlindung. Jiwa dan fikirannya melayang dan meraba; kepada siapakah aku hendak mengadu? Siapakah yang bisa menolongku? Siapakah yang mampu untuk mengeluarkanku dari kemudaratan ini?
Siapa yang kita ingat disaat susah?

Bagi jiwa insan yang renggang dari Tuhan, jiwa yang hambar dari kemanisan iman dan hubungan ruhi dengan ilahi, dia akan terus terbayang penolong itu temannya, ada kelebihan atau orang besar, atau orang berharta, atau orang berkebolehan yang dia rasa dapat membantunya. Jika dia sakit, pertama yang terbayang dalam fikirannya wajah para dokter. Jika dia kesesakan harta, terbayang sumber-sumber yang boleh dia dapatkan uang. Jika ditindas, terbayang wajah mereka yang berkuasa yang dirasa dapat membantunya. Demikian seterusnya.

Jiwa, jantung hatinya sentiasa tersangkut dalam alam makhluk. Bergantung dengan yang lemah, karena dia sangka itu teguh. Berpaut pada yang rapuh yang dia sangka kukuh. Lalu Allah pun membiarkannya bersama dunianya yang goyah dan harapan sentiasa terdedah kepada kehancuran. Dia terlupa bahwa betapa banyak orang sakit yang gagal diobati.

Dia terlupa bahwa betapa banyak yang dikhianati oleh orang yang dipercayai. Dia alpa betapa banyak penguasa gagal menyelamatkan diri sendiri. Bahkan dia lupa betapa orang berharta, berkuasa dan ternama, Allah kepung hidup mereka dengan berbagai sengsara. Pergantungan yang sangat lemah. (Oleh : Dr. Maza dengan perubahan seperlunya)

Seperti itulah gambaran orang yang bergantung kepada makhluk, oleh karena itu hendaklah orang pertama yang menjadi tempat kita mengadu Dzat Yang Maha Perkasa, kepada-Nyalah segala sesuatu berakhir, hidup dan mati kita berada ditanga-Nya.

Lihatlah Musa Alaihissalam saat ia melarikan diri dari Firau'n ia berkata "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan kebaikan (makanan) yang Engkau turunkan kepadaku (QS. Alqasas :24).

Saat itu ia dalam keadaan lelah dan lapar, siapa yang teringat olehnya? Apakah minta bantuan pada orang kampung? kepada dua wanita pengembala yang telah ditolongnya? Tidak, ia hanya ingat Rabbul a'lamin.

Ya'qub Alaihissalam yang bersedih sangat dalam bahkan matanya menjadi buta karna terlalu banyak menangis berkata "hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku" (QS. Yusuf : 86) dan hasilnya Allah taala mengembalikan Yusuf kepadanya dalam keadaan yang jauh lebih baik.

Bagaimanapun besarnya ujian menimpa, derasnya cobaan melanda dan dalamnya luka yang dirasa hendaklah kita menjadikan Allah taala Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang tempat bersandar, barulah setelah itu kita tembuh jalan penyelesaian yang disertai sabar dan tawakkal.
(Rail / Alam takambang jadi guru : ...)
Baca selengkapnya »
Inilah tips agar anda bahagia sobat

Inilah tips agar anda bahagia sobat

Ada seekor siput selalu memandang sinis terhadap katak. Suatu hari, katak yg kehilangan kesabaran akhirnya berkata kepada siput:

"Tuan siput, apakah saya telah melakukan kesalahan, sehingga Anda begitu membenci saya?"

Siput menjawab:

"Kalian kaum katak mempunyai empat kaki & bisa melompat ke sana ke mari,

Tapi saya mesti membawa cangkang yg berat ini, merangkak di tanah, jadi saya merasa sangat sedih."
Inilah tips agar anda bahagia

Katak menjawab:

"Setiap kehidupan memiliki penderitaannya masing2, hanya saja kamu cuma melihat kegembiraan saya, tetapi kamu tidak melihat penderitaan kami (katak)."

Dan seketika, ada seekor elang besar yg terbang ke arah mereka, siput dg cepat memasukan badannya ke dalam cangkang, sedangkan katak dimangsa oleh elang...

Siput terharu...

Akhirnya baru sadar... ternyata cangkang yg di milikinya bukan merupakan suatu beban... tetapi adalah kelebihannya...

Nikmatilah kehidupanmu, tidak perlu dibandingkan dgn orang lain. Keirian hati kita terhadap orang lain akan membawa lebih banyak penderitaan...

Rejeki tidak selalu berupa emas, permata atau uang yg banyak bukan pula saat kita di rumah mewah & pergi bermobil.

Rejeki sebenarnya adalah jiwa dan hati yang tenang ... Karena ketenangan dan kebahagiaan itu sangat mahal sekali ...

"Karena bukan kebahagiaan yg menjadikan kita berSYUKUR tetapi berSYUKURlah yg menjadikan kita bahagia"

Baarokallahu...

artikel republish from whatsapp group
Baca selengkapnya »
Sesibuk Apapun, Mari Luangkan waktu sholat dhuha

Sesibuk Apapun, Mari Luangkan waktu sholat dhuha

Kehidupan manusia selalu disibukkan oleh hiruk pikuk aktivitas mereka pada pagi hari, dengan kata lain hari demi hari mereka lewati tanpa ‘mengawali’ dengan sesuatu yang hakiki. Mereka melewatkan ‘suatu hal utama’ yang sebaiknya dilakukan. Namun mereka tidak menyadari, padahal ‘hal itu’ akan sangat membantu segala aktivits mereka sampai sore hari dan pada hari- hari berikutnya.

Ya, shalat dhuha adalah rahasianya. Shalat ini adalah shalat yang dianjurkan oleh Allah dan Rasulullah shallallahu alahi wa sallam. Bahkan beliau berpesan 3 hal, yaitu : berpuasa tiga hari pada tiap- tiap bulan, menjalankan 2 rakaat shalat dhuha, dan untuk mengamalkan shalat witir sebelum tidur." (HR Bukhari dan Muslim).
Mari Luangkan waktu sholat dhuha

Shalat dhuha akan menjadi senjata kita dalam mengatasi semua permasalahan dan sebagai anak tangga dalam membuka pintu- pintu rizki dariNya. Dalam kitab ‘An Nurain’ rosulullah bersabda: “Dua rekaat shalat dhuha dapat menarik rezeki dan menolak kefakiran".

Rizki dalam hal ini bukan berarti hanya materi. Namun lebih dari itu, rizki adalah kenikmatan yang sesuai dengan keadaan yang sedang kita alami. Rizkinya orang yang belum mendapat jodoh adalah mendapatkan jodohnya, rizkinya orang yang sedang tertimpa hutang adalah terlepas dari hutangnya, rizkinya orang yang masih menganggur adalah mendapatkan pekerjaan, dll.

Jumlah raka'atnya mulai 2 hingga 12 rakaat. Meskipun bernilai sunnah, shalat ini mengandung manfaat yang luar biasa. “Barang siapa yang melaksanakan shalat dhuha 2 rakaat, maka akan ditulis sebagai orang- orang yang tidak lalai dalam mengingat Allah. Barang siapa yang melaksanakan 4 rakaat, akan ditulis sebagai orang- orang yang suka beribadah. Barang siapa yang melaksanakan 6 rakaat, maka akan dicukupkan ia pada hari tersebut.

Barang siapa yang melaksanakan 8 rakaat, akan ditulis sebagai orang- orang yang selalu berbuat taat. Dan barang siapa yang melaksanakan 12 rakaat, maka Allah akan membina baginya mahligai di dalam Surga”. (HR At Thabrani).

Dalam hadits lain dikatakan, “Barang siapa shalat dhuha 12 rakaat, Allah akan membuatkan untuknya Istana di Surga” (HR Tirmidzi dan Abu Majah).

Shalat Dhuha pun bisa melebur dosa- dosa yang kita miliki, dalam hal ini Rosulullah bersabda :“Barang siapa yang menjaga sholat dhuha nya, niscaya diampuni Allah baginya segala dosa walaupun sebanyak buih di lautan” (HR Ibnu Majah dan At Thabrani).

Tidak hanya itu, Abdullah bin Buraidah meriwayatkan dari ayahnya, bahwa ia pernah mendengar Rosulullah shallallahu alahi wa sallam bersabda : “Di dalam tubuh manusia ada 360 ruas tulang. Ia harus disedekahkan untuk setiap ruasnya. Para shahabat bertanya, "Siapa yang sanggup melaksanakan itu, ya Rasulullah ? Beliau menjawab : "Dahak yang di masjid itu lalu ditutupinya dengan tanah, atau menyingkirkan sesuatu gangguan dari tengah jalan itu berarti sedekah. Atau, sekiranya tidak dapat melakukan itu, cukuplah diganti dengan mengerjakan 2 rakaat shalat dhuha." (HR. Ahmad dan Abu Daud).

Tahukah Anda, bahwa kelak di Surga ada satu pintu yang disebut "Pintu Dhuha". Bila datang hari kiamat, terdengar seruan, "Manakah orang- orang yang membiasakan diri dengan shalat Dhuha? ini pintu kalian. Masukilah dengan Rahmat Allah." (HR At Thabrani)

MasyaAllah.. Semoga pintu ini yang dapat mengantarkan kita memasuki SurgaNya.

Bagaimana dengan Anda..? Masihkah Anda melupakan shalat Dhuha dalam mengawali aktivitas Anda setiap harinya..? Rasulullah bersabda: “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan 4 rakaat shalat dhuha, karena dengan shalat tersebut, Aku cukupkan kebutuhanmu pada sore harinya.”(HR Hakim dan Thabrani)..
〰〰〰〰〰〰〰

☀ MARI SHOLAT DHUHA ☀
Baca selengkapnya »
Informasikan artikel ini kepada para pria, calon ayah dan ayah yang peduli keluarga

Informasikan artikel ini kepada para pria, calon ayah dan ayah yang peduli keluarga

Jika memiliki anak sudah ngaku-ngaku jadi AYAH, maka sama anehnya dengan orang yang punya bola ngaku-ngaku jadi pemain bola.

AYAH itu gelar untuk lelaki yang mau dan pandai mengasuh anak bukan sekedar `membuat` anak.

Jika AYAH mau terlibat mengasuh anak bersama ibu, maka separuh permasalahan negeri ini teratasi.

AYAH yang tugasnya cuma ngasih uang, menyamakan dirinya dengan mesin ATM. Didatangi saat anak butuh saja.

Akibat hilangnya fungsi tarbiyah dari AYAH, maka banyak AYAH yang tidak tahu kapan anak lelakinya pertama kali mimpi basah.

Sementara anak dituntut sholat shubuh padahal ia dalam keadaan junub. Sholatnya tidak sah. Dimana tanggung jawab AYAH?

Jika ada anak durhaka, tentu ada juga AYAH durhaka. Ini istilah dari Umar bin Khattab.

AYAH durhaka bukan yang bisa dikutuk jadi batu oleh anaknya. Tetapi AYAH yang menuntut anaknya shalih dan shalihah namun tak memberikan hak anak di masa kecilnya.
AYAH itu gelar untuk lelaki

AYAH ingin dido’akan masuk surga oleh anaknya, tapi tak pernah berdo’a untuk anaknya.

AYAH ingin dimuliakan oleh anaknya tapi tak mau memuliakan anaknya.

Negeri ini hampir kehilangan AYAH. Semua pengajar anak di usia dini diisi oleh kaum ibu. Pantaslah negeri kita dicap fatherless country.

Padahal keberanian, kemandirian dan ketegasan harus diajarkan di usia dini. Dimana AYAH sang pengajar utama?.

Dunia AYAH saat ini hanyalah Kotak. Yakni koran, televisi dan komputer. AYAH malu untuk mengasuh anak apalagi jika masih bayi.

Banyak anak yang sudah merasa yatim sebelum waktunya sebab AYAH dirasakan tak hadir dalam kehidupannya.

Semangat qur’an mengenai pengasuhan justru mengedepankan AYAH sebagai tokoh. Kita kenal Lukman, Ibrahim, Ya`qub, Imran. Mereka adalah contoh AYAH yang peduli.

Ibnul Qoyyim dalam kitab tuhfatul maudud berkata, “Jika terjadi kerusakan pada anak penyebab utamanya adalah AYAH”.

Ingatlah! Seorang anak bernasab kepada AYAH-nya bukan ibu. Nasab yang merujuk pada anak menunjukkan kepada siapa Allah meminta pertanggungjawaban kelak.

Rasulullah yang mulia sejak kecil ditinggal mati oleh AYAH-nya. Tapi nilai-nilai ke-AYAH-an tak pernah hilang didapat dari sosok kakek dan pamannya.

Nabi Ibrahim adalah AYAH yang super sibuk. Jarang pulang. Tapi dia tetap bisa mengasuh anak meski dari jauh.

Generasi sahabat menjadi generasi gemilang karena AYAH amat terlibat dalam mengasuh anak bersama ibu. Mereka digelari umat terbaik.

Di dalam quran ternyata terdapat 17 dialog pengasuhan. 14 diantaranya yaitu antara AYAH dan anak. Ternyata AYAH lebih banyak disebut.

Mari ajak AYAH untuk terlibat dalam pengasuhan baik di rumah, sekolah dan masjid.

Harus ada sosok AYAH yang mau jadi guru TK dan TPA. Agar anak kita belajar kisah Umar yang tegas secara benar dan tepat. Bukan ibu yang berkisah tapi AYAH!

AYAH pengasuh harus hadir di masjid. Agar anak merasa tentram berlama-lama di dalamnya. Bukan was-was atau merasa terancam dengan hardikan.

Jadikan anak terhormat di masjid. Agar ia menjadi generasi masjid. Dan AYAH yang membantunya merasa nyaman di masjid.

Ibu memang madrasah pertama seorang anak. Dan AYAH yang menjadi kepala sekolahnya.

AYAH kepala sekolah bertugas menentukan visi pengasuhan bagi anak sekaligus mengevaluasinya. Selain juga membuat nyaman suasana sekolah yakni ibunya.

Jika AYAH hanya mengurusi TV rusak, keran hilang, genteng bocor di dalam rumah, ini bukan AYAH `kepala sekolah` tapi AYAH `penjaga sekolah.

Ibarat burung yang punya dua sayap. Anak membutuhkan kedua-duanya untuk terbang tinggi ke angkasa. Kedua sayap itu adalah AYAH dan ibunya.

Ibu mengasah kepekaan rasa, AYAH memberi makna terhadap logika. Kedua-duanya dibutuhkan oleh anak.

Jika ibu tak ada, anak jadi kering cinta. Jika AYAH tak ada, anak tak punya kecerdasan logika.

AYAH mengajarkan anak menjadi pemimpin yang tegas. Ibu membimbingnya menjadi pemimpin yang peduli.

Informasikan kepada ayah, calon ayah, laki-laki yang peduli keluarga dst.

artikel republish from whatsapp group
Baca selengkapnya »
Permen Terbaik.... kisah ini penuh haru menginspirasi

Permen Terbaik.... kisah ini penuh haru menginspirasi

Seorang lelaki tua masuk rumah sakit disebabkan umurnya yang telah senja dan badannya melemah.

Setiap hari seorang pemuda datang mengunjunginya dan duduk setia di samping beliau. Dia membantu lelaki tua itu baik memberinya makan atau mencuci pakaiannya.

Dia juga menemani lelaki tua tersebut sambil berbincang ringan di taman rumah sakit lalu membantunya kembali ke ruangan tempat lelaki tua beristirahat. Dia pula membantu beliau berbaring.
Permen Terbaik

Sang pemuda pun pergi setelah beliau tenang beristirahat.

Masuklah seorang perawat untuk memberikan obat kepada lelaki tua itu sambil berkata:

“Masya Allah wahai paman, begitu mengagumkan apa yang dilakukan oleh anak anda kepada anda. Amat langka di zaman ini seorang anak berbakti kepada orang tuanya.”

Lelaki tua itu memandang perawat tersebut sambil berkata di dalam hatinya:

“Dia mengira bahwa pemuda tadi adalah anakku”

Beliau pun berkata kepada perawat tersebut:

“Pemuda tadi bukanlah anakku seperti yang engkau duga. Dulu, dia seorang anak yatim di lingkungan tempat kami tinggal. Kala itu, aku melihatnya menangis di samping pintu masjid setelah ayahnya meninggal.

Lalu aku membelikannya permen. Tangisannya pun terhenti sejak permen kuberikan.

Kini dia telah dewasa. Semenjak dia mengetahui keadaanku dan istriku yang sudah menua, dia mengajak istriku tinggal di rumahnya lalu membawaku ke rumah sakit ini untuk berobat.

Saat aku bertanya kepadanya:

“Wahai ananda, kenapa engkau membantuku seperti ini?”

Dia pun menjawab dengan penuh senyuman:

“Wahai paman, permen itu masih terasa di mulutku hingga detik ini.”
_

Diterjemahkan secara bebas dari sebuah page berbahasa arab.

siapa saja yang tidak mau menoLong saudaranya yang sedang dalam kesulitan, sungguh dia melewati kesempatan BESAR dan Peluang EMAS untuk mendapatkan pertolongan Allah

karena telah bersabda Rosulullah Shallallahu alaihi wa sallam,
وَ اللهُ فىِ عَوْنِ اْلعَبْدِ مَا كَانَ اْلعَبْدُ فىِ عَوْنِ أَخِيْهِ
“Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba itu menolong saudaranya”. [HR Muslim: 2699]

buku ensiklopedi adab atau kisah shahih para nabi

semoga bermanfaaat
Baca selengkapnya »
Beranda
-->