-->
Ahlan wa Sahlan di situs dakwahpost.com | menebar ilmu dan menyaring berita yang layak dikonsumsi dll
Berarti kita rame rame download aplikasi tok tik?

Berarti kita rame rame download aplikasi tok tik?

Jangaaaan, saya tidak setuju bila anda bukan pendakwah yang pandai buat konten kreatif tentang ilmu/dakwah islam menjadi warga negara tok tik.

Pertahankan diri anda tetap sebagai warga masjid, minimal di depan tv dakwah atau radio dakwah atau kitab.

Yang saya maksud adalah warga negara tok tik harus ada yang mendakwahi…. Bukan seruan agar anda migrasi jadi warga tok tik.

Dulu juga ada yang komplain, kalau para dai sibuk nyampaikan materi dakwah di TV& radio, maka nanti warga masjid eksodus dari majlis majlis ilmu di masjid, akhirnya suatu saat masjid sepi dari penuntut ilmu.

Saya jawab: 
1. Yang melakukan itu memang bukan levelnya thullabul ilmu calon ulama’, namun sekedar jajan, atau incip incip saja.

2. Sasaran utama dakwah via tv dan radio memang warga tv&radio yang sedari awal penonton, adapun para santri, ya jangan pada keluar dari pondok atau meninggalkan kajian kitab, daurah, dan mulazamah.

Kalau mereka keluar, maka mungkin mereka memang gagal menuntut ilmu.

3. Di rumah saya ada tv, namun kadang berlalu satu bulan tidak saya nyalakan walau hanya sekali, karena saya sibuk ngajar, baca kitab, sedangkan keluarga saya lebih milih ikuti daurah semisal HSI & grup dirosat islamiyah via WA.

4. Faktanya masing masing media dan sarana memiliki pangsa pasar sendiri sendiri.

Semoga menyegarkan pagi anda kawan.

Ustadz Arifin Badri
_______
Jadi intinya, ustadz menjelaskan bagi orang yang tak kuat iman alias coba-coba dan bukan tujuan dakwah maka sebaiknya jangan download. Sama halnya kita kiaskan seperti kampung yang terkenal tempat maksiat maka perlu sentuhan dakwah di daerah itu dengan mengirim da'i yang kuat imannya dan memang tujuannya dakwah agar bisa merubah kampung tersebut menjadi kampung yang menerapkan syariat Islam dan tidak dikenal tempat sarangnya maksiat, atau minimal bisa menarik beberapa orang untuk bertaubat atau jika tidak juga, semoga jadi hujjah di akhirat bahwa ada da'i yang berdakwah di kampung tersebut. Allahu alam
Baca selengkapnya »
Catatan kecil kajian Ustad Yazid Bin Abdul Qodir Jawaz  | Sabtu 07 Agusts 2021 :

Catatan kecil kajian Ustad Yazid Bin Abdul Qodir Jawaz | Sabtu 07 Agusts 2021 :

1.Qoidah jangan mengalahkan dalil 

Contoh :
Dalam amalam Qunut Subuh
Nabi memerintahkan mengikuti Sahabat sepeninggal beliau, Jadi lebih utama sahabat Nabi daripada Imam yang 4

Qoidah ada setelah masa para Sahabat berlalu 
Hadits Sohih dari Sahabat mengatakan bahwa Qunut subuh terus menerus bisa jatuh ke Bid'ah,sedangkan Imam setelahnya ada yg mengatakan boleh qunut Subuh.

2.Wanita haram meminta cerai kepada Suami apabila Suaminya memenuhi kebutuhan Jasmani dan Rohani.
Wanita harus bersyukur dengan keadaannya 
Jika Laki2 Ditakdirkan Allah ber Istri 3,maka wanita Solehah di Haramkan Minta Cerai selagi masih dibutuhi kebutuhannya.
Kita harus berhati2 kepada Wanita .. harus banyak bersabar.
Istri jangan menuntut..jika ingin Masuk Surga dari banyak pintu.

3.Tentang Tauhid
Apabila masih takut waktu Shalat tetap pakai Masker  maka itu dalam Syari'at masih di anggap penakut.
Lebih takut kepada Penyakit padahal Manusia harus percaya kepada Takdir baik dan Buruk.
Shalat Berjamaah hukumnya wajib bagi Laki2.
Umat Islam itu pemberani,
Berani dalam artian dalam kebenaran.

#Uap
Baca selengkapnya »
Ternyata Arrazi Hasyim adalah Seorang Ahli Kalam dan Filsafat

Ternyata Arrazi Hasyim adalah Seorang Ahli Kalam dan Filsafat

kami nukil artikel yang berkaitan dengan filsafat, dengan judul HARAMNYA ILMU FILSAFAT

Ilmu kalam adalah ilmu yang sangat dibenci oleh para ulama, bahkan sebagian ulama menulis buku khusus tentang pencelaan terhadap ilmu ini. Seperti kitab الْكَلاَمِ لِهِ (Pencelaan terhadap ilmu kalaam dan pemiliknya) karya Syaikhul Islam Abu Isma'il Al-Harowi rahimahullah (wafat 481 H).

Adz-Dzahabi rahimahullah berkata

قل من أمعن النظر في علم الكلام إلا وأداه اجتهاده إلى القول بما يخالف محض السنة, ولهذا ذم علماء السلف النظر في علم الاوائل, فإن علم الكلام مولد من علم الحكماء الدهرية, فمن رام الجمع بين علم الانبياء عليهم السلام وبين علم الفلاسفة بذكائه لابد وأن يخالف لاء لاء
“Hampir tidak ada orang-orang yang memperdalam ilmu filsafat kecuali ijtihadnya akan mengirimkannya kepada pendapat yang menyelisihi kemurnian sunnah. Karenanya para ulama salaf mencela mempelajari ilmu orang-orang kuno (seperti orang-orang Yunani-pen) karena ilmu filsafat lahir dari para filosof yang berpemikiran dahriyah (atheis). Barang siapa dengan kecerdasannya berkeinginan untuk mengkompromikan antara ilmu para Nabi dengan ilmu para filosof, maka pasti ia akan menyelishi para Nabi dan juga menyelisihi para filosof” (Mizaanul I'tidaal 3/144)

Ibnu Abdil Barr berkata:

“Telah ijmak para ahli fikih dan hadits dari seluruh negeri bahwasanya ahlul kalam adalah ahlu bid'ah dan ahlu kesesatan, dan mereka tidak dianggap dalam jejeran para ulama. Para ulama hanyalah para ahli hadits dan fikih” (Jaami' Bayaan al-'Ilmi wa Fadlihi 2/195)

Ilmu yang diambil dari para tokoh Yunani seperti Aristoteles dan yang lainnya, yang notabene mereka adalah orang-orang yang tidak beragama. Mereka tidak dibimbing oleh wahyu. Jika pembicaraan para tokoh Yunani tersebut berkaitan dengan fisika dan kimia (materi yang ditangkap oleh panca indra) maka permasalahannya mudah. Akan tetapi yang menjadi permasalahan besar tatkala mereka membicarakan tentang ilmu ghoib apalagi yang berkaitan dengan Tuhan !!!. memastikan kesalahan yang sangat fatal adalah menganalogikan sesuatu yang ghaib dengan sesuatu yang nyata dilihat !!!.

Orang-orang yang berbicara tentang agama dengan berlandaskan ilmu kalam (filsafat) telah terjerumus dalam dua kesalahan besar :

1. Menjadikan akal lebih didahhulukan dari pada nash-nash wahyu

 2. Menjadikan akalnya para tokoh Yunani sebagai barometer kebenaran !!!

Kerasnya celaan para ulama terhadap ilmu kalam tidak lain karena akibat yang sangat buruk dari mempelajari ilmu tersebut. Sebagaimana yang kita lihat sekarang ini yang dialami oleh para pengikut paham liberal, yang mereka sangat penting al-Qur'an dan hadits-hadits Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.

🎙Al-Imam Ahmad bin Hanbal berkata:


“Pemilik ilmu filsafat tidak akan selamanya abadi. Para ulama Filsafat adalah para zindiq” (Talbiis Ibliis 1/75).

Sungguh benar kutipan Al-Imam Ahmad ini, semakin seseorang memperdalam ilmu filsafat dan mengamalkannya maka akan semakin zindiq. Bukti nyata para pakar filsafat dari kaum liberal !!!

🎙Sikap Keras Al-Imam Asy-Syafi'i Terhadap Ilmu Filsafat

Al-Imam Al-Baihaqi dalam Manaqibnya membawakan sebuah bab :

“Bab tentang hal-hal yang diriwayatkan dari Asy-Syafi'i rahimahullah tentang sikap beliau dalam menghambat ahlul ahwaa' dan kebencian beliau kepada mereka, celaan beliau terhadap perkataan mereka, perendahan/penghinaan beliau kepada mereka, kerasnya beliau terhadap mereka, dan dekat beliau dengan mereka” (Manaaqib Asy-Syaafi'i li Al-Baihaqi 1/452)

Lalu Al-Imam Al-Baihaqi membawakan banyak riwayat yang menunjukkan sikap keras Al-Asy-Syafi'i terhadap bid'ah dan pelakunya, diantaranya :

Ar-Robii' berkata, “Aku melihat Asy-Syafi'i turun dari tangga sementara orang lain di majelis sedang berbicara tentang sedikit ilmu filsafat, maka Asy-Syafi'i pun berteriak sambil berkata : “Hendaknya mereka berdekatan dengan kita atau mereka pergi meninggalkan kita” (Manaaqib Asy-Syaafi'i 1/459)

Imam Syafi'i Berkata “Hukumanku bagi para ahli filsafat agar mereka dipukul dengan pelepah kurma lalu diangkut di atas unta lalu di arak (dikelilingkan) di kampung-kampung dan kabilah-kabilah, lalu diserukan atas mereka : “Inilah balasan orang yang meninggalkan al-Qur'an dan Hadits lalu menuju ilmu filsafat” (Manaaqib Asy-Syaafi'i 1/462)

Al-Imam Asy-Syaafi'i juga berkata :

“Tidak ada sesuatu yang lebih dari benci daripada ilmu filsafat dan ahli filsafat” (Taariikh Al-Islaam li Adz-Dzahabi 14/332)

Yang sangat penting adalah mulai banyak pemuda yang mengaku bermadzhab Syafi'i yang tertarik dengan ilmu filsafat, sehingga akhirnya terjebaklah mereka dalam pemahaman liberal !!!

Sikap keras para ulama terhadap ilmu filsafat memang sangat beralasan, mengingat ilmu filsafat inilah yang menimbulkan banyak malapetaka dan bid'ah dalam aqidah.

Al-Imam Asy-Syafi'i rahimahullah digelari dengan “نَاصِرُ السُّنَّة” tatkala beliau di Baghdad karena saat itu di Baghdad berkembang madzhab Jahmiyah dan Mu'tazilah. Yang tentunya mereka telah menolak hadits-hadits Nabi atau mentakwil hadits-hadits tersebut dengan akal mereka yang telah teracuni dengan ilmu filsafat.

Referensi firanda
Baca selengkapnya »
Apakah jin qorin bisa menampakkan diri dan roh orang mati masuk mimpi seseorang ? - ustadz Khalid Basalamah

Apakah jin qorin bisa menampakkan diri dan roh orang mati masuk mimpi seseorang ? - ustadz Khalid Basalamah

Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan, bahwa setiap manusia ada jin qorin yang mengikuti.

Pertanyaannya, apakah jin qorin itu termasuk jin muslim atau bukan ? Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan, qorin, kita hanya mengetahui adalah setan (jin jahat).

“Bisakah qorin menyerupai kita dan menampakan diri di depan orang lain ? Tidak bisa ! Qorin memiliki batasan, dan tidak bisa melakukan itu, dan tidak akan pernah, mustahil !” ujar Ustad Khalid Basalamah, dalam YouTube SAP Channel dilansir 20 Oktober 2020.

Namun ada pertanyaan pula, apakah arwah orang meninggal bisa menampakan kepada kita dalam mimpi ? ataukah hanya setan yang menyerupai orang sudah meninggal itu ?

Ustad Khalid Basalamah menjelaskan, “Bisa saja, tergantung pesannya apa,”

Ustadz Khalid Basalamah, mencontohkan, ada salah seorang sahabat Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam, melihat sahabat lainnya yang sudah meninggal dalam mimpi.

Dalam hal itu, Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan, bahwa atas izin Allah Subhanahu wa taala arwah sahabat tersebut dapat mengunjungi sahabat lainnya dalam mimpi.

Singkatnya, sahabat yang sudah meninggal tersebut, menceritakan, bahwa dirinya sudah diampuni oleh Allah Subhanahu wa taala dan menceritakan urusan hutang yang tertinggal di dunia.  


Baca selengkapnya »
Kondisi Masjid Pada Saat Wabah di masa salaf

Kondisi Masjid Pada Saat Wabah di masa salaf

Diangkat ulang, sekedar untuk mengingatkan kembali yang lupa, anda tidak tahu jangan dijadikan dalil untuk berkata tidak ada.

Kondisi Masjid Pada Saat Wabah.

Imam At Thabari mengisahkan bahwa pada saat terjadi Tha'un Amwaas di negri Syam, dan telah merenggut jiwa banyak orang, termasuk gubernur Syam kala itu, yaitu Abu Ubaidah 'AMir bin Al Jarrah, dan kemudian juga merenggut jiwa gubernur selanjutnya yaitu sahabat Mu'az bin Jabal.

Tatkala sahabat 'Amer bin Al Ash ditunjuk sebagai gubernur, beliau berkhutbah dan berkata kepada penduduk Syam: 

 أَيُّهَا النَّاسُ، إِنَّ هَذَا الْوَجَعَ إِذَا وَقَعَ فَإِنَّمَا يَشْتَعِلُ اشْتِعَالَ النَّارِ، فتجبلوا منه في الجبال
Wahai masyarakat sekalian, sesungguhnya wabah penyakit ini bila telah melanda, maka akan cepat menyebar bagaikan api yang berkobar-kobar, maka dari itu hendaknya kalian pergi ke gunung gunung.

Mendengar anjuran sang gubernur ini, sahabat Watsilah Al Huzali berkata: Engkau salah besar, sungguh demi Allah, aku telah menjadi sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sedangkan engkau (wahai 'Amer) masih dalam kondisi lebih buruk dibanding keledaiku ini (masih kafir).

Mendapat sanggahan ini, sahabat 'Amer berkata: Sungguh demi Allah aku tidak akan membantah ucapanmu, sungguh demi Allah aku tidak akan menetap/ berdiam diri di kota ini, kemudian ia segera bergegas mengasingkan diri di pegunungan, dan masyarakatpun segeraberhamburan mengikutinya, dengan menyebar ke pegunungan, dan tidak selang berapa lama, Allah mengangkat wabah Tha'un dari negri Syam.

Tatkala sikap sahabat 'Amer bin Al Ash ini sampai kepada khalifah Umar bin Al Khatthab di atas, sungguh demi Allah beliau tidak mengingkarinya. (At Thobari dengan sanad yang lemah)

Walaupun lemah sanadnya, namun ini bukan riwayat yang berkaitan dengan hukum dan biasanya para ahli sejarah sangat toleran dalam membawakan riwayat semacam ini dalam hal hal sejarah dan yang serupa, karena tidak berkaitan dengan halal dan haram.

Apalagi tindakan sahabat 'Amer bin Al Ash di atas masih dapat ditoleransi sebagai bentuk upaya mencegah penyebaran penyakit, yang diajarkan dalam sunnah yaitu membatasi interaksi sosial masyarakat.

Bila mereka pergi ke gunung gunung, maka itu berarti mereka meninggalkan masjid masjid dan tidak berjamaah di masjid.

Imam Az Zahabi mengisahkan bahwa pada tahun 448, di negri Mesir dan Andalusia terjadi paceklik dan wabah yang dahsyat, bahkan tidak pernah terjadi kekeringan dan wabah yang lebih dahsyat dari yang terjadi kala itu di negri Qordoba dan Isybiliya (Sevilla), sampai sampai seluruh masjid ditutup, tanpa ada seorangpun yang mendirikan sholat di dalamnya. Dan tahun itu dikenal dengan tahun kelaparan dahsyat. (Siyar A'alam An Nubala' 13/438)

Ibnu Jauzi juga mengisahkan bahwa pada tahun 449 H, terjadi wabah yang sangat dahsyat di negri Ahvaz, Wasit dan sekitarnya. Sampai sampai 20 hingga 30 orang dikuburkan dalam satu lubang. 
Banyak dari kaum fuqara' yang terpaksa makan daging anjing, bahkan sebagian mereka sampai makan daging mayat manusia.
Dikisahkan, banyak keluarga yang masih menyimpan khamer, anggota rumah t ersebut mati secara bersamaan.

Begitu dahsyatnya wabah yang melanda, sehingga masjid masjid menjadi kosong tidak ada y ang mendirikan sholat di dalamnya. 
Masyarakat setempat bersegera bertaubat, menyedekahkan harta mereka, menumpahkan khamer, mematahkan alat alat musik, memperbanyak baca Al Qur'an. (Al Muntazham oleh Ibnu Al Jauzi 16/17-18)

Imam Ibnu Hajar Al Asqalani mengisahkan kejadian pada awal tahun 827 H, bahwa di kota Makkah terjadi wabah yang dahsyat. Setiap hari rata-rata berjatuhan korban meninggal sekitar 40 orang. Pada bulan Rabi'ul Awwal saja, korban meninggal ditaksir mencapai 1700 jiwa, .

Dikisahkan bahwa Imam Shalat yang mendirikan shalat di depan Maqam Ibrahim yang memimpin shalah para pengikut mazhab As Syafii hanya diikuti oleh 2 orang saja. Sedangkan imam imam jamaah pengikut mazhab lainnya sama sekali tidak mendirikan jamaah, karena tidak seorangpun yang mengikuti shalat mereka. (Inba'ul Ghumri Bi Abna'il Umri oleh Ibnu Hajar Al Asqalani 3/326)

Dan masiih ada lainnya.

Kawan, ini adalah sejarah bukan dongeng atau klaim sepihak, selanjutnya silahkan anda yang berusaha mengambil faedahnya.

Semoga bermanfaat.

Ustadz Muhammad Arifin Badri
Baca selengkapnya »
kisah inspiratif : MAKANAN GOSONG TIDAK MENYAKITI SIAPAPUN...

kisah inspiratif : MAKANAN GOSONG TIDAK MENYAKITI SIAPAPUN...


Mantan presiden India, DR. Abdul Kalam berkata:
“Waktu aku masih kecil, ibuku memasak makanan untuk kami. Suatu malam dia membuat makan malam setelah seharian bekerja keras, Ibu meletakan sepiring ‘sabzi’ dan roti gosong didepan Ayahku.

Aku menunggu untuk melihat apakah ada respon negatif dari ayah terhadap roti gosong itu. 

Ternyata Ayahku tenang saja makan rotinya, ayah bertanya padaku bagaimana kegiatan disekolahmu hari ini.?

Aku tidak ingat apa yang kukatakan padanya malam itu, tapi yang aku ingat aku mendengar Ibu meminta maaf kepada Ayah atas roti yang gosong itu.

Aku tak akan pernah lupa yang ayah katakan.., sambil tersenyum ayah mengatakan ; “Sayang..., aku sesekali suka makan roti gosong” sambil mencium kening ibu

Malamnya, sebelum tidur... aku mencium Ayah, mengucapkan selamat malam. Aku bertanya apa Ayah benar-benar menyukai rotinya yang gosong.

Ayah memelukku: 

“Ibumu melalui hari yang berat dengan pekerjaan hariannya dari bangun sampai tidur lagi, dan tentu ibumu benar-benar lelah.

Roti gosong tidak pernah menyakiti siapapun, Kata-kata kasarlah yang akan "menyakiti” hati ibumu.

“Kau tahu nak..? hidup ini penuh dengan hal-hal yang tidak sempurna dan orang-orang yang tidak sempurna. 

Ayahpun bukan lelaki sempurna, belajarlah untuk menerima "ketidak sempurnaan itu”... supaya kamu bisa menikmati kebahagiaan bersama keluargamu nanti....
Baca selengkapnya »
pengusaha asal Padang ini, bangun masjid senilai 30 m dibuat atas nama ibunya

pengusaha asal Padang ini, bangun masjid senilai 30 m dibuat atas nama ibunya

Presiden RI Joko Widodo meresmikan Masjid Hajah Yuliana yang berada di Kampus Terpadu Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah di Padukuhan Gunung Bulu, Kalurahan Argorejo Kapanewon Sedayu, Bantul, Jum’at (10/9). Masjid tersebut adalah sumbangan pengusaha muda Muhammadiyah, Yendra Fahmi.

Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Natsir mengapresiasi sumbangan pengusaha muda tersebut. Terlebih bangunan masjid tersebut dibuat dengan nama orangtuanya yang melahirkan dan membesarkan pengusaha muda tersebut

"Masjid ini didedikasikan untuk orangtuanya," paparnya

Menurutnya sangat jarang seorang pengusaha muda menyumbangkan dananya cukup besar atas nama orang tuanya. Ini adalah sesuatu yang langka karena di zaman modern sekarang masih ada anak begitu rupa ingin berbuat baik pada orang tua.

“Fahmi yaitu pengusaha Muhammadiyah, anak muda yang membantu membangun dan atas nama ibundanya sebagai bentuk dari birrul walidain (berbakti kepada orang tua). Nah ini masjid perpaduan antara modern dan klasik,” jelas Haedar.

Yaedar Fahmi mengatakan, ia sengaja memberi nama masjid yang ia bangun tersebut sama seperti nama ibunya, Hj Yuliana. Langkah tersebut sebagai bentuk tanda bhakti dirinya kepada orangtua yang telah membimbing dan membesarkannya sehingga menjadi berhasil seperti sekarang ini.

"Itu supaya anak selalu ingat orangtua,"tuturnya.
Fahmi mengaku sebelum membangun masjid tersebut ia bertanya terlebih dulu ke mantan ketua PP Muhammadiyah Buya Syafii Ma'arif. Ia bertanya apakah boleh membangun dengan nama orangtuanya.

"Beliau sangat mendukung sekali hingga saya bangun masjid ini,"tutur dia.

Untuk konsep bangunan masjid sendiri, Fahmi mengaku menyerahkan sepenuhnya Muhammadiyah. Namun ia meminta ada perpaduan antara Jawa dan modern supaya tidak menghilangkan kesan Yogyakartanya.

Bangunan masjid yang ia dirikan tersebut mampu menampung jamaah sebanyak 4.000 orang. Bangunan masjid tersebut didirikan dua lantai di mana ada fasilitas untuk penyandang difabel. Di mana meskipun dua lantai namun penyandang difabel bisa mengakses lantai 2.

"Ada jalur untuk teman-teman difabel hingga lantai 2,"paparnya.

Untuk membangun masjid tersebut, ia harus merogoh kocek hingga Rp 30 miliar. Kendati tidak sedikit namun ia ikhlas karena diharapkan mampu mengharumkan nama orangtuanya.
Harapan lain yang ia sematkan adalah santri-santri di Madrasah Mu'limin itu nanti dapat menjadikannya tauladan. Di mana ketika mereka nanti lulus dan menjadi pemimpin atau pengusaha bisa mendirikan masjid-masjid di tempat lain.

Yendra Fahmi adalah pria asal Padang yang tinggal di Jakarta. Lelaki ini adalah pengusaha batu bara dan juga pemilik dealer mobil Mercedes Benz di Jakarta. Meski telah menyumbang pembanguban masjid di Kampus Terpadu Madrasah Muhammadiyah Mualimin, namun anaknya belum ada yang menempuh pendidikan di Madrasah tersebut.(erl)

Sumber kumparan
Baca selengkapnya »
Muhammadiyah "emoh" dicap "Wahabi"

Muhammadiyah "emoh" dicap "Wahabi"

Akhir² ini banyak opini yang digaungkan oleh para penulis Muhammadiyah bahwa Muhammadiyah tak punya akar historis dengan dakwah Muhammad bin Abdul wahhab. 

Mungkin hal itu dikarenakan masifnya stigma buruk terhadap wahabisme oleh pihak media, baik dalam maupun luar negeri, hingga semua merasa jijik dan "emoh" disebut wahhabi, termasuk Muhammadiyah. 

Sebagian mereka berkata: " kami tak punya akar sanad kepada Muhammad bin Abdul Wahhab, akan tetapi ide pembaharuan yang diusung muhammadiyah itu diambil dari Rasyid Ridha, Muhammad Abduh, Al-Afghani, Ibnul Qoyyim dan Ibnu Taimiyah" dst.... 

Sebagai putra yang lahir dari keluarga besar persyarikatan ini, pernah menjadi aktivis IRM, pernah nyantri sekaligus menjadi mudarris di pondok pesantren Muhammadiyah terbesar di Jawa Timur dan termasuk terbesar di Indonesia. Saya ingin menyampaikan sudut pandang yang berbeda dari opini di atas.

1. Pertama: Munurut syaikh Nadjih Achjad, dalam bukunya "Pengaruh Wahabi di Indonesia" yang diterbitkan tahun 1981, beliau menyatakan:

وبعد رجوعه في المرة الأخيرة 1902 م وبعد ما أقام بجوار بيت الله الحرام مدة من الزمان. اتصل فيها بعلماء الدعوة (الوهابية) وعرف حقيقتها ومبادئها وسمع منهم ما حصل لها من القضاء على كثير من المفاسد وإعادة الناس إلى دينهم الصحيح وبعد مطالعته لكثير من آراء علماء الإصلاح أمثال الشيخ ابن تيمية وتلميذه الشيخ ابن قيم الحوزية، والشيخ محمد عبده وتلميذه محمد رشيد رضا وغيرهم اشتد عزمه على بث هذه الدعوة الإصلاحية وبدأ الحركة السلفية. 

 Sepulang KH. Ahmad Dahlan dari menunaikan ibadah haji yang terakhir tahun 1902, setelah tinggal beberapa lama di Kota Makkah di mana beliau mengadakan hubungan dengan tokoh-tokoh gerakan wahabi, setelah mengetahui hakikat dan prinsip²nya serta mendengar hasil yang dicapainya dalam membasmi kerusakan-kerusakan serta membawa manusia kembali ke agama mereka yang benar, setelah beliau banyak menelaah pendapat² tokoh reformasi seperti syaikh Ibnu Taimiyah dan muridnya Ibnu Qoyyim al-Jawziyyah, Muhammad Abduh dan muridnya Muhammad Rasyid Ridho dll. Setelah itu semua, bulatlah tekad beliau untuk menyebarkan gerakan pembaharuan ini dan memulai gerakan salafiyah. (Lihat: Nadjih Achjad, Ta'atsur ad-da'awaat al-islaahiyah fi Indunisiya bidakwatisy Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab hal. 399 atau Nadjih Achjad, Pengaruh Wahabi di indonesia, (Bangil: Pustaka Abd. muis, 1981), hal. 10.)

Dari uraian di atas sangat jelas, akar historis bahkan ideologis antara Muhammadiyah dengan gerakan dakwah yang dicetuskan Syaikh Muhammad Bin abdul Wahhab.

2. Kedua, ungkapan bahwa ide pembaharuan Muhammadiyah itu terinspirasi dari Muhammad Rasyid Ridha, bukan dari Muhammad bin Abdul Wahhab, lalu berusaha menampik keterkaitan Muhammadiyah dengan gerakan dakwah Muhammad bin Abdul wahhab. hal ini cukup aneh, Mengapa? Karena justru Sayyid Muhammad Rasyid Ridha sendiri terinspirasi dg dakwah syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab, dalam banyak kesempatan dan tulisannya beliau mengungkapkan kekaguman, dan pembelaannya terhadap gerakan dakwah salafiyah syaikh Muhammad bin Abduk Wahhab. 

Syaikh Muhammad Rasyid Ridha berkata:

ولقد كان الشيخ محمد بن عبد الوهاب النجدي من هؤلاء العدول المجددين، قام يدعو إلى تجريد التوحيد، وإخلاص العبادة لله وحده، بما شرعه في كتابه وعلى لسان رسوله خاتم النبيين صلى الله عليه وسلم، وترك البدع والمعاصي، وإقامة شرائع الإسلام المتروكة، وتعظيم حرماته المنتهكة المنهوكة...".
رابط المادة: http://iswy.co/e493k

Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab termasuk para ulama mujaddid yang terpercaya, beliau mendakwahkan pembersihan tauhid dan pengikhlasan ibadah hanya untuk Allah saja, sesuai dengan yang disyaruatkan Allah melalui Al-Qur'an dan Sunnah, meninggalkan bid'ah dan maksiat, menegakkan syariat islam yang ditinggalkan serta mengangungkan kehormatan Allah yang terlanggar.
Sumber: http://iswy.co/e493k

Pembelaan Muhammad Rasyid Ridha terhadap Muhammad Ibn Abd al-Wahhab dan pemikiran salafinya, dibuktikan dengan membuat makalah-makalah pembelaan yang berjudul “Muhammad Ibn Abd al-Wahhab”, al-Wahhabiyun wa al-Hijaz”, “ al-Hadiyyah al-Sunniyyah wa al-Tufhah al-Najdiyyah” dalam makalah-maklah tersebut Muhammad Rasyid Ridha menjelaskan dakwah Muhammad Ibn Abd al-Wahhab, dasar dan tujuannya, yaitu mengembalikan umat kepada ajaran Islam yang murni, yang belum ternodai dengan kotoran syirik, bid’ah, khurafat dan tahayyul, seperti Islam di zaman al-salaf al-salih. Atas Usahanya itu sampai-sampai Shaykh al-Azhar memujinya seraya berkata: “ semoga Allah membalas kebaikan bagi anda yang telah menghilangkan kesamaran seputar masalah wahabiyah” (Al-Amir Syakib Arsalan, Rasyid Ridha aw iikhaa Arba'in sanah (Damaskus, Adwa as-Salaf, 1937), hal 366)

3. Ketiga, sebagai santri di pondok pesantren Muhammadiyah, tahun 1999-2002 saya sendiri diajari oleh guru² kami tentang kemuhammadiyahan. Di bab sejarah dan latar belakang berdirinya persyarikatan Muhammadiyah dengan jelas tertulis, bahwa pendiri Muhammadiyah terinspirasi dg gerakan dakwah syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab yang kala itu berkembang secara masif di semenanjung Arab. Mungkin sekarang buku tersebut sudah direvisi dan fakta ini mulai ditutup-tutupi.. Wallahu a'lam. Di pondok itu juga kami diajari kitab Tauhid karya syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab dan juga kitab Fathul Majid karya cucu syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab.

4. Keempat: Memang benar, Muhammadiyah tidak mengambil secara utuh cara dan strategi dakwah Muhammad bin Abdul Wahab, namun menghilangkan akar sejarah terinspirasinya pendiri Muhammadiyah dg gerakan tajdid wal ishlah syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab dan bahkan ikut menyerang, dan memojokkan dakwah syaikh... Maka ini bukan sikap yang BIJAK. Wallahu a'lam. 

Oh ya, jika sekedar menolak stigmatisasi buruk Wahhabi maka itu no problem, namun jika hal itu diiringi dg memojokkan dakwah syaikh itu yang masalah.  

=====

Fadlan Fahamsyah 
Santri Ponpes Karangasem Muhammadiyah Paciran tahun 1999-2002.
Ketua bidang dakwah IRM 2000-2002 Ranting MA muhammadiyah 01 Paciran.
Ketua Lajnah Tarbiyah wa ta'lim Organisasi Pelajar Ponpes Karangasem Muhamadiyah 2000-2002)

https://www.facebook.com/100004358714062/posts/2056245421197395/
Baca selengkapnya »
 8 istilah makanan yang mengandung daging babi, muslim wajib tahu

8 istilah makanan yang mengandung daging babi, muslim wajib tahu

Umat muslim diharamkan untuk mengonsumsi daging babi. Supaya tak salah, ada beberapa istilah olahan daging babi yang harus dipahami. Seperti ham hingga samcan.

Aturan mengonsumsi daging babi dalam Islam adalah haram hukumnya. Oleh karenanya, muslim hanya diperbolehkan mengonsumsi makanan halal seperti ayam, daging sapi, daging kambing, dan lainnya yang telah sesuai syariat Islam.

Beberapa istilah olahan daging babi juga perlu diketahui oleh seorang muslim agar bisa lebih waspada dan tak salah saat mengonsumsi. Karena ada beberapa makanan mengandung babi yang menggunakan istilah asing.

Supaya tak salah, ada baiknya kamu mengetahui beberapa istilah makanan yang terbuat dari daging babi. Mulai dari ham hingga samcan.

Berikut 8 istilah makanan yang mengandung daging babi.

1. Lapchiong
Istilah nama makanan yang diolah dari daging babi. Seperti lapchiong, samcan, hingga lard.Istilah nama makanan yang diolah dari daging babi. Seperti lapchiong, samcan, hingga lard. 

Lapchiong atau lapcheong adalah sosis yang terbuat dari daging babi. Dibuat dari daging dan lemak babi, lalu dikeringkan. Sosis ini memiliki tekstur lebih keras dan berserat kasar dari pada sosis daging sapi atau ayam.

Lapchiong memiliki cita rasa manis dengan aroma bumbu yang khas. Biasanya lapchiong disajikan dalam nasi goreng, nasi campur, bihun goreng dan mie goreng. Saat dimasak, lapchiong akan dipotong-potong terlebih dahulu. Sosis berbahan daging babi ini juga lebih berminyak daripada sosis daging sapi.

2. Samcan
Samcan adalah daging babi yang terdiri dari lapisan daging dan lemak. Olahan daging babi ini juga dikenal dengan istilah pork belly karena berasal dari bagian lemak perut babi. Samcan ini sering dianggap sebagai bagian babi yang paling enak.

Samcan memiliki cita rasa yang sangat gurih. Rasa gurih itu berasal dari lemak yang berlapis-lapis dengan daging. Samcan biasanya diolah dengan cara digoreng kering dan garing. Atau dibuat babi panggang renyah atau babi kecap.

3. Ham
Ham adalah istilah dalam bahasa Inggris untuk menyebut bagian paha hewan secara umum. Namun, istilah ini lebih sering digunakan untuk menyebut paha babi. Bentuknya sekilas mirip dengan olahan daging ayam.

Ham babi ini seluruhnya berupa daging yang padat dan memiliki tekstur yang lembut. Umumnya ham diproses dengan cara diasapi dan diasinkan agar lebih awet. Biasanya dipotong dadu atau diiris tipis untuk isian sandwich atau campuran masakan lainnya.

4. Bacon
Istilah nama makanan yang diolah dari daging babi. Seperti lapchiong, samcan, hingga lard.Istilah nama makanan yang diolah dari daging babi. 

Istilah bacon sering dipakai untuk istilah daging babi yang diasap. Berupa daging punggung, bagian perut babi dan berupa irisan tipis dengan lapisan daging dan lemak. Biasanya dipanggang hingga lemak meleleh dan kering. Bacon kerap dijadikan isian sandwich, burger atau topping telur goreng.

Belakangan banyak produsen membuat bacon dari daging sapi. Dikenal dengan nama 'beef bacon', bentuk dan irisannya mirip dengan bacon babi hanya saja dagingnya lebih merah.

5. Sekba
Sekba atau disebut juga bektim adalah hidangan yang terbuat dari jeroan babi khas China Selatan. Jeroan tersebut kemudian direbus dalam kuah sup yang dibumbui kecap, rempah dan bawang.

Mulai dari hati, babat, usus, paru-paru dan ada juga yang menambahkan telinga dan lidah babi. Hidangan ini mirip dengan semur. Berkuah kecokelatan dengan aroma bunga lawang yang harum. Rasanya manis, gurih dan asin.

6. Bakut
Bakut adalah sebutan untuk iga babi. Bagian iga pada babi ini umumnya diolah menjadi sup. Dikenal dengan nama bakut teh. Sajian ini populer di Singapura. Seperti sup, kuahnya sedikit keruh dengan potongan iga babi yang empuk gurih.
Di Indonesia, baku biasa dimasak kuah dengan sayur asin. Yang dipakai daging iga babi potongan pendek (short ribs) dan yang panjang. Rasanya jadi asam gurih dan segar karena tambahan sayur asin.

7. Char siu
Istilah nama makanan yang diolah dari daging babi. Seperti lapchiong, samcan, hingga lard.Istilah nama makanan yang diolah dari daging babi. 

Char siu merupakan istilah untuk menyebut daging babi panggang dengan bumbu merah khas Canton. Hidangan ini dikenal juga dengan sebutan barbeque manis. Biasanya dipanggang kering dalam bentuk potongan.

Dijual sebagai potongan utuh atau dipotong tipis menjadi lauk wajib nasi campur. Dikenal sebagai BBQ pork dengan rasa gurih sedikit manis dengan balutan rempah yang harum.

8. Lard
Istilah nama makanan yang diolah dari daging babi. Seperti lapchiong, samcan, hingga lard.Istilah nama makanan yang diolah dari daging babi.

Berbeda dengan lard, lard merupakan istilah untuk menyebut lemak babi. Kualitas terbaik dari lard ini biasanya diperoleh dari bagian ginjal, sementara kualitas terendah dari bagian usus.

Lard biasanya digunakan sebagai minyak atau campuran dalam masakan. Umumnya digunakan untuk pastry-pastry untuk meningkatkan tekstur renyah. food.detik.com
Baca selengkapnya »
Beranda