-->
Ahlan wa Sahlan di situs dakwahpost.com | menebar ilmu dan menyaring berita yang layak dikonsumsi dll
BERHATI-HATILAH DARI SYUBHAT SI ‎"DOKTOR ARRAZY HASYIM MEMAKAI ‎JIMAT ‏TIDAK ‎APA-APA

BERHATI-HATILAH DARI SYUBHAT SI ‎"DOKTOR ARRAZY HASYIM MEMAKAI ‎JIMAT ‏TIDAK ‎APA-APA

Abdullah mengajarkan kalimat ini kepada anaknya yang sudah baligh untuk mengucapkannya ketika hendak tidur, sedangkan terhadap anaknya yang masih kecil dan belum mengerti atau belum dapat menghafalkannya, kalimat itu ditulisnya kemudian digantungkan di lehernya.

JIMAT ITU SYIRIK!!! JANGAN MENYEMBAH KEPADA SELAIN ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA APALAGI DI DALAM PERIBADAHAN YAITU DALAM HAL BERTAWAKKAL KEPADA SELAIN-NYA.

SYIRIK AKBAR (BESAR) BILA SAMPAI YAKIN JIMAT MAMPU MEMBERIKAN MANFAAT DAN MENOLAK MUDHARAT, BERHARAP, BERGANTUNG HATI KEPADA JIMAT.

SUDAH JELAS DALIL LARANGAN DARI RASULULLAH SHALALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM MEMAKAI JIMAT SYIRIK (MENYEKUTUKAN ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA).

Jimat adalah kesyirikan, tidak diperbolehkan seorang muslim menggunakannya atau meyakini jimat bisa membawa keberuntungan dan menjauhkan dari bahaya. Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

“Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ الرُّقَى وَالتَّمَائِمَ وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ
‘Sesungguhnya jampi, jimat dan tiwalah adalah syirik.’” (HR. Bukhari)

dan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

مَنْ عَلَّقَ تَمِيْمَةً فَقَدْ أَشْرَكَ
“Barangsiapa menggantungkan jimat, maka ia telah melakukan syirik.” (HR. Abu Dawud, shahih)

Melarang jimat dengan Al-Qur’an.

Inilah pendapat yang TERKUAT dengan berbagai pertimbangan ulama dan lebih menenangkan hati. Dijelaskan dalam kitab “Al-Mausu’ah Al-Kuwaitiyyah” tentang 3 alasan tidak bolehnya jimat menggunakan Al-Quran:

واحتج هؤلاء لما ذهبوا إليه بما يأتي
عموم النهي في الأحاديث ولا مخصص للعموم
سد الذريعة، فإنه يفضي إلى تعليق ما اتفق على تحريمه
أنه إذا علق فلا بد أن يمتهنه المعلق بحمله معه في حال قضاء الحاجة

“Para ulama berhujjah atas pendapat mereka dengan alasan sebagai berikut:

1. Keumuman larangan dalam hadits (larangan jimat) dan tidak ada yang mengkhususkan

2. Dalam rangka menutup jalan menuju ke arah kesyirikan karena hal ini bisa mengantarkan kepada apa yang telah disepakati keharamannya

3. Apabila digantungkan/dipakai, pasti yang memakai akan membawanya akan ikut masuk ketika buang hajat (ke kamar mandi tidak boleh membawa AL-Quran dan lafadz nama Allah)." (AL-Muasu’ah Al-Kuwaitiyyah 14/31)

Demikian juga syaikh Abdul Aziz Bin Baz menjelaskan bahwa telah ma’ruf bahwa sahabat dan salaf dahulunya tidak membolehkan hal ini. Beliau berkata,

أنها لا تجوز وهذا هو المعروف عن عبدالله بن مسعود وحذيفة رضي الله عنهما وجماعة من السلف والخلف قالوا: لا يجوز تعليقها ولو كانت من القرآن سدًا للذريعة وحسمًا لمادة الشرك
“Tidak boleh (menggunakan jimat dengan Al-Quran) karena telah ma’ruf bahwa sahabat Abdullah bin Mas’ud, Hudzaifah serta para ulama dahulu dan sekarang mereka mengatakan: ‘Tidak boleh menggantungkan jimat walaupun dari Al-Quran untuk menutup jalan menuju kesyirikan dan untuk memangkas sumber kesyirikan.’” (Majmu’ Fatawa 1/51)

Kesimpulan: tidak boleh mengunakan jimat secara mutlah meskipun dari Al-Quran.
Baca selengkapnya »
Syiah houtsi menyerang Masjidil Haram di bulan terlarang

Syiah houtsi menyerang Masjidil Haram di bulan terlarang

Menyerang Masjidil Haram di bulan terlarang, seharusnya membuat kita mengerti bahwa milisi teroris syiah Houtsi ini bukan dari kelompok Islam.

Walhamdulillah, Baitullah Al-Haram di bawah penguasa yang menjaga keamanan dan merawatnya lebih dari rumah mereka sendiri!

Beberapa jam lalu dilaporkan Pasukan Udara Arab Saudi berhasil mencegat serangan pemberontak teroris syiah Houtsi yang menargetkan Makkah al-Mukarramah.

Termasuk 14 drone yang ditujukan untuk menargetkan warga sipil di Abha, Najran dan Jazan. Semuanya berhasil dicegat oleh Pertahanan Udara Arab Saudi, walillahi alhamd.

Saudinesia.com
Baca selengkapnya »
Biografi Ustadz Dr. Dasman Yahya Ma’aly, Lc.MA, ulama ahli hadist asli riau

Biografi Ustadz Dr. Dasman Yahya Ma’aly, Lc.MA, ulama ahli hadist asli riau

Mengenal Sosok ahli Hadits Asli Riau, Indonesia

Ustadz Dr. Dasman Yahya Ma’aly, Lc.MA ( Dasman Ma'ali )

Di Indonesia beliaulah Doktor pertama tamat timur tengah yang sejak S1 nya jurusan hadits, sedangkan di Asia tenggara beliau yang kedua

Beliau seorang Putra Asli Riau dari Kab. Kampar yang hidupnya Sederhana, Penuh ketawadhu'an, dan penuh Nuansa Sunnah Nabi. 

Beliau tidak terlalu terkenal, tetapi kokoh menyebarkan Sunnah Rasul dikeluarganya, masyarakat & anak didiknya. 

Paling sayang kepada anak anak. Dikantongnya selalu diisi dengan hadiah buat anak anak.

Sulit mncari sosok sprti beliau sa'at ini...yg mau brhenti dtengah jalan hanya utk sekedar menyapa dan menyalami mahasiswanya satu2..tak jarang bhkan sambil memberikan sesuatu..

Kegiatan sekarang yaitu sebagai Da'i, Beliau juga menjadi Syeikh (guru besar) di Ma'had Al-Jami'ah dan Dosen Fakultas Ushuluddin UIN-Suska serta Ketua/Direktur di Markaz Islamic Center Kampar. 

Ketakjuban muncul disaat beliau membaca kan sanad sanad hadis....  
Dibarengi penjelasan terhadap sanad tersebut...  
(lautan ilmu pada zaman ini)

Biografi Singkat guru kita
Beliau Dr.Dasman Yahya Ma’aly, Lc.MA lahir pada tanggal 11 Januari 1971 di Desa Muara Jalai Kampar Provinsi Riau. 

Riwayat Pendidikan beliau : 
Setelah Tamat dari SD 066 Muara Jalai Kampar pada tahun 1984 beliau melanjutkan ke Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Bangkinang Kampar selama 7 tahun, 

setelahnya beliau melanjutkan ke LIPIA Jakarta selama 2 tahun program I’dad & Takmily, kemudian Allah berikan karunia untuk melanjutkan ke Universitas Islam Madinah pada tahun 1993. 

Allah berikan keutamaan Sejak S1 sampai S3 beliau mengambil jurusan hadits. Lulus S3 tahun 2008.

Disertasi doktoral beliau. Tahqiq terhadap kitab Ath-Thuyuriyat. Karya Abu Tohir As-Silafy Al- Ashbahany (576 H). Dicetak dalam 4 jilid. Maktabah adhwaus salaf -Riyadh-

Kitab ini disusun oleh Abu Tohir as-Silafy yang disadur dari karangan2 guru beliau syekh Abu Husain alMubarak as Shairofy At-Tuyuriy Al Hanbaly (500 H). Adapun judul kitab itu merujuk pada nama guru beliau.

Kandungan kitab berisikan kumpulan riwayat hadist2 Rasulullah Sallahu alaihi wa sallam. Keistimewaannya adalah, riwayat2 didalamnya memilki sanad yang Aly.
selain itu terdapat atsar, hikayat perjalanan para ulama muhadditsin yang penuh dengan fawaid Dan lathaif.

Di Indonesia beliaulah Doktor pertama tamat timur tengah yang sejak S1 nya jurusan hadits, sedangkan di Asia tenggara beliau yang kedua. 

Beliau sudah menempuh pendidikan dengan penuh ke istiqamahannya, selama 15 belas tahun, dan beliau sudah Berhaji Sebanyak 14 kali, 

Selama di Madinah selain belajar dibangku perkuliahan dengan banyak masyaikh beliau juga aktif bermulazamah di majlis para masyaikh lainnya diantara : 

1. Syaikh ‘Abdul Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr Hafizhahullah, Sunan An-Nasaa’i sejak pertengahan juz pertama sampai tamat. Yang paling fokus beliau di majlis Syaikh ‘Abdul Muhsin selama 3,5 tahun. 

2. Syaikh ‘Athiyyah Salim Rahimahullah (Ahli Hadits Madinah, guru para guru besar UIM sekarang), diantara kitab yang beliau pelajari darinya kitab ‘Umdatul Ahkam, Subulus Salam, Al-Muwaththa’ dan berbagai kitab lainnya. Di Majlis Syaikh ‘Athiyyah Salim ini beliau sangat lama sekali. 

3. Syaikh Muhammad bin Muhammad bin Mukhtar Asy-Sinqithiy, Pakar fiqih di Madinah dan Anggota Haiah Kibaril Ulama. 

Diantara kitab yang beliau pelajari dari syaikh ini, ‘Umdatul Ahkam dan Bulughul Maram. Beliau sangat mengutamakan mejelis syaikh ini dikarenakan syaikh ini pakar fikih dan banyak memberikan faidah-faidah dari hadits yang disampaikan sehingga beliau mendapatkan faidah yang luas. 

Beliau pernah mengatakan bak murid-murid Imam Asy-Syafi’i yang sering meninggalkan majlis syaikh lain ketika kehadiran Imam As-Syafi’i. Ya, barangkali beliau menginginkan untuk dapat banyak mengambil ilmu hadits dan fikih. 

4. Syaikh Prof.Muhammad Al-Waili, Wakil Rektor I UIM, diantara yang beliau pelajari Kitab Bidayatul Mujtahid. 

5. Syaikh Prof. Khalifah At-Tamimi, belajar kitab ‘Aqidah Al-Wasitiyyah dan Fatawa Al-Hamawiyyah 

6. Dan beliau juga mendapatkan faidah ilmiyyah dengan Syaikh Ibnu ‘Utsaimin ketika syaikh datang ke Madinah. 

7. Dan beliau telah banyak sekali mengambil faidah dari para masyaikh lainnya yang belum kami sempurnakan nukilannya di sini. 

Dalam Riwayat beliau meriwayatkan diantaranya :

1. Syaikh Dhiyaaur Rahman Al-A'zhamiy (Dekan Fakultas Hadits UIM yang lalu) 
2. Syaikh Muhammad Bu Khubzah seluruh periwayatan kitab syaikh Al-Albani Rahimahullah. Dan Ahli riwayat lainnya

Alhamdulillah beliau sampai sekarang sangat aktif dan tegar dalam mendakwahkan Tauhid dan Sunnah di berbagai daerah khususnya di Provinsi Riau. 

Walhamdulillah beliau memiliki rekaman Kajian yang sangat banyak, diantaranya rekaman Kajian Shahih Bukhari, 
Shahih Muslim, 
Al-Muwaththa’ 
bahkan Ar-risalah Imam Asy-Syafi’i dan rekaman-rekaman kajian kitab lainnya yang sangat banyak. 

Mohon do’akan kami agar bisa mengedit dan mempublikasikannya.. Untuk sementara bisa antum lihat dan unduh di Yutube yang dipublikasikan diantaranya oleh Islamic Centre Bangkinang yang beliau sendiri Imam Besarnya di sana. 

Demikianlah dulu biografi singkat beliau yang dapat kami salinkan, sebagaimana yang beliau ceritakan kepada kami ba’da ‘Isya malam Jum’at, 25 Dzulhijjah 1436 hijriyyah kemaren dan juga sedikit kami tambahkan dari cerita-cerita beliau di rekaman kajian dan yang lainnya. 

Dan In Sya Allah kedepannya kami akan sempurnakan lagi guna memetik faidah ‘ilmiyyah dan ‘amaliyyah dari beliau. Karena memang banyak lagi yang menarik (In Sya Allah) untuk kita nukilkan dari perjalanan dan pengalaman-pengalaman beliau semasa di Saudi dan setelah kepulangan beliau ke Indonesia. Semoga Allah memelihara beliau. 

Admin Buya Dasman Yahya Ma'aly
Abu Fairuz Ad Daylami

Update terkini dari admin: ustadz Dasman sudah tidak menjadi ketua islamic center Bangkinang lagi. Info dari ustadz Habibie
Baca selengkapnya »
Utusan Kemenkes RI ditegur Bupati Aceh Besar Mawardi Ali karena tidak pakai jilbab

Utusan Kemenkes RI ditegur Bupati Aceh Besar Mawardi Ali karena tidak pakai jilbab

Utusan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI ditegur Bupati Aceh Besar Mawardi Ali karena tidak berjilbab saat mengikuti rapat. Wanita itu disebut langsung meminta maaf.

“Mohon maaf, Bapak, saya belum tahu dan belum ada yang beri tahu sebelum Bapak Bupati sendiri,” kata wanita itu dalam keterangan tertulis Pemkab Aceh Besar, Rabu (16/6/2021).

Wanita itu mengaku tidak mengetahui aturan berjilbab yang berlaku di Aceh. Dalam rapat itu, dia mengenakan masker, bando, dan tidak berhijab.

Rapat yang dia hadiri digelar di Gedung Dekranasda di Desa Gani, Aceh Besar. Perempuan itu disebut berkunjung ke Aceh dalam rangka tugas asesmen kesehatan masyarakat terkait eliminasi penyakit malaria.

Dia disebut bakal berada di Aceh Besar selama 3 hari. Ketika rapat berlangsung, wanita itu duduk di samping Bupati Mawardi. Mawardi disebut sempat mempersoalkan perempuan itu tidak mengenakan jilbab.

“Mohon maaf, Ibu, kita di Aceh dan Aceh Besar, khususnya bagi wanita di tempat umum harus menggunakan hijab,” jelas Mawardi dalam keterangan yang sama.

Mawardi juga disebut meminta wanita itu mengenakan jilbab setelah pertemuan, termasuk saat melakukan tugas di Aceh Besar.

Sumber : Detikcom
Baca selengkapnya »
Ustadz Abdul Qadir Hasan, gurunya Pak Soekarno dan ustadz Yazid jawas

Ustadz Abdul Qadir Hasan, gurunya Pak Soekarno dan ustadz Yazid jawas

Ustadz Yazid Abdul Qodir Jawas dan Ustadz Ja'far Umar Thalib dulu pernah mondok di PERSIS Bangil, Lalu Ustadz Yazid lanjut ke Pesantren Al Ikhlas di Jember, Pesantrennya Ustadz Amar Syarif ( Guru Pesantren Persis Bangil juga/ keponakan KH Imam Zarkasyi Gontor) 

Diantara Guru Ustadz Yazid saat di Persis Bangil adalah Ustadz Abdul Qadir Hasan, Putra A. Hassan, gurunya Pak Soekarno, presiden pertama RI
=====

Al-Ustadz Abdul Qadir bin Hasan bin Ahmad bin Muhammad Al-Qahiri, anak dari Tuan A.Hassan yg juga memiliki keahlian dalam bidang agama seperti ayahnya. 

Pada beliau para tokoh dan ustadz di Indonesia, pernah menimba ilmunya, seperti:

- Ustadz Jazuli Noor (salah seorang pendiri Ikatan alumni Al-Azhar di Indonesia)
- KH Abdurrahim Nur (tokoh Muhammadiyah Jawa Timur)
- KH Muammal Hamidi (Mudir Ma'had Aly Ilmu Fikih dan Dakwah, Manarul Islam, Bangil)
- Ustadz Muhammad Thalib (Amir Majelis Mujahidin Indonesia/MMI)
- Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawwas (tokoh Salafi Indonesia)
- Ustadz Ja'far Umar Thalib (Mantan Panglima Laskar Jihad)
- Ustadz Muhammad Haqqy (Tuan guru dari Tenabang)
- Ustadz Yusuf Utsman Baisa (tokoh salafi di Indonesia)
- Ustadz Abdul Wahid Alwi (tokoh Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia)
- Prof.Dr. Syafiq Mughni (tokoh Muhammadiyah)
- Dr. Sudarnoto Abdul Hakim (guru besar UIN Jakarta)
- Ustadz Ahmad Husnan (tokoh Dewan Dakwah Jateng dan Pesantren Ngruki).
- Ustadz Ad-Dailami Abu Hurairah (ulama dari Sapeken)
- Ustadz Muhsin Kahar alias Ust Abdullah Said (Pendiri Hidayatullah)
- dan lain-lain.

Arta Azzam

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=299603188053081&id=100040102057051
Baca selengkapnya »
KISAH COBAAN BERAT DALAM BERAGAMA | inspirasi permintaan sahabat nabi

KISAH COBAAN BERAT DALAM BERAGAMA | inspirasi permintaan sahabat nabi

Dari Khabbab bin al-Aratt radhiyallahu 'anhu , beliau berkata, 

"Kami pernah mengadu kepada Rasulullah ﷺ yang ketika itu sedang berbaring berbantalkan selimut beliau di bawah naungan Ka'bah. Kami katakan, (Ya Rasulullah), mengapa Anda tidak memohon (kepada Allah) untuk kami agar memberi pertolongan untuk kami? Mengapa Anda tidak berdoa untuk kami? Mak jawab beliau, 

'Sungguh telah terjadi pada orang-orang sebelum kalian, dimana seseorang di antara mereka didatangkan lalu digalikan tanah untuknya lalu dia ditanam (badannya) di sana hidup-hidup kemudian didatangkan gergaji besi, lalu diletakkan di atas kepalanya hingga terbelah menjadi dua, dan badannya digaruk (dirobek-robek) dengan sisir dari besi hingga terpisah dagingnya dan tulangnya; akan tetapi semua itu tidak memalingkannya dari Agamanya. Demi Allah, Dia akan menyempurnakan (kemenangan) Agama ini hingga seorang pengendara akan berjalan dari Shana'a hingga Hadharamaut, di mana dia tidak akan takut kecuali kepada Allah dan serigala akan memangsa dombanya; akan tetapi kalian terlalu terburu-buru'."

Diriwayatkan oleh al-Bukhari, no. 3612; Ahmad, 5/109; al-Humaidi, no. 157; Abu Dawud, no. 2649; an-Nasa'i, 8/204

PELAJARAN YANG DAPAT DIPETIK:

1. Keutamaan sabar dan tabah menghadapi cobaan dalam beragama. 

2 Salah satu mu'jizat Nabi shalallahu 'alahi wa sallam adalah terwujudnya apa yang diberitakan oleh Nabi akan terjadi dan tersiarnya Islam dan terwujudnya keamanan dan kedamaian. 

3. Kesabaran para sahabat Nabi atas siksaan yang bertubi-tubi dengan penuh kerelaan dan jiwa yang tenang. 

4. Anjuran untuk meneladani orang-orang yang shalih yang banyak mendapat cobaan dan mereka tetap bersabar dalam menghadapinya. 

5. Islam adalah agama yang penuh kedamaian dan ketenangan hingga datang Hari Kiamat. 

📕Sumber : Buku 61 Kisah Pengantar Tidur Diriwayatkan Secara Shahih dari Rasulullah dan Para Sahabat

🏬Penerbit : Darul Haq

💌 SILAHKAN DISHARE !!
Semoga saudara kita muslim mendapat bagian pahalanya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.”
 (HR. Muslim no. 1893).

♻Raih amal shalih dengan menyebarkan kiriman ini , semoga bermanfaat.
Jazakumullahu khoiron.
Baca selengkapnya »
Dosa Bidah Lebih Dahysat Dari Dosa Besar (maksiat)

Dosa Bidah Lebih Dahysat Dari Dosa Besar (maksiat)


Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan pelaku bidah dosanya lebih besar daripada maksiat yang memperturutkan syahwat menurut sunnah nabi dan kesepakatan ulama. Oleh karenanya bila dibandingkan antara dosa bidah dan dosa besar (maksiat), maka bidah itu lebih besar dosanya. (Majmul Al Fatawa) 

Pelaku Sulit Untuk Bertaubat.
Alasan pelaku bidah sulit bertaubat karena Allah menghalangi pintu taubat baginya. Sebaliknya mereka yang berjalan di atas Islam yg benar maka selalu Allah bukakkan baginya pintu taubat dan pengampunan. “Sesungguhnya Allah mencegah setiap pelaku bid’ah dari taubat.” (HR At Thabrani) 

Bidah Lebih Dicintai Iblis Daripada Maksiat.
Dasar seseorang melakukan taubat karena dirinya merasa salah dengan perbuatannya (maksiat) lalu menyesalinya. Sementara pelaku bidah tidak merasa salah dengan perbuatannya sebab mereka merasa di atas jalan yang lurus bahkan sebagian kian hari khusyu dengan kebidahannya. Oleh karenanya iblis lebih mencintai kebidahan daripada maksiat. 

Pelaku Bidah Diusir Dari Telaga.
Rasul ﷺ bersabda "Aku akan mendahului kalian di Al Haudh (telaga). Lalu ditampakkan di hadapanku beberapa orang di antara kalian. Ketika aku akan mengambilkan (minuman) untuk mereka dari al haudh, mereka dijauhkan dariku. Aku lantas berkata, ‘Wahai Rabbku, ini adalah umatku’. Allah berfirman, ‘Engkau tidak tahu (bid’ah) yang mereka ada-adakan sepeninggalmu'." (HR. Bukhari no. 6576, 7049). 

Dosa Jariyah Bagi yang Mencontohkan.
Setiap bidah adalah sesat. Sebagaimana dalam hadits dikatakan "barangsiapa mengajak (manusia) kepada kesesatan maka ia mendapatkan dosa seperti dosa-dosa orang yg mengikutinya, tanpa mengurangi dosa mereka sedikit pun." (HR. Muslim 2674) 

Menganggap Rasul ﷺ Berkhianat Dalam Menyampaikan Agama.
Imam Malik berkata: “Barang siapa yg membuat bid’ah dalam Islam dan melihatnya sebagai suatu kebaikan, maka sesungguhnya dia telah menuduh bahwa Nabi Muhammad berkhianat. Allah Ta Ala telah berfirman “Pada hari ini telah Aku sempurnakan bagimu agamamu.” Maka apa yang pada hari itu tidak termasuk sebagai agama maka pada hari inipun bukan termasuk agama.”( Asy-syatibi dalam Al-I’tisam).

@sunnahghurobaid
Baca selengkapnya »
Mengobati  penyakit sombong terselubung‎

Mengobati penyakit sombong terselubung‎


Seorang pria yang sedang bertamu di rumah seorang Ustadz Kondang tertegun heran, ketika melihat Sang Ustadz sedang sibuk bekerja sendiri menyikat lantai rumahnya sampai bersih.

Pria itu bertanya, "Apa yang sedang antum lakukan Pak Ustadz..?
Mengapa bukan pembantu rumah tangga saja yang antum perintahkan untuk mengepel lantai rumah?"

Pak Ustadz menjawab dengan tersenyum, "Tadi saya kedatangan tamu yang meminta nasihat.

Saya berikan banyak nasihat yang insya Allah bermanfaat. Namun, setelah tamu itu pulang di dalam hati saya terbersit penilaian bahwa saya ini orang hebat. Dibutuhkan banyak orang.
Kesombongan saya pun mulai muncul.
Oleh karena itu, saya lakukan pekerjaan ini untuk membunuh perasaan sombong itu."

Kemudian pak Ustadz melanjutkan penjelasannya. 
SOMBONG adalah PENYAKIT HATI yang sering menghinggapi kita semua.

Siapa saja dan apapun statusnya, orang awam atau tokoh masyarakat bisa juga dihinggapi penyakit sombong ini.

Bahkan di kalangan para ustadz, muballigh, kiyai atau habaib, benih-benih kesombongan bisa muncul tanpa mereka sadari. 

Ditingkat ke-1: Sombong disebabkan oleh Faktor materi, di mana kita merasa :
~ Lebih kaya,
~ Lebih berkuasa,
~ Lebih tinggi jabatan,
~ Lebih rupawan &
~ Lebih terhormat daripada orang lain. 

Ditingkat ke-2 : Sombong disebabkan oleh Faktor kecerdasan, kita merasa :
~ Lebih rajin
~ Lebih pintar
~ Lebih kompeten
~ Lebih berpengalaman
~ Lebih berwawasan dibandingkan dengan orang lain. 

Ditingkat ke-3: Sombong disebabkan oleh Faktor kebaikan, kita sering menganggap diri kita:
~ Lebih bermoral
~ Lebih pemurah
~ Lebih banyak amalnya
~ Lebih semangat berjuang dan beribadah
~ Lebih banyak kontribusinya untuk umat.
~ Lebih besar dari orang lain berdasarkan apa yang sudah dicapai, seraya meremehkan orang lain dengan menganggapnya orang kecil.
~ Lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.

Yang menarik...
Semakin Tinggi tingkat KESOMBONGAN kita, semakin sulit pula kita mendeteksinya.

Sombong karena MATERI mudah terlihat.
 
Namun, 

Sombong karena PENGETAHUAN, apalagi SOMBONG karena KEBAIKAN, SULIT DILIHAT.

Karena, ....
Seringkali hanya berbentuk benih-benih halus di dalam batin kita.

Cobalah setiap hari kita melakukan INTROSPEKSI DIRI.

Kadang kita butuh orang lain untuk membantu mengintrospeksi diri.

Kita juga butuh kritikan dan masukan dari orang lain. 

Mari kita sadari bahwa setiap hal yang baik, yang bisa kita lakukan itu semua adalah karena izin dan pertolonganNya saja.

Maka hendaklah kita banyak bersyukur kepada-Nya.
Semua itu tidak lain adalah ANUGERAH-NYA.

KESOMBONGAN hanya akan membawa kita pada KEHINAAN DIRI dan KEJATUHAN yang mendalam.

Tetaplah BERSABAR dan RENDAH HATI.

Ketika lahir, dua tangan kita kosong, ketika meninggal kedua tangan kita juga kosong...

Waktu datang kita tidak membawa apa-apa, waktu pergi kita juga tidak membawa apapun.

Jangan sombong karena kaya dan berkedudukan, 
jangan minder karena miskin dan rendah, 
bukankah kita semua hanyalah tamu didunia ini, 
pada waktunya kita pulang ke akherat, dan semua milik kita hanyalah titipan dari Allah Azza Wa Jalla yang sewaktu-waktu diambilNya.

TETAPLAH RENDAH HATI seberapapun tinggi kedudukan kita.

TETAPLAH PERCAYA DIRI seberapapun kekurangan kita.

HANYA SATU KEPUNYAAN KITA yang bukan pinjaman, yang akan kita bawa kemana pun kita pergi, yaitu IMAN + AMAL.

Tidak akan menjadi orang besar jika dalam hati selalu menganggap kecil orang lain.

Kita sama-sama saling belajar merendahkan hati, tetapi tidak merendahkan diri. 
.
✍✍✍✍ Reminder Untuk Diri Sendiri 
.
#Muhasabahdiri 
#Berbagi_Kebaikan 
#AlwaysILMU

Baca selengkapnya »
Koreksi flyer "beda Muhammadiyah dan salafi" oleh ustadz la Ode Abu hanifah

Koreksi flyer "beda Muhammadiyah dan salafi" oleh ustadz la Ode Abu hanifah


Sejarah mencatat bahwa Pendiri Muhammadiyah, Kiyai Ahmad Dahlan -rahimahulloh- melakukan Poligami atau pernikahan dengan lebih dari satu orang istri.

Berikut adalah nama-nama Istrinya:
1. Siti Walidah, putri dari pejabat agama dari lingkungan Keraton Yogyakarta, Kiai Haji Muhammad Fadli.
2. Seorang Putri Keraton Yogyakarta, Raden Ayu Soetidjah Windyaningrum
3. Nyai Rum, adik dari Kiai Munawar, seorang pemuka Nahdlatul Ulama (NU) yang mengasuh pondok pesantren di Krapyak, Yogyakarta.
4. Nyai Aisyah, putri dari seorang penghulu bangsawan di Cianjur
....
Catat:
Presiden RI pertama, Pa Soekarno juga seorang yang melakukan Poligami.
...

Koreksi pada poin: Peringatan Maulid Nabi.

Setau saya, Muhammadiyah juga mengharamkan peringatan perayaan maulid nabi

Mungkin ada yang bertanya:
Antum tau dari mana ? Memangnya antum orang Muhammadiyah ?

Saya jawab:
Saya di didik pada sekolah Muhammadiyah, jadi tau bahwa sekolah-sekolah Muhammadiyah tidak ada yang mengadakan peringatan maulid nabi. Bahkan sekolah mereka tidak libur ketika tanggal merah karena ada peringatan tersebut

Terus letak mengharamkannya dimana ? Saya jawab: dulu, sering saya dengar guru-guru di sekolah membacakan dalil tentang haramnya bid'ah dalam Islam dan salahsatu bentuk bid'ah adalah peringatan maulid nabi.

Bukan hanya peringatan Maulid,
Guru-guru saya disekolah Muhammadiyah juga menjelaskan haramnya peringatan Isro mi'raj dan peringatan tahun baru Islam. Diantara alasannya karena itu semua bid'ah dalam Islam.

Prinsip organisasi mungkin mengharamkan, tapi ada da'i da'i di organisasi yg bersebrangan pendapat tentang maulid

Pada poin "berpakaian"

Dalam hal ini,
Salafiy juga memberikan batasan dalam berpakaian:
"Menutup aurat dan pakaian bukan merupakan pakaian khusus dari orang-orang kafir"

Jadi salafiyun atau orang² Salafiy sudah biasa sejak dulu berpakaian penduduk lokal ataupun selainnya. Seperti kaos, batik dan lainnya itu boleh.

Yang penting pakaian tersebut masih dalam batasan yang sudah dijelaskan di atas.

Diantara Salafiy yang saya lihat sendiri mengenakan pakaian kaos berkerah adalah
1. Ustadz Abdul Hakim Abdat
2. Ustadz Yazid Abdul Qodir Jawas

Semoga Allah ta'ala merahmati keduanya

Koreksi pada poin: Zakat Fitrah

Zakat Fitrah dengan harus makanan pokok ataupun dengan uang bukan suatu hal yang di sepakati oleh Ulama kaum Muslimin

Setidaknya, dalam Salafiy juga terdapat dua pendapat Ulama dalam zakat fitrah
1. Harus dengan makanan pokok
2. Boleh dengan nilai dari makanan pokok. Artinya boleh dengan uang yang senilai dengan makanan pokok.

Dua pendapat diatas beredar dan di amalkan di tengah-tengah Salafiy.

Pada poin "Penentuan Ramadhan, Idul Fitri .... "

Dalam hal ini, Muhammadiyah bukan hanya berbeda dengan Salafiy, tapi berbeda juga dengan NU dan Negara Republik Indonesia yang menggunakan metode Rukyah.

poin "berdakwah", keliru yang ada pada gambar tersebut.

Setau saya, Salafiy juga mewajibkan (bukan sekedar harus) untuk hikmah kepada siapapun termasuk kepada orang-orang kafir. Karena Salafiy punya prinsip "Islam rahmatan Lil alamin"


Media-media Salafiy seperti Rodja TV dan lainnya tidak pernah membedakan agama, suku dan lainnya dalam memberikan bantuan kemanusiaan di daerah-daerah bencana

oleh la Ode Abu hanifah
Baca selengkapnya »
Penyerahan donasi 1 milyar rupiah kaum muslimin Indonesia untuk Palestina

Penyerahan donasi 1 milyar rupiah kaum muslimin Indonesia untuk Palestina

Penyerahan donasi kaum muslimin Indonesia melalui Tim Peduli Muslim kepada masyarakat di Jalur Gaza - Palestina, melalui Ibn Baz Charitable Associaton sebesar $ 70.000 atau senilai Rp 1.018.500.000,00.
.
Donasi ini insya Allah diimplementasikan dalam bentuk:
1. Satu unit armada Ambulance
2. Paket bahan makanan (sebagiannya sudah mulai didistribusikan)
3. Bantuan uang tunai untuk keluarga kurang mampu, untuk keperluan sewa tempat tinggal.

===

✔ Catatan:
Penyaluran bantuan tidak berhenti sampai di sini. Masih ada bantuan tahap berikutnya yang insya Allah akan disalurkan menyusul, sembari memantau & mengevaluasi implememtasi program yang berjalan saat ini.
.
👉 Penerimaan donasi kemanusiaan untuk Palestina akan berakhir pada 20 Juni 2021. Anda yang ingin turut berdonasi untuk membantu masyarakat Palestina, ataupun membantu program-program kemanusiaan di tanah air kita sendiri, silakan klik: donasi.pedulimuslim.com
.
👉 Adapun bagi Anda yang ingin berdonasi secara umum (tidak dikhususkan pada program tertentu), dapat mentransfer secara manual ke rekening:

• Bank Syariah Indonesia (BSI / BSM)
• Kantor Cabang: KK Yogyakarta UGM
• No: 7152145197
• a.n. Peduli Muslim
• Kode transfer: 451
Baca selengkapnya »
KAIN IHRAM PEMBUNUH BACTERI DENGAN NANOTECHNOLOGY | Info Haji 1442 H

KAIN IHRAM PEMBUNUH BACTERI DENGAN NANOTECHNOLOGY | Info Haji 1442 H


Seorang pengusaha Saudi berusia 35 tahun, Hammad Al Yami, memikirkan sebuah ide revolusioner. Dia merancang ihram pembunuh bakteri yang dibuat dengan nanoteknologi.  Idenya terinspirasi oleh nanoteknologi yang digunakan di karpet yang digunakan di dalam Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. 

Teknologi nano mencegah pertumbuhan bakteri sehingga membuat karpet bersih pada tingkat mikro.  Dengan ribuan orang yang datang dari seluruh dunia, adalah tugas besar untuk menjaga kebersihan masjid-masjid suci.

Kontribusi pemerintah dan masyarakat Arab Saudi untuk memfasilitasi haji dari seluruh dunia sudah tidak diragukan lagi. Ratusan hingga ribuan relawan bergandengan tangan dengan pemerintah untuk membuat perjalanan haji lebih aman dan nyaman bagi jemaah haji. Sekarang, ketika orang-orang akan membuat daftar kebutuhan haji mereka, mereka akan memasukkan ihram pembunuh bakteri ini.

Hammad Al Yami membayangkan Ihram di masa depan.  Dia membuat desain dan mulai mencari cara untuk mewujudkan idenya menjadi kenyataan. Awalnya, ia mencoba berhubungan dengan beberapa desainer di Dubai. Tapi dia ingin membuat ihram yang terjangkau sehingga semua orang bisa mendapatkan keuntungan darinya.  

Oleh karena itu dia berangkat ke Pakistan. Dan di Pakistan, ia mendapatkan kualitas yang diinginkannya dalam kisaran harga yang terjangkau.

Perjuangannya tidak berhenti di situ, Hamad Al Yammi kemudian menemui Emir Makkah untuk mendapatkan bantuan keuangan untuk mewujudkan mimpinya.  Emir Makkah Pangeran Khaled Al Faisal tertarik dengan ide tersebut. Dia mengirim laporan itu ke pusat penelitian di Mekah dan menyampaikan ide brilian ini. Gayung pun bersambut, atas Izin Allah Azza Wa Jalla, Hamad Al Yammi mendapat bantuan penuh untuk mewujudkan idenya tersebut. 

Ihram pembunuh bakteri ini akan sangat mengurangi risiko infeksi selama musim haji.  Ide revolusioner ini bisa menjadi ide bisnis yang luar biasa juga.  Namun Hamad Al Yami memiliki alasan  mulia untuk memilih proyek ini.  Dia berkata "SAYA INGIN MENGUMPULKAN PERBUATAN BAIK DEMI UNTUK KEHIDUPAN AKHIRAT SAYA".. Masya Allah.

Semoga Allah memberikan balasan terbaik kepada Hamad Al Yammi serta pejabat Saudi yang mendukung penuh hajat Mulia ini. 
بارك الله فيهم جميعا. نسأل الله ان يجعل هذا في ميزان حسناتهم

Sumber berita: Parhlo.com by Maryam kishwer


#hajj1442 #hajj2021 #haji2021
Baca selengkapnya »
Sholat Jum'at dan sholat berjamaah di tengah wabah.

Sholat Jum'at dan sholat berjamaah di tengah wabah.


Sholat jum'at hukumnya tetap wajib. Tanpa ada perbedaan pendapat. Namun, hukumnya akan berbeda bagi setiap orang dalam kondisi wabah.

Jika ia terkena wabah dan diduga kuat bisa menularkannya kepada orang lain maka ia dilarang ke mesjid (utk sholat jum'at ataupun sholat berjamaah lainnya) dan ia bisa menggantinya dgn sholat dzuhur.

Sebab nabi bersabda:

لا ضَرَرَ ولا ضِرارَ
“Tidak boleh berbuat dharar, dan tidak pula berbuat dhirar.” (HR Ibnu Majah no. 2340, shahih)

Makna dharar dan dhirar para ulama berbeda pendapat terkait maksudnya. Namun, sepakat bahwa segala bentuk kemudharatan adalah hal yang terlarang yang harus dihilangkan.

Karena itu menimbulkan bahaya bagi diri sendiri dilarang dan menimbulkan bahaya bagi orang lain jg dilarang.

Selain itu telah sampai kepada kita hadits tentang wabah:

إِذَا سَمِعْتُمْ بِالطَّاعُونِ بِأَرْضٍ فَلاَ تَدْخُلُوهَا، وَإِذَا وَقَعَ بِأَرْضٍ وَأَنْتُمْ بِهَا فَلاَ تَخْرُجُوا مِنْهَا
"Jika kamu mendengar wabah di suatu wilayah, maka janganlah kalian memasukinya. Tapi jika terjadi wabah di tempat kamu berada, maka jangan tinggalkan tempat itu." (HR Bukhari)

Hadits ini maknanya adalah mengisolasi diri untuk tidak mendatangi wabah ataupun menularkan wabah.

Karenanya dalam kondisi darurat C-19 ini maka:
1. Orang yang telah dipastikan atau diduga kuat terpapar virus C-19, maka ia tidak boleh ke masjid,

2. Pada daerah yang tingkat penularannya sangat tinggi (berdasarkan penetapan pihak yang memiliki otoritas), maka boleh untuk tidak diselenggarakan shalat jamaah di masjid dan shalat Jum'at, sebab diduga kuat dapat menyebabkan bahaya (dharar).

Dengan demikian, sebaliknya dalam kondisi daerah yang diduga masih relatif aman atau penularan masih rendah, dan masih terkendali, maka tidak ada alasan meninggalkan shalat jamaah dan shalat Jumat.

Merapatkan shaf adalah sunnah dan utk kesempurnaan sholat berjamaah, bukan syarat sah sholat berjamaah.

Wallahu'alam...

23 Rajab 1441 H
18 Maret 2020
Ditulis oleh: Fauzan Al-Banjari
Baca selengkapnya »
HUKUM RINGKAS SEPUTAR ZAKAT FITRAH

HUKUM RINGKAS SEPUTAR ZAKAT FITRAH


Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan hafizhahullah 

1. DALIL-DALIL WAJIBNYA ZAKAT FITRAH

Zakat fitrah ditunaikan di bulan Ramadan yang penuh barakah, dinamakan demikian karena fithr (berbuka) adalah sebabnya. Dalil akan wajibnya adalah Al-Kitab, As-Sunnah dan Ijmak. 

 Allah Taala berfirman :

قد أفلح من تزكى
"Sungguh beruntung orang-orang yang membayar zakat." (QS Al-A'la 14)

Sebagian Salaf berkata yang dimaksud dengan orang yang membayar zakat di sini adalah mengeluarkan zakat fitrah.

Termasuk dalam keumuman firman Allah Taala :

وآتوا الزكاة
"Dan tunaikanlah oleh kalian zakat." QS. Al-Baqarah 43

Dalam hadits Shahihain dan selainnya :

"Rasulullah mewajibkan zakat fitrah satu sha berupa kurma, atau satu sha' berupa gandum, atas para hamba, yang merdeka, laki-laki, perempuan, kecil ataupun besar dari kalangan Muslimin." HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar radhiyallahu anhu. 

Dan lebih dari seorang ulama mengisahkan ijmak kaum muslimin akan wajibnya zakat fitrah.

2. APA HIKMAH DISYARI'ATKAN ZAKAT FITRAH

Dan hikmah disyariatkannya sesungguhnya zakat fitrah itu untuk :
• Mensucikan orang yang berpuasa dari perbuatan dosa dan sia-sia 
• Dan juga sebagai makanan bagi orang-orang miskin 
• Serta sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah tatkala dia bisa menyempurnakan kewajiban puasa.

3. KEPADA SIAPA SAJA DIWAJIBKAN ZAKAT FITRAH? 

Zakat fitrah diwajibkan kepada setiap muslim, baik laki-laki atau perempuan, masih kecil atau orang dewasa, orang merdeka atau budak. Berdasarkan hadits Ibnu Umar yang telah kami sebutkan di atas, yg disebutkan disana :

"Sesungguhnya Rasul ﷺ mewajibkan zakat fitrah kepada hamba sahaya (budak) dan orang merdeka, laki-laki ataupun perempuan, kecil ataupun dewasa dari kalangan kaum muslimin."

4. UKURAN ZAKAT FITRAH

Sebagaimana dalam hadits tadi juga disebutkan penjelasan, kadar zakat yang harus dikeluarkan setiap orang dan jenis makanan apa yang dikeluarkan. Maka ukurannya adalah satu sha, yaitu empat mud (3kg). 

5. DALAM BENTUK APA ZAKAT FITRAHNYA? 

Dan jenis yg dikeluarkan adalah berupa bahan makanan yg dominan di daerah tersebut. Apakah gandum, terigu, kurma, kismis, aqith (salah satu produk susu) atau selainnya yg biasa dimakan oleh manusia di daerah tersebut, atau yg paling sering dimakan seperti beras, jagung dan apa yg sebagai makanan pokok manusia di setiap negeri. 

6. KAPAN WAKTU DIKELUARKAN ZAKATNYA? 

Sebagaimana beliau ﷺ juga menjelaskan waktu dikeluarkannya, yaitu beliau memerintahkan mengeluarkan zakat fitrah sebelum shalat Ied. 

Maka dimulai waktu mengeluarkan zakat yang afdhal adalah ketika tenggelam matahari malam Idul Fitri. Dan boleh menyegerakan membayar zakat fitrah sehari atau dua hari sebelum hari raya. 

Imam Bukhari meriwayatkan :

"Sesungguhnya dulu para sahabat membayar zakat fitrah sebelum Idul Fitri sehari atau dua hari." Dan ini menjadi kesepakatan bagi mereka. 
Dan mengeluarkan zakat pada hari Raya sebelum shalat ied itu afdal.

7. KALAU TERLAMBAT MEMBAYAR ZAKAT SAMPAI SHALAT HARI RAYA

Kalau dia terluput dari waktu ini, kemudian dia mengakhirkan mengeluarkan zakatnya setelah shalat ied, maka dia tetap wajib mengeluarkannya sebagai pengganti (qadha), berdasarkan hadits Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma :

"Barang siapa yang membayar zakat nya sebelum shalat ied, maka itu adalah zakat yang diterima. Dan barangsiapa yang membayarnya setelah shalat ied, maka itu adalah sedekah dari macam-macam sedekah." HR. Abu Dawud Dihasankan Al-Albani.

Dan dia berdosa karena mengakhirkan zakatnya dari waktu yang sudah ditetapkan dan juga karena menyelisihi perintah Rasul ﷺ.

8. YG MEMBAYARKAN ZAKAT ANAK ISTERI? 

Dan seorang muslim mengeluarkan zakat fitrahnya dari dirinya dan juga dari orang-orang yang menjadi tanggung jawabnya, yaitu orang-orang yang dia nafkahi, seperti anak isteri, dan kerabat-kerabatnya. Berdasarkan keumuman sabda Nabi ﷺ :

أدوا الفطرة عمن تمونون
"Tunaikan zakat fitrah dari orang-orang yang menjadi tanggung jawabmu." (HR. Daruquthni dan dihasankan Al-Albani dalam Al-Irwa' 3/330) 

9. APAKAH JANIN DALAM KANDUNGAN JUGA WAJIB DIZAKATI? 

Dan disunnahkan juga mengeluarkan zakat fitrah dari janin dalam kandungan berdasarkan perbuatan Utsman bin Affan radhiyallahu anhu.

10. JIKA SEORANG YG DITANGGUNG ORANG LAIN MEMBAYAR SENDIRI ZAKATNYA, TANPA MEMBERITAHU ORANG YG MENANGGUNGNYA

Dan barangsiapa yang menjadi tanggungan orang lain dalam membayar zakat fitrah, kemudian dia membayarkan untuk dirinya sendiri, tanpa minta izin kepada orang yang berkewajiban membayarkannya, maka zakatnya itu sah. Karena pada asalnya zakat wajib atas dirinya sendiri.
Dan orang lain yang menanggung zakat itu tidak wajib pada asalnya. 

11. JIKA MEMBAYARKAN ZAKAT ORANG LAIN YG BUKAN TANGGUNGANNYA, MAKA HARUS MINTA IJIN KEPADANYA

Dan jika ada seseorang mengeluarkan zakat fitrah orang lain, yang ia tidak wajib menafkahinya, dengan izinnya maka sah hukumnya. Kalau tanpa izin, maka tidak sah.

12. DIMANA DIBAYARKAN ZAKATNYA ORANG YG JADI TANGGUNGANNYA? 

Dan bagi orang yang wajib membayar zakat fitrah orang yang menjadi tanggungannya, hendaknya dia mengeluarkan zakatnya orang lain tersebut dan juga zakat fitrahnya di tempat yang dia berada di sana, sekalipun orang lain tersebut berada di tempat lain.

13. TIDAK SAH MEMBAYARKAN ZAKAT FITRAH DALAM BENTUK UANG

Dan adapun mengeluarkan zakat dalam bentuk uang, maka itu menyelisihi sunnah dan tidak sah hukumnya. Karena hal itu tidak pernah dinukilkan dari Nabi ﷺ dan juga tidak pernah dinukilkan dari seorangpun dari para sahabat beliau mengeluarkan zakat dalam wujud uang.

14. APAKAH MEREKA MAU MENINGGALKAN SABDA NABI ﷺ ?

Imam Ahmad rahimahullah berkata : 
"Tidak boleh membayarkan (zakat fitrah) dalam bentuk uang." Lalu dikatakan kepada beliau : "Manusia mereka mengatakan : Akan tetapi dulu Umar bin Abdul Aziz dulu mengambil (zakat fitrah) dalam bentuk uang."

 Maka Imam Ahmad menjawab :
"Apakah mereka mau meninggalkan ucapan Rasulullah dan mereka mengatakan Si Fulan berkata demikian ? Dan sungguh Ibnu Umar radhiyallahu anhuma berkata : 

"Rasulullah ﷺ mewajibkan zakat fitrah dalam bentuk satu sha' bahan makanan."

15. MEMBAGIKAN ZAKAT KEPADA ORANG FAQIR MISKIN ATAU WAKILNYA PADA WAKTUNYA

Maka (para amil zakat) harus menyalurkan zakat fitrah kepada yang berhak (fakir miskin) di waktu yang sudah ditentukan mengeluarkannya, atau menyalurkannya kepada wakilnya yang diwakilkan untuk menerima zakat, sebagai ganti darinya. 

16. KALAU TIDAK ADA FAQIR MISKIN ATAU WAKILNYA DIWAKTU PEMBAGIAN ZAKAT

Kalau orang yang menyerahkan tidak mendapati orang yg berhak menerimanya, dan juga tidak mendapati wakilnya di waktu yang sudah ditentukan, maka ia wajib menyerahkan kepada faqir miskin lain.

17. SALAH SATU BENTUK KESALAHAN DALAM MENYALURKAN

Maka di sini ada satu kesalahan, yg mana sebagian manusia, dia menitipkan zakat fitrahnya kepada seseorang yang tidak ditunjuk oleh fakir miskin untuk mewakili dirinya, dan ini tidak tergolong mengeluarkan zakat fitrah dengan benar, maka wajib untuk diperhatikan.

(Al-Mulakhkhash Al-Fiqhi 188-190)

#zakatfitrah #fiqih
(Grup Whatsap Ma'had Ar-Ridhwan Poso)
Baca selengkapnya »
KEBENCIAN PARA ULAMA TERHADAP ILMU KALAM DAN FILSAFAT MERUPAKAN BUKTI KUAT AKAN SESATNYA ILMU TERSEBUT

KEBENCIAN PARA ULAMA TERHADAP ILMU KALAM DAN FILSAFAT MERUPAKAN BUKTI KUAT AKAN SESATNYA ILMU TERSEBUT


▪️ Sikap keras Imam Asy-Syafi'i terhadap ahli kalam sangatlah keras. Beliau rahimahullah berkata..

 حكمي في أهل الكلام أن يُضربوا بالجريد ويحملوا على الإبل ويطاف بهم في العشائر والقبائل ويُنادى عليهم، هذا جزاء من ترك الكتاب والسنة وأقبل على الكلام
“Sikapku terhadap ahlul kalam adalah menurutku hendaknya mereka dipukul dengan pelepah kurma, kemudian ditaruh diatas unta, lalu diarak keliling kampung dan kabilah-kabilah. Kemudian diserukan kepada orang-orang, inilah akibat bagi orang yang meninggalkan Al-Qur’an dan As-Sunnah serta mengikuti ilmu kalam” 
(Siyar A’lamin Nubala 10/28)

▪️ Begitu pula Adz-Dzahabi rahimahullah juga menampakkan komentar yang sangat keras terhadap ilmu filsafat..

قل من أمعن النظر في علم الكلام إلا وأداه اجتهاده إلى القول بما يخالف محض السنة، ولهذا ذم علماء السلف النظر في علم الاوائل، فإن علم الكلام مولد من علم الحكماء الدهرية، فمن رام الجمع بين علم الانبياء عليهم السلام وبين علم الفلاسفة بذكائه لابد وأن يخالف هؤلاء وهؤلاء
“Hampir tidak ada orang-orang yang memperdalam ilmu filsafat kecuali ijtihadnya akan mengantarkannya kepada pendapat yang menyelisihi kemurnian sunnah. Karenanya para ulama salaf mencela mempelajari ilmu orang-orang kuno (seperti orang-orang Yunani-pen) karena ilmu filsafat lahir dari para filosof yang berpemikiran dahriyah (atheis). Barang siapa yang dengan kecerdasannya berkeinginan untuk mengkompromikan antara ilmu para Nabi dengan ilmu para filosof, maka pasti ia akan menyelishi para Nabi dan juga menyelisihi para filosof” 
(Mizaanul I’tidaal 3/144)

▪️ Ibnu Abdil Barr rahimahullah juga mengatakan terkait kesepakatan dari para ahli fiqih dan hadit's akan sesatnya ahlul kalam...

أجمع أهل الفقه والآثار من جميع الأمصار أن أهل الكلام أهل بدع وزيغ، ولا يعدون عند الجميع في جميع الأمصار في طبقات العلماء، وإنما العلماء أهل الأثر والتفقه فيه
“Telah ijma' para ahli fiqih dan hadit's dari seluruh negeri bahwasanya ahlul kalam adalah ahlu bid’ah dan ahlu kesesatan, dan mereka seluruhnya tidak dianggap dalam jejeran para ulama. Para ulama hanyalah para ahli hadit's dan fiqih” 
(Jaami’ Bayaan al-Ilmi wa Fadlihi 2/195)

✍ Chanel GDS
https://t.me/GroupDakwahSalafiyyahGDS/986
Baca selengkapnya »
Apakah orang awam langsung disampaikan pembagian tauhid ?

Apakah orang awam langsung disampaikan pembagian tauhid ?

Bijak dalam menjelaskan rincian-rincian akidah kepada orang awam 

Soal:
Apakah kepada orang awam perlu kita sampaikan tentang pembagian tauhid (rububiyah, uluhiyah, al asma' was shifat) ?

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah menjawab:

Tidak perlu. Orang awam tidak perlu disampaikan pembagian tersebut. Cukup sampaikan kepada mereka: "Allah adalah Rabb semesta alam, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah". Atau materi semisal itu yang sifatnya global. Karena sebagaimana dikatakan oleh Abdullah bin Mas'ud radhiallahu'anhu: “Janganlah engkau berbicara dengan suatu kaum dengan suatu perkataan yang tidak bisa digapai oleh akal mereka, kecuali akan menjadi fitnah (kesesatan) bagi sebagian mereka” (HR. Muslim).

Dan juga Ali bin Abi Thalib radhiallahu'anhu berkata: “Bicaralah kepada orang lain sesuai dengan apa yang mereka pahami. Apakah Engkau ingin Allah dan Rasul-Nya didustakan?” (HR. Bukhari no. 127).

(Syarah Aqidah Ahlissunnah wal Jama'ah hal. 23).

Baca selengkapnya »
Daftar Yayasan Islam Bermanhaj Salaf di Sumatera Barat

Daftar Yayasan Islam Bermanhaj Salaf di Sumatera Barat


Perkembangan dakwah salaf di Ranah Minang tergolong cukup pesat sekali. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya bermunculan Yayasan-yayasan Islam bermanhaj salaf yang tersebar hampir di seluruh Kabupaten/Kota di Sumatera Barat, yang mendirikan sekolah-sekolah Islam Terpadu, Pondok Pesantren, dan menyelenggarakan Kajian-kajian Islam Ahlus Sunnah Wal Jamaah As-Salafiyah.

Dakwah Salaf adalah dakwah yang mengajak manusia kepada syariat Islam yang murni tanpa adanya penambahan dan pengurangan, berdasarkan syariat yang ada pada generasi Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dan para shahabatnya kemudian setelah mereka (generasi tabi’in) dan setelahnya (genarasi tabiut tabiin), atau yang dikenal dengan istilah “Salafush Shalih”.

Berikut beberapa Yayasan Islam Bermanhaj Salaf di Sumatera Barat yang baru terdata :

- Yayasan Dar el-Iman Padang, beralamat di : Jl. Gajah Mada Gg. BPKP II, Kec. Nanggalo, Kota Padang, yang dibina oleh Ustadz Muhammad Elvi Syam, Lc. MA, 

- Yayasan Ibnu Abbas Pariaman, beralamat di : Pauh Timur, Kota Pariaman, yang dibina oleh Ustadz Abu Rifqi Al-Asyrofi,

- Yayasan Abu Bakar Ash-Siddiq Padang Pariaman, beralamat di : Pasar Sungai Geringging Kab. Padang Pariaman yang dibina Oleh Ustadz Abu Rifqi Al-Asrofi 

- Yayasan An-Naajiya Pasaman Barat, beralamat di : Lingkuang Aua, Pasaman Barat, yang dibina oleh Ustadz Abu Ziyad Desman, MA 

- Yayasan Sabilul Haq Solok, beralamat di Jl. Zahlul Street Kebesaran, Saok Laweh, Lubuk Sikarah, Kota Solok, yang dibina oleh Ustadz Asmon Nurijal, Lc, 

- Yayasan Jabal Rahmah Pesisir Selatan, beralamat di Sago Salido, IV Jurai, Pesisir Selatan, 

- Yayasan Al Fath Payakumbuh, beralamat di : Jl. Rangkayo Rasuna Said No.42, Balai Nan Tuo, Kota Payakumbuh, 

- Yayasan Ma’had TI Dar el-Ilmi Payakumbuh, beralamat di : Jl. Singa Harau No.87, Balai Panjang, Kota Payakumbuh, Klik Google Map

-Yayasan Ibnul Qayyim Payakumbuh, Jl. Tan Malaka, Napar, Payakumbuh, Kota Payakumbuh, Klik Google Map

- Yayasan As-Sunnah Padang, beralamat di : Belakang Perumahan Kubu Utama RT 03 / RW 01, Kec Nanggalo, Kota Padang, Klik Google Map

- Yayasan Nurul Quran Padang, beralamat di : Jl. Sawah Liat No.36, Kel, Kp. Olo, Kec. Nanggalo, Kota Padang, Klik Google Map

- Yayasan Imam Syafi’i Lubuk Basung, Klik Google Map

- Yayasan Islamic Center Al-Mukhtar Alahan Panjang, beralamat di : Alahan Panjang, Lembah Gumanti, Solok, Klik Google Map

- Yayasan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Fathimah, beralamat di : Jorong Koto Nan Gadang, Nagari Kamang Hilia, kecamatan Kamang Magek, Klik Google Map

- Yayasan Cahaya Sunah Sitiung, Dharmasraya, dibina oleh Ustadz Robi Kader, Klik Google Map

- Yayasan Shohibul Qur’an Najiya Padang beralamat di Jl. Adinegoro KM 17 dekat SPBU Kayu Kalek, Pembina : Ustadz Faisal Abdurrahman, Lc. MA

- Yayaan Pendidikan Safa Marwa RA/SDIT/SMPIT Karakter Anak Shalih Padang, Klik Google Map

- Yayasan Ibnu Umar Lubuk Alung, Padang Pariaman, Pembina : Ustadz Faisal Abdurrahman, Lc. MA

- Yayasan STQ Ibnu Taimiyah, beralamat di Tangah Sawah, Bukittinggi, Pembina Ustaz Asmon Nurijal, Lc

- Yayasan Cinta Islam Padang, beralamat di : Jln Adinegoro no 36 RT 5 RW 1 Kel Padang Sarai Kec Koto Tangah Tangah, Samping Kampus 2 Fakultas Ilmu Keolahragaan UNP, Pembina Ust Abu Thohir Jones Vendra, Lc, Klik Google Map

Tambahan
- Yayasan addakwah air bangis jorong pasar baru Utara kenagarian air bangis kecamatan sungai beremas  kabupaten Pasaman barat

- Yayasan Daarussalamah Ranah batahan Pasaman Barat. Alamat Jorong Sukorejo desa baru  Kecamatan Ranah batahan kabupaten Pasaman Barat.
 
Dll

Barakallah Fiikum

oleh Abdurrahman Eko alminangkabawi dan tambahan dari admin
Baca selengkapnya »
Kisah Nyata: Setelah memiliki 50 toko mas, hidupnya malah jadi tidak tenang

Kisah Nyata: Setelah memiliki 50 toko mas, hidupnya malah jadi tidak tenang

Seorang ikhwan yang mengantar Ustadz menuju tempat kajian berkisah... 

Bahwa dirinya dalam setahun hanya mau menerima 3 proyek saja, dan hidupnya terasa nyaman, tapi jika dia menangani proyek lebih banyak lagi maka dia merasakan galau penuh tekanan, tidak lagi mampu menikmati hidup

Maka Ustadzpun teringat tentang temannya di Madinah yang bekerja di toko emas, temannya bercerita... 

Ketika majikannya memiliki 3 toko emas, maka sang majikan sering hadir di toko dan menyapa serta ngobrol dengan ramah pada karyawannya

Namun ketika sang majikan mengembangkan terus usahanya sehingga kemudian memiliki 50 toko emas, maka sang majikan sering marah, bicara dengan nada tinggi, hidupnya tidak tenang lagi, selalu merasa tidak puas dengan hasil yang didapatkan 

Memang dunia dalam titik tertentu dapat membuat hidup kita nyaman, tapi ketika kita berusaha lebih dan lebih lagi maka pada titik tertentu justru kita yang diperbudak oleh dunia

Faidah Kajian Islam "Badai Pasti Datang, Ustadz Syafiq Riza Basalamah di RodjaTV"

Baca selengkapnya »
Beranda