Jika Engkau Melihat Seseorang Terbongkar Aibnya...

Jika Engkau Melihat Seseorang Terbongkar Aibnya...

Jika Engkau Melihat Seseorang Terbongkar Aibnya...

Pengalaman menunjukan bahwasanya seseorang tidaklah terbongkar aibnya pada saat pertama kali melakukan dosa, karena Allah adalah As-Sittiir (yang menutupi aib-aib hambaNya). *Allah akan menundanya dan membiarkannya serta memberikan kesempatan kepadanya untuk sadar dan bertaubat.

Karenanya jika engkau melihat ada seseorang telah dibongkar aibnya dan dipermalukan oleh Allah dihadapan khalayak maka ketahuilah…

Ia telah berdosa…
lalu berdosa lagi dengan dosa yang sama… lalu berdosa kembali... hingga suatu saat akhirnya Allah-pun membongkarnya dan mempermalukannya.

Karenanya akhi…
Janganlah kau terpedaya tatkalau kau bermaksiat lantas engkau tidak ketahuan melakukannya…

Memang benar saat ini engkau tidak ketahuan…
Allah masih memberi kesempatan kepadamu… akan tetapi siapakah yang menjamin bahwasanya suatu saat aib dan dosa yang kau sembunyikan ini tidak akan terbongkar…???

Maka waspadalah dan bertaubatlah kepada Allah sebelum kau dipermalukan di dunia, sebelum dipermalukan di akhirat…

Yaa Allah ampuni hamba-hambaMu ini… tutupilah dan sembunyikanlah aib dan dosa-dosa kami…

آمِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Semoga bermanfaat. إِنْ شَاءَ اللّٰهُ

#UstDRFirandaAndirjaMAحفظه الله تعالى
artikel bbg-alilmu.com
Read more »
Wahai Anakku, Bahagiakanlah Kami Dengan Keshalihanmu!

Wahai Anakku, Bahagiakanlah Kami Dengan Keshalihanmu!

Anak adalah satu dari sekian banyak kebahagiaan. Tapi, kebahagiaan yang sesungguhnya adalah ketika mereka tumbuh besar menjadi orang-orang yang shalih. Anak adalah kebanggaan, namun kebanggaan itu ketika mereka tumbuh menjadi hamba Allah bukan hamba dunia.

Ketika Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengabarkan tentang anak-anak yang patut dibanggakan, beliau tidak menyebut pendidikannya yang tinggi, atau pekerjaan yang baik, atau bentuk fisik yang kuat dan rupawan. Hanya satu, yaitu anak yang shalih yang bisa mendo’akan kedua orang tuanya.

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلا مِنْ ثَلاثَةٍ : إِلا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
“Apabila seorang meninggal dunia maka terputuslah semua amalannya kecuali dari tiga; kecuali dari shadaqah jariyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau anak yang shalih yang mendo’akannya.” (HR. Muslim: 1631)

anak yang sholeh

Bukan anak yang tidak bisa menengadahkan tangannya untuk mendo’akan ayah ibunya, lantaran tangan itu terlalu lelah karena mengejar dunia. Bukan anak yang selalu lupa, alih-alih ingat dengan ayah ibunya dengan dirinya saja ia lupa.

Anak yang patut untuk dibanggakan adalah anak yang punya sesuatu yang dapat membanggakan kita di akhirat bukan di dunia. Yaitu tatkala kita dipakaikan mahkota kemuliaan disebabkan anak-anak kita. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

“Barang siapa yang membaca al-qur’an, mempelajari serta mengamalkannya maka pada hari kiamat akan dipakaikan kepada kedua orang tuanya mahkota dari cahaya, sinarnya melebihi sinar mentari, dan keduanya akan diberi pakaian yang lebih berharga daripada dunia dan seisinya. Sehingga keduanya pun bertanya; ‘Karena apa kami dipakaikan ini??’ Maka dikatakan: ‘Karena sebab anak kalian berdua yang mempelajari al-qur’an.'” (HR. Hakim 1/756, ash Shahihah: 2829)

Anak yang shalih, itulah cita-cita orang tua seharusnya. Maka wajarlah yang diminta oleh Nabi Ibrahim adalah anak yang shalih. Sebagaimana firman Allah menghikayatkan do’a itu:

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ
“Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku anak yang shalih.” (QS. Ash Shaffat: 100)

Maka ajarkanlah mereka, jangan sekadar masalah dunia. Didiklah mereka dengan didikan agama. Percuma ia bergelar tinggi, bergaji besar dapat membelikan rumah mewah untuk Anda, tapi tidak bisa mendo’akannya Anda. Katakanlah pada mereka, “Wahai anakku, bahagiakanlah kami dengan keshalihanmu. Hanya satu pinta ayah dan ibu, ‘Jadilah anak yang shalih, doa kanlah kami, mintakan ampun kepada Allah tatkala kami telah menutup mata untuk berbaring di dalam tanah.'”

Semoga bermanfaat.

Ditulis oleh: Zahir al-Minangkabawi
artikel maribaraja.com
Read more »
Jangan Sombong, Tawadhulah

Jangan Sombong, Tawadhulah

Jangan Sombong, Tawadhulah

Tawadhu yaitu rendah hati, tidak merasa sombong atau merasa lebih baik dari yang lain. Bahkan menjadi orang yang santun dan penyayang terhadap orang lain. Suri tauladan kita Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah menjelaskan kepada kita, bagaimana caranya kita bertawadhu, baik dengan sabda maupun akhlak Beliau

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,

وَإِنَّ اللَّهَ أَوْحَى إِلَىَّ أَنْ تَوَاضَعُوا حَتَّى لاَ يَفْخَرَ أَحَدٌ عَلَى أَحَدٍ وَلاَ يَبْغِى أَحَدٌ عَلَى أَحَدٍ
“Dan sesungguhnya Allah mewahyukan padaku untuk memiliki sifat tawadhu. Janganlah seseorang menyombongkan diri (berbangga diri) dan melampaui batas pada yang lain.” (HR. Muslim)

Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu berkata, “Sungguh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berkunjung ke orang-orang Anshar. Lantas beliau memberi salam kepada anak kecil mereka dan mengusap kepala mereka.” (HR. Ibnu Hibban )

Al-Sofwa Channel | alsofwa.com
W.A Dakwah Al-Sofwa +62 81 3336333 82
Read more »
Sebuah Catatan Indah untuk penembak di Masjid New zealand

Sebuah Catatan Indah untuk penembak di Masjid New zealand

Sebuah Catatan Indah Yang ditulis Oleh Seorang Sister Mualaf Chinese , Terkhusus untuk penembak di Masjid New zealand jumat lalu

Yang saya terjemahkan dalam bahasa Indonesia

(1 ) kami menghargai bahwa anda bahkan berusaha mencari tau jadwal kami shalat saat jumat siang itu.

(2) saya menghargai anda belajar tentang Islam dan melakukan riset dulu mengetahui bahwa hari jum'at adalah hari besar islam, dimana Muslim laki - laki (dan wanita ) pergi ke Masjid untuk shalat berjama'ah.

Tapi ada satu hal yang anda lupa dan sangat di sayangkan anda tidak mengetahuinya dan tidak mencoba untuk mempelajarinya

Mungkin anda tidak tau, sebenarnya anda membuat mereka wafat sebagai syuhada.

Dan bagaimana dengan tangan anda sendiri, andalah yang meninggikan derajat mereka semua di hadapan Allah karena perbuatan anda. Dan melalui perbuatan anda juga mereka akan di bangkitkan sebagai orang - orang yang paling mulia dan paling terbaik amalnya sebagai muslim.

Mungkin anda tidak tau, bahwa apa yang anda lakukan itu, pada waktu dan tempat yang anda pilih justru adalah sangat berarti ketika kata - kata dan doa -doa yang keluar dari lisan mereka adalah memuji dan mengingat Allah, ya itu akhir hayat yang mulia yang kami hanya bisa harapkan dan impikan.

Masjid New zealand

Dan mungkin Anda tidak tau, tapi apa yang anda lakukan adalah sebuah jaminan mereka akan masuk syurga.

Saya menghargai karena andalah, seluruh dunia kini tau, bagaimana Muslim menyambut anda dengan senyum ramah " Welcome my brother " pintu masjid terbuka untuk siapapun, dengan tangan terbuka bahkan orang seperti anda sendiri kami masih memperlakukan anda dengan baik ketika memasuki masjid, Masjid adalah rumah ke dua bagi kami.

Saya menghargai karena andalah semua orang kini didunia tau, bahwa Masjid kami tidak terkunci pintunya, begitupun gerbangya dan tidak ada penjagaan ketat, karena semua orang, siapapun mereka sangat terbuka menyambut kedatanganya untuk shalat bersama kami di masjid.

Saya hargai karena andalah yang menunjukan pada dunia, sebuah foto yang sangat mengetarkan bagaimana seorang jama'ah yang anda tembaki dan lukai berbaring tak berdaya tapi masih mampu menegakkan jari telunjuknya tinggi ke atas sebuah simbol shahadat, dan bertawaqal sepenuhnya pada Allah.

Saya hargai bagiamana anda membawa semua lapisan masyarakat bersatu dan non muslim mulai memberikan support dan bantuan nya pada kami untuk berdiri bersama kami.

Terimakasih andalah yang membuat Warga New Zealand keluar dari rumahnya untuk mengunjungi masjid - masjid terdekat, untuk memberikan karangan bunga beserta pesan - pesan yang indah tentang kedamaian dan Cinta.

Anda telah membuat banyak hati orang terluka bersedih, dan menangis anda telah meninggalkan begitu besar rasa hampa di hati kami.

Tapi apa yang anda sudah lakukan justru menjadikan kami semakin dekat, semakin erat. Dan membuat Iman kami menjadi lebih kuat dan tegar.

Minggu depan, ada makin banyak orang yang akan mendatangi masjid, sebuah tempat yang anda sangat benci, kami akan jaga masjid kami dengan sangat hati - hati dengan kekuatan Iman kami, kami akan tetap menuju masjid sebagaimana Saudara - sauadara kami yang terluka dan terbunuh jumat lalu.

Minggu depan, banyak lagi Non muslim yang akan datang di gerbang masjid dengan karangan2 bunga segarnya dan pesan2 yang ditulis dgn indah, mereka mungkin tidak tau dimana Masjid yang ada di area mereka, tapi sekarang mereka tau. Itu semua karena anda.

Anda mungkin sudah puas dengan pencapaian anda, menginginkan sebuah kehancuran, tapi saya rasa anda gagal untuk menyerukan dan meneriakan kebencian, ketakutan dan keputus asa an pada kami semua.

Dan sementara saya mengerti bahwa itu semua tujuan anda, saya ingin mengatakan setelah semua perencanaan yang matang yg anda lakukan, dan semua tujuan juga rencana - rencana jahat yang anda lakukan, anda gagal untuk mengadu domba dan memecah belah kami muslim dan non Muslim di dunia ini.

Karena itu saya hanya bisa berkata " Saya mohon maaf " (anda telah gagal menggoyahkan iman kami justru semakin kuat )

Copy from facebook A Radiant Muslim
penerjemah unknow
Read more »
Cari Dalil Nya Terlebih Dahulu Sebelum Beramal

Cari Dalil Nya Terlebih Dahulu Sebelum Beramal

Cari Dalil Nya Terlebih Dahulu Sebelum Beramal

Banyak dari Saudara Saudari kita yang beragama Hanya Modal Ikut Ikutan saja tanpa Mencari Dalil nya sesuatu Ibadah yang ia kerjakan.

Ia sesungguhnya seperti orang Bingung dan Merugi, kenapa bingung? Karena Ia berada di posisi bimbang Apakah ibadah yang saya kerjakan sekarang apakah benar ada Tuntunan Nya atau tidak? Dan ia Dalam keadaan Rugi ketika Ia mengetahui bahwa ia telah Beramal dengan Sia sia karena tidak ada Contoh dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.

Maka dari Itu Perlu sekali kita BERILMU SEBELUM BERAMAL karena Jangan Kebalik BERAMAL DAHULU BARU MENCARI DALIL.

Karena Kita akan menyesal dengan sendirinya ibadah kita ternyata sia sia saja dan Tidak Berpahala Di sisi Allah.

Allah Ta'ala Berfirman,.

قُلْ هَلْ نُنَبِّئُكُمْ بِالْأَخْسَرِينَ أَعْمَالًا الَّذِينَ ضَلَّ سَعْيُهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ يَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ يُحْسِنُونَ صُنْعًا.
“Katakanlah: “Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?” Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.” (QS. Al Kahfi: 103-104)

Berpegang Teguhlah kepada Kitabullah dan As Sunnah Sesuai Pemahaman Salafush Shalih

Follow IG : @ikhwanbertauh1d
Read more »
Menyikapi Maksiat yang Tersebar di Negeri Kaum Muslimin

Menyikapi Maksiat yang Tersebar di Negeri Kaum Muslimin

Sikap Seorang Muslim Terhadap Maksiat Yang Tersebar Di Negeri Kaum Muslimin ?

Sikap seorang muslim terhadap hal itu(maksiat/kemungkaran) telah dibatasi oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang bersabda.

مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَراً فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ اْلإِيْمَانِ
“Barangsiapa di antara kalian yang menyaksikan suatu kemungkaran maka hendaklah ia merubahnya dengan tangannya, jika ia tidak mampu maka dengan lisannya, maka jika ia tidak mampu dengan hatinya dan itulah selemah-lemah iman”. (HR. Muslim)

Menyikapi Maksiat yang Tersebar

Kamu harus ngerti konsep amar ma'ruf nahi munkar ya?

Itu kewajiban setiap muslim yang include dengan konsep keimanan dan ketakwaan seseorang

Jika seseorang melakukan amar ma'ruf dan nahi munkar secara sempurna, maka dia telah berusaha untuk bertakwa juga secara sempurna.

Kalau semisalnya kalian yang pacaran merasa terganggu karena dakwah ini, maka jangan pamerin pacaran kalian di depan umum

Simpan untuk kalian berdua, sehingga tidak ada manusia yang tahu. Biar hisab dosa kalian hanyalah untuk kalian, bukan untuk kami juga.

Masalahnya kalian itu pacarannya dipamerin. Kalau kami tidak melakukan pencegahan kalian pacaran, maka kami ikut berdosa

Allah berfirman,

“Telah dilaknati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan munkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu.” (QS:Al-Maidah | Ayat: 78-79).

Rasulullah ﷺ membacakan ayat ini di hadapan para sahabatnya,

Kemudian Rasulullah shallallaahu ’alaihi wa sallam bersabda,

“Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, hendaklah kalian menyuruh yang ma’ruf dan mencegah yang munkar, mengambil tangan orang-orang yang bersalah dan mengembalikannya kepada kebenaran dengan sebenar-benarnya; atau Allah akan memisahkan hati sebagian kalian dengan sebagian yang lain, kemudian Allah melaknat kalian sebagaimana Allah telah melaknat mereka – yaitu Bani Israail – melalui lisan Dawud dan Isa bin Maryam”.

Ketika bani Israil menunda-nunda menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah kemungkaran, mereka tidak menaati orang-orang yang memberi nasihat, maka Allah mengadzab mereka.

Tafsir athobari
Read more »
Semoga yang Ikut2an acara Haul di Kalsel dapat hidayah

Semoga yang Ikut2an acara Haul di Kalsel dapat hidayah

kuburan syirik

Lagi, KESESATAN SUFI

Semoga yang Ikut2an acara Haul di Kalsel kemarin dapat hidayah.

Fitnah kubur telah menyesatkan banyak manusia sejak dari zaman dahulu sampai zaman sekarang. Setan membuat indah & baik dimata mereka perbuatan meng'agungkan kuburan & beribadah disisinya

Padahal Nabi ﷺ telah bersabda,

“Ketahuilah! Janganlah kalian menjadikan kuburan sebagai tempat ibadah, karena sesungguhnya aku melarang kalian dari hal itu!” (HR. Muslim).

Ketahuilah, bahwasanya orang yg melakukan ini adalah manusia yg paling jelek di mata Islam

Dari Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda,

“Sesungguhnya di antara golongan manusia yang paling jelek adalah orang-orang yang mendapati kiamat sedangkan mereka dalam keadaan hidup DAN ORANG-ORANG YANG MENJADIKAN KUBUR SEBAGAI TEMPAT BERIBADAH.” (HR. Ahmad)

Dari Jundab, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah ﷺ bersabda :

"Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dahulu telah menjadikan kubur-kubur Nabi-Nabi mereka dan ORANG-ORANG SHOLEH mereka sebagai tempat ibadah. Ingatlah, maka janganlah kamu menjadikan kubur-kubur sebagai tempat ibadah, sesungguhnya aku melarang kamu dari perbuatan itu!” (HR. Muslim)

Perbuatan ini bisa mendatangkan laknat dan murka Allah, sebagaimana yang telah menimpa kaum Yahudi dan Nasrani karena mereka melakukan hal ini

Dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha, bahwa ia pernah berkata: Tatkala Rasulullah ﷺ hendak diambil nyawanya, beliau ﷺ pun segera menutupkan kain di atas mukanya, lalu beliau ﷺ buka lagi kain itu tatkala terasa menyesakkan napas. Ketika dalam keadaan demikian, beliau ﷺ bersabda,

“Semoga laknat Allah ditimpakan kepada orang-orang Yahudi dan Nasrani, mereka menjadikan kuburan nabi-nabi mereka sebagai tempat ibadah”. (HR. Bukhari & Muslim)


sumber facebook Koalisi Umat Islam
Read more »
Beranda
Situs ini Dibawah Asuhan Atri yuanda Elpariamany