Jangan Pertentangkan Hadist Nabi dengan Perkataan manusia


JANGAN ENGKAU MEMPERTENTANGKAN UCAPAN RASUL DENGAN PENDAPAT-PENDAPAT MANUSIA

🔸 Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah:

... معارضة أقوال الأنبياء بآراء الرجال، وتقديم ذلك عليها، هو مِن فعل المكذِّبين للرُّسل، بل هو جِماعُ كلِّ كُفرٍ؛ فإن الله أرسل رسله، وأنزل كتبه، وبيَّن أن المتبعين لما أنزل هم أهل الهُدى والفلاح، والمعرِضين عن ذلك هم أهل الشقاء والضلال ... [درء تعارض العقل والنقل (5/ 204)]
"Mempertentangkan sabda para Nabi dengan pendapat-pendapat manusia dan lebih mengedepankan pendapat manusia adalah termasuk perbuatan orang-orang yang mendustakan para Rasul, bahkan hal itu merupakan totalitas dari seluruh bentuk kekufuran, karena sesungguhnya Allah yang telah mengutus Rasul-rasul-Nya dan menurunkan kitab-kitab-Nya dan telah menjelaskan bahwasannya orang-orang yang mengikuti apa yang telah diturunkan (kepada para Rasul) maka merekalah golongan yang mendapatkan petunjuk dan keberuntungan. Sedangkan orang-orang yang berpaling darinya maka merekalah golongan yang mendapatkan kesengsaraan dan kesesatan."

📚 Dar-u Ta'arudi al-'Aqli wan Naqli, juz 5 hal. 204
📑 Sumber: salafy majalengka

Tidak ada komentar: