IBX5A47BA52847EF 26 WASIAT BERBUAT BAIK KEPADA ISTRI

26 WASIAT BERBUAT BAIK KEPADA ISTRI

1. Makna ishtaushu bin nisai khairan (aku wasiatkan kepada kalian untuk berbuat baik kepada para wanita):

- tawashau bin nisai khairan: saling berwasiat tentang wanita
- Iqbalu washiyyati: terimalah wasiatku
- Uthlubul washiyyati minal maridh: mintalah wasiat dari seorang yang akan meninggal

2. Wanita diciptakan dari tulang rusuk:

- kiasan atas sifat wanita yang tidak stabil, pendapat syaikh Al Albani
- Memang manusia diciptakan dari tulang rusuk secara lahiriah, lihat QS. An Nisa': 01, QS. Al A'raf: 189 dan ini pendapat jumhur

3. Paling bengkok adalah paling atas

- lisan mereka tidak stabil
- Akalnya tidak stabil, karena lebih mendahulukan perasaannya daripada nalar. Sebagaimana dalam hadits: "Aku tidak pernah melihat wanita-wanita yang kurang akal dan agamanya"

26 WASIAT BERBUAT BAIK KEPADA ISTRI

4. Wanita tidak bisa paksa untuk sempurna, jika dipaksa maka engkau akan menceraikannya.

5. Wanita tidak stabil dan sering berubah-rubah strateginya, mudah emosi, mudah senang.

6. Hadits ini didatangkan bukan untuk mencela wanita, akan tetapi untuk menjelaskan keadaan wanita agar kita berbuat baik kepadanya.

7. Di dalam hadits ini dibuka dengan wasiat berbuat baik kepada wanita dan diakhiri dengan wasiat agar berbuat baik kepada wanita.

8. Sering terkadang wanita tidak paham, padahal sesudah diulang-ulang

9. Jangan berkhayal mempunyai istri yang sempurna

10. Wanita memang diciptakan seperti itu, karena wanita memang diciptakan untuk pekerjaan-pekerjaan yang lebih membutuhkan perasaan daripada nalarnya. Mengasuh anak, mendidik anak.

11. Di dalam Islam tidak dikenal menyamakan wanita denga laki-laki.

12. Islam mengenal emansipasi dengan makna keadilan bukan kesamaan.

13. Keadilan adalah meletakkan sesuatu pada tempatnya, makanya Islam meletakkan wanita agar pada tempatnya.

14. Islam mengajarkan agar wanita menikah dengan syarat keberadaan wali sehingga kehormatan wanita terjaga, karena

15. Islam memandang bahwa wanita adalah partner laki-laki, agar melengkapi, laki-laki yang perkasa ditemani wanita yang lemah lembut.

16. Orang kafir memandang wanita adalah kompetitor bagi laki-laki dan ini kezhaliman.

17. Sebuah keadilan adalah tatkala berbeda maka harus dibedakan, tidak bisa disamakan wanita dengan laki-laki

18. Tidak ada wanita yang sempurna kecuali bidadari di surga, cerita syaikh Bin Baz rahimahullah beliau berkata kepada yang mengadukan istrinya di hadapan beliau: "Bidadari di surga" artinya wanita sempurna hanya ada di surga.

19. Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam menyebutkan kekurangan wanita agar para suami bisa mengatur siasat dalam mengurus istrinya.

20. Mempunyai istri adalah ladang sarana untuk menjadi manusia terbaik di sisi Allah Taala

21. Seseorang dikatakan berakhlak baik adalah ketika bergaul dengan istri dengan akhlak yang baik, karean itulah sifat asli seseorang, sedangkan jika di hadapan orang lain, maka seseorang telah menyiapkan dirinya agar berakhlak mulia, sedangkan jika di hadapan istri jarang seseorang menyiapkan diri untuk berakhlak baik, karena istri ia dapati setiap waktu dan hari.

22. Kisah Aisyah radhiyallahu 'anhaa penuh makna, ketika Aisyah radhiyallahu 'anhaa memecahkan piring berisi makanan yang merupakan dari istri Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam yang lain padahal itu adalah giliran Aisyah radhiyallahu 'anhaa dengan nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, dan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ibunda kalian sedang cemburu":

- Nabi Muhammad sangat memahami istrinya yang sedang cemburu bahkan beliau membela istrinya yang sedang cemburu, karena cemburu adalah rasa cinta.

- Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam memakai kata ibunda menunjukkan bahwa agar para shahabatnya memaklumi perbuatan Aisyah radhiyallahu 'anhaa sebagaimana memaklumi ibunda mereka sendiri.

23. Muawiyyah: wanita-wanita itu bisa mendominasi suami yang baik, sebaliknya kalau suaminya kasar maka ia akan menguasai

24. Beberapa contoh sikap baik Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam kepada istrinya:

- kepada shafiyyah binti huyay bin Akhthab, Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam mampu mengambil hatinya padahal kaum muslimin membunuh keluarganya shafiyyah karena musyrik;

- Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam menyediakan pahanya agar shafiyyah radhiyallahu 'anhaa bisa naik onta

- Nabi muhammad shallallahu 'alaihi wasallam menemani shafiyyah radhiyallahu 'anhaa ngobrol padahal beliau sedang itikaf

- Sikap baik Rasulullah shallallahu alaihi wasallam kepada Aisyah radhiyallahu 'anha:

* Perihal mandi bareng dan sambil ngobrol di dalamnya
* Minum di bekas minum istri
* Makan daging dari bekas gigitannya
* Panggilan yang indah, ya humaira..
* Mengajak lomba lari.

25. Kalau anda merasa mendapat pahala ketika berbuat baik kepada orang maka kepada istri anda lebih utama untuk berbuat baik kepadanya.

26. Orang yang paling utama untuk berbuat baik kepadanya adalah orang yang paling dekat dengan kita, dan yang paling dekat adalah istri kita.

Ringkasan Kajian Ust. Dr. Firanda Andirja, MA hafizhahullah
Tempat: Masjid Nabawi Madinah
Hari dan Tanggal: Ahad, 19 Dzul Hijjah 1438H

Ditulis oleh Ahmad Zainuddin Al Banjary.
♻ Raih amal shalih dengan menyebarkan kiriman ini, semoga bermanfaat. Jazakumullahu khoiron
broadcast whatsapp 1hari 1ilmu
Disclaimer: jika ada kesalahan dari sisi penulisan, ukuran font, link rusak, sumber referensi dll harap konfirmasi via whatsapp ke 0895629036221 untuk diperbaiki

-->