Jalan Menuju Surga

๐ŸŽ™ ุนَู†ْ ุฌَุงุจِุฑٍ ุฃَู†َّ ุฑَุฌُู„ุงً ุณَุฃَู„َ ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ูَู‚َุงู„َ ุฃَุฑَุฃَูŠْุชَ ุฅِุฐَุง ุตَู„َّูŠْุชُ ุงู„ุตَّู„َูˆَุงุชِ ุงู„ْู…َูƒْุชُูˆุจَุงุชِ ูˆَุตُู…ْุชُ ุฑَู…َุถَุงู†َ ูˆَุฃَุญْู„َู„ْุชُ ุงู„ْุญَู„ุงَู„َ ูˆَุญَุฑَّู…ْุชُ ุงู„ْุญَุฑَุงู…َ ูˆَู„َู…ْ ุฃَุฒِุฏْ ุนَู„َู‰ ุฐَู„ِูƒَ ุดَูŠْุฆًุง ุฃَุฃَุฏْุฎُู„ُ ุงู„ْุฌَู†َّุฉَ ู‚َุงู„َ « ู†َุนَู…ْ »
๐Ÿ“œ Dari Jabir, bahwa seorang bertanya kepada Rasulullah, “bagaimana menurutmu, jika aku menunaikan shalat Fardhu, berpuasa Ramadhan, menghalalkan yang halal, mengharamkan yang haram, dan aku tidak menambah sedikitpun atas hal itu; apakah aku akan masuk Surga ? “Beliau menjawab, ‘ Ya”. (HR. Muslim)

Jalan Menuju Surga

♻ Faedah Hadits :

๐Ÿ‘‰ Semangat para sahabat untuk bertanya.

๐Ÿ‘‰ Penjelasan tentang cita-cita para sahabat, bahwa cita-cita terakhir mereka ialah masuk ke Surga, bukan banyak harta, anak atau kehormatan dunia.

๐Ÿ‘‰ Apabila seseorang hanya mengerjakan shalat yang wajib saja (dalam hidupnya) ia tidak tercela, dan tidak diharamkan untuk masuk Surga.

๐Ÿ‘‰ Shalat, demikian juga puasa, merupakan penyebab masuknya seorang hamba ke dalam Surga.

๐Ÿ‘‰ Manusia tidak boleh dilarang melakukan perkara yang dihalalkan.

๐Ÿ‘‰ Wajibnya menghalalkan yang halal dan mengharamkan yang haram. Yakni, manusia mengerjakan yang halal karena menyakini kehalalannya, dan menjauhi yang haram kerena meyakini keharamannya.

๐Ÿ‘‰ Yang haram adalah apa yang diharamkan Allah ta’ala dalam kitab-Nya atau dalam hadis Nabi –shallallahu ‘alaihi wasallam-.

✒ (Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin, Syarah al-Arba’in an-Nawawiyah, (e.i, 327-328) ๐Ÿ“š
--------๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด--------

๐Ÿ“ป Al-Sofwa Channel www.alsofwa.com
๐Ÿ› WhatsApp@DakwahAlSofwa  +62 81 3336333 82

Tidak ada komentar: