IBX5A47BA52847EF RACUN AQIDAH DALAM KITAB BAHASA

RACUN AQIDAH DALAM KITAB BAHASA

Syaikh Sulaiman Ar-Ruhaili hafidzahullahu berkata: Tidaklah seseorang menulis sebuah kitab melainkan dia ingin menguatkan isi hatinya (aqidahnya). Bahkan di dalam buku nahwu anda mendapati ada aqidah di dalamnya. Oleh karena itulah, kelompok Mu’tazilah ketika menulis tentang nahwu dan balaghah mereka memenuhinya dengan aqidah mereka.

RACUN AQIDAH DALAM KITAB BAHASA

Kitab Al-Khashaais karangan Ibnu Jinni yang merupakan salah satu kitab induk dalam bahasa (arab) penuh dengan contoh-contoh yang menguatkan aqidah Mu’tazilah dan penuh dengan ungkapan-ungkapan yang sesuai dengan aqidah Mu’tazilah.

Maka janganlah anda mengatakan: Ini adalah kitab di bidang (bahasa) tidak ada kaitan dengan aqidah, karena aqidah selalu melekat dalam diri seseorang. Tidak ada satu pun penulis kitab kecuali dia ingin untuk menguatkan aqidahnya. Maka harus kita memahami akan hal ini.

Diterjemahakan dari telegram Fawaaid Syaikh Dr. Sulaiman Ar-Ruhaili tanggal 15 April 2018.
♻ Raih amal shalih dengan menyebarkan kiriman ini, semoga bermanfaat. Jazakumullahu khoiron
broadcast whatsapp 1hari 1ilmu laptop core i7
Disclaimer: jika ada kesalahan dari sisi penulisan, link rusak, sumber referensi dll harap konfirmasi via whatsapp ke 0895629036221 untuk diperbaiki

-->