IBX5A47BA52847EF Nabi tidak pernah shalat tarawih kecuali hanya 3 malam saja ?

Nabi tidak pernah shalat tarawih kecuali hanya 3 malam saja ?

Kenapa paham ngawur ini menjadi laku ya ?. Katanya Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam tidak pernah shalat tarawih kecuali hanya 3 malam saja. Hadits riwayat 'Aaisyah 11 raka'at katanya, bukan dalil shalat tarawih, akan tetapi shalat tahajjud. "Salahnya adalah salah banget", igaunya.

1. Al-Imaam Al-Bukhaariy rahimahullah memasukkan hadits 'Aaisyah itu dalah Shahiih Al-Bukhaariy pada kitab Shalaatut-Taraawiih. Haditsnya no. 2013 yang terletak setelah hadits 'Aaisyah yang menjelaskan tentang perbuatan Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam shalat tarawih berjama'ah dengan para shahabat selama 3 malam.

shalat tarawih

Ini menunjukkan fiqh imam Al-Bukhaariy bahwa 11 raka'at merupakan bagian dari syari'at shalat tarawih di bulan Ramadlaan. Al-Bukhaariy rahimahullah tidak sendirian.

2. Meski Al-Imaam Maalik bin Anas rahimahullah berpendapat shalat taraawih boleh lebih dari 11 raka'at, namun beliau memasukkan atsar ini:

عَنْ السَّائِبِ بْنِ يَزِيدَ أَنَّهُ قَالَ أَمَرَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ أُبَيَّ بْنَ كَعْبٍ وَتَمِيمًا الدَّارِيَّ أَنْ يَقُومَا لِلنَّاسِ بِإِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً قَالَ وَقَدْ كَانَ الْقَارِئُ يَقْرَأُ بِالْمِئِينَ حَتَّى كُنَّا نَعْتَمِدُ عَلَى الْعِصِيِّ مِنْ طُولِ الْقِيَامِ وَمَا كُنَّا نَنْصَرِفُ إِلَّا فِي فُرُوعِ الْفَجْرِ
Dari As-Saaib bin Yaziid, bahwasannya ia berkata : ‘Umar bin Al-Khaththahab pernah memerintahkan Ubay bin Ka'b dan Tamiim Ad-Daariy mengimami orang-orang (shalat taraawih) dengan sebelas rakaat". As-Saaib berkata : "Imam membaca dua ratusan ayat, hingga kami bersandar di atas tongkat karena sangat lamanya berdiri. Dan kami tidak keluar melainkan di ambang fajar"

dalam kitab Al-Muwaththaa' dalam Bab : Maa Jaa-a fii Qiyaamir-Ramadlaan. Tepatnya ada di juz 1 halaman 478 nomor hadits 271 (tahqiq dan takhrij : Saliim bin 'Ied Al-Hilaaliy). Kalau nanti ada yang bilang : "Loh, itu kan qiyaamur-ramadlaan, bukan shalat tarawih ?".

Heloo,... bukankah hadits :

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
"Barangsiapa yang berdiri (menunaikan shalat) di bulan Ramadlan dengan keimanan dan mengharap (pahala), maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni" [Diriwayatkan oleh Al-Bukhaariy dan Muslim]

sebagai dalil keutamaan melaksanakan shalat tarawih ?. Qiyaamur-Ramadlaan itu ya shalat tarawih.

Dalam Shahiih Muslim disebutkan bab:

بَاب التَّرْغِيبِ فِي قِيَامِ رَمَضَانَ وَهُوَ التَّرَاوِيحُ
"Bab Targhiib dalam Qiyaamir-Ramadlaan, yaitu Taraawiih"

Kesimpulannya apa ?. Sebelas raka'at merupakan syari'at dalam pelaksanaan shalat tarawih di bulan Ramadlaan.

3. Hadits 'Aaisyah tersebut banyak dibawakan dalam kitab-kitab fiqh dalam bab shalat tarawih atau qiyaamur-ramadlaam sebagai bagian dari raka'at shalat tarawih.

4. Tiga malam itu terkait shalat tarawih berjama'ah bersama para shahabat radliyallaahu 'anhum. Bukan berarti setelah itu beliau shallallaahu 'alaihi wa sallam libur shalat tarawih.

copas from status fb Ustadz EdyAsyek M.Pd.I
♻ Raih amal shalih dengan menyebarkan kiriman ini, semoga bermanfaat. Jazakumullahu khoiron
broadcast whatsapp 1hari 1ilmu
Disclaimer: jika ada kesalahan dari sisi penulisan, ukuran font, link rusak, sumber referensi dll harap konfirmasi via whatsapp ke 0895629036221 untuk diperbaiki