IBX5A47BA52847EF Bolehkah potong Kuku Dan cukur Rambut Bagi Yang Berqurban

Bolehkah potong Kuku Dan cukur Rambut Bagi Yang Berqurban

sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, seorang yang telah berniat untuk berkurban tidak boleh memotong kuku dan semua rambut yang tumbuh di tubuh, sampai hewan kurbannya dia sembelih.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا دَخَلَتِ الْعَشْرُ، وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّيَ، فَلَا يَمَسَّ مِنْ شَعْرِهِ وَبَشَرِهِ شَيْئًا
"Apabila telah masuk sepuluh hari pertama (dari bulan Dzulhijjah) dan salah seorang di antara kalian hendak berkurban, maka janganlah ia memotong rambut dan kulitnya sedikit pun.” (HR. Muslim no. 1977 dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anhu)


Berqurban

Dalam riwayat yang lain, “Janganlah sekali-kali ia memotong rambutnya atau memotong kukunya.”

An-Nawawi rahimahullah menjelaskan, “Yang dimaksud larangan memotong kuku dan rambut adalah menghilangkan kuku baik dengan cara memotong, mematahkan, atau cara lainnya. Sedangkan larangan memotong rambut adalah dengan mencukur, memendekkan, mencabut, membakar, menggunakan obat perontok, atau cara lainnya. Larangan tersebut berlaku bagi bulu ketiak, kumis, bulu kemaluan, dan seluruh rambut yang tumbuh di tubuh.” (Al-Minhaj 6/472)

dalam keterangan riwayat lain, terdapat tambahan bahwa tidak boleh mengambil kulitnya juga.

Larangan ini hanya berlaku bagi yang hendak menyembelih.

Adapun anggota keluarga yang di bawah tanggungan sembelihan qurban kepala keluarga (mudhahhah 'anhu), maka TIDAK TERKENAI LARANGAN INI.

Orang yang menyembelih karena mewakili (menyembelihkan) orang lain, atau menjalankan wasiat, juga TIDAK TERKENAI LARANGAN INI."

Majmu'ah Manhajul Anbiya

join https://t.me/MuliaDenganSunnah
♻ Raih amal shalih dengan menyebarkan kiriman ini, semoga bermanfaat. Jazakumullahu khoiron
broadcast whatsapp 1hari 1ilmu
Disclaimer: jika ada kesalahan dari sisi penulisan, ukuran font, link rusak, sumber referensi dll harap konfirmasi via whatsapp ke 0895629036221 untuk diperbaiki

-->