IBX5A47BA52847EF Jujur Versus Dusta

Jujur Versus Dusta

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِي إِلَى الْجَنَّةِ وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَصْدُقُ حَتَّى يَكُونَ صِدِّيقًا وَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَكْذِبُ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا
Dari Abdullah RA bahwa Nabi Shallallahu alahi wa salam bersabda: "Sesungguhnya kejujuran akan membimbing pada kebaikan, dan kebaikan itu akan membimbing ke surga. Sesungguhnya jika seseorang yang senantiasa berlaku jujur dia akan menjadi orang yang jujur. Dan sesungguhnya dusta itu akan membimbing kepada kejahatan, dan sesungguhnya kejahatan itu akan memandu ke neraka. Dan sesungguhnya jika seseorang yang selalu dusta maka dia akan menjadi sebagai seorang pebdusta." (HR Bukhari No: 5629)

Jujur Versus Dusta

Kandungan hadits

1. Berlaku jujur dan benar adalah dua sifat kenabian yang akan memandu kita untuk melakukan amal penghuni surga.

2. Orang yang berlaku jujur dan benar akan memandu kehidupannya untuk melakukan kebaikan, melaksanakan perintah dan menjauhi larangan.

3. Orang yang istiqamah dan biasa melakukan sesuatu dengan benar dan jujur, dia akan menjadi seorang yang benar dan jujur.

4. Orang yang berdusta, akan memandu kehidupannya untuk melakukan keburukan dan maksiat dengan meninggalkan perintah dan melakukan larangan.

5. Sifat dusta akan membimbing seseorang untuk melakukan maksiat dan pelanggaran yang akan memandunya ke neraka.

6. Orang yang biasa berbohong, dia akan konsisten dalam kemaksiatan hingga tercatat disisi Allah Subhanahu wata'ala sebagai seorang pebdusta.
♻ Raih amal shalih dengan menyebarkan kiriman ini, semoga bermanfaat. Jazakumullahu khoiron
broadcast whatsapp 1hari 1ilmu
Disclaimer: jika ada kesalahan dari sisi penulisan, ukuran font, link rusak, sumber referensi dll harap konfirmasi via whatsapp ke 0895629036221 untuk diperbaiki