IBX5A47BA52847EF MISI DAKWAH PARA NABI DAN RASUL

MISI DAKWAH PARA NABI DAN RASUL

Allah Ta’ala berfirman:

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولاً أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ
“Dan sesungguhnya, Kami telah mengutus rasul pada setiap umat (untuk menyerukan), ‘Beribadahlah kepada Allah (semata) dan jauhilah thaghut.’.” [An-Nahl: 36]

Allah Subhânahu wa Ta’ala telah mengabarkan bahwa Dia telah mengutus seorang rasul pada setiap umat dan kurun manusia, yang mengajak kepada manusia untuk beribadah kepada Allah semata dan meninggalkan peribadahan kepada selain-Nya. Allah terus mengutus para rasul-Nya kepada manusia sejak terjadinya kesyirikan pada bani Adam pada zaman Nabi Nuh hingga Allah menutup para nabi dengan Muhammad shallallâhu ‘alaihi wa sallam.

MISI DAKWAH PARA NABI DAN RASUL

Faedah Ayat

1. Sesungguhnya hikmah pengutusan para rasul adalah untuk berdakwah menyeru kepada tauhid dan melarang dari kesyirikan.

2. Sesungguhnya agama para nabi adalah satu, yaitu memurnikan peribadahan kepada Allah dan meninggalkan kesyirikan, meskipun syariat mereka berbeda-beda.

3. Bahwa risalah (tauhid) ini berlaku untuk setiap umat dan hujjah telah tegak bagi seluruh umat manusia.

4. Ayat di atas menerangkan keagungan perkara tauhid dan bahwa tauhid wajib atas seluruh umat.

5. Di dalam ayat ini, terdapat kandungan kalimat Lâ Ilâha Illallâh berupa penafian (peniadaan) dan itsbat (penetapan). Hal ini menunjukkan bahwa tauhid tidak dapat ditegakkan, kecuali dengan keduanya (nafi dan itsbat). Adapun nafi saja, itu bukanlah penauhidan. Demikian pula, itsbat saja bukanlah penauhidan.

[Diringkas dari Kitab Penjelasan Ringkas Kitab Tauhid karya Syaikh Shalih Al-Fauzan]
Dzulqarnain M. Sunusi
♻ Raih amal shalih dengan menyebarkan kiriman ini, semoga bermanfaat. Jazakumullahu khoiron
broadcast whatsapp 1hari 1ilmu
Disclaimer: jika ada kesalahan dari sisi penulisan, ukuran font, link rusak, sumber referensi dll harap konfirmasi via whatsapp ke 0895629036221 untuk diperbaiki