Durhaka Kepada Ibu-Bapa, Dosa Besar

Durhaka Kepada Ibu-Bapa, Dosa Besar

Sekarang ini kondisi masyarakat sepertinya semakin mengkhawatirkan, baik dari segi individunya maupun keadaan sosialnya. Seringkali kita mendengar berita seorang anak yang durhaka kepada orang tuanya, serta seorang murid yang durhaka pada gurunya. Mereka harus mendapatkan penanganan khusus supaya penyakit ini tidak menyebar.

Dalam memposisikan ayah dan ibu, sebenarnya kita harus bersikap bagaimana? Apakah cukup berbakti kepada salah satunya atau apakah ada yang lebih diutamakan diantara ayah dan ibu kita?

Rasulullah memberikan petunjuk bagi kita untuk dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti itu. Sabda beliau yang diriwayatkan oleh imam Bukhori dan Muslim:

Dari Abu Hurairah radhiyallaahu’anhu, beliau berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shallahu’alaihi wasallam berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shallallaahu’alaihi wasallam menjawab, ‘ibumu’ dan orang tersebut kembali bertanya, ‘kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallahu’alaihi wasallam menjawab, ‘ibumu’ dan orang tersebut kembali bertanya, ‘kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘ibumu’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu’alaihi wasallam menjawab, ‘kemudian ayahmu." (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548).

Durhaka kepada orang tua adalah dosa besar. Ini secara tegas dinyatakan oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam:

أكبرُ الكبائرِ : الإشراكُ بالله ، وقتلُ النفسِ ، وعقوقُ الوالدَيْنِ ، وقولُ الزورِ . أو قال : وشهادةُ الزورِ
"Dosa-dosa besar yang paling besar adalah: syirik kepada Allah, membunuh, durhaka kepada orang tua, dan perkataan dusta atau sumpah palsu” (HR. Bukhari-Muslim dari sahabat Anas bin Malik).

Dalam hadits Nafi’ bin Al Harits Ats Tsaqafi, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

ألا أنبِّئُكم بأكبرِ الكبائرِ . ثلاثًا ، قالوا : بلَى يا رسولَ اللهِ ، قال : الإشراكُ باللهِ ، وعقوقُ الوالدينِ
"Maukah aku kabarkan kepada kalian mengenai dosa-dosa besar yang paling besar? Beliau bertanya ini 3x. Para sahabat mengatakan: tentu wahai Rasulullah. Nabi bersabda: syirik kepada Allah dan durhaka kepada orang tua” (HR. Bukhari – Muslim).

Ternyata Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam berkali-kali memperingatkan para sahabat mengenai besarnya dosa durhaka kepada orang tua. Subhaanallah!.

[ Mulia Mulyadi ]

Tidak ada komentar: