Klarifikasi Bidan pengupload video viral anak gangguan saraf karna main game

Klarifikasi Bidan pengupload video
Assalamu'alaikum wr.wb..
Setelah viralnya video adek kami yg tersebar luas,dgn statement yg tidak benar,pihak keluarga sepakat untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan.karena pihak keluarga lebih memilih mengutamakan kesehatan dan kesembuhan adek kami.

Berikut adalah pengakuan bidan desa yg berada di puskesmas dukun, yang mewawancara, merekam/mem-video, serta menyebarkan video tsb. Pihak keluarga hanyalah menuntut agar pelaku penyebar video adek kami, untuk mengklarifikasi bahwa statement nya tidak benar, dan mengakui kesalahannya, kelancangannya dlm menyebarkan video adek sy tanpa izin dari keluarga. Tuntutan kami buat (pihak keluarga) untuk dibacakan pelaku didepan Umum.

Teman2 semua bisa mendengar,dan melihat pengakuan ybs dalam video dibawah ini.Pelaku juga sudah membuat surat pernyataan dan permohonan maafnya kepada keluarga, dan keluarga kami pun sudah memaafkan.

Sudah saya pastikan,bidan desa ibu ida riyani tidak keberatan video klarifikasinya saya share di media sosial(sudah ada persetujuan).

Kejadian seperti ini bisa menjadi pelajaran untuk kita semua,agar lebih hati-hati dalam ber sosial media. Terlebih menge share video yg belum tentu kebenarannya, akan merugikan orang lain dan fatal akibatnya.

Demikian penyelesaian masalah dari video yg viral selama ini,dibawah ini adalah foto dari pihak keluarga, pihak kelurahan, bapak kadus, dan pihak pelaku.

Silahkan teman2 untuk me-repost postingan saya,guna untuk meluruskan masalah video yang terlanjur menyebar dimana-mana. agar masyarakat tau,hal yang sebenarnya dan penyelesaiannya.
Trimakasih atas perhatiannya,

Wassalamu'alaikum wr.wb


______________________________
support channel youtube DAKWAHPOST dengan klik subcribe dibawah ini, syukon sobat
______________________________
Info Penting:
yuk share artikel dakwahpost.com, jika ada kesalahan atau saran membangun, koment aja di kotak komentar yang tersedia di bawah teman-teman. syukron atas perhatiannya

No comments: