Belajar Agama Semampunya atau Semaunya, anda yang mana ?

Belajar Agama Semampunya

Belajar agama adalah kewajiban, tanpa batas waktu, usia dan tempat. Dimana pun, siapapun dan berapapun umur kita, harus wajib belajar agama. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pernah bersabda:

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ
”Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim.” (HR. Ibnu Majah: 224)

Yang jadi masalah sekarang ini, banyak orang yang tahu hukum belajar agama namun sembrono dalam praktiknya. Belajar agama kalau ada waktu luang saja, ketika tidak ada tugas kantor, kalau badan tidak capek. Jika sedang sibuk, pekerjaan banyak, badan letih maka belajar agama nanti saja, duduk di majelis taklim lain waktu, kan bisa ditunda.

Tapi, kenyataannya tugas kantor tak kunjung selesai, waktu tak kunjung luang, ada saja acara silih berganti, badan letih terus, sehingga belajar ilmu agama pun tak kunjung terlaksana. Datang sekali, besok udah nggak lagi. Alasannya ustadznya kaku, ngga' lucu, pembahasannya berat bikin ngantuk. Maka pertanyaannya, kita itu belajar semampunya atau semaunya?

muhasabah diri sendiri

Semoga bermanfaat.

Ditulis oleh: Zahir al-Minangkabawi
artikel maribaraja.com
______________________________
support channel youtube Mufid Jiddan dengan klik subcribe dibawah ini, syukon sobat
______________________________
Info Penting:
yuk share artikel dakwahpost.com, jika ada kesalahan atau saran membangun, koment aja di kotak komentar yang tersedia di bawah teman-teman. syukron atas perhatiannya

No comments: