Istiqomah Di atas Petunjuk Salaf agar tidak mudah tergiring opini

Istiqomah Di atas Petunjuk Salaf

ISTIQOMAH MENGIKUTI SUNNAH, BERSABAR DI ATAS PETUNJUK SALAF, JANGAN MUDAH TERGIRING OPINI & TERBUAI OMONGAN

Al-Imam Al-Awza’i (157 H) berkata:

عليك بالأثر وإن رفضك الناس وإياك وأراء الرجال وإن زخرفوه بالقول فإن الأمر ينجلي وأنت فيه على طريق مستقيم
“Wajib atas engkau berpegang dengan atsar (hadits dan riwayat para shohabat) meski orang-orang menolakmu. Hati-hatilah engkau dari logika dalam beragama meski mereka menghiasinya dengan berbagai omongan. Karena perkara agama ini telah sangat jelas dengan atsar dan jika engkau beragama di atas dasar atsar itu maka engkau telah berjalan di atas jalan yang lurus.” (Al-Adab Asy-Syar’iyyah 2/70 - Al-Imam Ibnu Muflih)

Al-Awza'i berguru kepada para Ulama dari kalangan tabiin antara lain Atho bin Abi Robah, Qotadah, Nafi' maula Ibnu Umar, Abdah bin Abi Lubabah, Muhammad bin Sirin, Yahya bin Sa'id Al-Anshori, Yahya bin Abi Katsir, Hassan bin Athiyyah dan yang lainnya.

Murid-murid beliau antara lain Imam Malik, Sufyan Ats-Tsawri, Ibnul Mubarok, Baqiyyah, Yahya bin Sa'id Al-Qotthon, Abu Ishaq Al-Fazari, Bisyr bin Bakr, Ibnuz Zinad dan yang lainnya. (Tahdzibut Tahdzib 6/216)

Abdurrohman bin Mahdi berkata, "Imam dalam hadits ada empat yaitu Al-Awza'i, Malik, Sufyan Ats-Tsawri, Hammad bin Zaid." (Tahdzibul Kamal 17/313)

Manhajulhaq

Telegram : bit.ly/2x7XEFR

Tidak ada komentar: