-->

Siswa SD kelas 1 sumbang "celengan" bantu penanganan COVID-19 di kendari

siswa kelas 1 sd kendari bantu covid-19

Kendari (ANTARA) - Seorang siswa kelas 1 Sekolah Dasar (SD) di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara menyumbangkan uang di celengannya untuk membantu para tenaga medis yang sedang bejuang menangani pasien COVID-19 di kota itu.

Siswa yang bernama lengkap Bagus Ananda Pratama berusia tujuh tahun itu didampingi ibunya menyumbangkan uang celengannya di Posko Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Kendari, dan diterima langsung oleh wali kota.

Tama sapaan akrab anak itu membawa uang tabungannya yang ditempatkan di dalam dua buah kaleng, di Posko Gugus Tugas dan disambut hangat oleh Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir.

"Untuk bantu dokter dan perawat (yang menangani pasien COVID-19). Jumlahnya saya tidak tahu, saya rela dan ikhlas," kata Tama saat menyerahkan celengannya kepada kepada Wali Kota.

Tama mengaku, rencananya uang yang telah di tabungannya itu ia kumpulkan untuk membeli sebuah alat komunikasi yakni telepon seluler.

"Tabungan itu awalnya (rencananya) untuk beli hape (handphone), tapi biar ini untuk (penanganan) corona," tutur anak tersebut.

Sementara itu, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengaku bangga dengan ketulusan serta keikhlasan anak tersebut yang mau menyumbangkan tabungannya untuk membantu penanganan COVID-19.

"Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Ananda (Tama). Ini menjadi spirit bagi kami untuk terus bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat," tutur Sulkarnain.

"Ini memberikan energi bagi kami untuk terus bekerja meskipun di tengah berbagai keterbatasan. Sekali lagi terima kasih kepada Ananda atas sumbangannya," tambahnya.

Baca Juga
    ______________________________
    support channel youtube Mufid Jiddan dengan klik subcribe dibawah ini, syukon sobat
    ______________________________
    Info Penting:
    yuk share artikel dakwahpost.com, jika ada kesalahan atau saran membangun, japri via whatsapp ke 0895629036221. syukron atas perhatiannya

    Tidak ada komentar: