-->

Indonesia termasuk 20 negara dilarang masuk Arab Saudi, 11 diantaranya telah di cabut

Anggota Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid menyesalkan tidak masuknya Indonesia kedalam negara yang diizinkan otoritas Arab Saudi untuk mengirimkan jemaah hajinya. Wachid memandang, hal tersebut terjadi lantaran usaha yang dilakukan Pemerintah kurang maksimal.

“Indonesia termasuk negara gagal loby Haji dengan negara Arab Saudi,” sesal Politikus Gerindra itu kepada wartawan, Minggu (30/05/2021).

Padahal, lanjut dia, Indonesia adalah negara yang paling besar umat Muslimnya di planet Bumi ini.

“Dan negara yang paling besar mendapatkan kuota haji setiap tahunnya, dan daftar tunggu paling banyak, bahkan antrian daftar tunggunya ada disejumlah provinsi yang paling lama sampai 45 tahun,” lirih Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah itu.

Wachid menilai, gara-gara pandemi Covid-19 melanda dunia mungkin jadi alasan negara Arab Saudi melaksanakan aturan batasan haji dengan alasan pembatasan penyebaran wabah Covid-19.

“Tahun 2020 Indonesia tidak mendapatkan kuota haji. Padahal masyarakat berharap tahun 2021 ini bisa berangkat, ternyata Indonesia termasuk negara yang belum mendapatkan ijin masuk. Mungkin dengan permasalahan Covid-19 sampai sekarang masih cukup tinggi,” pungkasnya.

Diketahui, otoritas Arab Saudi mengeluarkan kebijakan yakni mencabut larangan masuk terhadap sejumlah negara.

Arab Saudi mencabut larangan masuk bagi 11 dari 20 warga negara yang sebelumnya di larang untuk mengunjungi Kerajaan Arab Saudi.

11 negara tersebut adalah :
1. Amerika Serikat.
2. Inggris
3. Irlandia
4. Italia
5. Jepang
6. Jerman
7. Perancis
8. Portugal
9. Swedia
10. Swiss
11. Uni Emirate Arab

9 negara yang masih belum diizinkan untuk berkunjung ke Saudi Arabia :
1. Afrika Selatan
2. Argentina
3. Brazilia
4. India
5. Indonesia
6. Lebanon
7. Mesir
8. Pakistan
9. Turki

Sumber: teropongsenayan.com
Baca Juga
    Info Penting:
    yuk share artikel dakwahpost.com, jika ada kesalahan atau saran membangun, japri via whatsapp ke 0895629036221. syukron atas perhatiannya

    Tidak ada komentar: