KATANYA CINTA RASUL ?


Katanya dia mencintai Rasul akan tetapi dia tidak mengetahui apa yang diajarkan Rasul.

Kata-kata dusta dengan mudah mengalir dari lisan banyak manusia, termasuk di dalam pernyataan mereka bahwa mereka mencintai Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam.

Hampir semua menyatakan cinta Rasul, Namun mayoritas dari pernyataan itu adalah dusta belaka.

Murni pernyataan tanpa kenyataan, Murni ungkapan lisan tanpa bukti dari perbuatan.

Taukah anda bahwa anda dianggap berdusta di dalam syariat dan di dalam kehidupan bermasyarakat ketika anda menyatakan sesuatu yang tidak anda lakukan.

Dan itu lah yang terjadi pada penyataan-penyataan dusta manusia di dalam cinta mereka kepada Rasul.

Katanya cinta Rasul.
Namun apa yang diajarkan Rasul mereka tidak menyukainya.
Dan apa yang dilarang Rasul itulah yang selalu mereka lakukan.
Mereka jadikan kebiasaan, dan mereka jadikan trend kehidupan.

Katanya cinta Rasul.
Namun cara shalat Rasulpun dia tidak pernah tau dan tidak pernah ingin tau.
Tidak mau belajar dan mengatakan dengan penuh percaya diri bahwa tidak tau lebih baik daripada tau.

Katanya cinta Rasul.
Namun tidak pernah terbesit di hatinya bahwa ia harus taat kepada Rasul itu.
Bahkan menyatakan bahwa taat kepada Rasul itu tidak akan memberikan manfaat apapun dalam kehidupan dan hanya akan memberat-beratkan hidup.

Katanya cinta Rasul.
Namun larangan-larangan Rasul bahkan menjadi santapan harian.
mulai subuh..
pagi...
jelang siang...
tengah hari...
jelang sore...
mendekati matahari terbenam...
Sampai malam yang semakin larut mereka hiasi dengan ragam kekufuran dan aneka pertunjukan maksiat pemuas nafsu syahwat.

Katanya cinta Rasul..
Namun tak pernah ikut berjuang dalam menegakkan agama dan Risalah islam yang telah dibawa oleh Rasul.
Bahkan lebih anehnya mereka mencibirkan orang-orang yang bertungkus lumus menegakkan agama itu.
Sindiran-sindiran silih berganti dari lisannya terhadap mereka.
Tidak jarang mereka menghadang dakwah yang mengajak kepada mengamalkan risalah Rasulillah dalam kehidupan.

Saudaraku....
Mana bukti cintamu....

Kalau sekedar pernyataan semata maka saudara-saudara babi dan monyet pun menyatakan bahwa merekalah manusia-manusia pilihan kekasih Allah Subhanahuwata'ala.

Buang dusta dari hidup agar engkau selamat dunia akhirat.

Jangan pernah berharap ungkapan lisan semata akan mampu menyelamatkan dirimu dari dahsyatnya azab neraka.

Sadarlah sebelum terlambat.
Sadarlah sebelum kata-kata cintamu hanya akan membuat dirimu sengsara.
Karena ia hanya kata-kata tanpa bukti dan realita nyata.

Dari yang mencintaimu karena Allah Subhanahuwata'ala.
Dari yang ingin engkau selamat di akhirat.

بَارَكَ اللهُ فِيْكُم...!

Tidak ada komentar: