Respon Cepat, seruan nasional se arab saudi bantu korban gempa di turki dan suriah


Seruan nasional untuk membantu korban gempa di Suriah dan Turki direspon cepat oleh para dermawan di Arab Saudi, baik itu mengatasnamakan pribadi ataupun perusahaan.

Harian Sabq mencatat telah terkumpul dana lebih dari 12 juta riyal hanya beberapa jam setelah program untuk bantuan gempa di Suriah dan Turki dilaunching. Jumlah ini terus bertambah dalam beberapa jam mendatang, melihat tingginya atusias menyumbang warga Saudi.

Kampanye Nasional untuk membantu mereka yang terkena dampak gempa bumi di Suriah dan Turki dirilis secara resmi oleh Abdullah bin Abdulaziz Al-Rabi’ah, Penasehat di Diwan Maliky dan Pusat Bantuan dan Aksi Kemanusiaan Raja Salman (KSRelief) pada hari Rabu (8/2).

“Melaksanakan instruksi dan arahan Khadimul Haramain, Raja Salman bin Abdulaziz dan Putra Mahkota Muhammad bin Salman, hari ini kita luncurkan kampanye nasional untuk membantu orang-orang yang terkena dampak gempa dahsyat yang menyebabkan banyak korban jiwa dan harta di Suriah dan Turki,” tekan Al-Rabi’ah saat jumpa pers.

Al-Rabi’ah juga memastikan bahwa bantuan akan disalurkan dalam bentuk makanan, pembangunan tempat tinggal dan bantuan medis sebagai upaya penyelamatan dan pertolongan bagi yang menderita.

Hingga saat ini KSRelief menerima donasi yang datang dari berbagai pihak melalui platform Sahem: http://sahem.ksrelief.org/SYTR atau dengan mentransfer ke rekening bank di Al Rajhi Bank: SA7780000500608018777776.

Masyarakat Saudi, seperti biasanya, berlomba memberikan bantuan semampunya. Ini tampak dari puluhan cuitan KSRelif yang terus menerus di akun twitternya mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada setiap donatur.

Terutama lagi didukung oleh ulamanya, di antaranya Syaikh Syaikh Saad bin Nashir Al-Syatsri yang turut lagsung memberikan sambutan saat jumpa pers, memotivasi warga Saudi untuk bersedekah.

Warga Saudi berlomba menyumbang mulai dari masing-masing individu, kalangan pengusaha, masyayikh, atau atas nama muasassah atau syarikah, hingga seseorang yang tidak ingin disebutkan namanya sejumlah 10 juta reyal:

Tidak ada komentar: