WAS-WAS RIYA' DALAM BERAMAL KEBAIKAN


Ketika seseorang berkeinginan untuk beramal kebaikan, syaithon datang memberikan was-was kepadanya dengan mengatakan, “Engkau melakukan itu karena riya dan sum’ah..” Karena omongan ini, akhirnya ia urung melakukan amalan kebaikan. Bagaimanakah cara menjauhi was-was semacam ini..?

Syaikh al-Utsaimin rohimahullah menjawab,

“Caranya adalah memohon perlindungan kepada Allah subhanahu wa ta’ala dari syaithon yang terkutuk dan terus melanjutkan beramal kebaikan, tanpa menoleh kepada was-was yang menghalangi/mencegahnya dari berbuat kebaikan tersebut..

Jika ia berpaling dan tidak memperdulikan omongan (syaithon) itu, serta berlindung kepada Allah subhanahu wa ta’ala  dari syaithon yang terkutuk, niscaya akan hilang darinya was-was tersebut dengan izin Allah subhanahu wa ta’ala..”

[ Fatawa Syaikh al-Utsaimin rohimahullah – 2/209 no. 277 ]

Terkait masalah yang sama, Fudhail bin ‘Iyadh rohimahullah berkata,

“Meninggalkan amal karena manusia termasuk riya’.. dan beramal karena manusia termasuk syirik..”

[ Majmu’ al-Fatawa – 23:174 ]

NOTE: Jika hendak mengerjakan suatu amal kebaikan, namun khawatir riya’, maka hendaknya istighfar, ta’awudz (berlindung kepada Allah), perbaharui niat, dan tetaplah lanjutkan amal kebaikan tersebut.. Allahu a’lam

https://bbg-alilmu.com/archives/61564

Tidak ada komentar: