BESARNYA PAHALA MENUNTUT ILMU SYAR'I


◽️ Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ لَا يُرِيدُ إِلَّا أَنْ يَتَعَلَّمَ خَيْرًا أَوْ يَعْلَمَهُ، كَانَ لَهُ كَأَجْرِ حَاجٍّ تَامًّا حِجَّتُهُ
"Barangsiapa berangkat ke masjid, tidak ada yang ia inginkan kecuali untuk mempelajari satu kebaikan atau mengetahui ilmunya, maka ia akan mendapatkan pahala haji yang sempurna." [HR. Ath-Thobarani dalam Al-Kabir dan Al-Hakim dari Abu Umamah radhiyallahu'anhu, Shahihut Targhib: 86]

◽️ Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam juga bersabda,

مَنْ دَخَلَ مَسْجِدَنَا هَذَا لِيَتَعَلَّمَ خَيْرًا، أَوْ لِيُعَلِّمَهُ، كَانَ كَالْمُجَاهِدِ فِي سَبِيلِ اللهِ
"Barangsiapa masuk ke masjid kami untuk mempelajari satu kebaikan atau mengajarkannya maka ia seperti orang yang berjihad di jalan Allah." [HR. Ibnu Hibban dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu, Shahihut Targhib: 87]

◽️ Sahabat yang Mulia Abu Hurairah radhiyallahu'anhu berkata,

لأَنْ أَجْلِسَ سَاعَةً فَأَفْقَهُ فِي دِينِي أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أُحْيِيَ لَيْلَةً إِلَى الصَّبَاحِ
"Aku duduk sesaat untuk memahami agamaku lebih aku cintai daripada beribadah sepanjang malam." 
[Jaami' Bayaanil 'Ilmi: 85]

◽️ Sahabat yang Mulia Abud Darda radhiyallahu'anhu berkata,

مَنْ رَأَى الْغُدُوَّ وَالرَّوَاحَ إِلَى الْعِلْمِ لَيْسَ بِجِهَادٍ فَقَدْ نَقَصَ عَقْلُهُ وَرَأْيُهُ
"Barangsiapa berpendapat bahwa pergi menuntut ilmu pagi dan sore bukanlah jihad maka berkurang akal dan pikirannya." [Jaami' Bayaanil 'Ilmi: 124]

◽️ Al-Imam An-Nawawi Asy-Syafi'i rahimahullah berkata,

والحاصل أنهم متفقون على أن الاشتغال بالعلم أفضل من الاشتغالات بنوافل الصوم، والصلاة، والتسبيح، ونحو ذلك من نوافل عبادات البدن، ومن دلائله سوى ما سبق أن نفع العلم يعم صاحبه والمسلمين، والنوافل المذكورة مختصة به
"Kesimpulannya adalah, para ulama sepakat bahwa sibuk dengan ilmu lebih baik dari pada sibuk dengan amalan-amalan sunnah seperti puasa, sholat, tasbih dan berbagai amalan badan yang sunnah lainnya. Diantara dalilnya selain yang telah disebutkan adalah, bahwa manfaat ilmu untuk diri sendiri dan kaum muslimin, adapun manfaat ibadah-ibadah sunnah tersebut hanya untuk diri sendiri." 
[Al-Majmu', 1/44].

Ustadz Sofyan Chalid Ruray, Lc hafizhahullah
Markaz Ta'awun Dakwah dan Bimbingan Islam  

Tidak ada komentar: