3 Imbas dari Akhlak yang buruk

DAMPAK AKHLAK BURUK

Al-Fudhail bin 'Iyadh mengatakan,

وَمَنْ ‌سَاءَ ‌خُلُقُهُ شَانَ دِيْنُهُ، وَحَسَبُهُ، وَمُرُوءتُهُ.
Siapa saja yang memiliki akhlak yang buruk, kualitas agamanya menjadi jelek, kedudukan sosialnya jatuh dan nama baiknya rusak

📚 Siyar A'lam an-Nubala' 8/427, Muassasah ar-Risalah.

Semestinya orang yang memiliki kualitas agama dan takwa yang baik itu memiliki akhlak yang mulia.

Akan tetapi sering kali dijumpai orang yang nampaknya bertakwa kepada Allah itu memiliki akhlak yang buruk.

Ada tiga imbas dari akhlak yang buruk.

✅ Pada hakikatnya kualitas agama dan takwanya itu jelek karena semestinya takwa yang berkualitas itu bermakna memiliki hati yang berkualitas. Jika hati berkualitas semestinya perilaku dan akhlak yang dimiliki itu berkelas. 

✅ Kedudukan sosial jatuh. Hasab adalah posisi terpandang karena kaya raya atau berasal dari keluarga besar yang terpandang. Kemuliaan sosial yang dimiliki karena faktor kekayaan atau keluarga besar itu jatuh jika buruknya akhlak. 

✅ Nama baik karena dinilai sebagai intelektual, berpendidikan tinggi, lulusan luar negeri dll itu jadi rusak setelah diketahui betapa buruk perilaku dan akhlaknya. 

Intinya, berbagai keunggulan itu sirna karena adab yang buruk dan akhlak tercela. 

Sebaliknya, berbagai kekurangan itu dimaafkan dari seorang yang memiliki adab yang luhur dan akhlak yang mulia.

Indikator akhlak mulia bagi seorang laki-laki adalah akhlak mulia kepada isteri.

Laki-laki yang berkepribadian sempurna itu berakhlak mulia dan memuliakan isterinya.

Semoga Allah mudahkan semua laki-laki yang membaca tulisan ini untuk menjadi suami yang memuliakan isterinya. Aamiin. 

✍️ Dr. Aris Munandar, S.S., M.P.I.
🏘 Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta
=================================

Tidak ada komentar: