IBX5A47BA52847EF Ciri Ustadz yang dapati kita ambil ilmunya

Ciri Ustadz yang dapati kita ambil ilmunya

Penting untuk dibaca dan direnungkan, terutama buat yang memiliki pemahaman ambil yang baik dan buang yang buruk dalam memilih Ustadz...

Seperti dinukil dari perkataan salah seorang Ustadz Ahlus Sunnah :

"memang ilmu antum sudah setinggi apa sehingga sudah tau banyak mana yang haq dan mana yang bathil, sekelas Imam Ahmad yang hafal 1 juta hadits saja beliau tutup telinga saat melewati majelis ilmu orang² mu'tazilah, nah kita yang awam gini kok berani membuka lebar² telinga kita"

Ciri Ustadz yang dapati kita ambil ilmunya

MEMILIH GURU AGAMA

Ustadz, bagaimana ciri-ciri guru/ustadz yang dapat kami ambil ilmunya?

Ciri-cirinya adalah :

1. Aqidahnya shahih
2. Manhajnya lurus
3. Akhlaknya bagus

Lalu bagaimana kami bisa tau ciri-ciri guru/ustadz yg aqidahnya shahih, manhajnya lurus, dan akhlaknya bagus tsb karena mungkin diantara kami ada yang awam atau baru pertama menuntut ilmu syar'i?

Ciri-ciri guru/ustadz yang aqidahnya shahih, manhajnya lurus, dan akhlaknya bagus diantaranya :

1. Lihat dengan siapa guru/ustadz tsb bergaul. Apakah dia populer di kalangan ahli ilmu yg setipe dan sekompenten dengannya atau tidak;

2. Lihat prinsip aqidahnya dalam pokok-pokok aqidah khususnya sikap dia terhadap takdir serta nama & sifat Allah. Apakah sesuai dg kesepakatan ulama ahlussunnah atau tidak. Jika tidak maka jangan diikuti;

3. Dalam kajiannya sering mengkaji tauhid, manhaj atau membedah kitab-kitab aqidah dan manhaj para ulama ahlussunnah sperti kitab tauhid, kitab ushulus tsalatsah, kitab ushulus sunnah, kitab aqidah washithiyyah, syarhus sunnah, kasyfu syubhat, dan semacamnya.

4. Penyampaiannya santun, tenang, tapi tegas. Tidak banyak basa-basi, melawak atau melakukan lelucon yg dibuat-buat;

5. Yang disampaikan dari awal sampai akhir penuh dengan dalil al-Qur'an dan Sunnah serta nukilan-nukilan penjelasan para ulama bukan penjelasan dia sendiri atau fatwa dia sendiri;

6. Dia jujur dan sinkron antara apa yang disampaikan dengan perbuatannya serta mampu membuktikan secara ilmiah permasalahan2 yang dia sampaikan;

7. Tidak mengajak jamaahnya untuk fanatik kepada dirinya, ideologinya maupun kelompoknya sendiri;

8. Lihat sikapnya terhadap pemerintah apakah suka mengkritik, mencela bahkan mengkafirkan pemerintah atau tidak. Jika iya, maka jangan dijadikan guru;

9. Lihat apakah guru/ustadz tsb senang atau aktif melibatkan diri terhadap ormas yg berbau politik atau tidak. Jika senang atau minimal mendukung gerakan2 massal atas nama ormas tertentu, maka jangan dijadikan guru;

Punya ijazah lulusan ilmu agama yang jelas dari institusi yang sesuai dengan bidang keahliannya;

Ringkasan diatas adalah dari soal-jawab sejenis yang pernah ditanyakan kepada 8 orang ustadz yaitu ust Abdul Hakim Abdat, ust Abdullah Taslim, ust Sofyan Baswedan, ust Sufyan Chalid Ruray, ust Muhtarom, ust Syafiq Basalamah, ust Nuzul Dzikri, dan ust Badrusalam dalam kajian mereka.

join https://t.me/LUMAJANG_MENGAJI
♻ Raih amal shalih dengan menyebarkan kiriman ini, semoga bermanfaat. Jazakumullahu khoiron
broadcast whatsapp 1hari 1ilmu
Disclaimer: jika ada kesalahan dari sisi penulisan, ukuran font, link rusak, sumber referensi dll harap konfirmasi via whatsapp ke 0895629036221 untuk diperbaiki