IBX5A47BA52847EF Konsekuensi Cinta Kepada Nabi Muhammad ﷺ | Ustadz Yazid

Konsekuensi Cinta Kepada Nabi Muhammad ﷺ | Ustadz Yazid

1.Wajib memegang risalah diutusnya Nabi Muhammad ﷺ.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata: Kebahagian ini disebabkan karena mengikuti petunjuk Rasululloh ﷺ. Sedangkan kesesatan dan celaka disebabkan karena menyelesihi petunjuk beliau.

Allah menamakan risalah Nabi Muhammad adalah sebagai ruh agama islam.

Allah subhannahu wa ta'ala berfirman:

وَكَذٰلِكَ اَوْحَيْنَاۤ اِلَيْكَ رُوْحًا مِّنْ اَمْرِنَا ۗ مَا كُنْتَ تَدْرِيْ مَا الْكِتٰبُ وَلَا الْاِيْمَانُ وَلٰـكِنْ جَعَلْنٰهُ نُوْرًا نَّهْدِيْ بِهٖ مَنْ نَّشَآءُ مِنْ عِبَادِنَا ۗ وَاِنَّكَ لَتَهْدِيْۤ اِلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ 
"Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) roh (Al-Qur'an) dengan perintah Kami. Sebelumnya engkau tidaklah mengetahui apakah Kitab (Al-Qur'an) dan apakah iman itu, tetapi Kami jadikan Al-Qur'an itu cahaya, dengan itu Kami memberi petunjuk siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sungguh, engkau benar-benar membimbing (manusia) kepada jalan yang lurus," (QS. Asy-Syura 42: Ayat 52)

Konsekuensi Cinta Kepada Nabi Muhammad

Risalah atau diutusnya Nabi Muhammad ﷺ adalah merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan dunia dan diakhirat.

Syariat Islam yang di bawakan oleh Nabi Muhammad ﷺ merupakan kebaikan bagi setiap manusia.
Allah mengutus Nabi Muhammad ﷺ merupakan kenikmatan dan merupakan rahmat dimuka bumi ini.

Dengan diutusnya Nabi Muhammad ﷺ adalah sebagai cahaya,nur dan ruh di muka bumi ini.

Dan kita wajib mengimani dengan di utusnya Nabi Muhammad ﷺ di muka bumi ini. Dari apa-apa yang dibawa risalahnya kepada seluruh umat.

Kenikmatan dengan diutusnya Nabi Muhammad ﷺ di muka bumi ini.

Allah subhannahu wa ta'ala berfirman:

لَقَدْ مَنَّ اللّٰهُ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ اِذْ بَعَثَ فِيْهِمْ رَسُوْلًا مِّنْ اَنْفُسِهِمْ يَتْلُوْا عَلَيْهِمْ اٰيٰتِهٖ وَيُزَكِّيْهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتٰبَ وَالْحِكْمَةَ ۚ وَاِنْ كَانُوْا مِنْ قَبْلُ لَفِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ
"Sungguh, Allah telah memberi karunia kepada orang-orang beriman ketika (Allah) mengutus seorang rasul (Muhammad) di tengah-tengah mereka dari kalangan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, menyucikan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Kitab (Al-Qur'an) dan Hikmah (Sunnah), meskipun sebelumnya, mereka benar-benar dalam kesesatan yang nyata." (QS. Ali 'Imran 3: Ayat 164)

Rasululloh ﷺ di utus kemuka bumi ini untuk membersihkan hati pada dada-dada manusia.

Allah subhannahu wa ta'ala berfirman:

لَـقَدْ جَآءَكُمْ رَسُوْلٌ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ عَزِيْزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيْصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِيْنَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ
"Sungguh, telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, (dia) sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, penyantun dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman." (QS. At-Taubah 9: Ayat 128)

2.Dua Prinsip Agama Islam.

Agama Islam yang mulia dibangun di atas dua prinsip,yaitu :

1. Tidak boleh kita beribadah melainkan kepada Allah saja dan tidak boleh dengan yang lain.
Allah subhannahu wa ta'ala berfirman:

وَاعْبُدُوا اللّٰهَ وَلَا تُشْرِكُوْا بِهٖ شَيْـئًـا ۗ وَّبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسَانًا وَّبِذِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَ الْمَسٰكِيْنِ وَالْجَـارِ ذِى الْقُرْبٰى وَالْجَـارِ الْجُـنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَـنْۢبِ وَابْنِ السَّبِيْلِ ۙ وَمَا مَلَـكَتْ اَيْمَانُكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُوْرَا 
"Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri," (QS. An-Nisa' 4: Ayat 36)

Allah subhannahu wa ta'ala berfirman:

قُلْ يٰۤـاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَآءٍۢ بَيْنَـنَا وَبَيْنَكُمْ اَ لَّا نَـعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْــئًا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
"Katakanlah (Muhammad), Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama yang lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling, maka katakanlah (kepada mereka), Saksikanlah, bahwa kami adalah orang muslim." (QS. Ali 'Imran 3: Ayat 64)

Allah subhannahu wa ta'ala berfirman:

اِنَّ اللّٰهَ رَبِّيْ وَرَبُّكُمْ فَاعْبُدُوْهُ ۗ هٰذَا صِرَاطٌ مُّسْتَقِيْمٌ
"Sesungguhnya Allah itu Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 51)

Bahwa para Nabi dari dahulu berdakwah dengan dakwah TAUHID.

Ilmu yang kita pelajari adalah mengikuti Dalil dan Sunnah.

2.Tidak boleh beribadah melainkan dengan apa yang allah syariatkan dalam kitabnya atau yang telah disyariatkan dalam Sunnah Nabi Muhammad ﷺ yang terpelihara, tidak dengan Bid'ah dan tidak hawa nafsu.

Apa yang datang pada Rasul maka ambillah,jika bukan datangnya dari Rasul maka tinggalkan.

3. Ayat-Ayat Tentang Wajibnya Ittiba Kepada Rasululloh ﷺ.

Ayat-ayat tentang berittba sangatlah banyak.

Allah subhannahu wa ta'ala berfirman:

قُلْ اِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّوْنَ اللّٰهَ فَاتَّبِعُوْنِيْ يُحْبِبْكُمُ اللّٰهُ وَيَغْفِرْ لَـكُمْ ذُنُوْبَكُمْ ۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
"Katakanlah (Muhammad), Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. Ali 'Imran 3: Ayat 31)

Wajibnya berittba kepada rasul

Allah SWT berfirman:

فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤْمِنُوْنَ حَتّٰى يُحَكِّمُوْكَ فِيْمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لَا يَجِدُوْا فِيْۤ اَنْفُسِهِمْ حَرَجًا مِّمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
"Maka demi Tuhanmu, mereka tidak beriman sebelum mereka menjadikan engkau (Muhammad) sebagai hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan (sehingga) kemudian tidak ada rasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang engkau berikan dan mereka menerima dengan sepenuhnya." (QS. An-Nisa' 4: Ayat 65)

1.Seorang tidak dikatakan beriman hingga dia mengakui Rasul ﷺ sebagai hakim.
2.Tidak merasa keberatan dari apa yang di perintahkan Rasul ﷺ
3.Tunduk dan patut
4.Mengihilangkan

Barang siapa yang membenci sunnah Nabi Muhammad ﷺ maka dia orang yang tidak barokah, dan dia akan celaka dan tersesat. Dan tidak ada kebaikan bagi kehidupannya.

Setiap umat akan masuk surga kecuali orang yang enggan untuk masuk surga.

4.HAKIKAT CINTA KEPADA NABI MUHAMMAD ﷺ

Mencinta Nabi Muhammad ﷺ adalah wajib.

Hadits Nabi Muhammad ﷺ dari Abu Hurairah:  "Demi Dzat Allah yang jiwaku berada di tangannya.Tidak sempurna iman salah sesorang dari kalian, hingga menjadikan aku lebih cintai dari orang tua dan anaknya. (HR.Bukhari)

5.PERAYAAN MAULID NABI MUHAMMAD ﷺ DALAM SOROTAN SYARI'AT.

Beberapa alasan dilarangnya perayaan Maulid.

1. Peringatan perayaan maulid adalah Bid'ah yang dibuat-buat dalam agama ini.

2. Para sabahat tidak pernah melakukan perbuatan atau perayaan maulid nabi ﷺ
Peringatan maulid tidak pernah di rayakan atau dilakukan oleh Nabi atau para sahabat.

3. Peringatan hari kelahiran merupakan kebiasaan para penguasa generasi fatimiyah ubaiydiyah pada abad ke-4.

4. Agama Islam telah sempuran.Karna ini merupakan ibadah.

5. Diadakan yang bid'ah macam ini, timbul kesan bahwa Allah belum menyempurnakan agama ini agama umatnya. Demikian juga akan timbul kesan bahwa nabi ﷺ belum menyampaikan kepada umat.

6. Dalam Islam tidak bid'ah hasanh semua bid'ad adalah sesat.

7. Sesungguhnya merayakan acara maulid tidaklah merealisasikan kecintaan kepada rasul krn

8. Dalam merayakan maulid nabi dan menjadikannya sebagai perayaan, berarti menyerupai orang" yahudi dan nasrani dalam hari raya.

9. Orang yang berakal tidak akan terpadaya pada banyaknya orang.di berbagai negri yang memperingati maulid. Karena tolak ukur kebenaran bukan mengikuti orang banyak. Tapi mengikuti Dalil dan Sunnah.

10. Berdasarkan kaidah syari'at yaitu mengembalikan perkara yang diperselihihkan manusia kepada kitabullah dan sunnah rasul ﷺ.

11. Yang disyari'atkan bagi seorang muslim pada hari senin adalah berpuasa,bila ia sukai.

12. Perayaan Maulid adalah termasuk perbuatan Ghulluw (Berlebih-lebihan).

13. Adanya maulid nabi tambah banyak ya perbuatan syirik dan bid'ah, dan haram yang biasa terjadi dalam peringatan maulid nabi.

14. Terdapat keyakinan yang bathil.Bahwa ruh Nabi ﷺ menghadiri acara-acara maulid yang mereka adakan.

Ringkasan Kajian selasa Pagi Tabligh Akbar Ustad Yazid bin Abdul Qadir Jawas

oleh Yusron
♻ Raih amal shalih dengan menyebarkan kiriman ini, semoga bermanfaat. Jazakumullahu khoiron
broadcast whatsapp 1hari 1ilmu
Disclaimer: jika ada kesalahan dari sisi penulisan, ukuran font, link rusak, sumber referensi dll harap konfirmasi via whatsapp ke 0895629036221 untuk diperbaiki