Ciri-Ciri Dukun, Ustadz Dukun Atau Kiyai Dukun

Ciri-Ciri Dukun, Ustadz Dukun Atau Kiyai Dukun

1. Bacaan komat-kamit dan tidak jelas.

2. menanyakan nama pasien dan nama ibunya.

3. menanyakan tanggal lahir, hari atau wetonnya (jawa: pon, kliwon, wage dll).

4. mengharuskan proses pengobatan pada tengah malam, tanggal tertentu dan jam tertentu.

5. meminta untuk melakukan ritual sebelum, selama dan sesudahnya.

6. menjanjikan kesembuhan dalam sekali pengobatan.

7. menganjurkan amalan atau wirid tertentu yang tidak ada dasarnya.

8. menyuruh ziarah ke makam-makam tertentu seperti: wali, Kyai, Ustaz dll sebagai syarat kesembuhan.

9. meminta tanah tertentu untuk media pengobatan, baik dari kuburan, makam wali, atau daerah tertentu.

10. sanggup melakukan pengobatan jarak jauh.

11. memasukkan benda atau makhluk gaib ke dalam botol.

12. meminta atau menggunakan foto untuk di Terawang jarak jauh.

13. bisa melihat atau mengetahui Jin, benda gaib dalam suatu tempat, baik ciri, jenis maupun jumlahnya.

14. menyuruh menggunakan benda tertentu yang diyakini memiliki kekuatan gaib seperti: batu merah delima, cincin, gelang, kalung dsb.

15. menggunakan benda pusaka Dalam praktiknya seperti: kertas, tongkat, tombak kecil dsb.

16. menyediakan makanan tertentu selama proses pengobatan seperti: kopi pahit, bakar kemenyan, ketan hitam dll.

17. meminta salah satu dari beberapa benda bekas yang pernah menempel dalam diri pasien.

18. terkadang meminta hewan dengan kriteria tertentu untuk disembelih dengan tidak menyebut nama Allah padanya kemudian dilemparkan ke tempat tertentu atau di kuburkan di tempat-tempat tertentu.

19. menuliskan dan membaca mantra yang tidak dapat dipahami berupa huruf terputus-putus di sebuah kertas (jimat) atau di lempengan tembikar putih, lalu menyuruh pasien melarutkan dan meminumnya.

20. memakai isim (tulisan Arab berupa mantra bahkan Al-qur'an yang ditulis Sungsang terputus-putus sebagai penangkal pelindung atau dianggap mendatangkan berkah tertentu.

21. memberi sesuatu kepada pasien untuk ditimbun di dalam tanah, di halaman rumah atau di tempel di rumah.

22. memberi pasien beberapa kertas untuk dibakar dan mengeluarkan asap.

23. berkomat-kamit dengan kata-kata yang tidak dipahami.

24. mengetahui peristiwa dan menyebutkannya sebelum pasien mengutarakan maksudnya.

25. memakai mediasi manusia atau mentransfer penyakit ke hewan.

26. mengeluarkan jin dengan bantuan khodam jin atau mengobati pasien dalam kondisi kerasukan jin, jadi praktisinya kerasukan jin dan kadang terlihat berantem dengan makhluk yang tidak terlihat.

27. menyuruh mandi dengan bunga tujuh rupa, mandi dari air di tujuh sumur, mandi dari air di tujuh mata air yang berbeda atau bahkan tujuh lautan.

28. mengharuskan berduaan ketika proses pengobatan dan membuka aurat bila lawan jenis (hati-hati dengan ustadz dan Kyai ahli spiritual dukun c*bul).

29. menggunakan nama kebesaran Contoh: Ki petir langit, eyang cakra kumbara, jeng gelis pesona, mbah dll

30. sering kali atau kerap mengeluarkan makhluk, benda tertentu pada saat pengobatan sprti: ulat, belatung, cacing, kawat kecil, paku kecil dll.dengan metode mantra2 dan media telur dll

31. menggunakan benda sebagai mediasi mengeluarkan penyakit atau pengobatan.
seperti: telur yng di tulis huruf arab dan di pecah berubah warna dan ada bendanya.

32. memberikan air putih yang dibritakan penuh Karomah dan mujarab.

33. selalu mengkaitkan setiap permasalahan dengan serangan jin, santet, tempelan atau keturunan yang menjaga tubuh manusia.

JIKA ANDA BERTEMU PENGOBATAN DENGAN CIRI" DI ATAS MAKA KEMBALILAH PULANG DAN INGKARI SERTA TAUBATI DENGAN BERISTIGHFAR KEPADA ALLAH,..ATAU KALAU ANDA PUNYA NYALI SURUH USKUNNYA WUDHU DAN AJAK DUDUK BERSAMA LALU RUQYAH DIA.

Salam Tauhid
Baca Juga
    ______________________________
    support channel youtube Mufid Jiddan dengan klik subcribe dibawah ini, syukon sobat
    ______________________________
    Info Penting:
    yuk share artikel dakwahpost.com, jika ada kesalahan atau saran membangun, japri via whatsapp ke 0895629036221. syukron atas perhatiannya

    No comments: