-->

Mintalah ‘Afiyat Kepada-Nya dari Dosa !

Mintalah ‘Afiyat Kepada-Nya dari Dosa !

Abu Nu’aim di dalam al-Hilyah meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud -semoga Allah meridhainya-, ia berkata,

إِذَا رَأَيْتُمْ أَخَاكُمْ قَارَفَ ذَنْباً فَلَا تَكُوْنُوْا أَعْوَاناً لِلشَّيْطَانِ عَلَيْهِ تَقُوْلُوْا: اَللَّهُمَّ اخْزِهِ، اَللَّهُمَّ الْعَنْهُ، وَلَكِنْ سَلُوْا اللهَ الْعَافِيَةَ، فَإِنَّا أَصْحَابَ مُحَمَّدٍ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- كُنَّا لَا نَقُوْلُ فِي أَحَدٍ شَيْئاً حَتَّى نَعْلَمَ عَلَامَ يَمُوْتُ، فَإِنْ خُتِمَ لَهُ بِخَيْرٍ عَلِمْنَا أَنَّهُ قَدْ أَصَابَ خَيْراً، وَإِنْ خُتِمَ لَهُ بِشَرٍّ خِفْنَا عَلَيْهِ
Apabila kalian melihat saudara kalian melakukan perbuatan dosa, maka janganlah kalian menjadi penolong setan atasnya, dengan mengatakan : Ya Allah ! hinakanlah ia, Ya Allah ! laknatlah ia (jauhkanlah ia dari rahmat-Mu). Akan tetapi, mintalah kalian kepada Allah ‘afiyat (keselamatan) (dari dosa). Karena, sesungguhnya kami para Sahabat Muhammad -shallallahu ‘alaihi wasallam-, kami tidak memberikan komentar buruk sekecil apa pun terhadap seseorang (yang terjatuh ke dalam dosa) sebelum kami tahu di atas apa orang tersebut meninggal dunia. Jika akhir hidupnya ditutup dengan kebaikan, maka kami pun tahu bahwa ia telah mendapatkan kebaikan (yang dengannya menghapus kesalahan dan dosanya), dan jika akhir hidupnya ditutup dengan keburukan, maka kami sangat mengkhawatirkannya (bakal mendapatkan siksa-Nya).  (“Hayaatu ash-Shahaabah”, 3/283)

Al-Sofwa Channel
alsofwa.com | alsofwah.or.id
Konsultasi Islam & Keluarga (021-78836327)
W.A Dakwah Al-Sofwa +62 81 3336333 82
Baca Juga
    ______________________________
    support channel youtube Mufid Jiddan dengan klik subcribe dibawah ini, syukon sobat
    ______________________________
    Info Penting:
    yuk share artikel dakwahpost.com, jika ada kesalahan atau saran membangun, japri via whatsapp ke 0895629036221. syukron atas perhatiannya

    Tidak ada komentar: